Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FEB Unud Kembali Gandeng 30 Mitra Guna Sukseskan Program MBKM

BALIILU Tayang

:

Kerjasama
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana saat menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna menyukseskan pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada Senin (1/8). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana kembali menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna menyukseskan pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada Senin (1/8).

Dalam periode sebelumnya, terdapat 32 mitra yang telah resmi menandatangani PKS pada 29 Maret 2022. Kini, FEB Unud kembali menggandeng sebanyak 30 mitra dari berbagai instansi,  seperti: pemerintah, swasta, BUMN/BUMD, serta yayasan. Penandatanganan kerjasama kali kedua ini telah dihadiri oleh 29 mitra yang hadir secara offline di Aula Gedung BH FEB Unud. Penandatanganan PKS ini juga bertujuan untuk mendukung implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan adanya tujuan yang dicita-citakan, tentunya mitra yang diajak bekerja sama pun dipilih dengan berbagai pertimbangan. “Kami mencari mitra yang selaras dengan keilmuan kita di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, dan yang sepakat untuk  bersinergi bersama. Selain itu kami dalam mencari mitra, mempertimbangkan reputasi yang dimilikinya di masyarakat, namun yang terpenting adalah mitra-mitra tersebut hendaknya memiliki antusias serta visi yang sama dengan kita,” ujar Gede Bayu Rahanatha, S.E., M.M. selaku ketua panitia dalam acara ini.

Namun, adanya berbagai pertimbangan tak serta-merta membuat jalan pencarian mitra tersebut mulus tanpa hambatan. “Tidak semua organisasi yang kami datangi bersedia menjadi mitra kami di MBKM karena mungkin ada salah satu organisasi yang sudah terikat oleh organisasi pusatnya sehingga tidak bisa sembarangan menerima magang. Ada juga organisasi yang memang tidak bisa menyediakan tempat magang. Kemudian, yang bersedia pun ada beberapa hal yang harus direvisi, seperti misalnya waktu magang berapa lama, kemudian siapa saja yang terlibat, dan juga ada beberapa hal yang mempermasalahkan pendidikan yang diberikan nantinya, tetapi semuanya clean and clear sebelum penandatanganan dan akhirnya kita bisa sukses melaksanakan kerja sama,” ucap Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Agoes Ganesha Rahyuda S.E., M.T., Ph.D.

Baca Juga  Peringati Dies Natalis Ke-60, Unud Gelar Seminar Nasional

 Jika ditotalkan dengan PKS yang dilaksanakan sebelumnya, maka terdapat 62 mitra dari berbagai instansi telah siap bergandengan tangan bersama FEB Unud guna menyukseskan program MBKM. Menurut Bayu Rahanatha, FEB Unud akan berfokus pada pelaksanaan kerja sama dengan mitra-mitra tersebut terlebih dahulu sampai batas waktu yang akan ditetapkan kemudian oleh pihak dekanat. “Sesuai dengan arahan Pak Dekan, kita akan fokus pada agenda untuk merealisasikan kerjasama dengan 62 mitra yang telah kita miliki terlebih dahulu. Angka ini belum termasuk mitra yang terkategori sebagai lembaga perguruan tinggi karena sebetulnya cukup banyak mitra perguruan tinggi yang kita miliki,” tegasnya kembali.

Informasi mengenai mitra ini akan disebarluaskan dengan berbagai cara. “Yang pertama pasti sosialisasi. Kedua adalah begitu kita ingin menggencarkan program ini, maka kita akan gunakan sosial media. Ketiga, kita selalu ingatkan Koprodi untuk masuk ke kantong-kantong HIMA, baik di Inisiasi, PKKMB, GET untuk menekankan kembali bagaimana pentingnya MBKM ini. Yang keempat, mungkin kita menaruh testimoni pengalaman mahasiswa di MBKM yang kita pajang di sosial media. Dari pengalaman mereka, kami harapkan teman-teman yang lain ingin ikut MBKM,” ujar Agoes Ganesha. “Nantinya akan dibuatkan list instansi-instansi yang bermitra dengan kita yang akan diterbitkan oleh Bapak Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan untuk selanjutnya diteruskan ke prodi-prodi dan teknis lebih detailnya akan dilaksanakan oleh prodi,” tambah Bayu Rahanatha.

Dari berbagai informasi yang didapat dalam kegiatan ini, menandakan juga acara penandatangan PKS berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan, begitu juga dengan antusias pesertanya. “Menurut aku sangat lancar, FEB berhasil mengundang banyak mitra untuk datang di satu ruangan. Sejujurnya aku juga kaget karena banyak sekali mitra yang hadir dan seru banget acaranya,” ujar Agus Erik Wistika Putra selaku Ketua BSO KSPM sekaligus partisipan dalam acara tersebut.

Erik juga mengaku bahwa motivasinya mengikuti acara ini adalah karena ingin mengetahui informasi mengenai partner FEB yang bisa dijadikan tempat magang. “Kesannya seru terus juga informatif buat langsung lihat mitra dan jadi ingin langsung untuk menjadi anak buahnya. Semoga teman-teman di FEB bisa memanfaatkan kesempatan ini bahwa kita sudah punya mitra. Jadi, teman-teman kalau bisa ilmu yang sudah kita pelajari di kelas bisa dipraktikkan,” ujar Erik menambahkan kesan dan pesannya terhadap acara ini.

Baca Juga  Workshop Pelaporan dan Validasi Data, Unud Dorong Peningkatan Presentase Pelaporan PDDikti
FEB Unud berfoto bersama dengan para mitra. (Foto : Ist)

 Tentunya berbagai mitra yang hadir juga memiliki motivasi dan kesan lain mengenai acara PKS ini. “Saya merasa terhormat, merasa senang dapat dilibatkan dalam acara ini,” ucap Ida Ayu Dewi Roosyani selaku perwakilan dari salah satu mitra yakni PT XL Axiata. Ayu berpesan agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dan menemukan passion masing-masing supaya mengetahui di mana letak kecocokan mahasiswa terkait tempat magangnya nanti.  “Harapan saya kita bisa saling support. Di Unud semoga PT XL Axiata bisa mengembangkan segala yang dimiliki dan Unud bisa juga mengembangkan apa yang dipunya di PT XL Axiata,” tambahnya dengan menaruh harapan dari kerjasama ini.

Bersamaan dengan harapan para mitra dan partisipan yang hadir, adapun harapan lainnya yang muncul. “Harapan kedepannya akan semakin banyak kegiatan yang kita laksanakan bersama dengan mitra setelah ini. Hari ini kita sudah punya PKS, diharapkan nantinya akan ada kegiatan secara nyata dan tidak hanya pada kegiatan magang, tetapi juga kegiatan lainnya. Bahkan, beberapa mitra sudah mengajukan beberapa kegiatan untuk bisa kita jalankan bersama. Eksekusi kegiatan ini berada di tangan rekan-rekan di prodi bersama dengan mitra yang akan dituangkan dalam sebuah dokumen kerja yang disebut dengan implementation of arrangement. Ini adalah sebuah draft perjanjian pelaksanaan kegiatan di level prodi bersama dengan mitra-mitra yang hadir hari ini serta yang hadir pada bulan Maret kemarin,” ujar Bayu Rahanatha. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1523-FEB-Unud-Kembali-Menggandeng-30-Mitra-Guna-Menyukseskan-Program-MBKM.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan, Aksi Sosial TP PKK Serahkan Bantuan Sosial

Published

on

By

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7)
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali saat menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali turun ke masyarakat melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan memberikan bantuan kepada 150 warga di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7).

Bersinergi dan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada masing-masing 30 lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi tersebut.

Selain itu, di setiap lokasi aksi sosial juga diserahkan bantuan berupa 50 paket Gemarikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu kepada masing-masing 10 balita dan ibu hamil oleh PD IBI Bali, 20 paket multivitamin untuk masing-masing 10 balita dan lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, menyampaikan bahwa kegiatan Bergerak dan Berbagi merupakan salah satu program kerja TP PKK Provinsi Bali. Tujuannya adalah menggerakkan dan memperkuat sinergi berbagai pihak untuk membantu masyarakat, khususnya lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK di seluruh wilayah Bali.

Baca Juga  Tingkatkan Perolehan KI, FP Unud Gelar Lokakarya

“Ini adalah bentuk perhatian Ketua TP PKK Provinsi Bali. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Tabanan tidak terlepas dari sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, dan pemerintah daerah setempat. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Aksi sosial ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan. Berkat kerja sama yang baik, pendataan penerima manfaat hingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Bali atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bali. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di daerah lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di Bali kepada masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa anak-anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan bersekolah, baik karena keterbatasan kuota maupun kondisi ekonomi keluarga, dapat mendaftar sebagai peserta didik di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Menurutnya, kandungan protein pada ikan lebih tinggi dibandingkan sumber protein hewani lainnya.

Baca Juga  Workshop Pelaporan dan Validasi Data, Unud Dorong Peningkatan Presentase Pelaporan PDDikti

“Asupan ikan sangat penting karena mengandung protein sebesar 17–25 persen yang berperan penting dalam mendukung kecerdasan dan perkembangan fungsi otak,” ungkapnya.

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi kemudian ditutup dengan peninjauan pelayanan kesehatan gratis oleh RS Bali Mandara, vaksinasi rabies gratis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta demonstrasi memasak oleh anggota PKK setempat yang didukung Bali Chef Community dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Bakti Sosial Commvag 2023, Satu Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  Persatuan Insinyur Indonesia Gelar Rapimnas di Unud

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca