Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fakultas Pariwisata Unud Gelar Pisah Sambut Tahun 2022 Bersama Pejabat Dekanat Baru

BALIILU Tayang

:

de
DILANTIK: Para pejabat Dekanat Fakultas Pariwisata yang dilantik yakni Dr. I Wayan Suardana, SST. Par., M.Par. sebagai Dekan, dengan Wakil Dekan I Dr. I Nyoman Sukma Arida, S.Si., M.Si, Wakil Dekan II Yayu Indrawati, S.S., M.Par., Ph.D. dan Wakil Dekan III Dr. Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Rektor Universitas Udayana melantik  Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Pariwisata di Gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Bukit Jimbaran  Selasa, (28/12). Dekan Fakultas Pariwisata dilantik bersama dengan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, dan Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan serta Sekretaris Lembaga Pengembangan, Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Udayana. 

Para pejabat Dekanat Fakultas Pariwisata yang dilantik yakni Dr. I Wayan Suardana, SST. Par., M.Par. sebagai Dekan, dengan Wakil Dekan I Dr. I Nyoman Sukma Arida, S.Si., M.Si, Wakil Dekan II Yayu Indrawati, S.S., M.Par., Ph.D. dan Wakil Dekan III Dr. Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par.

Acara pelantikan berlangsung secara hybrid yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Universitas Udayana serta Dharma Wanita Universitas Udayana. Acara diawali dengan upacara mejaya-jaya di Pura Dalem Balembong.

Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada dekanat sebelumnya yang sudah mendedikasikan diri dalam melaksanakan tugas dengan baik melalui pencapaian prestasi di unit kerja masing-masing. Rektor berharap Dekanat  yang baru dilantik agar mampu melakukan hal-hal yang perlu dilakukan dan dimajukan untuk mencapai target capaian yang lebih tinggi di institusi masing-masing.

Usai pelantikan, Dekan beserta Wakil Dekan Fakultas Pariwisata menuju ke Kampus Fakultas Pariwisata di Jl. Dr. R. Goris No. 7 Denpasar. 

Diiringi dengan hujan yang mengguyur Kota Denpasar, Selasa (28/12) siang, digelar pula acara ‘Pisah Sambut 2022’. Acara ini dihadiri seluruh dosen dan  pegawai di lingkungan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Dekan Fakultas Pariwisata periode 2017-2021, Dr. I Nyoman Sunarta, M.Si., menyampaikan pesan kepada Dekan yang baru untuk mengupayakan komunikasi yang harmonis dan  solid.

“Kepada Dekan yang baru, agar tetap menciptakan suasana yang kondusif  secara kekeluargaan.  Karena kita lahir di sini, hidup di sini,  dan akan pensiun di sini bersama para dosen dan pegawai. Kita satu keluarga,” pesan Sunarta kepada  Suardana.

Pada acara Pisah Sambut 2022 ini,  dilaksanakan serah terima memorandum dari Pejabat Dekanat Periode 2017-2021 kepada Pejabat  Dekanat periode 2021-2025. Suardana juga memberikan cinderamata berupa lukisan karikatur bergambar Dr. I Nyoman Sunarta,  M.Si. yang disambut dengan sukacita. Acara ditutup dengan santap siang bersama dan hiburan spontan dari pegawai dan dosen. Sumber: www.unud.ac.id  (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkot Denpasar “Ngaturang Bhakti Pujawali” ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Published

on

By

Pura Pengubengan Besakih
NGATURANG BHAKTI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat melaksanakan kegiatan ngaturang bhakti Pujawali serangkaian Puncak Karya Aci yang bertepatan dengan Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih, Karangasem, Senin (29/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan kegiatan ngaturang bhakti Pujawali serangkaian Puncak Karya Aci yang bertepatan dengan Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih, Karangasem, Senin (29/6).

Pelaksanaan bhakti pujawali ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sejak pagi-pagi suara genta dan lantunan kidung terdengar sudah mengiringi pelaksanaan pujawali. Iringan tabuh, topeng dan wayang lemah pun turut melengkapi pengilen upacara. Rangkaian pujawali ini diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manu Singaraga, dari Griya Sangkan Gunung, Sidemen.

Walikota Denpasar, I Gusti Jaya Negara didampingi Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh umat Hindu untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa menjadikan sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai implementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan pujawali ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara.

Sementara Panitia Pujawali, Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan, pujawali di Pura Pengubengan Besakih dilaksanakan setiap tahun sekali bertepatan dengan Purnama Sasih Kasa. Dimana, tahun ini Ida Bhatara Pura Pengubengan Nyejer selama 5 hari. Untuk selanjutnya upacara Penyineban sendiri kata Jro Mangku Nyoman Artawan, akan dilaksanakan pada Wrehaspati Kliwon Langkir, Kamis (2/7).

“Semoga dengan upacara pujawali ini alam semesta beserta isinya selalu dalam lindungan Tuhan serta selalu harmonis,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Denpasar Buka Interactive Talkshow, PGRI Bali dan MTC International

Jalin Kerja Sama Tingkatkan SDM Berwawasan Global

Loading

Published

on

By

sekda eddy mulya
PENANDATANGANAN KERJA SAMA: Sekda Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International pada acara Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga Ketua PGRI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Interactive Talkshow yang diselenggarakan MTC International bekerja sama dengan Casa College Cyprus di Hotel Grand Palace Sanur, Senin (29/6).

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGRI Provinsi Bali dan MTC International. Dimana Kerja sama ini bertujuan memfasilitasi satuan pendidikan serta para guru dalam meningkatkan pengetahuan global, khususnya di bidang penguasaan bahasa, kesiapan kerja, dan akses pendidikan internasional.

Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Bali agar mampu bersaing di era global. Menurutnya, PGRI Bali memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi dalam dunia pendidikan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.

“Semangat kita adalah siapa yang mampu beradaptasi dengan perubahan, maka dialah yang akan memenangkan persaingan di era ekonomi global. PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki tujuan menciptakan SDM unggul, baik peserta didik maupun guru sebagai fasilitator pembelajaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui kemitraan dengan MTC International diharapkan para pelajar, khususnya siswa SMA dan SMK di Bali, memiliki wawasan global serta alternatif untuk melanjutkan pendidikan maupun memperoleh kesempatan kerja di luar negeri.

Selain itu, peningkatan kapasitas tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada para guru. Menurutnya, guru harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menjadi pendamping yang efektif bagi peserta didik.

“Tidak hanya murid yang harus ditingkatkan kapasitasnya, guru juga harus terus meningkatkan kompetensinya sebagai pendamping. Jangan sampai mendampingi tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai,” tegasnya.

Lebih lanjut Eddy Mulya mengatakan, PGRI Bali akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bali. Ia berharap generasi muda Bali memiliki pola pikir global tanpa meninggalkan karakter dan jati diri masyarakat Bali yang dikenal ramah, beretika, dan memiliki kualitas pelayanan yang baik.

Sementara itu, Direktur Utama MTC International, I Putu Miasta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi muda Indonesia.

Menurutnya, masih banyak anggapan di masyarakat bahwa bekerja atau belajar di luar negeri memerlukan biaya sangat besar dan penuh risiko penipuan. Melalui kerja sama ini, pihaknya ingin membuka akses yang lebih luas dan memberikan edukasi mengenai jalur pendidikan maupun pekerjaan yang aman dan legal.

“Kami ingin membantu menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, mengurangi pengangguran, serta mengangkat kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi titik awal bagi generasi muda untuk memiliki kompetensi yang diakui secara global,” katanya.

Ia menambahkan, dalam Interactive Talkshow tersebut juga dihadirkan narasumber langsung dari President & Executive Director Casa College Cyprus Mr. Yiannis Saveriades, yang memberikan informasi mengenai peluang studi, program kerja sambil kuliah, hingga prospek karier di Eropa.

Melalui kolaborasi ini diharapkan semakin banyak generasi muda Bali yang memiliki kompetensi internasional, pengalaman global, serta mampu kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Pesan Megawati pada The 3rd World Civilizations Harmony Forum

Serukan Peradaban Dunia yang Berkeadilan

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster
PEMBUKAAN THE 3RD WORLD CIVILIZATIONS HARMONY FORUM: Gubernur Bali Wayan Koster, saat menghadiri pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, membacakan sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). Forum internasional tersebut mempertemukan tokoh lintas negara, agama, budaya, dan akademisi untuk membahas masa depan peradaban dunia yang damai, adil, dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun cita-cita menciptakan harmoni dan perdamaian dunia terasa semakin jauh akibat berbagai konflik global, seluruh peserta forum tetap memilih berkumpul untuk bersama-sama memikirkan masa depan umat manusia. Menurutnya, forum ini bertujuan menghormati keberagaman peradaban sekaligus menemukan nilai-nilai universal yang mampu menyatukan umat manusia, yakni hati nurani sebagai dasar martabat dan nilai setiap manusia tanpa memandang kebangsaan, suku, agama, budaya, maupun ideologi.

Mengutip pandangan sejarawan dunia Profesor Wang Gungwu, Kasino menjelaskan bahwa budaya merupakan identitas khas yang tumbuh dari kehidupan bersama suatu masyarakat sehingga bersifat lokal dan beragam. Namun di balik keberagaman tersebut terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Karena itu, forum ini mengusung tema Harmony in Diversity, Human Fraternity, yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus memiliki kesamaan dengan ajaran berbagai agama dan peradaban dunia, seperti Vasudhaiva Kutumbakam dalam Hindu, Ukhuwah Insaniyah dalam Islam, Tianxia Yijia dalam Konfusianisme, hingga persaudaraan universal dalam tradisi Buddha dan Kristen.

Kasino juga mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri pada The 2nd World Civilizations Harmony Forum bahwa dunia yang setara dan bermartabat tidak boleh dipimpin oleh “hukum rimba”, melainkan oleh “hukum hati nurani”. Menurutnya, teori benturan peradaban lahir dari sejarah panjang persaingan dan dominasi antarmanusia. Padahal, hukum yang sesungguhnya bekerja di alam semesta adalah hukum harmoni yang menjaga keseimbangan, keterhubungan, dan kerja sama. Karena itu, forum ini diharapkan menjadi ruang untuk menyumbangkan gagasan, kebijaksanaan, dan suara hati demi membangun peradaban dunia yang lebih damai, adil, dan bermartabat.

Dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Koster, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Bali merupakan cerminan harmoni antara alam, spiritualitas, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi wajah peradaban Indonesia di mata dunia. Filosofi Tri Hita Karana yang hidup dalam masyarakat Bali disebut mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta, serta sangat relevan dengan tema forum.

Megawati juga menyoroti kondisi dunia yang semakin diwarnai persaingan hegemoni, konflik bersenjata, ketidakadilan, hingga dominasi ekonomi, teknologi, dan informasi yang berpotensi mengancam nilai-nilai kemanusiaan. Berangkat dari pengalaman Indonesia sebagai bangsa majemuk yang dipersatukan oleh Bhinneka Tunggal Ika, Megawati mengajukan lima agenda bagi keberlanjutan peradaban dunia, yakni membangun regulasi global yang berkeadilan, memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mereformasi sistem keuangan global, mengembangkan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat sistem kebudayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

Menutup sambutannya, Megawati mengutip pesan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bahwa internasionalisme tidak dapat tumbuh tanpa berakar pada nasionalisme. Karena itu, kecintaan terhadap tanah air harus berjalan seiring dengan tanggung jawab membangun dunia yang lebih baik, berlandaskan kesetaraan, kemanusiaan, keadilan, dan kemakmuran bersama. Megawati juga mengajak generasi muda di seluruh dunia menjadi pembangun jembatan persaudaraan, bukan tembok pemisah, demi terwujudnya peradaban dunia yang harmonis.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia periode 2019–2024, Mahfud MD. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca