Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Buka Sosialisasi RPLP2B

Kita Punya Produksi, Kita Beli dan Kita Manfaatkan

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda Adi Arnawa
Sekda Wayan Adi Arnawa menghadiri Kegiatan Kampanye/Sosialisasi RPLP2B di Ruang Pertemuan Pandawa Hotel Made Bali, Selasa (12/7). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Kampanye/Sosialisasi Rekomendasi Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (RPLP2B) bertempat di ruang pertemuan Pandawa Hotel Made Bali, Selasa (12/7).

Acara yang diselenggarakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia I Wayan Weda Dharmaja, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Pejabat terkait di Lingkungan Pemkab. Badung, perwakilan Camat se-Badung, Majelis Madya Subak I Made Suka, Majelis Alit Subak se-Kecamatan di Kabupaten Badung, Narasumber dari Plt. Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Made Buda, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Badung Larasati Adnyana, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Badung Ni Made Sriningsih, Akademisi Fakultas Pertanian Universitas Udayana Dewa Oka Suardi serta para peserta Sosialisasi.

Sekda Badung Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan, dalam situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Badung terus mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Secara mendunia sudah merasakan ancaman krisis pangan yang akan terjadi, lebih-lebih dari beberapa negara yang merupakan penghasil produksi pangan. Presiden RI Joko Widodo selalu mengingatkan agar memanfaatkan lahan kosong, untuk ditanami tanaman bergizi dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan.

 ”Ketika dalam situasi pandemi yang sudah berlalu selama 2 tahun ini, kita selalu bangga/jumawa hidup di sektor pariwisata, sehingga semua dilumpuhkan akibat terjadinya pandemi Covid-19. Maka dari itu kita harus mulai sadar baik di jajaran pemerintah maupun seluruh masyarakat kita, akan kebutuhan pangan ini. Maka dari itu kita mulai berpikir, untuk ke depan kita mendorong pertanian menjadi hulunya, dikarenakan kita harus memenuhi kebutuhan pangan, di mana pariwisata juga penting tetapi lebih penting memenuhi kebutuhan pangan kita di sektor pertanian, “ ungkapnya.

Baca Juga  Pembentukan dan Pembinaan Relawan Kebakaran di Kecamatan Petang

Lebih lanjut dikatakan, Pemkab Badung mulai mendesain kebijakan dari pariwisata ke sektor pertanian. Di mana pertanian nantinya berbasis pariwisata karena pariwisata khususnya hotel dan restoran akan memilih lokasi persawahan sebagai daya tarik wisatawan. Oleh karena itu Majelis Madya Subak dan Majelis Alit Subak menjadi garda terdepan untuk membantu pemerintah dan membantu rakyat di masing-masing wilayah.

“Pemkab Badung sudah membuat regulasi seperti adanya perbaikan irigasi, memberikan bantuan subsidi benih padi dan lain sebagainya. Oleh karena itu pertanian harus dijaga, di samping perlu adanya komitmen para petani dan pemerintah untuk membuat regulasi dan implementasi untuk menjaga lahan pertanian di wilayah Kabupaten Badung, agar kebutuhan pangan tetap berkelanjutan.

 Untuk itu kami Pemerintah Kabupaten Badung melalui kebijakan Bupati Badung sedang menyusun Perumda Pangan dengan tujuan semua produksi pertanian kita beli, setelah di beli maka Perumda Pangan mempunyai tugas untuk mendistribusikan produk pertanian ke pihak pariwisata. Ini tantangan untuk kita agar sadar bagaimana akan adanya perputaran, kita punya produksi, kita membeli dan kita memanfaatkan. Dari kita, oleh kita, untuk kita,“ imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Badung I Wayan Wijana dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bermaksud untuk melaksanakan pemetaan terhadap lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Badung, dilengkapi dengan atribut pertanian yang ditetapkan dengan keputusan Bupati Badung. Sehingga nantinya bertujuan untuk terjaminnya lahan pertanian secara berkelanjutan guna kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan serta sebagai sumber pekerjaan dan penghasilan yang layak bagi petani di Kabupaten Badung.

“Pemetaan lahan pertanian pangan berkelanjutan menyasar wilayah budidaya pertanian terutama pada wilayah pedesaan yang memiliki hamparan lahan pertanian berkelanjutan dan hamparan lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Badung mulai dari Bulan Maret sampai dengan Bulan November 2022 yang meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi,” Jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Badung Terima Kunjungan Kabupaten Toraja Utara

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Salurkan Bansos Hari Raya Waisak untuk Umat Buddha

Gaungkan Moderasi Beragama di Kuta

Loading

Published

on

By

bantuan hari raya badung
SERAHKAN BANTUAN SOSIAL: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan Bantuan Sosial menjelang Hari Waisak sebesar Rp 2 juta per KK kepada umat Buddha ber-KTP Badung di Balai Serba Guna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kamis (28/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sinergi kuat ditunjukkan pimpinan daerah Kabupaten Badung menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta turun langsung menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) menjelang Hari Raya Keagamaan sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada umat Buddha ber-KTP Badung. Kegiatan bersama ini dipusatkan di Balai Serba Guna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kamis (28/5).

Langkah bersama Bupati dan Wakil Bupati ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat.

Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan program ini tercipta karena melihat kondisi masyarakat Kabupaten Badung yang heterogen atau identitas yang sangat beragam. Hal ini disebabkan oleh Kabupaten Badung sebagai daerah pariwisata. Untuk itu, program ini tidak diberikan kepada umat beragama tertentu saja, namun kepada seluruh umat beragama yang diakui di Negara Republik Indonesia.

“Semoga bantuan ini juga menjadi perekat toleransi umat beragama di Kabupaten Badung. Kita harus menjadi teladan dalam moderasi beragama, apalagi umat Buddha dikenal dengan jalan tengah, Majjhima Patipada. Tidak memaksakan, selalu membawa damai. Nilai ini sangat kita butuhkan di tengah dunia yang semakin terbelah. Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung perayaan Hari Raya Waisak. Bukan untuk hal-hal yang tidak baik yang bertentangan norma agama maupun norma hukum misalnya Judi Online (Judol),” harapnya.

Sementara Kelihan Banjar Dharma Semadi sekaligus Penanggung Jawab Vihara Dharmayana Kuta, Adi Dharmaja Kusuma, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab Badung dalam membantu umat Buddha.

“Ijinkan saya mewakili penerima, dengan penuh suka cita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Badung dan Bapak Wabup beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung yang telah konsisten memberikan bantuan ini. Dengan kondisi ekonomi sekarang ini yang serba mahal apalagi harga-harga tidak turun, ini sangat membantu sekali,” ujarnya.

Baca Juga  Pembentukan dan Pembinaan Relawan Kebakaran di Kecamatan Petang

Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha dalam laporannya menyampaikan untuk bantuan sosial menjelang Hari Raya Waisak untuk umat Buddha di Kabupaten Badung diberikan kepada sebanyak 210 Kepala Keluarga (KK), dengan rincian Kecamatan Abiansemal sebanyak 11 KK, Kecamatan Kuta sebanyak 62 KK, Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 45 KK, Kecamatan Kuta Utara sebanyak 45 KK, Kecamatan Mengwi sebanyak 40 KK, dan Kecamatan Petang sebanyak 7 KK.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Badung, Ketua TP PKK Badung beserta Ketua Organisasi Kewanitaan, BPD Cabang Mangupura dan Badung, Camat Kuta beserta unsur Tripika Kecamatan Kuta beserta Lurah se-Kecamatan Kuta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Badung Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE

Published

on

By

Waisak BUdha
Banner ucapan hari Raya Waisak Tahun 2570 BE dari DPRD Badung. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung mengucapkan selamat hari raya Waisak Tahun 2570 BE, 31 Mei 2026. Semoga Damai dan Kebijaksanaan Selalu Menyertai. (*/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Menteri Hadi Tjahjanto Launching Kabupaten Badung Lengkap Pertama di Indonesia
Lanjutkan Membaca

NEWS

Abadikan Denpasar Lewat Karya Visual, Pemkot Gelar Lomba Foto, Video dan Pameran Kreatif 2026

Published

on

By

lomba foto denpasar
SERAHKAN PIALA: Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, AA Ngurah Mahendra Putra saat menyerahkan piala untuk para pemenang lomba foto dan video Denpasar Kreatif 2026, Rabu (27/5) di ruang pameran gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Lomba Foto, Video dan Pameran Kreatif Denpasar Tahun 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para Photografer dan Sineas dengan karya-karya yang luar biasa.

Ajang kreatif ini menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah kolaborasi bagi insan fotografi dan videografi untuk menampilkan karya-karya terbaik yang mengangkat potensi budaya, pariwisata, kehidupan masyarakat, UMKM hingga semangat kreativitas Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya. Demikian disampaikan Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, AA Ngurah Mahendra Putra saat membuka Pameran Foto Denpasar Kreatif 2026, Rabu (27/5) di ruang pameran gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang. Saat itu juga diserahkan piala untuk para pemenang lomba foto dan video Denpasar Kreatif 2026.

Lebih lanjut Ngurah Mahendra menyampaikan bahwa perkembangan industri kreatif, khususnya subsektor fotografi dan perfilman, terus mengalami pertumbuhan signifikan. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta kreatif baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“lni bukan sekadar lomba, namun menjadi media untuk membangun ekosistem kreatif yang produktif, dan berkelanjutan. Melalui karya foto dan video, kita ingin memperlihatkan wajah Denpasar yang dinamis, kreatif, dan tetap berakar pada budaya,” kata Ngurah.

Dijelaskannya, seluruh karya sudah melalui proses kurasi dan penilaian yang ketat oleh dewan juri yang berkompeten dibidangnya baik dari kalangan fotografer, media, sineas, akademisi, dan praktisi industri kreatif. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan semakin tumbuhnya minat masyarakat terhadap industri kreatif visual. Selain memberikan penghargaan kepada para pemenang, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring antar pelaku kreatif sekaligus menjadi sarana promosi Pariwisata Kota Denpasar melalui konten-konten visual yang inspiratif dan berkualitas.

Baca Juga  Pemkab Badung Terima Kunjungan Kabupaten Toraja Utara

Puncak acara ini menghadirkan pameran 50 karya foto terbaik serta pemutaran video kreatif dari juara l hingga juara harapan lll yang langsung diputar di ruang Diskusi gedung DNA.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap ekosistem ekonomi kreatif semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Kota Denpasar,” pungkasnya.

Sementara salah seorang Juri Lomba Foto Denpasar Kreatif 2026, Aji Maharesi mengungkapkan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata karena telah mengadakan lomba foto dan pameran ini menjadi wadah kreativitas semeton Denpasar serta mengapresiasi seluruh peserta lomba terutama para juara dan 50 pemilik karya foto terbaik untuk dipamerkan dari tanggal 27 Mei hingga tanggal 7 juni mendatang di gedung DNA.

Sedangkan untuk mekanisme pendaftaran karya foto sudah dimulai dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 20 April lalu dengan rentang pengambilan karya di bulan April hingga Mei Tahun 2026. Kemudian untuk kurasi dan penjurian dimulai tanggal 8 sampai 14 Mei dan pengumuman pemenang di tanggal 15 Mei 2026.

Baginya tantangan untuk fotografer yang paling tersulit adalah ketika mereka harus memilih karya foto sendiri untuk diikutkan dalam lomba, karena kemungkinan foto yang tidak mereka ikutsertakan lomba justru sebenarnya adalah yang terbaik dan sesuai, menang bukan segalanya, melainkan sebuah bonus.

Dari 350 karya foto yang turut mengikuti tahapan kurasi menjadi 100 lalu 80 kemudian 50 diciutkan menjadi 20 dan pada akhirnya menemukan juara. “Penjurian sangat ketat dan persaingan yang sangat luar biasa. Teruslah berkarya dan teruslah mencoba agar lebih teliti kembali dalam membaca dan memahami setiap aturan lomba yang berlaku, salam kreatif,” tutupnya.

Baca Juga  Pembentukan dan Pembinaan Relawan Kebakaran di Kecamatan Petang

Adapun para pemenang lomba foto Denpasar Kreatif 2026, Juara I, Ady Tri Sasmita judul foto Harmoni Warna Tradisi, Juara II, Edy Gautama judul foto Denyut Sunyi Dibalik Gemerlap, Juara III, Anom Harya judul foto Sunrisean di Sanur, Juara Harapan I, Imam Asadi judul foto City Light and Riverside Vibes, Juara Harapan II, Aida Wimala Pradipta judul foto Mengembangkan Hobi Sang Anak dan Juara Harapan III, Windhu Wijaya judul foto Bicara Lewat Pahat dan Tekad.

Sementara untuk pemenang lomba video Denpasar Kreatif 2026, Juara I, Elyza Saipa dengan judul karya Denpasar Hari Ini, Juara II, I Made Wesa Utama dengan judul karya Denpasar, Harmoni Kriya & Rasa, Juara III, I Komang Darma Susila dengan judul karya The Touch of Denpasar, Juara Harapan I, I Made Pasek Oka Wiradana dengan judul karya The Creative Pulse of Bali’s Capital, Juara Harapan II, Gede Arya Putra Purnawan dengan judul karya Threads of Now, dan Juara Harapan III, diraih I Gede Andyka Putra dengan judul karya Tan Luntur. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca