Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

60 Peserta Lulus Seleksi Adminitrasi Lelang Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di Kota Denpasar

BALIILU Tayang

:

eka
Kepala BKPSDM Wayan Sudiana. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Tahapan awal pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Lelang Terbuka Jabatan Tinggi Pratama/Eselon II B di lingkungan Pemkot Denpasar tuntas. Dari Pengumuman Resmi Nomor  : 800 / 044 – PANSEL / 2021 yang ditandangani langsung Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana selaku Ketua Pansel ini menyatakan, seluruh peserta atau 60 orang yang melamar di 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lulus seleksi administrasi.

Kepala BKPSDM Wayan Sudiana saat dikonfirmasi Rabu (8/12) menjelaskan, tahapan seleksi administrasi telah dilaksanakan setelah masa pandaftaran usai. 60 orang telah menyerahkan berkas lamaran dan mengikuti seleksi administrasi pada tanggal 6-7 Desember. Dari hasil tersebut, seluruh peserta yang mendaftar atau 60 orang dinyatakan lolos administrasi.

“Seluruh peserta yang mendaftar untuk 12 Jabatan Tinggi Pratama atau Eselon II B yang kosong, 60 orang, dari jumlah tersebut seluruhnya lulus seleksi administrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, seluruh peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi akan bersiap mengikuti tahapan selanjutnya. Yakni penilaian rekam jejak pada 9 – 11 Desember 2021  yang dilanjutkan dengan Pengumuman Hasil Penilaian Rekam Jejak padal 13 Desember melalui website BKPSDM di https://bkpsdm.denpasarkota.go.id, papan pengumuman dan media sosial lainnya.

Sudiana mengatakan, pembuatan makalah jadwalnya dimajukan menjadi 13 Desember di Kantor BKPSDM Kota Denpasar. Sementara, jadwal Uji Kompetensi (Assessment Center) pada tanggal 14 -18 Desember 2021 dimulai pada pukul 08.00 Wita bertempat di UPTD Assesment Centre BKD Provinsi Bali.

Sudiana menambahkan bahwa pelaksanaan lelang terbuka ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Dimana, dari pelaksanaan lelang ini diharapkan mampu menghasilkan Pejabat Tinggi Pratama yang mumpuni dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

“Tentu kami berharap, dengan pelaksanaan lelang ini mampu melahirkan pejabat Eselon II B yang mumpuni dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, serta dapat mendukung percepatan pembangunan di Kota Denpasar,” bebernya.

Adapun 60 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi yakni untuk Jabatan Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar terdapat 4 pelamar. Yakni Anak Agung Gede Wiratama (Kabid Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar), I Ketut Dirga (Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar), Komang Lestari Kusuma Dewi (Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar) dan Made Rai Edi Mulyawan (Kabid Penagihan dan Keberatan Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar).

Baca Juga  Puluhan Guru TK dan PAUD Denpasar Ikuti Diklat Cegah Stunting

Jabatan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar terdapat 6 pelamar, yakni Anak Agung Ayu Diah Kurniawati (Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Denpasar), I Ketut Darsana, S.H., (Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Denpasar), dr. I.A. Asweni Dewi Yudarsana (Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar), dr. Ida Ayu Putri Widhiastuti, M.Kes.,  (Kabid Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar), I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, S.S.,M.Hum., (Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar) dan Putu Gede Sukadana, S.E., (Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar terdapat 3 pelamar. Yakni drh. Ida Bagus Mayun Suryawangsa (Kabag Umum Sekretariat Daerah Kota Denpasar), A.A. Gede Trisnawijaya, S.Pi,M.Si., (Pengelola Pemegang Ijin Penyewa Tanah dan Inventarisasi Asset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali) dan I Gusti Ayu Ari Puspayeni, STP.,M.Si., (Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar terdapat 3 pelamar. Yakni I Gede Putu Krisna Atmaja Karang, SE, M.Si., (Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar), Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta, SSTP,M.Si., (Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Kota Denpasar) dan I Dewa Gede Rai, S.Sos, M.Si., (Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar terdapat 3 pelamar. Yakni Drs. Raka Purwantara, M A P, (Kabag Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Denpasar), Ni Luh Lely Sriadi, S.Sos.,M.Si., (Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar) dan Dwi Wahyuning Kristiansanti, S.Sn.,M.Si., (Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar) dan Anak Agung Ngurah Oka Wiranata, SS.,M.Si., (Inspektur Pembantu Wilayah I Inspektorat Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar terdapat 7 pelamar. Yakni I Wayan Budha, S.IP.,M.A.P., (Camat Denpasar Selatan Kota Denpasar), Tresna Yasa, S.Pt, M.Pd., (Kabid Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar), Ida Ayu Dewi Citrawati, SE, M.Si., (Kabid Industri Kerajinan Aneka dan Sandang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar), Luh Emik Eka Indriyani, S.Sos., (Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Data dan Informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar), Ni Made Puspitasari, SIP, M.Si., (Kepala Bidang Keswadayaan dan Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar), I Made Sumarsana, SE.,M.Si., (Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar) dan Ida Bagus Yoga Endharta, S.E., (Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar).

