Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Buka Car Free Day Renon

Ajak Masyarakat Kembali Berolahraga

Loading

BALIILU Tayang

:

Walikota
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat membuka CFD, Minggu (18/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com -Setelah dilaksanakan uji coba pada Minggu lalu, kini Car Free Day (CFD) Kota Denpasar di kawasan Renon dan Lumintang resmi dibuka kembali pasca dua tahun ditutup akibat pandemi Covid -19.

CFD ini di buka langsung Walikota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Istri  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana,  Kadis Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai beserta seluruh Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkot Denpasar, di tandai dengan pelepasan burung merpati dan bersepeda mengelilingi lapangan renon yang menjadi jalur Car Free Day Minggu (18/9).

Dalam situasi pembangkitan pemulihan ekonomi ini, CFD merupakan salah satu upaya didalam meningkatkan perekonomian, karena selain untuk berolah raga guna menyehatkan badan, di CFD ini akan banyak ada UMKM lokal yang berjualan di sekitar area CFD Renon ini, maka perputaran ekonomi kecil akan kembali bisa bangkit perlahan disini, demikian disampaikan Walikota Jaya Negara di sela-sela pembukaan CFD.

Ditambahkannya, di beberapa kota besar seperti Jakarta, Solo, dan Surabaya CFD  juga sudah dibuka kembali, dikarenakan melihat antusias masyarakat minat olahraganya sangatlah tinggi baik bersepeda, jalan kaki maupun joging, serta kuliner UMKM yang hadir. Berdasarkan evaluasi itulah maka CFD di Denpasar di aktifkan kembali.

“Saya imbau untuk warga Denpasar yang suka besepeda, jalan, maupun joging bisa memanfaatkan kembali CFD ini dan bisa berbelanja juga di stand-stand kuliner UMKM usai berolahraga dengan tetap menjaga kerbersihan dan protokol kesehatan walau pandemi Covid sudah melandai,” kata Jaya Negara.

Baca Juga  Pemkot Denpasar "Ngaturang Bhakti Penganyar" di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan, ada dua lokasi penyelenggaraan CFD di Denpasar, yakni Lapangan Renon dan Lapangan Lumintang. Saat ini, masyarakat umum sudah bisa kembali berolahraga di areal CFD seperti ketika sebelum pandemi Covid-19.

CFD dilaksanakan setiap Hari Minggu mulai pada pukul 06.00 sampai 10.00 Wita, setelah itu arus lalu lintas akan dibuka kembali. Pihaknya menurut Sriawan dibantu juga aparat dari Kepolisian Polresta Denpasar, Satpol PP dan Linmas Desa Sumerta Kelod.

Salah satu warga yang berolahraga, Kadek Juni 36 tahun saat ditemui di areal CFD mengatakan, sangat senang CFD Renon ini dibuka kembali.

“Saya sangat senang CFD Renon ini dibuka kembali, karena saya bisa berolahraga sambil menikmati suasana bersih tanpa kendaraan bermotor lalu lalang bersama keluarga sambil mencicipi beraneka ragam kuliner tentunya yang ada disekitar sini,” katanya. (ays/eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar di Perairan Sekotong

Published

on

By

Personel Kantor SAR Mataram melakukan operasi SAR intensif mengevakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok.
OPERASI: Personel Kantor SAR Mataram saat melakukan operasi SAR intensif menyusul insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, pada Rabu (12/8) pagi. (Foto: Hms SAR)

Selat Lombok, baliilu.com – Kantor SAR Mataram saat ini tengah melakukan operasi SAR intensif menyusul insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, pada Rabu (12/8) pagi.

​Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi.

​Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.

​”Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Muhamad Hariyadi.

Mengingat situasi yang darurat, Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar yang turut mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu proses evakuasi dan juga mengerahkan helikopter dari SGi Air Bali untuk pantauan yang lebih luas melalui udara.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya.

​Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Apresiasi Kinerja Bunda PAUD, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Lakukan Kunjungan Lapangan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri rangkaian Karya Keagamaan di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi.
SERAHKAN HIBAH: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat hadiri tiga rangkaian karya keagamaan di wilayah Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Rabu (12/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjadi upasaksi dalam sejumlah rangkaian karya keagamaan yang berlangsung di wilayah Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, pada Tilem Sasih Karo, Rabu (12/8).

Tiga kegiatan karya keagamaan tersebut diantaranya Pujawali dan Melaspas, Pasupati, Arca Pralingga serta Nutug Karya di Pura Puseh Desa Dalem, Desa Adat Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean. Karya Pujawali Pura Dalem Kahyangan Wisesa, Desa Adat Munggu dan Piodalan di Pura Dalem Kahyangan Tuwed Agung, Banjar Dukuh Sengguan, Desa Adat Kertha Bhujangga.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Badung harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali. Menurutnya, selain aspek tersebut, pembangunan infrastruktur juga memiliki peranan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

“Pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian kita, bantuan pembangunan hingga bantuan bagi para penyandang disabilitas ini berasal dari pendapatan Pemerintah Kabupaten Badung yang cukup, yang bersumber dari sektor pariwisata. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan selain infrastruktur, membangun sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas Pemkab Badung melalui program Beasiswa Nak Badung. “Tentunya melalui program Beasiswa Nak Badung ini, saya berharap agar para orang tua yang kurang mampu, maupun yang berprofesi sebagai petani tidak lagi takut untuk menyekolahkan anaknya hingga sarjana,” jelas Adi Arnawa.

Baca Juga  Bappenas Revitalisasi Kawasan Suci Pura Sakenan dan Masjid As-Syuhada Serangan

Ia juga berharap seluruh rangkaian karya keagamaan yang dilaksanakan di Desa Munggu berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama. “Semoga seluruh rangkaian karya berjalan dengan lancar, membawa kerahayuan, kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh krama. Mari kita terus jaga kebersamaan, gotong-royong dan keharmonisan antara pemerintah, desa adat dan masyarakat,” harap Bupati.

Pada kesempatan ini juga Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan bantuan secara simbolis hibah pembangunan di Pura Puseh Desa Dalem, Desa Adat Pande Munggu sebesar Rp. 500 juta. Penyerahan ini disaksikan oleh anggota DPRD Kabupaten I Made Rai Wirata dan Wayan Edi Sanjaya, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Desa Munggu I Ketut Darta beserta perangkat desa, para Bendesa Adat, Kelian Dinas dan Kelian Adat beserta tokoh masyarakat se-Desa Munggu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Maspahit Canggu

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit di Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu.
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana dan Caru Panca Rupa, Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu, Kuta Utara, Rabu (12/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama pengempon Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu, Kuta Utara menggelar Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana dan Caru Panca Rupa pada Rahina Tilem Sasih Karo, Rabu (12/8). Rangkaian Puncak Karya dihadiri langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, Camat Kuta Utara Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Adat Canggu I Wayan Suarya, Jro Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana, Ketua Kadin Badung, serta jajaran pengurus desa adat setempat. Pada kesempatan tersebut Bupati Adi Arnawa melakukan penandatanganan prasasti karya dan menyerahkan dana hibah sebesar Rp 800 juta.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Wayan Adi Arnawa mengucapkan terima kasih atas semangat gotong-royong serta sinergi yang kuat antara pengempon (pengelola) Pura Maspahit dan krama (warga) Desa Adat, sehingga pujawali dan rangkaian karya agung ini dapat berjalan dengan lancar dan rahayu (labda karya sida purna sida sidaning don). Bupati menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Canggu, Kuta Utara. Selain fokus pada penataan infrastruktur demi kenyamanan wisatawan, pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan juga menjadi prioritas utama.

Ia juga mengatakan bahwa, sebagai salah satu destinasi wisata utama yang perkembangannya sangat pesat, Canggu menghadapi tantangan besar terkait kemacetan dan pelanggaran tata ruang. Menanggapi keluhan dari tokoh masyarakat dan pelaku usaha, Pemerintah Kabupaten Badung tengah menyiapkan langkah strategis berskala besar. “Canggu adalah daerah tujuan wisata yang berkembang luar biasa. Namun, kita harus tegas terhadap pelanggaran tata ruang, seperti bangunan yang melanggar sempadan jalan atau sungai. Jika dibiarkan, wisatawan tidak akan merasa nyaman lagi, dan hal itu akan menurunkan kunjungan yang berdampak langsung pada pendapatan daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar "Ngaturang Bhakti Penganyar" di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

Untuk mengurai kemacetan, Pemkab Badung berencana memberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah (one-way system) dari arah timur ke barat di kawasan Canggu. Tak tanggung-tanggung, anggaran hingga ratusan miliar telah disiapkan untuk perbaikan jalan. Bahkan, Pemkab Badung telah berdiskusi dengan konsultan internasional guna mematangkan rencana jangka panjang pembangunan jalur bawah tanah (underground) yang menghubungkan titik-titik krusial menuju jalur utama seperti Gatot Subroto.

Keberhasilan penataan pariwisata ini terbukti mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung secara signifikan. Tercatat hingga 31 Juli 2026, realisasi uang masuk ke kas daerah telah mencapai Rp 4,1 triliun. Pemerintah Kabupaten Badung memastikan bahwa tingginya PAD ini langsung dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial yang inklusif dan pro-rakyat.

“Beberapa program santunan yang berjalan otomatis antara lain santunan kematian sebesar Rp 10 juta, santunan hari raya Galungan sebesar Rp 2 juta, serta santunan bulanan sebesar Rp 1 juta bagi penyandang disabilitas. Di sektor pendidikan, Pemkab Badung meluncurkan kebijakan baru untuk menghapus kesenjangan akses pendidikan antara warga kaya dan miskin,” ucap Adi Arnawa.

Bupati juga mengungkapkan, mulai tahun ini, seluruh siswa krama Badung yang menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat dibebaskan dari biaya sekolah (gratis). Kebijakan ini berlaku merata baik di sekolah negeri maupun swasta, di luar sekolah internasional. Ke depan, Pemkab Badung juga tengah merancang program bantuan beasiswa kuliah jenjang S1 bagi generasi muda Badung.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ekosistemnya. Kesejahteraan krama dan masa depan pendidikan anak-anak kita di Badung harus berjalan beriringan dengan kemajuan pariwisatanya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca