Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua TP PKK Tabanan Hadiri Program PKK “Pasar Rakyat” di Bangli

BALIILU Tayang

:

de
Ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H, menyerahkan sembako kepada lansia. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Sebagai salah satu upaya mendukung tercapainya program unggulan PKK dalam kategori aksi sosial, Ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H, menghadiri undangan pasar rakyat PKK tahun 2022 yang diselenggarakan pagi hari di alun-alun Kabupaten Bangli, Senin (4/4). 

Di kesempatan itu, nampak hadir Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, Bupati dan Wakil Bupati Bangli, serta seluruh ketua TP PKK Kabupaten / Kota Se-Bali, Kepala Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten / Kota se-Bali.

Pasar rakyat dengan tema “Menyapa & Berbagi” ini menghadirkan hasil bumi pertanian dan juga kerajinan asli para petani dan pengrajin Kabupaten Bangli. Mulai dari sembako, makanan dan minuman, produk lokal dan kerajinan masyarakat. Kegiatan ini sebagai wujud aksi sosial program kerja TP PKK dimana, para undangan dan masyarakat dipersilahkan untuk berbelanja di Pasar Rakyat dan hasil belanjaan tersebut nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H, membeli hasil kerajinan perajin Bangli di pasar rakyat. (Foto: Ist)

Terhitung jumlah penyerahan sembako yang disiapkan sebanyak 200 paket, serta penerima bantuan berjumlah 100 orang yang terdiri dari 4 kecamatan, di mana masing-masing kecamatan berjumlah 25 orang dengan kriteria penerima yaitu masyarakat kurang mampu dan yang terdampak pandemi Covid-19.

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster selaku ketua TP PKK Provinsi menegaskan tentang 10 program unggulan PKK yang sedang digencar realisasinya. Terbagi dalam 2 kategori, yaitu sosialisasi dan aksi sosial. Ia mengimbau untuk kader PKK semakin menggalangkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Tidak hanya dengan turun langsung namun juga memanfaatkan media elektronik, cetak dan sosial. Sementara bagi aksi sosial, ia juga menyampaikan bahwa PKK akan lebih memfokuskan kegiatan sosial di masyarakat dibandingkan kegiatan-kegiatan normatif dan seremonial. Termasuk di dalamnya ialah pasar rakyat. 

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dukung Penuh Aksi Sosial TP PKK Bali, Tabanan Jadi Titik Awal 2026

“Pasar rakyat ini bagai pisau dengan dua mata. Sebulan sekali kita para pengurus PKK di seluruh kabupaten dan kota se-Bali bisa bertemu dan tatap muka untuk saling sharing namun di sisi lain kegiatan ini juga langsung menyasar masyarakat, kita belanja dan berbagi, walaupun hanya sehari namun dampaknya luar biasa,” ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, ia juga kembali mengingatkan tentang pentingnya dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah yang telah dirancang, termasuk pentingnya perhatian masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis sumber yang sedang menjadi masalah utama di Bali. Sampah berbasis sumber tentunya juga berkaitan erat dengan program unggulan Aku Hatinya PKK, jika rumah tangga mampu mengelola sampah organik dengan baik, maka sampah tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman di pekarangan. 

Menanggapi pelaksanaan pasar rakyat, Ny. Rai Sanjaya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Kabupaten Bangli dalam memfasilitasi masyarakat untuk berkreasi dan berinovasi melalui hasil-hasil bumi yang diperdagangkan. “Program pasar rakyat ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk berdagang. Semoga manfaatnya untuk bangkit dan meningkatkan sektor perekonomian masyarakat bisa langsung dirasakan, nanti tentunya di Tabanan akan siap untuk ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan ini,” ungkap Ketua TP PKK Tabanan tersebut. 

Sebagai penutup, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi bagi kesuksesan pasar rakyat di Kabupaten Bangli, serta memberikan semangat bagi PKK untuk terus maju, berinovasi dan menjadi partner yang baik dan hebat bagi pemerintah. “Ambil hal-hal kecil dengan ketulusan hati, dengan cinta yang besar, niscaya akan memberikan perubahan dalam kehidupan kita, hal itu berkaitan erat dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui tatanan fisiknya. PKK tetap semangat, di pasar rakyat ini tempat kita bergotong-royong, tempat untuk menyapa dan peduli serta berbagi untuk masyarakat setempat,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Acara 2 Tahun Kepemimpinan Jaya-Wira

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

Published

on

By

posyandu tabanan
POSYANDU 6 SPM: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, saat turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung meninjau pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di Desa Adat Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa (19/5).

Kehadiran Bunda Rai sekaligus memastikan transformasi Posyandu 6 SPM di Kabupaten Tabanan berjalan optimal, tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, namun berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu dan menyentuh berbagai kebutuhan dasar warga.

Dalam kunjungan tersebut, Bunda Rai didampingi jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Selemadeg Timur beserta jajaran, Perbekel, kader Posyandu, hingga pengurus desa setempat.

Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”. Tema tersebut menegaskan perubahan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan enam bidang SPM yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, dan diperingati setiap tanggal 29 April.

Transformasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan terintegrasi langsung di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pun tetap mengedepankan asas efisiensi dengan fokus pada optimalisasi pelayanan enam bidang SPM.

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu desa dan kelurahan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program Posyandu 6 bidang SPM di tingkat masyarakat.

Baca Juga  Bunda Rai Gelorakan Aksi Bergerak dan Berbagi di Kerambitan dan Penebel

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan Posyandu di Desa Mambang dinilai berjalan aktif dan inovatif. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus yakni inovasi “Serdadu Balok” atau Serentak Datang ke Posyandu Hijau dengan Bahan Pangan Lokal. Program tersebut dinilai efektif meningkatkan partisipasi masyarakat hadir ke Posyandu sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa penerapan Posyandu 6 SPM merupakan bentuk penguatan pelayanan masyarakat di desa secara menyeluruh. Selain pelayanan kesehatan, Posyandu kini juga menjadi ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat mulai dari pendidikan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum hingga pengaduan masyarakat.

Ia menyampaikan, dari hasil pemantauan di Desa Mambang, implementasi Posyandu 6 SPM sudah mulai dimanfaatkan masyarakat dan mampu membantu penyelesaian sejumlah persoalan warga secara langsung di tingkat desa.

“Posyandu dengan 6 SPM ini tujuannya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan bagaimana setiap aduan masyarakat bisa kita selesaikan bersama. Tadi ada persoalan pendidikan, perumahan rakyat hingga tantibmas yang sudah mulai ditangani. Artinya program ini sudah berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Bunda Rai.

Bunda Rai juga mengapresiasi sinergi kader Posyandu bersama perangkat desa yang dinilai menjadi garda terdepan keberhasilan pelayanan terpadu tersebut. Ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat mengingat program Posyandu 6 SPM masih tergolong baru.

“Ini sebenarnya tidak sulit, hanya menambah meja pelayanan dan kader untuk mencatat. Yang terpenting masyarakat tahu bahwa Posyandu sekarang sudah bertransformasi, tidak hanya melayani balita dan ibu hamil saja, tetapi juga pelayanan masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai turut menyoroti pentingnya inovasi berkelanjutan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, capaian penurunan stunting harus terus dijaga melalui gerakan bersama yang diperkuat lewat sinergi program Pemerintah Kabupaten Tabanan seperti Bupati Ngantor di Desa dan program Semara Ratih yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Acara 2 Tahun Kepemimpinan Jaya-Wira

“Saya targetkan stunting di Tabanan bisa mencapai 5 persen tahun ini dan jangan sampai naik lagi. Ini harus menjadi gerakan bersama. Saya sebagai Duta Orang Tua Hebat akan terus memotivasi dan memantau agar penanganan stunting berjalan maksimal,” tegasnya.

Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang sendiri telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Sejumlah pengaduan warga mulai dari perbaikan got, penerangan jalan hingga infrastruktur lingkungan diketahui telah berhasil ditindaklanjuti langsung di tingkat desa. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Posyandu kini hadir sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih cepat, dekat, dan terintegrasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Muskab IV, Bupati Jembrana Ajak LPD Sukseskan Subsidi Kredit PMI

Published

on

By

muskab lpd jembrana
BUKA MUSKAB: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Jembrana pada Senin (18/5/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Jembrana pada Senin (18/5/2026). Acara yang mempertemukan seluruh pengurus LPD se-Kabupaten Jembrana ini digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno dengan fokus utama penguatan sinergi program daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menekankan pentingnya transformasi pelayanan di tubuh LPD. Menurutnya, daya saing LPD saat ini tidak lagi sekadar diukur dari murahnya suku bunga, melainkan dari rasa aman, kenyamanan, serta kecepatan pelayanan yang prima bagi nasabah.

Lebih dari itu, Bupati mendorong LPD untuk mengambil peran strategis dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, khususnya Program Dana Talangan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang disubsidi penuh tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“LPD harus bisa tanggap dan menyesuaikan diri dengan situasi daerah, regional, maupun internasional. Seperti kita di Jembrana, saya harap LPD menjadi garda terdepan yang bekerja sama dengan Pemkab untuk menyalurkan kredit talangan PMI ini. Ini adalah wujud nyata LPD hadir untuk krama,” ujar Bupati Kembang.

Melalui sinergi ini, LPD diharapkan dapat mempermudah proses pembiayaan keberangkatan para calon PMI asal Jembrana. Dukungan subsidi dari Pemkab Jembrana akan memastikan beban bunga dan jaminan tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat adat yang ingin mengubah nasib di luar negeri.

Merespons arahan tersebut, Ketua BKS-LPD Kabupaten Jembrana, I Kadek Arnaya, menyatakan kesiapan seluruh jajaran LPD di Jembrana untuk menyukseskan program prorakyat tersebut. Saat ini, Kabupaten Jembrana memiliki modal sosial yang kuat dengan jaringan 64 LPD dan total 407 karyawan yang tersebar di berbagai desa adat.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Acara 2 Tahun Kepemimpinan Jaya-Wira

Kadek Arnaya menjelaskan bahwa pelaksanaan Muskab IV tahun 2026 ini didasarkan pada regulasi resmi, yaitu: Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa (Pasal 48 ayat 2), AD/ART BKS-LPD Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.

Sejalan dengan tantangan baru tersebut, Muskab kali ini mengusung tema “Melalui Muskab BKS-LPD Kabupaten Jembrana kita tingkatkan Persatuan dan Kebersamaan untuk memperkuat Peran dan Fungsi LPD dalam memperkuat Ekonomi Adat untuk Kesejahteraan Krama Desa“.

Di akhir laporannya, I Kadek Arnaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas komitmen dan dukungan penuh yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.

“Terima kasih atas dukungan, masukan, dan saran dari Bapak Bupati Jembrana. Dengan adanya program bersama seperti kredit talangan PMI tanpa bunga dan jaminan ini, kami optimis LPD dapat terus berkontribusi nyata dan semakin dirasakan manfaatnya bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana,” pungkas Kadek Arnaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Angka Absolut CKG Tertinggi di Bali, Dinkes Buleleng terus Intensifkan Upaya Percepatan Program CKG 2026

Published

on

By

ckg buleleng
PERTEMUAN: Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng saat menggelar Pertemuan Evaluasi Program CKG yang melibatkan lintas sektor dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng, bertempat di Lovina Haven Boutique Resort, Selasa (19/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mengintensifkan upaya percepatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 melalui Pertemuan Evaluasi yang melibatkan lintas sektor dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng, bertempat di Lovina Haven Boutique Resort, Selasa (19/5).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto menyampaikan bahwa evaluasi ini dilakukan sebagai langkah memperkuat koordinasi dan menyatukan strategi guna meningkatkan capaian Program CKG di Buleleng.

“Capaian angka absolut program CKG di Buleleng tertinggi di Bali, karena jumlah penduduk terbanyak, namun jika diprosentasikan dari target, kita di nomor 3, karena pembagi atau jumlah penduduk kita banyak, ini artinya progres kita sudah sangat baik,”jelasnya.

Ditambahkan, di Bali Program CKG sendiri merupakan program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan di Kabupaten Buleleng sejak Februari 2025. Hingga pertengahan Mei 2026, capaian program di Buleleng tercatat sekitar 12,4 persen, sementara target nasional tahun 2026 ditetapkan sebesar 46 persen.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng terus mendorong keterlibatan seluruh puskesmas, koordinator CKG, camat, serta OPD terkait agar pelaksanaan program semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.“Kita harus bersinergi bersama agar target capaian Program CKG dapat terpenuhi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.

Melalui evaluasi ini, Dinkes Buleleng berharap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di masyarakat semakin masif sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan juga terus meningkat yang bermuara pada derajat kesehatan masyarakat meningkat pula. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster Lantik Ketua Dekranasda Denpasar, Jembrana, Karangasem, Bangli, Tabanan, dan Badung
Lanjutkan Membaca