Baca Juga  Jaga Stabilitas Inflasi, Pemkot Denpasar Gelar Bazar Pangan di Balai Banjar Lebah 

Jabatan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar terdapat 5 pelamar, yakni I Wayan Putra Sarjana, S.E., (Kabid Perencanaan Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar), Gde Wirakusuma Wahyudi, S.Sos., (Kabid Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar), I Komang Agus Budiyasa, S.H,M.H., (Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar), Ni Luh Putu Ratna Lati Kammanta, SE.,M.Si., (Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar) dan Ir. I Gde Made Bhaju Pravita, M.M., (Kabid Jasa Konstruksi dan Bina Program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar terdapat 4 pelamar. Yakni Dr. Ni Putu Kusumawati, SE, Ak.,M.Si., (Kabid Perbendaharaan, Akuntansi dan Pelaporan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar), Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari, S.E, M.M., (Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar), Ir. Luh Nyoman Rai Suryathi, M.S., (Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Denpasar) dan Jarot Agung Iswayudi, S.E., Kepala Bidang Industri Logam Mesin Elektronika Telematika dan Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar.

Jabatan Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar terdapat 6 pelamar. Yakni Drs. I Nyoman Artayasa, M.Si., (Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar), Putu Lely Rahayu, SE, M.Si., (Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar), I Nyoman Agus Mahardika, S.KM, M.Kes., (Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar), Ida Ayu Gede Sutha Lingga Padmini, SH, M.Si., (Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar), I Komang Adi Wirawan, SE.,M.Si., (Kabid Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar), dan Dr. I Wayan Sudiarsa, S.Pd, M.Si., (Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung). 

Baca Juga  Kota Denpasar Siap Dukung Implementasi Sertifikat Elektronik

Jabatan Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kota Denpasar terdapat 7 pelamar. Yakni Ida Bagus Gde Agung Sutha Wijaya, S.E, M.M., (Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar), I Gusti Ngurah Putra Sanjaya, S.T., (Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar), drh. I Gusti Ayu Ngurah Raini (Sekretaris Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar), Komang Audi Berawijaya, SE.,M.Si., (Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar), Ir. Ida Bagus Putu Eka Jayana, M.M., (Kabid Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar), I Nengah Edi Suendra, SE.Ak., (Auditor Madya Inspektorat Kota Denpasar),  dan Made Ayu Wahyuni, SE.,M.Si., (Kabid Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar terdapat 7 pelamar. Yakni Anak Agung Gede Raka Wiadnyana, (Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar), I Dewa Made Puspawan, S.I.P,M.M., (Kabid Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar), Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, S.E., (Kabid Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar), I Wayan Tagel Sidarta, SE.,M.Si., (Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Denpasar) dan Drs. A. A. Gde Bagus Mahayana (Sekretaris Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar).

Jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar sebanyak 6 pelamar. Yakni I Made Sukarata, S.E., M.Si., (Kabid Perlindungan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar), Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, S.H., M.Si., (Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar), Cokorda Gede Partha Sudarsana, S,Sos., M.AP., (Kabid Pendaftaran, Pendataan dan Penetapan Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar), Luh Putu Sri Anggreni, S.E., M.M., (Kabid Penunjang Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar), I Wayan Yusswara, SSTP,M.Si., (Sekretaris Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar), dan Drs I Ketut Adhi Saskarayasa, M.Si., (Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bali). (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

PKK Badung Dorong Peran Generasi Muda Dalam Kartini Sustainability Forum 2026

Published

on

By

Kartini Sustainability Forum
HADIRI KSF 2026: Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat menghadiri Kartini Sustainability Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal di Bali Pertiwi Adventure, Bongkasa Pertiwi, Sabtu (9/5/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri Kartini Sustainability Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal di Bali Pertiwi Adventure, Bongkasa Pertiwi, Sabtu (9/5/2026).

Mengusung tema “Merawat Alam, Menguatkan Manusia, Melestarikan Budaya”, forum ini menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga lingkungan, mendorong pemberdayaan perempuan, serta melestarikan kearifan lokal Bali.

Hadir mendampingi Asisten Administrasi Umum, Kadis Sosial, Kepala DLHK, Kepala Kesbangpol Badung, perwakilan Dinas Perikanan, Kabag Prokompim, Plt. Camat Abiansemal, serta Perbekel Bongkasa Pertiwi.

Rangkaian acara diawali dengan aksi pelestarian alam berupa penebaran bibit ikan ke aliran sungai, pelepasan burung, hingga penanaman pohon kelapa gading bersama. Selain aksi lingkungan, kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif dan talkshow yang menghadirkan narasumber kompeten untuk membahas isu lingkungan dan peran perempuan. Acara kemudian ditutup dengan kunjungan ke pusat produksi kerajinan perak di Desa Bongkasa Pertiwi.

Dalam sambutannya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi inisiatif FAD Abiansemal dalam mengangkat isu yang relevan dengan tantangan zaman. “Semangat Kartini yang kita peringati dan teladani hingga hari ini adalah semangat pembangunan, keberanian, kemajuan, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan. Tema Merawat Alam, Menguatkan Manusia, Melestarikan Budaya yang diusung dalam forum ini sangat tepat, karena ketiga hal ini saling berkaitan erat dan menjadi pondasi utama kesejahteraan keluarga maupun masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan. “Anak-anak dan remaja adalah penerus tonggak pembangunan. Melalui wadah seperti ini, kalian tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga belajar bertanggung jawab menjaga warisan alam dan budaya Bali yang indah ini. Pemberdayaan perempuan pun menjadi hal penting, karena perempuan memiliki peran sentral di keluarga, dalam mendidik anak, dan menjaga nilai-nilai luhur budaya kita,” tegas Rasniathi

Baca Juga  Bersinergi Dengan BPD Bali, Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan Sembako

Pihaknya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret yang berkelanjutan bagi masyarakat luas, bukan sekadar acara seremonial. “PKK Kabupaten Badung akan terus mendukung dan bersinergi penuh dengan Forum Anak Daerah, karena visi kita sama: mewujudkan masyarakat, keluarga, dan generasi muda yang tangguh, berbudaya, serta peduli pada kelestarian alam,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Women Ecopreneurs Market Day: Ruang Bertumbuh Baru bagi Bisnis Berkelanjutan dan Komunitas Akar Rumput

Published

on

By

WEA
Women’s Earth Alliance (WEA) bersama Pratisara Bumi Foundation (PBF) menghadirkan Women Ecopreneurs Market Day pada 9 Mei 2026 di Sudamala Resort, Sanur. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Women’s Earth Alliance (WEA) bersama Pratisara Bumi Foundation (PBF) menghadirkan Women Ecopreneurs Market Day ecopddpada 9 Mei 2026 di Sudamala Resort, Sanur. Acara ini adalah bagian dari Women Ecopreneurs Lab, sebuah pendampingan bisnis yang mendukung perempuan pelaku usaha dalam membangun produk yang ramah sosial dan ramah lingkungan. Sejak 2025, para pelaku bisnis perempuan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, mengikuti pendampingan Women Ecopreneurs Lab menggunakan WEA Eco-Entrepreneurship Toolkit.

“Harapannya, produk lokal yang dibuat oleh para ibu pengrajin bisa dikenal luas, bisa mengakses pasar sehingga ibu-ibu bisa terus semangat untuk memproduksi jikalau pasar yang disasar tepat. Kemudian mendapatkan feedback dan masukan dari para pengunjung maupun calon customer,” ujar Aziza, Founder Kriya Kite.

Dengan menggunakan WEA Eco-entrepreneurship Toolkit, mereka mengembangkan produk, memperkuat model bisnis, serta mengevaluasi praktik bisnis lestari mereka. Progres bisnis ini terukur dengan Eco-checklist yang mencakup aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Market Day menjadi ruang pembuktian bagi mereka. Di sinilah mereka melakukan riset pasar secara langsung, mendapatkan masukan secara langsung dari para pembeli. Di sini pula kami membuka akses bagi mereka untuk terhubung dengan pembeli, jejaring, serta peluang rantai pasok yang selama ini sulit dijangkau oleh perempuan akar rumput,” ucap Melisa, WEA Indonesia.

Rangkaian Acara Women Ecopreneurs Market Day

Women Ecopreneurs Market Day menjadi ruang untuk membawa proses tersebut lebih dekat dengan publik. Acara ini menghadirkan: 20 stan Eco-market dari WEA Ecopreneurs dan merek lokal Bali; Sesi presentasi bisnis oleh 5 pengusaha Perempuan; Lokakarya interaktif, berupa pewarnaan tekstil alami dan menganyam limbah gedebog pisang; Sesi berjejaring bersama para pengusaha dan komunitas; dan Pertunjukan live music.

Beragam bisnis yang hadir mencerminkan pendekatan keberlanjutan yang berbeda-beda, mulai dari produk upcycle berbahan limbah, tekstil pewarna alami, pengolahan hasil pertanian lokal, hingga kerajinan berbasis pemberdayaan komunitas perempuan. Melalui Market Day, para pelaku bisnis memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung, membangun jejaring, dan memperluas akses pasar. Acara ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong praktik produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab, sejalan dengan SDGs 12. (gs/bi)

Baca Juga  Kasus Meninggal Dunia Nihil, 30 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

SingaKren Fest 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema “Purwaning Sastrotsawa Pragati”

Published

on

By

singakren
BUKA FESTIVAL: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra resmi membuka Festival Kecamatan Buleleng Tahun 2026 di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Jumat (8/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Festival Kecamatan Buleleng Tahun 2026 resmi digelar di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada 8 hingga 10 Mei 2026. Festival yang pertama kali dilaksanakan ini mengusung tema “Purwaning Sastrotsawa Pragati” yang mengandung makna nilai budaya, tradisi, dan filsafat sebagai landasan awal menuju kemajuan. Kegiatan festival ini dibuka langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Jumat (8/5).

Berbagai kegiatan digelar selama festival berlangsung, di antaranya lomba fashion show berpasangan PKK desa/kelurahan, lomba karaoke antar desa/kelurahan se-Kecamatan Buleleng, bakti sosial berupa cek kesehatan gratis, pap smear, donor darah, fun run, zumba, hingga pementasan seni budaya khas Buleleng. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati pameran UMKM, kuliner khas Buleleng, dan tenun endek yang ditampilkan pada stand-stand pameran.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan apresiasi kepada Camat Buleleng beserta seluruh jajaran dan panitia yang telah bergotong royong menyukseskan festival tersebut. Menurutnya, festival kecamatan merupakan implementasi nyata dari visi pembangunan Kabupaten Buleleng, yakni “Terwujudnya Masyarakat Buleleng yang Mandiri, Unggul, Sejahtera, dan Berkepribadian Berlandaskan Tri Hita Karana”.

“Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan seni dan budaya di tingkat kecamatan merupakan salah satu wujud pembangunan Buleleng yang tidak hanya dilakukan dari tingkat atas, tetapi dimulai dari desa, kelurahan, banjar, hingga masyarakat secara langsung dengan semangat kebersamaan dan keharmonisan,” ucap Sutjidra.

Di akhir sambutannya, Bupati Sutjidra berharap Festival Kecamatan Buleleng Tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses, serta mampu melestarikan dan memperkuat identitas budaya lokal Buleleng sebagai bagian dari kekayaan daerah. Tradisi, seni, dan budaya yang sarat nilai filosofi diharapkan dapat menjadi penguat kemajuan daerah sejalan dengan tema “Purwaning Sastrotsawa Pragati”.

Baca Juga  Puluhan Guru TK dan PAUD Denpasar Ikuti Diklat Cegah Stunting

Sementara itu, Camat Buleleng, Putu Gopi Suparnaca, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema festival memiliki makna pentingnya pemahaman dan penghayatan nilai budaya, tradisi, serta filsafat sebagai landasan dalam membangun kemajuan masyarakat. Menurutnya, kemajuan tidak hanya diukur dari pencapaian material, tetapi juga dari kesadaran dan penghargaan terhadap warisan budaya dan spiritual.

“Melalui SingaKren Fest 2026, Kecamatan Buleleng ingin mempromosikan potensi seni, budaya, tradisi, dan produk unggulan daerah. Festival ini juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah, mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkap Gopi Suparnaca.

Melalui Festival Kecamatan Buleleng ini diharapkan tercipta momentum untuk mempererat persatuan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan potensi budaya lokal di Kabupaten Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca