Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mahasiswa FT Unud Ikuti Program MBKM Membangun Desa KKN Tematik di Bangli

BALIILU Tayang

:

kkn tematik
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana pada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa KKN Tematik Periode I di Bangli. (Foto: Ist)

Bangli, baliilu.com – Pada Senin, 12 September 2022, telah dilakukan kegiatan penerimaan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana pada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa KKN Tematik Periode I.

Program MBKM Membangun Desa KKNT ini merupakan program MBKM Mandiri yang diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud). Kegiatan penerimaan mahasiswa dilakukan di tiga desa di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, yaitu Desa Batur Tengah, Desa Kedisan dan Desa Buahan. Lokasi yang dipilih merupakan arahan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bangli, selaku instansi yang melakukan kerja sama dengan LPPM Unud. 

Keseluruhan jumlah mahasiswa dari Fakultas Teknik yang diterima sebagai peserta KKNT adalah 16 orang mahasiswa, terdiri dari 13 orang mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan, 2 orang mahasiswa Teknik Sipil, dan 1 orang mahasiswa Teknologi Informasi. Sejumlah 15 orang mahasiswa tersebut dibagi menjadi 3 kelompok untuk pelaksanaan kegiatan di 3 desa, yaitu 4-6 orang mahasiswa per kelompok. Kegiatan akan dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun 2022 – 2023 ini selama kurang lebih 4 bulan, dari bulan September sampai dengan Desember. Nantinya mahasiswa berhak memperoleh konversi mata kuliah sejumlah 20 SKS setelah menyelesaikan program MBKM Membangun Desa KKNT ini.

Pembukaan dan penerimaan mahasiswa dilakukan di masing-masing kantor desa. Hadir pada kesempatan ini, kepala desa/perbekel di masing-masing desa, perwakilan dari pihak badan pengawas desa (BPD), perpanjangan tangan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bangli selaku pembimbing lapangan, perangkat dan tokoh desa, dosen pembimbing lapangan (DPL) dari dosen program studi dan pihak LPPM.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Hadiri Program PKK “Pasar Rakyat” di Bangli

Kegiatan di masing-masing desa diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh kepala desa dan dosen program studi selaku DPL. Setelah pembukaan, koordinator KKNT menyampaikan program kerja yang akan dilakukan selama masa pelaksanaan KKNT. 

Koordinator Program Studi Teknik Lingkungan, Ir. Kadek Diana Harmayani, S.T., M.T., Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan KKNT ini berbeda dengan kegiatan KKN PPM yang sebelumnya telah dilakukan Universitas Udayana, dimana pada KKNT ini mahasiswa dituntut untuk melakukan kegiatan sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari di kampus, tentunya menyesuaikan dengan arahan dan program desa. Sebagai contoh, mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan harus melakukan kegiatan yang terkait dengan bidang Teknik Lingkungan mencakup 3 topik utama, yaitu Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes), Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL), dan Persampahan. 

Pembimbing Lapangan di Desa Batur Tengah yang merupakan perpanjangan tangan dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli, Komang Karyana, menyampaikan harapannya terhadap mahasiswa peserta KKNT Periode I ini untuk nantinya dapat berkontribusi dalam menyusun perencanaan teknis terkait SPAM, SPAL maupun pengelolaan sampah di desa, karena akan sangat membantu pihak desa dalam tahap realisasi program tersebut ke depannya. 

Pihak desa, baik di Desa Batur Tengah, Desa Kedisan, dan Desa Buahan sangat mendukung program KKNT ini, mengingat saat ini permasalahan lingkungan memang mendapat perhatian khusus di desa. Di samping itu, melalui pelaksanaan KKNT ini, mahasiswa dapat menjalankan program MBKM melalui pembelajaran untuk menerapkan secara langsung ilmu yang telah dipelajari di kampus dalam menyelesaikan permasalahan terkait bidang ilmu yang dikuasai di wilayah desa. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1780-Penerimaan-Mahasiswa-Fakultas-Teknik-Pada-Program-MBKM-Membangun-Desa-KKN-Tematik-Periode-I-Universitas-Udayana.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Puluhan Ribu Masyarakat Bangli Suarakan Ganjar-Mahfud Menang Total di ‘’Creative Fun Walk’’ dan Konser Gotong-royong

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  PLN Serahkan Bantuan Perpustakaan Digital di Bangli

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Tutup Bulan Bung Karno Ke-5 di Bangli

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca