Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Audisi Mixologi Arak Bali Tampilkan Racikan Inovatif dengan Sentuhan Budaya Lokal

BALIILU Tayang

:

mixologi arak bali
LOMBA MIXOLOGI: Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Jembrana yang berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (19/5/2026). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Semangat kreativitas generasi muda Bali kembali terlihat dalam Audisi Lomba Mixologi Arak Bali yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Selasa (19/5/2026).

Ajang ini menjadi ruang bagi para bartender muda Bali untuk menunjukkan kemampuan meracik minuman berbahan dasar arak lokal dengan sentuhan inovasi, tanpa meninggalkan cita rasa khas dan nilai budaya Bali. Beragam kreasi ditampilkan para peserta dengan penuh semangat dan kreativitas, sekaligus menjadi bukti bahwa arak Bali memiliki potensi besar untuk terus berkembang di tengah generasi muda.

Audisi diawali oleh peserta dari Kabupaten Badung yang diikuti sembilan peserta. Setelah melalui proses penilaian, I Gusti Agung Gede Agung Manik Pemayun berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih I Kadek Widya Ananta, sedangkan juara ketiga diraih I Kadek Indrawan.

Seleksi kemudian dilanjutkan oleh peserta dari Kabupaten Tabanan. Meski didominasi peserta laki-laki, para srikandi Bali turut menunjukkan semangat bersaing dalam ajang ini. I Putu Bagus Andika Wijaya berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Ni Kadek Ayu Yeni Risanti di posisi kedua, serta I Made Yogi Antara di posisi ketiga.

Persaingan semakin ketat saat audisi Kabupaten Gianyar digelar. Gianyar menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak dalam seleksi kali ini, yakni mencapai 18 peserta. Kreativitas para peserta pun mendapat perhatian karena menghadirkan racikan yang unik dan menarik. I Kadek Candra Adi Juliarta berhasil menjadi juara pertama, disusul Ni Komang Novi Meliandri sebagai juara kedua, dan I Kadek Yoga Diasa di posisi ketiga.

Tidak kalah menarik, seleksi dari Kabupaten Bangli juga menghadirkan semangat kompetisi yang tinggi. Kehadiran satu-satunya peserta perempuan tidak menyurutkan tekad untuk bersaing dengan peserta lainnya. I Putu Cahyadi Putra Andika berhasil meraih juara pertama, sementara Ni Komang Rinayani sukses menempati posisi kedua, dan I Nyoman Ari Sanjaya berada di posisi ketiga.

Baca Juga  Wamen Veronica Tan Ingin Bali Jadi Contoh Layanan KDRT dan PPPA

Sebagai penutup, peserta dari Kabupaten Jembrana atau Bumi Makepung turut menampilkan kemampuan terbaik mereka. I Kadek Febri Saputra berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Ni Putu Andi Sivaputri di posisi kedua, dan I Putu Carsar Arjunata Sastra Buana di posisi ketiga.

Para juara dari masing-masing kabupaten nantinya akan kembali bertemu dan beradu kemampuan pada babak final yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang.

Melalui ajang ini, Arak Bali diharapkan semakin dikenal luas hingga ke tingkat internasional, sejalan dengan harapan Gubernur Bali Wayan Koster. Upaya tersebut juga diperkuat melalui Pergub Nomor 1 Tahun 2020 yang mengakui Arak Bali sebagai warisan lokal Bali yang terus diperjuangkan agar mampu mendunia dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Angka Absolut CKG Tertinggi di Bali, Dinkes Buleleng terus Intensifkan Upaya Percepatan Program CKG 2026

Published

on

By

ckg buleleng
PERTEMUAN: Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng saat menggelar Pertemuan Evaluasi Program CKG yang melibatkan lintas sektor dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng, bertempat di Lovina Haven Boutique Resort, Selasa (19/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mengintensifkan upaya percepatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 melalui Pertemuan Evaluasi yang melibatkan lintas sektor dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng, bertempat di Lovina Haven Boutique Resort, Selasa (19/5).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto menyampaikan bahwa evaluasi ini dilakukan sebagai langkah memperkuat koordinasi dan menyatukan strategi guna meningkatkan capaian Program CKG di Buleleng.

“Capaian angka absolut program CKG di Buleleng tertinggi di Bali, karena jumlah penduduk terbanyak, namun jika diprosentasikan dari target, kita di nomor 3, karena pembagi atau jumlah penduduk kita banyak, ini artinya progres kita sudah sangat baik,”jelasnya.

Ditambahkan, di Bali Program CKG sendiri merupakan program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan di Kabupaten Buleleng sejak Februari 2025. Hingga pertengahan Mei 2026, capaian program di Buleleng tercatat sekitar 12,4 persen, sementara target nasional tahun 2026 ditetapkan sebesar 46 persen.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong keterlibatan seluruh puskesmas, koordinator CKG, camat, serta OPD terkait agar pelaksanaan program semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.“Kita harus bersinergi bersama agar target capaian Program CKG dapat terpenuhi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

Melalui evaluasi ini, Dinkes Buleleng berharap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di masyarakat semakin masif sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan juga terus meningkat yang bermuara pada derajat kesehatan masyarakat meningkat pula. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Pimpin Gotong-royong Semesta Berencana di Sempadan Tukad Ayung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Diikuti 13 Kota, Denpasar Siap Jadi Tuan Rumah Rakerkomvil IV Ke-21 APEKSI

Jadi Wahana Promosi Wisata, Tukar Inovasi Wujudkan Kemajuan Bersama

Loading

Published

on

By

Rakerkomwil APEKSI
RAKOR: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam kesempatan Rapat Koordinasi persiapan APEKSI Rakerkomwil IV Ke-21 beberapa waktu lalu. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar didapuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. Kegiatan yang akan diikuti 13 pemerintah kota anggota Komisariat Wilayah IV tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Mei mendatang dengan mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”. Sebagai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar pun menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di wilayah kota.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI menjadi momentum penting bagi Kota Denpasar, tidak hanya sebagai ajang pertemuan antar-pemerintah kota, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi untuk membahas berbagai isu strategis perkotaan. Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan inovasi baru dalam mendukung pembangunan kota yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Poin utamanya adalah bagaimana Rakerkomwil ini membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Eddy Mulya saat diwawancarai di sela tugas dinasnya pada Senin (18/5).

Ia menambahkan, momentum pelaksanaan Rakerkomwil juga menjadi kesempatan emas bagi Kota Denpasar untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada seluruh peserta yang hadir. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari wisata bahari, city tour, hingga wisata seni dan budaya akan diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif dan berbudaya.

“Sebagai tuan rumah, momentum ini menjadi waktu yang baik untuk promosi wisata, baik wisata bahari, city tour hingga wisata budaya. Kami ingin para peserta tidak hanya mengikuti rapat kerja, tetapi juga merasakan langsung keramahan dan kekayaan budaya Kota Denpasar,” tambahnya.

Baca Juga  Bali Raih Apresiasi Berita Satu 2025 untuk Kategori Cultural & Tourism Advancement

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan dikemas secara komprehensif selama tiga hari pelaksanaan. Beberapa agenda yang telah disiapkan di antaranya Sunset Cruise Dinner untuk memperkenalkan wisata bahari Kota Denpasar, Denpasar City Expo, rapat kerja pembahasan isu strategis perkotaan, hingga pentas seni budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal Bali. Selain itu, kegiatan juga akan ditutup dengan yoga bersama, jalan santai, dan penyebaran tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam pesisir.

“Pelaksanaan Rakerkomwil IV kali ini dikemas secara komprehensif dan menukik pada isu strategis perkotaan. Tentunya sebagai tuan rumah kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan lancar, mempererat sinergi antarkota, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Hendaryana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP Posyandu Kota Denpasar Gelar Posyandu Serentak di 43 Desa/Kelurahan

Beri Apresiasi Peran Kader, Kaling dan Dukungan Masyarakat

Loading

Published

on

By

tp posyandu denpasar
POSYANDU SERENTAK: Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, saat menggelar Posyandu Serentak, serangkaian hari Posyandu Nasional 2026 yang dilaksanakan di 459 kelompok Posyandu, yang tersebar di 43 desa/kelurahan, Selasa (19/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, menggelar Posyandu Serentak, serangkaian hari Posyandu Nasional 2026 yang dilaksanakan di 459 kelompok Posyandu, yang tersebar di 43 desa/kelurahan, Selasa (19/5).

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan ini, di dua titik lokasi. Masing-masing, Posyandu Banjar Bhuana Merta, Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat dan Posyandu Banjar Tanjung, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.

Pada kesempatan itu, Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara di Banjar Buana Mertua, mengapresiasi atas kelancaran pelaksanaan Posyandu Serentak ini.

Sagung Antari menegaskan bahwa keberhasilan program Posyandu yang berfokus pada indikator 6 SPM ini tidak terlepas dari peran aktif kader posyandu, kepala lingkungan, serta dukungan masyarakat.

“Di masa kini, Posyandu bukan hanya layanan kesehatan, tetapi juga ruang kebersamaan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental masyarakat,” kata Sagung Antari.

Sementara itu, Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di hadapan peserta posyandu di Banjar Tanjung, Desa Sanur Kauh mengemukakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi Bapak/Ibu lansia, balita, maupun ibu hamil di lingkungan masing-masing.

Sinergitas dan kolaborasi TP Posyandu Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar dan stakeholder lainnya dilakukan agar semakin mengoptimalkan program kesehatan masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depannya kita dapat semakin bersinergi untuk membangun kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ujar Ayu Kristi.

Selebihnya, Ayu Kristi juga mendorong agar masyarakat terutama para lansia, ibu hamil, dan balita agar tetap secara berkala mendatangi layanan Posyandu di masing-masing wilayahnya. (eka/bi)

Baca Juga  Taman Budaya Bali Indah Jadi Media Promosi, Gubernur Koster Apresiasi Kecintaan Polandia Terhadap Budaya Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca