Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Serap Aspirasi Komunitas Kreatif Digital Guna Mewujudkan Ekonomi Kerthi Bali

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meluangkan waktu liburnya pada, Minggu  (Redite Pon, Dukut) 13 Maret 2022 dengan bertatap muka sekaligus mendengarkan aspirasi para Komunitas Kreatif Digital yang diantaranya terdiri dari Startup, Games, Musik, Film, Komedi, Content Creator dan Theater, serta Digital Art (Ilustrator, Animator, Visual Artist) asal Pulau Bali di Halaman Kertasabha, Jayasabha, Denpasar.

Gubernur Koster sangat antusias dan memberikan apresiasi kepada seluruh para Komunitas Kreatif Digital yang telah memanfaatkan teknologi digital di dalam menuangkan hasil karya seni dan budayanya, dimana hal itu sangat sejalan dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali yang telah disusunnya dan diluncurkan secara resmi oleh Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo pada tanggal 3 Desember 2021 dengan nama Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali Era Baru.

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan pandemi Covid – 19 telah mengubah cara kerja dan berfikir kita dalam tatanan kehidupan di berbagai aspek yang salah satunya kita didorong untuk bergerak cepat untuk bekerja dengan memanfaatkan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) termasuk teknologi digital.

Perkembangan teknologi digital yang begitu pesat di Pulau Bali, ternyata telah direspon oleh generasi muda di Bali dengan sangat cepat dan berkembang secara alamiah, sehingga muncul di era sekarang Pelaku Kreatif Digital diantaranya seperti : Startup, Games, Musik, Film, Komedi, Content Creator dan Theater, serta Digital Art (Ilustrator, Animator, Visual Artist).

‘’Atas kondisi ini, saya lantas berfikir bahwa kalau melihat sejarah Bali, dimana orang Bali termasuk kategori ras unggul. Di saat saya sebelum menjadi Gubernur Bali dan membuat visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta membaca dalam lontar, saya temukan bahwa orang Bali itu adalah orang unggul. Atas hal itulah, saya di dalam pembangunan Bali ada misi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing tinggi yaitu berkualitas dan berintegritas, bermutu, profesional dan bermoral serta memiliki jati diri yang kokoh yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal krama Bali,” ujar orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Baca Juga  Bali Jadi Salah Satu Provinsi Laksanakan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Belajar dari pandemi yang telah memberikan ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi di Bali, mengingat ekonomi Bali yang lebih dari 54 persen didominasi oleh sektor pariwisata dan sangat rentan atas bencana alam hingga bencana yang direncanakan (seperti Bom Bali I dan Bom Bali II, red), membuat Pemerintah Provinsi Bali di era kepemimpinan Gubernur Koster menyusun konsep Ekonomi Kerthi Bali terdiri atas 6 pilar sektor unggulan, yaitu: 1) Sektor Pertanian dalam arti luas dengan Sistem Pertanian Organik; 2) Sektor Kelautan dan Perikanan; 3) Sektor Industri; 4) Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi; 5) Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital; dan 6) Sektor Pariwisata Berbasis Budaya dan Berorientasi pada Kualitas.

‘’Dalam Konsep Ekonomi Kerthi Bali, saya telah masukkan Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital. Sehingga teknologi digital harus kita berdayakan untuk mempromosikan dan memperkuat sumber daya lokal dan teknologi digital kita manfaatkan untuk memperkuat budaya Bali, bukan malah menekan dan mematikan budaya Bali,” ujar mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini seraya mengungkapkan Ekonomi Kerthi Bali yang bertujuan untuk mewujudkan Bali berdikari dalam bidang ekonomi ini telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo, tanggal 3 Desember 2021 dan dijadikan percontohan dalam transformasi perekonomian oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa.

Gubernur Bali jebolan ITB ini berkomitmen memberdayakan Komunitas Kreatif Digital dengan dibuatkan regulasi (apakah nanti melalui Peraturan Daerah atau cukup dengan Peraturan Gubernur, red) dan segera mengimplementasikan program Bali Digital Festival yang akan berlangsung pada 8 – 10 April 2022 mendatang dan berlangsung tepat pada Rahina Tumpek Landep (Saniscara Kliwon Landep) 9 April 2022. “Bali Digital Festival yang berlangsung pada Rahina Tumpek Landep bertujuan untuk memuliakan munculnya kekuatan dan ketajaman berfikir yang menjadi sumber kehidupan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Bali,” kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Baca Juga  <strong>Bikin Terobosan Kembangkan Benih Gemitir Bali Sudamala, Gubernur Koster Beri Kemudahan Akses Petani Bali</strong>
Komunitas Startup foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Dalam aspirasinya, Komunitas Startup, Surya menyebutkan sebelum Covid -19, semua uang yang beredar di Bali untuk tourism itu rata – rata hampir 80 persen ada di luar bukan di Bali. Namun sekarang menjadi momentum yang tepat, bagaimana kita harus memindahkan transaksi itu ada di Bali, salah satunya dengan membangun sinergi dengan startup dan membangun industri kreatif melalui teknologi.

Komunitas Games foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Games, Arif menyampaikan sebelum pandemi, game telah menjadi industri terbesar di dunia. Setelah pandemi, industri game meroket, karena semua bisa memainkan game ini dari rumah, sehingga dalam jangka 10 tahun industri game ini akan naik sampai 3 atau 4 kali lipat. Jadi dengan keunggulan Bali yang memiliki kebudayaan kuat, saya rasa Bali akan menjadi pemain utama dan mampu menghadirkan pecinta game ke Bali.

Komunitas Musik foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Musik, Gede Bagus menyampaikan ini adalah hari yang kita tunggu – tunggu untuk bisa bertemu dengan Gubernur Koster. Karena ekosistem musik kita di Bali sehat dan musisi kita banyak sekali. Setiap tahun kami konsisten punya 850 lebih musisi yang produktif dan kita dapat 250 sampai 400 karya baru setiap tahunnya yang dirilis secara digital. Untuk itu, kita berharap di Bali ada Badan Pelindung Pengelolaan Karya Musisi Musik yang nantinya akan menjadi aset dan warisan yang besar untuk daerah Bali. “Karena Bali adalah pintu global dan setiap tempat di Bali ada live entertainment musik, maka kita berharap musisi musik di Bali dapat dioptimalkan peranannya,” ujar Gede Bagus.

Komunitas Film foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Film, Gus Ari menyampaikan semenjak puluhan tahun kami sudah berkarya, namun di Bali kami belum dikategorikan terlihat dari temen-temen yang lain. Sebenarnya Bali telah menjadi industri film berstandar nasional dan internasional dan di era digital film maker di Bali belum mendapatkan kesempatan yang luas, baik secara pendistribusian maupun dilibatkan di dalam pembuatan film. Hal ini diakibatkan secara regulasi belum ada di Bali, sedangkan film maker dari luar negeri telah memproduksi film dari Bali, namun kami masih menjadi penonton, sedangkan kualitas temen lokal di Bali sangat besar, bahkan prestasinya tidak kalah dengan temen di nasional dan internasional. Atas hal itulah, Bali yang memiliki 56 bioskop, tercatat satu pun hasil karya yang kami buat tidak pernah ada yang ditampilkan di bioskop tersebut.

Baca Juga  Umur Harapan Hidup Krama Bali Tembus 75 tahun, Gubernur Bali Koster Siapkan Manajemen Urus Manula
Komunitas Digital Art foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Digital Art, Gusman Mones menyatakan kita bekerja melalui seni dengan menerapkan digital. Seiring perkembangan jaman, kebutuhan digital art semakin meluas, seperti membuat imajinasi. Kemudian memasuki era pandemi, digital art dibutuhkan untuk membantu UMKM di dalam mempromosikan produknya, dan semakin lama digital art dibutuhkan serta menjadi tren anak muda, sehingga banyak kampus yang berdiri sekarang telah mengembangkan jurusan digital, bahkan ada kampus yang jam kuliahnya dari reguler sampai ekstensi. “Jadi digital art adalah aset yang kita miliki, karena Bali memiliki kekuatan budaya dengan tradisi dan kearifan lokalnya yang orang lain tidak bisa meniru kekuatan budaya kita,” kata Gusman Mones.

Komunitas Comedy foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Comedy, Ida Bagus Anggara menyampaikan komunitas comedy ini berdiri sejak tahun 2011 dengan latar belakang anggota yang bermacam – macam dengan berprofesi bermacam – macam, mulai ada guru, satpam, pengangguran, hingga tukang servis handphone. “Komunitas kita cukup berprestasi di tingkat nasional dan sempat diundang di Jakarta Comedy Festival. Karena itu kita berharap kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk bisa mengkolaborasikan kita dengan seniman lawak Bali untuk tampil dalam satu event,” ujarnya.

Komunitas Content Creator dan Theater foto bersama Gubernur Koster. (Foto: gs)

Komunitas Content Creator dan Theater, David menyampaikan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memberdayakan kami di komunitas di dalam membantu mempromosikan pembangunan Bali melalui content creator dan theater. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Minta Pertamina Bergerak Cepat Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM di Bali

Jaga Kondusivitas Bali di Mata Dunia

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Panggil Pertamina Patra Niaga
PANGGIL JAJARAN PT PERTAMINA PN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026), untuk meminta penjelasan terkait antrean panjang kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PT Pertamina Patra Niaga hadir bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Pertemuan juga dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

Gubernur Koster meminta Pertamina bergerak cepat memperkuat pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax, guna memastikan kebutuhan masyarakat Bali terpenuhi.

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap penyaluran BBM segera kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali, menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pertamina untuk mempercepat pemulihan pasokan dan distribusi BBM di Bali.

Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Dengan kedatangan kapal pengangkut BBM, Pertamina memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina Patra Niaga dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi agar kebutuhan setiap SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga  Gubernur Koster ‘’Mecapatan tur Megagapan’’, Spontan Tinjau 4 Ogoh-ogoh di Kota Denpasar

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan mencapai 26.200 kL.

“Jadwal kedatangan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan BBM masyarakat Bali terpenuhi,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal kedatangan kapal tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal ke SPBU. Pertamina juga melakukan evaluasi kebutuhan berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” jelas pihak Pertamina. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Baca Juga  Gubernur Koster ‘’Mecapatan tur Megagapan’’, Spontan Tinjau 4 Ogoh-ogoh di Kota Denpasar

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Baca Juga  Bali Jadi Salah Satu Provinsi Laksanakan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca