Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mall Pelayanan Publik, Aktualisasi Pemkab Tabanan Optimalkan dan Mantapkan Pelayanan Publik

BALIILU Tayang

:

mpp
Sekda Dr. I Gede Susila, S.Sos.,M.Si, mewakili Pemkab Tabanan, menyambut serta mendampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, dalam acara Pemantapan Penyelenggaraan Publik Kabupaten Tabanan. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan pelayanan publik ditunjukkan dengan optimalisasi kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang cepat dan prima.

Untuk itu, Pemkab Tabanan telah menyiapkan MPP atau Mall Pelayanan Publik yang memiliki akses mudah terjangkau, guna memudahkan masyarakat dalam meraih informasi, pelayanan birokrasi, serta pengurusan administrasi. Dalam keberlangsungannya, pemantapan dan evaluasi dibutuhkan untuk peningkatan pelayanan yang lebih baik lagi di Tabanan.

Dalam hal tersebut, Sekda Dr. I Gede Susila, S.Sos.,M.Si, mewakili Pemkab Tabanan, menyambut serta mendampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, dalam acara Pemantapan Penyelenggaraan Publik Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Tabanan, Kamis (19/5). Sekda Susila, juga didampingi oleh Asisten 3, Kadis Dukcapil, Kadis DPMPTSP, dan Kabag Ortal Pemkab Tabanan.

Di Kabupaten Tabanan, keberadaan tempat berlangsungnya aktivitas pelayanan publik berupa pelayanan administrasi sebagai perluasan fungsi pelayanan terpadu daerah, guna menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman atau biasa disebut dengan Mall Pelayanan Publik (MPP). Ini telah dirancang sejak tahun 2020. Bahkan pelayanan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Tabanan) sebelum beralih menjadi MPP, telah berjalan dan terbukti membantu masyarakat dalam pengurusan administrasi dan birokrasi sejak 2 tahun lamanya.

Transformasi layanan masyarakat ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA. Pihaknya menyatakan, bahwa komitmen Pimpinan Daerah Tabanan yang ternyata telah 2 tahun lamanya memberikan pelayanan yang maksimal di gedung MPP Tabanan ini perlu mendapat apresiasi yang tinggi. Terutama setelah mendapat respons dari Gubernur Bali terkait penyerataan MPP di seluruh kabupaten/kota di Bali. Hal tersebut juga diimbau langsung oleh Wapres RI, agar Gubernur di seluruh wilayah di Indonesia mampu mendukung dan mendorong kabupaten/kota di wilayahnya untuk memaksimalkan Mall Pelayanan Publik dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Krama, Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pitra Yadnya Krama Payangan Medi

“Dengan adanya penguatan bantuan dari Gubernur untuk dapat melakukan akselerasi pembangunan MPP di Bali, khususnya di Tabanan, melalui inisiasi awal, Tabanan sudah mengimplementasikannya sejak 2 tahun yang lalu. Kami sangat bangga,” ujar Deputi Diah.

Dirinya juga berharap, MPP di Tabanan ini nantinya bisa terus ditingkatkan, baik dari sisi plan dan infrastruktur, sehingga lebih banyak instansi yang bergabung di dalam gedung MPP. “Akses yang diberikan juga sangat penting bagi warga, akses yang strategis, gedung yang terakomodir, bisa memaksimalkan layanan baik dari Tabanan, provinsi, bahkan kementerian, lembaga, BUMN, BUMD dan swasta,” tambahnya.

Menanggapi apresiasi langsung tersebut, Sekda Susila sampaikan tanggapannya terkait evaluasi yang diberikan oleh Deputi Diah. “Tabanan dikunjungi oleh Ibu Deputi, melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang sudah kita lakukan. Di Tabanan ini sudah berjalan dengan baik, dan tentunya nanti atas evaluasi dan mentoring yang diberikan, ada beberapa catatan yang perlu kita perbaiki, sesuai dengan kemampuan daerah,” tanggap Susila.

Pihaknya juga menegaskan, pimpinan daerah akan selalu berkomitmen dalam mengoptimalkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. “Oleh sebab itu, dari seluruh Indonesia, 56 kabupaten/kota yang sudah membuat MPP, salah satunya dari Tabanan,” tutupnya.

Memiliki 2 tujuan, MPP dibentuk sebagai perbaikan pelayanan publik dengan kualitas yang lebih baik, aksebilitas, keterjangkauan dan juga akuntabilitas, serta kenyamaman bagi masyarakat. Serta diharapkan dapat juga meningkatkan daya saing. Dengan tingkat kemudahan berusaha, pelayanan yang baik, maka kepercayaan kepada memerintah semakin tinggi. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pelayanan maksimal akan terus ditingkatkan. Seperti yang disampaikan Kadis DPMPTSP, I Made Sumertayasa, S.STP., M.Si. “Atas arahan pimpinan yakni, Bupati dan Wakil Bupati, Pemkab Tabanan sangat berkomitmen terhadap optimalisasi pelayanan publik. Kedepannya, sesuai arahan dari Deputi, bahwa pelayanan harus maksimal dan jika perlu menyentuh langsung kepada masyarakat. Tentunya seiring pelayanan yang sudah maksimal ini harus terus meningkat, sehingga pelayanan yang Aman, Unggul dan Madani sesuai dengan Visi dan Misi Tabanan dapat kita laksanakan secara maksimal,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Tabanan Gelar Upacara Pemelaspasan Alit di Padmasana Kantor Bupati

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  FESTA 2025 Resmi Dibuka, Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Gotong-royong Antar-Desa

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Rapat Paripurna, Bupati Sanjaya Tegaskan Komitmen Menuju Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Dorong Ekonomi Kerakyatan Via Kerja Sama Perumda Dharma Santhika dan Marriott Group

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca