Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Giri Prasta Terima Kunja Pemkot Bitung Provinsi Sulawesi Utara

BALIILU Tayang

:

bupati terima kunja
Bupati Giri Prasta saat menerima kunja Walikota Bitung Provinsi Sulawesi Utara Maurits Mantiri beserta jajaran di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Jumat (20/5). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sambut hangat kunjungan kerja (kunja) Walikota Bitung Provinsi Sulawesi Utara Maurits Mantiri beserta jajaran terkait studi tiru tentang peran forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah untuk mendukung pengembangan kepariwisataan dan menjaga toleransi  kerukunan antarumat beragama, bertempat di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Jumat (20/5).

Dalam kunjungannya, Walikota Bitung Maurits Mantiri didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bitung Ibu Rita Tangkudung, Kajari Kota Bitung, Kadis PUPR, Kabag Umum serta Kasubag Protokol Kota Bitung. Turut hadir mendampingi Bupati Giri Prasta Forkopimda Badung dan Kepala Kesbangpol Badung.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta mengatakan sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Badung yang telah menjadi daerah pilihan tujuan kunjungan studi tiru tentang peran forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah untuk mendukung pengembangan kepariwisataan dan menjaga toleransi kerukunan umat beragama.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi dan saling bertukar pikiran serta pengalaman dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang  kondusif dalam menjamin keberlangsungan sebagai program pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sektor pariwisata telah menjadi tulang punggung dan berkontribusi besar terhadap PAD Kabupaten Badung yang sebagian besar bersumber dari pajak hotel dan restaurant, namun karena dampak pandemi Covid-19 sektor pariwisata semakin terpuruk dimana banyak hotel dan restaurant yang merumahkan karyawannya. Hal inilah yang menjadi perhatian di Kabupaten Badung untuk menjaga keberlanjutan pembangunan termasuk diantaranya masalah keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat dan pelaku pariwisata yang mendambakan adanya keamanan dari segala bentuk intimidasi yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat di Kabupaten Badung.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Hadiri Inauguration Night JCI 2026, Dorong Kolaborasi Wujudkan Bali Era Baru

“Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban, kami selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Forkopimda Badung untuk selalu mengantisipasi setiap isu atau permasalahan yang berpotensi memunculkan konflik sosial dan dengan cepat mencari jalan keluarnya. Sehingga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Badung dapat terjaga. Selain itu kami di Kabupaten Badung menerapkan pola pembangunan semesta berencana, semesta itu menyeluruh, rencana itu terpola pikiran kita sederhana hulu tengah dan hilir dan tujuan kami adalah menyatukan pola pikir yang ada di semua OPD, biar tidak ada pikiran ini uang saya, saya pejabat pembuat komitmen, sehingga ego sektoralnya muncul jadi jalan sendiri. Oleh karena itu kami membuat program pembangunan semesta berencana sehingga pembangunan di Kabupaten Badung merata, terpola dan berencana sesuai dengan RPJMD,” jelasnya.

Sementara Walikota Bitung Maurits Mantiri menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah menyambut hangat kunjungannya beserta rombongan di Kabupaten Badung. Dikatakan bahwa maksud dan tujuan kunjungan ke Kabupaten Badung adalah dalam rangka kolaborasi studi tiru tentang peran forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah untuk mendukung pengembangan kepariwisataan dan menjaga toleransi  kerukunan antarumat beragama.

“Sebelum melakukan kunjungan ke Kabupaten Badung kami melihat dulu kondisi kita di Kota Bitung. Informasi media yang kami dapatkan memang Bupati Badung betul-betul bekerja keras melalui tangan dinginnya sudah mampu memulihkan dan mengembangkan ekonomi yang ada di Kabupaten Badung, dan secara langsung di lapangan juga sudah kami lihat perkembangan perekonomian di Badung sudah semakin pulih. Mudah-mudahan informasi yang kami dapat di Kabupaten Badung nantinya dapat kami implementasikan di Kota Bitung dan kami berharap Bapak Bupati Badung beserta  jajaran nanti dapat membalas kunjungan ke Kota  Bitung,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-47 ST. Dharma Setya Banjar Kalanganyar Jimbaran

Pada kesempatan tersebut, untuk mempererat tali silaturahmi dilaksanakan saling tukar-menukar cinderamata dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Giri Prasta Hadiri Inauguration Night JCI 2026, Dorong Kolaborasi Wujudkan Bali Era Baru
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  HUT Ke-36 ST Eka Canthi Pertiwi, Giri Prasta Ajak Sekaa Teruna Bersatu

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  <strong>Ketua Komisi IV DPRD Badung Terima Kunja Komisi I DPRD Kota Pasuruan</strong>

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca