Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Wabup Suiasa Terima Audiensi Widya Sabha Badung

Badung Raih Juara Umum Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali 2022

Loading

BALIILU Tayang

:

suiasa
Wabup Badung Ketut Suiasa saat menerima audiensi Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung terkait Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Bali Tahun 2022 di Ruang Tamu Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Rabu (2/11). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha menerima audiensi dari Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung I Wayan Selat Wirata bersama jajaran terkait Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2022 yang memperoleh juara umum. Audiensi ini diterima langsung di Ruang Tamu Wakil Bupati Badung, Puspem Badung, Rabu (2/11).

Seusai menerima audiensi Wabup Suiasa mengatakan, pertemuan dengan jajaran Widya Sabha Badung, melaporkan tentang hasil kegiatan keikutsertaan dalam acara Utsawa Dharma Gita Tahun 2022 di Tingkat Provinsi Bali. Pemkab Badung berterima kasih kepada semua jajaran Widya Sabha sebagai pembina, khususnya kepada para peserta Utsawa Dharma Gita Kabupaten Badung yang sudah ikut berjuang, bekerja keras, berpartisipasi dengan sungguh-sungguh demi suksesnya Utsawa Dharma Gita di tingkat Provinsi Bali.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Badung menerima jajaran pengurus Widya Sabha Kabupaten Badung beserta para pengurus di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Badung. Dan kepada para peserta yang sudah mengikuti Utsawa Dharmagita ini, sudah benar-benar memberikan citra positif buat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung, dimana dari 7 (tujuh) peserta yang mengikuti Utsawa Dharma Gita, dari segi keseluruhannya mendapatkan juara,” ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, salah satu prestasi yang sangat luar biasa yang patut diberikan apresiasi bersama. 0leh karena itu, atas nama Pemerintah dan masyarakat Badung mengucapkan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Widya Sabha Kabupaten maupun para pembina yang sudah membimbing para peserta Utsawa Dharma Gita di tahun 2022 ini. “Tentu kita bersama-sama telah mengevaluasi, memikirkan apa agenda-agenda kita kedepannya, yang berkaitan dengan meningkatkan kemampuan, maupun memberikan sosialisasi dalam hal Utsawa Dharma Gita di Kabupaten Badung untuk masyarakat maupun kepada generasi muda. Saya sepakat bagaimana Widya Sabha Kabupaten Badung di Utsawa Dharmagita kedepannya bisa menyasar kepada para generasi muda, baik melalui lembaga pendidikan, sekolah, lembaga kepemudaan, yang bersifat nasional, sekaa teruna, dan lembaga kepemudaan lainnya. Kepada generasi muda, mari budayakan Utsawa Dharma Gita, baik dari segi nilai moral maupun segi filosofinya,“ ucap Wabup Suiasa.

Baca Juga  HUT Ke-1 Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Badung Tahun 2024

Wabup menambahkan, Widya Sabha Kabupaten Badung diberikan undangan ke Yogyakarta untuk mengikuti acara pentas seni maupun Utsawa Dharma Gita di bulan Desember. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Badung tetap memberikan support kepada mereka, untuk bisa mengikuti ajang agar menambah wawasan di Widya Sabha, juga untuk bisa mencari perbandingan, studi komparatif, dimana Utsawa Dharma Gita merupakan sentuhan-sentuhan yang berkaitan dengan budaya-budaya di daerah lain, juga bisa diakselerasikan kedepannya.

Sementara itu Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung I Wayan Selat Wirata dalam laporannya mengatakan, Widya Sabha Kabupaten Badung bersama Ketua Widya Sabha di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Badung, menghadap kepada Bapak Wakil Bupati Badung, dengan tujuan melaporkan hasil daripada Utsawa Dharma Gita di tingkat Provinsi Bali Tahun 2022 ini yakni 7 perlombaan. “Anak-anak kita dari kabupaten semuanya mendapatkan juara. Adapun 7 peserta ini, 5 mendapatkan medali emas dan 2 mendapatkan medali perak. Pemerintah Kabupaten Badung sudah ikut memperhatikan anak-anak yang ikut Utsawa Dharmagita dan sudah meraih prestasi. Maka dari itu kami Widya Sabha menghadap Bapak Wakil Bupati untuk mohon petunjuk maupun pembinaan lebih lanjut, dikarenakan Widya Sabha ini mempunyai tugas yang sangat berat dalam bidang melestarikan sastra-sastra agama yang ada. Dimana ke depan para generasi muda kita mau mendalami sastra-sastra agama, di samping meningkatkan dan memajukan budaya di Kabupaten Badung, sesuai dengan visi dan misi Bapak Bupati Badung,“ jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Bupati Badung Hadiri “Pujawali Mejelihan” di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong

Published

on

By

bupati badung
HADIRI PUJAWALI: Bupati Wayan Adi Arnawa, menghadiri “Pujawali Mejelihan” di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (19/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Pujawali Mejelihan di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (19/4). Upacara pujawali tersebut dipuput oleh Ida Rsi Griya Cempaka Tangeb, Ida Rsi Griya Tumbak Bayuh, Ida Rsi Griya Lingga Bhuwana Jimbaran, serta Ida Rsi Griya Batur Bujangga Sari Sesetan.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya sebagai wujud sraddha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta penghormatan kepada para leluhur. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, rahayu, serta mampu memberikan keseimbangan bagi alam semesta.

Pujawali Mejelihan ini merupakan wujud nyata sraddha dan bhakti umat. Kami berharap seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan lancar, rahayu, serta memberikan keseimbangan bagi alam semesta” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh krama untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi, seni, adat, dan budaya Bali, sekaligus menjaga kerukunan serta keamanan. Hal ini dinilai penting mengingat Desa Canggu merupakan salah satu destinasi pariwisata yang berkembang pesat di Kabupaten Badung. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, akan terus berkomitmen mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga adat, seni, dan budaya Bali, serta memperkuat kerukunan di tengah pesatnya perkembangan pariwisata, khususnya di kawasan Canggu,” imbuhnya.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas di kawasan Canggu. Dijelaskan bahwa Pemkab Badung tengah mengupayakan penanganan kemacetan melalui rencana pembangunan ruas jalan baru di sejumlah titik, yang diawali dengan proses pembebasan lahan hingga tahap konstruksi.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Lomba Futsal OMK Santa Theresia Cup 2023

“Kami sedang merencanakan pembangunan beberapa ruas jalan baru sebagai upaya mengurai kemacetan di kawasan Canggu, mulai dari pembebasan lahan hingga pembangunan fisik. Ini penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Badung. Sejalan dengan itu, Bupati menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerti Loka Bali.

“Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas, kita harus bersama-sama menangani berbagai persoalan seperti kemacetan, sampah, dan banjir. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam pengelolaan sampah dengan memilah sejak dari rumah tangga,” tegas Bupati.

Sementara itu, Moncol Maha Warga Bhujangga Waisnawa Kabupaten Badung, Gede Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan Pujawali Mejelihan tersebut dilaksanakan setelah tiga kali berturut-turut berlangsungnya upacara Pujawali di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Canggu. Pujawali ini merupakan bentuk pengamalan diri dan wujud satya bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta penghormatan kepada para leluhur. Upakara bebantenan yang dilaksanakan juga menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang. Hal ini penting mengingat Bali, khususnya kawasan Pura Batu Bolong, merupakan pusat pariwisata yang rentan terhadap pengaruh budaya luar akibat modernisasi.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa pesemetonan Pura Luhur Bhujangga Waisnawa telah membangun organisasi modern yang terstruktur, mulai dari tingkat pusat nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga dadia, dalam wadah Maha Warga Bhujangga Waisnawa dari pusat sampai ke daerah.

Turut hadir Camat Kuta Utara dan unsur Tripika kecamatan Kuta Utara, Perbekel/Bendesa Adat Canggu beserta pengempon Pura. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep

Published

on

By

tumpek landep
TUMPEK LANDEP: Persembahyangan bersama Rahina Suci Tumpek Landep di Pura Agung Lokanatha yang dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Rahina Suci Tumpek Landep, Sabtu (18/4), di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar. Kegiatan ini berlangsung khidmat sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi.

Persembahyangan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang turut mengikuti prosesi pembersihan pusaka keris di pura setempat. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Wibawa, jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemkot Denpasar sebagai bentuk peningkatan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, Tumpek Landep juga dimaknai sebagai momentum untuk menyucikan diri, pikiran, serta segala sarana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Jaya Negara berharap melalui pelaksanaan upacara ini, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat ketajaman pikiran (landep) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Jaya Negara juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana.

“Melalui Tumpek Landep ini, kami berharap seluruh komponen masyarakat, khususnya jajaran Pemkot Denpasar, dapat terus meningkatkan kualitas diri, serta menjaga keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan lingkungan,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kompyang Beji dari Griya Beji Taman Santi, Sanglah, Denpasar Barat.

“Persembahyangan bersama ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan keharmonisan antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Badung Terima ‘’Entry Meeting’’ BPK

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Badung “Nodya Karya Maligia Punggel“ di Griya Agung Banjar Aseman

Published

on

By

bupati badung
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri “Karya Maligia Punggel” yang dirangkaikan dengan “nyekah” massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4).

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan adat dan keagamaan masyarakat guna memastikan pelaksanaannya berjalan lancar. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kelancaran pelaksanaan karya. Ia berharap seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan dengan lancar hingga mencapai sida purna.

“Pemerintah akan terus hadir untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pelestarian adat dan budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu meringankan beban sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan secara tepat sasaran serta diawasi bersama. “Pelaksanaan nyekah massal ini tidak hanya memberikan keringanan biaya bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan gotong-royong, sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Bali, tiyang selaku murdaning jagat Badung akan terus mendukung kegiatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan berakar pada budaya lokal,” pungkasnya sembari mengajak dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Kegiatan yang dipusatkan di Bale Peyadnyan Tegal Suci ini berlangsung secara bertahap sejak 3 Maret 2026, diawali dengan matur piuning, hingga mencapai puncak karya pada 16 April 2026, dan ditutup pada 17 April 2026 dengan rangkaian pralina puja, nganyut, sangkud, serta nilapati. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan secara gotong-royong dengan melibatkan sekitar 63 pengiring serta dukungan swadaya krama.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ dan ‘’Mupuk Pedagingan’’ di Pura Dalem Pengastulan Sawangan

Sementara itu, Perbekel Abiansemal sekaligus panitia, Ida Bagus Bisma Wiratma, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta kekompakan krama Banjar Aseman. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan biaya upacara mencapai ratusan juta rupiah, sehingga pelaksanaan secara massal menjadi solusi yang efektif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat membantu krama sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar sesuai rencana,” ungkapnya.

Hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Kadisdukcapil I Nyoman Rudiarta, Sekcam Abiansemal beserta Tripika Abiansemal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca