Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

MDA Bangli Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Atas Kegiatan Pakis Bali di Bangli

BALIILU Tayang

:

pakis bali
Pakis Bali saat menggelar Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Payas Madya dihadiri Kadis PMA Bali, Ketua Harian Pakis Bali, dan Ketua MDA Bangli di Kantor MDA Kabupaten Bangli, Jl. Kusumayudha, Kawan, Bangli. (Foto: Ist)

Bangli, baliilu.com – Paiketan Krama Istri (Pakis) Bali menggelar Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Payas Madya yang digelar di Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Bangli, Jl. Kusumayudha, Kawan, Bangli, Selasa (Anggara Pon, Langkir) 21 Juni 2022.

Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali IGAK Kartika Jaya Seputra, dalam sambutannya menyampaikan Pakis Bali yang dibentuk oleh MDA Provinsi Bali dalam upaya mendukung program Pemprov Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru, yang salah satu program prioritasnya di bidang seni, budaya, adat dan tradisi Bali. Untuk tujuan itulah, Pakis Bali telah menyusun program-program strategis dalam rangka mendukung penuh penguatan adat, tradisi, seni dan budaya Bali, di tengah-tengah derasnya arus modernisasi.

“Saat ini, Bali mempunyai tantangan yang cukup besar, baik dari faktor eksternal maupun internal. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini mengingatkan kepada kita semua bagaimana cara menjaga adat, tradisi, seni dan budaya kita di Bali khususnya terkait cara berbusana di Bangli,” ujar Kadis IGAK Kartika Jaya Seputra.

Lebih jauh, terkait cara berbusana adat dirinya mengajak masyarakat Bangli untuk menonjolkan kearifan lokal, ciri khas, keunggulan dan karakter yang dimiliki masing – masing daerah di Bangli.

“Menjadi Bangli jadilah orang Bangli sepenuhnya, yang menampilkan ciri khas Bangli. Ditampilkan sepenuhnya, jangan meniru daerah lain. Yang di Bangli cocoknya untuk di Bangli, yang di Gianyar untuk di Gianyar, jadi harus bangga pada ciri khas masing-masing daerahnya. Justru disanalah kekuatan kita di Bali, memiliki keunggulan kekayaan seni, budaya adat dan tradisi yang sangat banyak dan unik – unik yang menjadikan Bali terkenal,” ungkapnya sambil berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik.

Baca Juga  Ny. Antari Jaya Negara Apresiasi Dedikasi Kader PKK Kota Denpasar, Serahkan 200 Paket Sembako

Sementara itu,  Manggala (Ketua Harian; red) Pakis Bali TIA Kusuma Wardhani kembali mengingatkan adanya akulturasi cara – cara berbusana adat yang kebablasan dan telah merusak pakem – pakem asalnya. Untuk itulah, melalui pelatihan tersebut dirinya mengajak seluruh pelaku usaha jasa rias, busana dan masyarakat umum untuk kembali mengenakan pakem – pakem asli cara berbusana adat Bali khususnya yang ada di Bangli.

“Kami melaksanakan pelatihan ke-9 kabupaten/kota di Bali, karena kita melihat riil yang ada di lapangan, 10-15 tahun ke belakang niki sudah terjadi pergeseran yang luar biasa terhadap pakem berbusana adat Bali. Kadang orang mau Payas Agung, tiba-tiba jadi MC. Padahal leluhur kita luar biasa, beliau mendesain pakem berbusana sesuai kearifan daerahnya masing-masing, tentu tidak sembarangan, karena semua mengandung filosofi yang luar biasa,” cetus TIA Kusuma Wardhani.

“Tugas kita sekarang semua jangan sampai yang salah itu dibenarkan ya, karena kita sudah memiliki pakem. Kita harus kembali kepada pakemnya, yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara autentik dilengkapi dengan bukti-bukti foto, bukti dari penglingsir puri-puri kerajaan dan itu akan menguatkan. Karena seperti inilah yang harus kita lestarikan, kalau yang modifikasi silakan tetapi tanpa merusak pakem payas utama, karena itu lain ranahnya,” imbuhnya.

Apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan yang diikuti oleh anggota Pakis dan Yowana se-Bangli tersebut disampaikan Ketua MDA Kabupaten Bangli Ketut Kayana yang menyatakan mendukung penuh kegiatan Pakis Bali yang digagas oleh Manggala Utama Pakis Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.

“Kami sangat berbahagia atas penyelenggaraan kegiatan Pakis Bali, karena memang sudah saatnya dilaksanakan pembinaan berbusana adat Bali untuk menkonservasi dan menjaga cara berbusana adat agar tidak semakin ditinggalkan. Karena belakangan ini semakin dikhawatirkan dengan banyaknya pengaruh trend berpakaian dari luar. Kami sangat mengapresiasi dengan adanya inisiatif terkait pelatihan cara berbusana ini, ini sangat seimbang dan sangat bagus, terima kasih kepada Ibu Manggala Utama yang telah menggagas kegiatan ini dengan baik sekali,“ seru Ketut Kayana. (gs/bi)

Baca Juga  Bertemu Presiden Jokowi, Menlu Kanada Sampaikan Dukungan Terhadap Presidensi G20 Indonesia

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Desa Adat Semana Abiansemal

Published

on

By

ngenteg linggih
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna, serta Tawur Balik Sumpah yang digelar di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5).

Kehadiran Bupati turut didampingi anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, serta prajuru dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung secara simbolis sebesar Rp 1,35 miliar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti pura. Selain itu, juga diserahkan dana punia sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong krama Desa Adat Semana sehingga seluruh rangkaian karya dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Pelaksanaan yadnya ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga sarana memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya. Semoga upacara ini berjalan lancar, labda karya, sida sidaning don,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Badung sepanjang tahun 2025 serta program-program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Program tersebut mencakup berbagai sektor, diantaranya pembangunan infrastruktur, olahraga, pelestarian adat dan budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suwen melaporkan bahwa Karya Ngenteg Linggih ini telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan diawali dengan matur piuning pada 16 Februari 2026.

Baca Juga  Kemendagri Apresiasi Gerak Cepat Disdukcapil Denpasar Fasilitasi Disabilitas Program Adminduk

“Untuk rangkaian karya pada 19 Mei 2026, dilaksanakan upacara Tawur dan Pedanan yang dipuput oleh lima sulinggih, yakni Ida Pedanda dari Griya Pada Mambal, Ida Pedanda Griya Gede Baha, Ida Pedanda Putra Mayun Griya Babakan Baleran, Ida Pedanda Budha Saraswati, Bujangga Sibanggede dan Ida Bagus Putra Padang Tegal,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Denpasar Jaya Negara Ngupasaksi Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja 

Published

on

By

walikota denpasar
NGUPESAKSI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5).

Turut hadir pula pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, tokoh Penglingsir Sanur, Ida Bagus Ngurah Mudita, dan tamu undangan lainnya.

Suara tetabuhan mengiringi tari-tarian persembahan, berpadu dengan lantunan kidung suci, menambah khidmat dan sakral proses rangkaian upacara yang sejak pagi telah dilaksanakan itu.

Pada momentum itu, Walikota Denpasar Jaya Negara, usai meninjau gedung serbaguna Balai Banjar Batanpoh itu, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pemelaspas bangunan tersebut.

Jaya Negara juga berharap, bangunan baru ini, utamanya gedung serbaguna nantinya akan dapat bermanfaat bagi para warga, tak terkecuali Sekaa Teruna-teruni yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan positif.

Astungkara, nantinya pewaregan dan gedung serbaguna ini bisa memberi manfaat agar bisa digunakan untuk tempat latihan seni, atau kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, I Wayan Sudiarta mengatakan, adapun pembangunan pewaregan dan gedung serbaguna ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2025 lalu.

“Kami segenap warga Banjar Batanpoh, Sanur Kaja mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bangunan ini dapat diselesaikan,” katanya.

Pihaknya juga akan mendorong para warga terutama Teruna-Teruni Banjar Batanpoh agar bisa menggunakan gedung serbaguna ini untuk latihan kesenian, ataupun kegiatan kreativitas anak muda lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pakis Bali Tanamkan Budi Pakerti pada Anak Melalui Pengenalan Budaya Bali
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa “Ngaturang Bhakti” Serangkaian “Pujawali” di Pura Swagina Taman Sari

Published

on

By

arya wibawa
BAKTI PUJAWALI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jyesta, Jumat (1/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanaakan bhakti serangkaian Pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, bertepatan dengan Purnama Sasih Jiyestha, Jumat (1/5). Diiringi suara gambelan, kidung, hingga topeng wali, rangkaian pujawali berlangsung khidmat yang diakhiri dengan persembahyangan bersama.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini. Dimana, pujawali merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Arya Wibawa berharap, seluruh masyarakat guyub dan rukun dalam melaksanakan yadnya. Hal ini sesuai dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. Sehingga, seluruh elemen masyarakat hendaknya menjadikan ini sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan pujawali di Pura Swagina Taman Sari ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Pangempon Pura Swagina Taman Sari, I Nengah Narsa mengatakan, pelaksanaan piodalan ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang jatuh pada Purnama Jiyestha. Dimana, setelah puncak pujawali, Ida Bhatara akan nyejer hingga penyineban yang akan dilaksanakan pada Senin (4/5) mendatang.

Lebih lanjut dikatakannya, serangkaian pujawali ini turut dilaksanakan juga Lomba Penjor, Lomba Ngelawar, dan Lomba Gebogan yang diikuti oleh tujuh banjar pengempon yakni Br. Kreneng, Br. Kreneng Kaja, Br. Mertanadi, Br. Kertha Bhuwana, Br. Kertha Bhuwana Kaja, Br. Merta Rauh, dan Br. Merta Rauh Kaja.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi atas Antusias para Desainer dan Penata Rias Ikuti Lomba Design dan Peragaan Busana PKB

“Tentu kami berharap dengan pelaksanaan Pujawali ini kedepannya dapat meningkatkan Srada Bhakti serta mempererat tali persaudaraan antar-umat terlebih Pura Swagina Taman Sari ini merupakan milik masyarakat, sehingga tak hanya dari pengempon, melainkan kantor maupun sekolah-sekolah yang berada di sekitar  wilayah Pura Swagina Taman Sari diharapkan bisa ikut serta dalam setiap rangkaian upacaranya,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca