Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Rakerda TP PKK Kota Denpasar

BALIILU Tayang

:

Walikota Jayanegara
Walikota Jaya Negara Buka Rakerda TP PKK Kota Denpasar, Kamis (12/5). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (12/5). Acara yang bertujuan untuk menyelaraskan program  dari TP PKK Pusat, TP Provinsi Bali dan Kota Denpasar di  buka secara resmi Walikota Denpasar IGN Jaya Negara.

Dalam kesempatan ini juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) dengan 10 program pokok PKK merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari, oleh, dan untuk masyarakat itu sendiri. Kegiatan pemberdayaan keluarga adalah upaya bimbingan dan pembinaan terhadap anggota keluarga dalam meningkatkan kemampuan keluarga untuk hidup sehat sejahtera lahir dan batin.

“Gerakan PKK diharapkan dapat menumbuh kembangkan sikap dan perilaku kemandirian, pribadi, keluarga dan masyarakat agar selalu memiliki kesiapan dan landasan kuat dalam menghadapi berbagai perubahan seiring perkembangan zaman,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mengimplementasikan 10 program pokok PKK Kota Denpasar bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar terlebih lagi di masa pandemi Covid- 19  TP PKK Denpasar sebagai bagian dari Satgas Terpadu Covid 19 telah melakukan beberapa kegiatan yang bersinergi dengan beberapa OPD terkait. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan dalam upaya membantu dampak Covid-19 adalah melakukan edukasi ketahanan pangan keluarga di masa pandemi Covid -19 melalui gerakan Hatinya PKK, melaksanakan kegiatan menyapa dan berbagi dengan melaksanakan kegiatan pemberian PMT bagi ibu hamil, balita kurang gizi se Kota Denpasar. Pembagian Sembako bagi penyandang disabilitas, lansia kurang mampu se-Kota Denpasar dan pembagian sembako bagi kader PKK se-Kota Denpasar. Melaksanakan pembagian alat protokol kesehatan bagi balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas se-Kota Denpasar.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyangging” di Banjar Betngandang Desa Sanur Kauh

Tidak hanya itu TP PKK juga melaksanakan kegiatan yang dirangkai dengan hari-hari besar di antaranya serangkaian HUT Kota Denpasar, Puncak HKG PKK ke-50. TP PKK juga melaksanakan sosialisasi dan pelatihan bagi kader PKK dan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan beras kepada para lansia kurang mampu di Kota Denpasar.

Sedangkan untuk materi dalam Rakerda TP PKK Kota Denpasar tahun 2021 di antaranya proses perencanaan 10 program pokok PKK dari Bappeda Kota Denpasar dan  Pengagaran APBDes dalam menunjang kegiatan 10 program pokok PKK Desa/Kelurahan oleh TA  DPMD Kota Denpasar. Peserta dalam kegiatan ini melibatkan Pengurus TP PKK Kota Denpasar 34 orang, Ketua TP PKK Kecamatan beserta sekretaris se-Kota Denpasar 8 orang dan Ketua TP PKK Desa/Kelurahan serta sekretaris se- Kota Denpasar serta Kaur/ Kasi Kesra sebanyak 129 orang.

Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kota Denpasar karena telah membantu Pemerintah Kota Denpasar dengan melaksanakan berbagai program mulai tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan tingkat kota maupun provinsi. “Atas kerja keras yang dilakukan TP PKK Kota Denpasar saya ucapkan terima kasih,” kata Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan, ada tiga program strategis yang diprioritaskan pemerintah, pertama adalah penanganan Covid-19. Kedua pencegahan stunting. Untuk di Kota Denpasar angka stunting di bawah nasional. “Untuk itu saya harapkan dalam Rakerda ini bisa dibahas bagaimana meningkatkan pemberian gizi bagi ibu hamil di setiap Posyandu Paripurna, agar bisa menekan angka stunting,” harap Jaya Negara.

 Sedangkan untuk ketiga yang menjadi prioritas adalah hepatitis akut, untuk itu dalam kesempatan ini Jaya Negara minta kerjasama masyarakat dengan pemerintah, agar memberikan informasi jika ada yang terjangkit penyakit ini langsung ke Kepala Desa, Lurah, Camat maupun ke Puskesmas terdekat. Sehingga Tim Kesehatan bisa melakukan langkah-langkah antisipasi dini terhadap hepatitis akut ini.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Musda Ke VI Muhammadiyah Kota Denpasar

Melalui Rakerda ini Jaya Negara mengharapkan agar melalui Raderda ini muncul ide-ide kreatif dan inovatif  terhadap mengembangkan program-program PKK. Yang berguna bagi pemecahan masalah di masyarakat. (ayu/eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyangging” di Banjar Betngandang Desa Sanur Kauh

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri “Melaspas dan Mecaru” PAUD, TK, dan SMP Kesuma Sari Banjar Pegok

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyangging” di Banjar Betngandang Desa Sanur Kauh

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca