Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Paripurna Jepem, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi Jawaban Pemerintah

BALIILU Tayang

:

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memberikan keterangan pers, didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa dan Made Sunarta serta Sekwan Agung Wardika, usai memimpin rapat paripurna, Jumat (13/10). (Foto; ist)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Jumat, 13 Oktober 2023 menggelar rapat paripurna dengan agenda utama penyampaian Jawaban Pemerintah (Japem) Kabupaten Badung terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

Rapat paripurna dipimpin Ketua Dewan Dr. Drs. Putu Parwata MK, MM, didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa dan Made Sunarta, dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa bersama seluruh pimpinan perangkat daerah Badung, Direktur Perseroda, tenaga ahli dan staf ahli DPRD Badung dan Bupati Badung.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan bahwa hari ini agenda kita adalah rapat paripurna tentang jawaban pemerintah. Jadi beberapa penegasan yang kita bahas mengenai berapa pajak daerah, itu sudah ditegaskan dalam ranperda yang dirancang oleh pemerintah.

Kemudian kita juga memberikan klarifikasi, keterangan, fakta-fakta bagaimana mendorong perekonomian masyarakat Badung dan itu semua sudah dijawab oleh pemerintah. Semua harus berbasis elektronik dan real time serta besok kita akan tetapkan berapa BPHTB yang wajar untuk diterapkan di Kabupaten Badung.

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memimpin Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung, Jumat (13/10). (Foto: ist)

‘’Jadi arahan kami (DPRD) bersama pemerintah sudah sepakat menggunakan nilai transaksi dan atau menggunakan NJOP. Jadi transparansi yang ingin kami bangun sudah nampak. Jadi bagaimana kita mengakomodir masyarakat kita yang memiliki kebutuhan khusus kini sudah diakomodir oleh pemerindah,’’ ucapnya.

Kemudian, lanjut Putu Parwata, tentang optimalisasi jangan sampai di 2024 mengalami penurunan (PAD). Jadi Bupati sepakat pajak daerah ini harus digunakan secara berbasis sistem online dan terkoneksi dengan data pemerintah sehingga akan transparan. Jadi dengan demikian, PAD akan meningkat sehingga kebutuhan masyarakat akan terpenuhi.

Baca Juga  Fraksi PDI-P DPRD Badung Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung 2023 dengan Catatan

Parwata juga menegaskan tanggapaan pemerintah memberikan subsidi petani, jadi dari PAD akan digunakan kembali untuk masyarakat. Pertama untuk pertanian, bagaimana pemerintah mengatakan subsidi bisa diberikan, bagaimana insentif bisa diberikan, bagaimana petani ini dapat tumbuh dan bagaimana multiplayer effect-nya terhadap UMKM dan pertumbuhan ekonomi.

‘’Jadi karena itu, kami (DPRD) memberikan apresiasi atas jawaban pemerintah dan besok kita akan mengambil langkah-langkah strategis penetapan daripada ranperda yang telah dirancang bersama. Jadi ada peraturan daerah yang dirancang oleh pemerintah dan ada yang inisiatif DPR, besok kita akan tetapkan,’’ pungkasnya seraya mengungkapkan sebagian dari ranperda yang menjadi urgensi khususnya mengenai pajak daerah. Jadi pajak daerah akan kita utamakan dan ditetapkan besok, Senin, 16 Oktober 2023. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi Penghargaan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Denpasar City Expo Hadirkan UKM/IKM Unggulan Komwil IV APEKSI

Published

on

By

Denpasar City Expo
DENPASAR CITY EXPO: Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya saat mengunjungi stand UMKM Denpasar City Expo, Jumat (22/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Denpasar menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya Denpasar City Expo yang digelar di kawasan Prama Sanur Beach Bali, Jumat (22/5). Kegiatan ini menjadi wadah promosi berbagai inovasi pelayanan publik sekaligus menampilkan produk unggulan UKM/IKM dari daerah peserta Komwil IV APEKSI.

Pelaksanaan Denpasar City Expo diikuti oleh pelaku UKM/IKM dari 13 kota peserta Rakerkomwil IV APEKSI, serta 12 UKM/IKM unggulan binaan Dekranasda Kota Denpasar. Berbagai produk kreatif dan unggulan dipamerkan, mulai dari fesyen, kriya, tenun, kuliner hingga produk berbasis kearifan lokal yang mencerminkan identitas budaya masing-masing daerah.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya mengatakan bahwa pelaksanaan Denpasar City Expo merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Melalui Denpasar City Expo ini kami ingin memperkenalkan produk-produk UKM dan IKM lokal yang menjadi peserta Rakerkomwil IV APEKSI. Produk yang ditampilkan memiliki kualitas dan kreativitas yang sangat baik serta menjadi kebanggaan daerah masing-masing,” ujar Ayu Kristi.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi sekaligus mempertemukan para pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional. Dengan keterlibatan berbagai kota di wilayah Komwil IV APEKSI, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam mendukung kemajuan sektor UMKM dan industri kreatif.

Baca Juga  Rakor DPRD Badung soal SE Rasionalisasi, Putu Parwata Minta Eksekutif Transparan terhadap Kondisi Keuangan Kabupaten Badung

“Kami berharap expo ini dapat menjadi wadah bagi pelaku UKM dan IKM untuk naik kelas, semakin dikenal masyarakat luas dan mampu menembus pasar regional. Tentu hal ini juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, Denpasar City Expo juga menghadirkan semangat kolaborasi antar-pemerintah kota dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

“Melalui kegiatan ini, Kota Denpasar ingin menunjukkan komitmennya sebagai kota kreatif yang terus mendorong pengembangan industri lokal berbasis budaya dan inovasi,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Raker Komwil IV APEKSI Ke-21 di Denpasar

Perkuat Sinergi dan Rumuskan Langkah Strategis Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

APEKSI
RAKERKOMWIL APEKSI: Pelaksanaan Rapat Kerja Komwil IV APEKSI ke-21 berlangsung di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5) yang dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI yang juga Walikota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, Walikota Malang Wahyu Hidayat selaku Ketua Komwil IV APEKSI, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, dan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-21 yang berlangsung di Kota Denpasar menggaungkan semangat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan dinamika global. Selain menjadi forum strategis kepala daerah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar pariwisata sebagai upaya memperkuat sektor unggulan daerah.

Forum yang digelar di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5) tersebut menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus perkuat sinergi dan rumuskan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI yang juga Walikota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, Walikota Malang Wahyu Hidayat selaku Ketua Komwil IV APEKSI, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, jajaran pengurus Komwil IV APEKSI, para walikota dan wakil walikota, sekretaris daerah, kepala OPD, hingga akademisi Universitas Udayana.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Denpasar sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakerwil IV APEKSI ke-21.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh warga Kota Denpasar, saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakerwil di Kota Denpasar, kota budaya yang kami cintai,” ujar Jaya Negara.

Menurut Jaya Negara, Rakerwil IV APEKSI menjadi momentum penting bagi kota-kota di wilayah IV untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah strategis bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara” sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dalam menghadapi kompleksitas persoalan perkotaan.

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi Penghargaan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali

“Tidak ada satu kota pun yang mampu berkembang optimal secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, berbagi sumber daya, dan saling menguatkan antarkota agar tujuan bersama dapat kita raih,” ujar Jaya Negara.

Dalam sidang pleno, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama. Jaya Negara berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tajam dan menjadi suara bersama Komwil IV dalam forum nasional APEKSI mendatang. Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan Denpasar City Expo yang digelar bersamaan selama tiga hari sebagai ajang promosi produk unggulan dan potensi daerah masing-masing.

“Kota Denpasar dengan motto Sewaka Dharma, Melayani adalah Kewajiban, berkomitmen menjadi tuan rumah yang sebaik-baiknya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, nyaman, dan produktif,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Walikota Malang Wahyu Hidayat selaku Ketua Komwil IV APEKSI menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar atas sambutan dan fasilitasi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, Rakor Komwil IV menjadi momentum memperkuat sinergi, konsultasi, dan koordinasi antarpemerintah kota.

“Banyak isu strategis yang perlu kita diskusikan bersama, mulai dari layanan publik, fiskal daerah, infrastruktur, lingkungan hidup hingga dampak ketidakpastian global. Forum ini menjadi ruang bertukar praktik baik dan mencari solusi bersama,” katanya.

Wahyu Hidayat menambahkan, hasil pembahasan Rakor Komwil IV nantinya akan dibawa dalam Musyawarah Nasional APEKSI di Kota Medan sebagai rekomendasi bersama pemerintah kota se-Indonesia.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI, Hj. Ika Puspitasari mengatakan, kolaborasi menjadi sebuah keniscayaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah saat ini.

“Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan daerah sekaligus merumuskan solusi yang dapat menjadi pembelajaran bagi kota lainnya,” ujar Puspitasari.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Terima Audiensi Mahasiswa Fakultas Hukum Unud

Selebihnya Puspitasari mencontohkan semangat solidaritas antardaerah yang ditunjukkan anggota APEKSI saat membantu daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Selain itu, APEKSI juga terus mendorong promosi potensi unggulan daerah melalui penyusunan buku potensi dari 98 kota anggota serta pengembangan city branding yang direncanakan diluncurkan pada Oktober mendatang.

“Ada banyak isu yang membutuhkan kolaborasi, mulai dari konservasi energi, kesehatan masyarakat, ketahanan iklim hingga ketahanan lansia. Karena itu mari saling berbagi dan bahu membahu menghadapi tantangan demi kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.

Rangkaian Rakor Komwil IV APEKSI ke-21 juga diisi seminar pariwisata yang menghadirkan narasumber Prof. Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha dari Universitas Udayana. Seminar tersebut membahas penguatan sektor pariwisata daerah di tengah perubahan tren global dan tantangan pembangunan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan juga dilaksanakan rapat pleno yang dipimpin Walikota Malang Wahyu Hidayat bersama Walikota Kupang Christian Widodo dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara yang menetapkan sejumlah rekomendasi untuk dibawa pada Rakernas APEKSI mendatang. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca