Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengujung Tahun 2021, FH Unud Gelar Rakor Dosen dan Pegawai

BALIILU Tayang

:

de
RAKOR: Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Dosen dan Pegawai sebagai kegiatan tutup tahun, pada Rabu, 29 Desember 2021 dan berlangsung secara hybrid (offline dan online). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Dosen dan Pegawai sebagai kegiatan tutup tahun. Rapat ini dilaksanakan pada Rabu, 29 Desember 2021 dan berlangsung secara hybrid (offline dan online). Adapun peserta yang terlibat dalam rapat, terdiri dari jajaran dekanat, para koordinator program studi, koordinator tata usaha, dan seluruh dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan FH Unud.

Rakor diselenggarakan dengan tujuan pelaporan dan evaluasi pengelolaan FH Unud pada tahun 2021. Adapun hasil pelaporan dan evaluasi tersebut, nantinya akan dijadikan patokan dalam rangka penyempuranaan pengelolaan FH Unud pada tahun 2022.

Rapat kali ini dipimpin oleh Wakil Dekan 1 FH Unud Dr. Desak Putu Dewi Kasih, S.H., M.Hum. Pimpinan rapat memberikan kesempatan bagi beberapa pihak untuk memaparkan hasil capain FH Unud selama tahun 2021. Mengenai anggaran misalnya, Wakil Dekan 2 FH Unud  Dr. Anak Agung Istri Ari Atu Dewi, S.H., M.H. yang memberikan laporan mengenai capaian penyerapan anggaran FH Unud yang mengalami peningkatan cukup baik di tahun 2021.

Selanjutnya, para para koordinator program studi juga berkesempatan melaporkan hasil kinerjanya. Salah satunya Koordinator Program Studi S1 Ilmu Hukum Dr. Made Gde Subha Karma Resen, S.H., M.Kn. yang membahas soal pemberlakuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada mahasiswa S1. Subha Karma menyatakan bahwa pada tahun 2022 mendatang, seluruh civitas akademika di lingkunga FH Unud agar bisa bersama-sama mengoptimalkan implementasi dari program MBKM guna mendukung program Universitas.

Hal ini selanjutnya disambut baik oleh Koordinator Tata Usaha FH Unud Ni Ketut Yudani, S.E. Koordinator Tata Usaha FH Unud mendorong agar tenaga kependidikan juga lebih fokus dalam membantu pelaksanaan program MBKM, utamanya perihal teknis pengimputan nilai mahasiswa MBKM.

Baca Juga  Pengujung Tahun 2021, Rektor Unud Lantik Empat Dekan Fakultas

Berikutnya, Koordinator Program Studi Magister (S2) Ilmu Hukum Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. juga membahas tentang teknis pemberlakuan proses ujian proposal dan seminar hasil penelitian agar dilaksanakan secara online. Mengingat kondisi pandemi, kecuali untuk ujian tesis kiranya masih dapat dilaksanakan secara tatap muka/offline.

Hal serupa diungkapkan oleh Koordinator Program Studi Magister Kenotariatan Prof. Dr. I Made Subawa, S.H., M.S.. Intinya proses perkuliahan dapat dilakukan secara offline dengan tetap menaati protokol kesehatan. Salain itu, Prof. Subawa  juga menyarankan agar jajaran pimpinan memperhatikan kelayakan bangunan untuk menunjang perkuliahan. Dengan demikian,  proses belajar mengajar dapat berjalan dengan nyaman.

Laporan lainnya juga disampaikan oleh Ketua  Unit Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (UP3M) Dr. I Gusti Agung Mas Rwa Jayantiari, S.H., M.Kn., Ketua  Unit Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Dr. Sagung Putri M. E. Purwani, S.H., M.H. dan Ketua Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama (UPIKS) Dr. I Nyoman Bagiastra, S.H., M.H. Setelah sesi pemaparan kinerja, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Di dalam sesi diskusi relatif tidak ada pertanyaan, melainkan lebih banyak berupa masukan, diantaranya mengenai upaya peningkatan jumlah tenaga dosen dan strategi untuk meningkatkan penyerapan anggaran untuk penelitian dan pengabdian pada tahun 2022.

Pada sesi penutup,  Wakil Dekan 1 beserta Koordinator Tata Usaha mengucapkan selamat purnatugas kepada dosen dan tenaga kependidikan yang pensiun pada tahun 2021. Wakil Dekan 1 selaku pimpinan sidang kemudian mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas pengabdiannya terhadap lembaga FH Unud. Sumber:  www.unud.ac.id (dandy/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara.
REMISI: Bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8).

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​”Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana,” ujarnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.

​”Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas,” ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan.

“Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pengujung Tahun 2021, Rektor Unud Lantik Empat Dekan Fakultas
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Mahayastra Terima Penghargaan Bintang LVRI

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Gianyar terhadap keberadaan serta perjuangan para veteran dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Gianyar sebagai bentuk apresiasi atas jasa, kontribusi, serta dukungannya terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. “Semoga Bintang Legiun Veteran ini semakin menambah semangat kita bersama. Banyak bangsa yang mampu menghargai tokoh-tokohnya, itu menandai bangsa yang besar,” ungkapnya.

Saputera menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.352 orang veteran di Provinsi Bali. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga dengan semangat juang 45. Semangat tersebut tercermin dalam perjuangan dan pengabdian para pahlawan.

Pada momentum peringatan kemerdekaan, Saputera juga berpesan kepada generasi muda agar mempersiapkan diri dengan pendidikan dan terus menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Cintai negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jadilah patriot bangsa, jadilah generasi yang jujur dan berintegritas,” pesannya.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengingat akan besarnya jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.

Baca Juga  Pengujung Tahun 2021, Rektor Unud Lantik Empat Dekan Fakultas

Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan pada masa kini diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan. “Bagaimana kita mengatasi kemiskinan, bagaimana kita mengatasi kebodohan. Itulah perjuangan kita sekarang dalam mengisi kemerdekaan,” tegasnya.

Bupati Mahayastra menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya memberikan perhatian dan penghormatan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Menurutnya, penghormatan tersebut tidak cukup hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan memastikan para veteran mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak. “Jadi kita berjuang menghormati beliau, kita berjuang agar veteran tetap sehat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan juga harus terus dilanjutkan melalui pengabdian kepada masyarakat. “Veteran kekinian juga jauh lebih penting, untuk berjuang untuk masyarakat Kabupaten Gianyar,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Mahayastra mengatakan salah satu bentuk perjuangan pemerintah saat ini adalah menyiapkan generasi muda yang unggul melalui peningkatan akses pendidikan. Pemerintah Kabupaten Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.

Menutup pernyataannya, Bupati Mahayastra menyampaikan apresiasi kepada para veteran, masyarakat, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar. “Terima kasih veteran, terima kasih masyarakat Gianyar, terima kasih seluruhnya yang mendukung pembangunan di Kabupaten Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Syukuran HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Badung Apresiasi Veteran dan Paskibraka

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa saat menghadiri acara syukuran HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung.
SYUKURAN: Bupati Adi Arnawa saat acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Senin (17/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Badung berlangsung khidmat. Usai upacara bendera di Lapangan Mangupraja Mandala, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menggelar acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8).

Pada momen tersebut, Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan uang pembinaan secara simbolis kepada anggota Paskibraka tingkat Provinsi Bali dan Kabupaten Badung sebesar Rp 10 juta per orang. Apresiasi juga diberikan kepada pelatih unsur TNI/Polri sebesar Rp 5 juta, serta Danpas dan Paswal sebesar Rp 10 juta. Acara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa beserta Ketua Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, Ketua dan anggota LVRI dan seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Badung.

Bupati Adi Arnawa menyatakan, 81 tahun kemerdekaan harus menjadi momentum generasi muda untuk membangun rasa tanggung jawab terhadap bangsa. “Sudah sepatutnya sebagai generasi muda kita punya rasa malu dan rasa tanggung jawab. Dengan perayaan hari ulang tahun yang dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus, setidaknya kita bersama-sama mengenang bagaimana perjuangan para pahlawan yang berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan,” ujarnya.

Adi Arnawa menegaskan, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. “Jangan hanya narasi, jangan hanya retorika semata, tetapi dalam bentuk implementatif buktikan, tunjukkan semangat nasionalisme kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan wajib diwujudkan melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan derajat sosial, dan pendidikan. Mengingat Paskibraka telah berlatih berbulan-bulan, Bupati memberikan penghormatan tinggi atas kedisiplinan mereka.

Baca Juga  Pengujung Tahun 2021, Rektor Unud Lantik Empat Dekan Fakultas

“Adik-adik ini adalah generasi penerus yang akan menjadi tongkat estafet untuk kita ke depan. Saya minta agar semangat nasionalisme dan semangat kebersamaan tetap dijaga,” kata Bupati sembari menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung putra-putrinya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca