Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ahli Epidemiologi Minta Klaster Secapa TNI AD Dijadikan Pembelajaran

BALIILU Tayang

:

de
DEWI NUR AISYAH: Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Jakarta, baliilu.com – Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah meminta agar kasus klaster baru Covid-19 Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Bandung, Jawa Barat, dapat dijadikan pembelajaran, sehingga tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.

Sebagaimana informasi sebelumnya, sebanyak 1.262 orang yang terdiri dari pelatih dan peserta Secapa TNI AD dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi sejak tanggal 29 Juni 2020 berturut-turut hingga 9 Juli 2020.

Dari angka tersebut, ada 17 orang yang telah dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit (RS) Dustira Cimahi dengan keluhan ringan seperti demam, batuk dan sedikit sesak nafas.

Adapun beberapa hal yang harus dijadikan catatan ialah mulai dari pentingnya menerapkan jaga jarak dan menghindari adanya kerumunan. Sebab, jarak menjadi faktor yang dapat memicu terjadinya penularan apabila tidak disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Pertama, ketika ada orang banyak, berkumpul dalam satu tempat dan waktu yang sama, terlebih dengan sirkulasi udara yang tidak diketahui baik atau tidak, ini yang akan mempengaruhi laju penularan,” ujar Dewi dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional (15/7-2020).

Dewi yang juga merupakan ahli epidemiologi menjelaskan jika satu orang terinfeksi dalam kondisi tersebut, penyebaran virus SARS-CoV-2 akan terjadi dengan sangat cepat.

Dalam hal ini, seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul seperti asrama, boarding school dan pesantren juga memiliki potensi penularan yang mirip dengan apa yang terjadi di Secapa.

Selanjutnya, Dewi menjelaskan daya tahan tubuh yang baik menjadi hal yang penting untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Minta Sektor Pendidikan tetap Produktif dan Aman di Masa Pandemi Covid-19

“Kedua, daya tahan tubuh ini berperan penting bagi kita jika ingin melawan Covid-19. Hasil pemeriksaan menunjukan dari 1.262 orang yang positif, hanya 17 orang yang dirawat dengan gejala ringan dan lainnya masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini juga menunjukkan daya tahan tubuh yang dimiliki oleh peserta didik dan pelatih yang ada di Secapa membantu mereka dari infeksi virus sehingga tidak ada keluhan berat,” lanjutnya.

Adapun pelajaran lain yang bisa dipetik dari kasus Secapa AD Bandung menurut Dewi adalah potensi penularan dari orang yang tidak bergejala.

“Ketiga, potensi orang yang tidak bergejala sangat tinggi untuk menularkan Covid-19. Terlebih bagi yang masuk dalam kategori OTG ini tidak menyadari dirinya sudah terinfeksi,” ungkap Dewi.

Kemudian, Dewi juga menjelaskan isolasi mandiri sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Keempat, isolasi mandiri itu penting sekali. Meskipun tidak ada gejala ataupun gejalanya ringan, isolasi mandiri dan perbatasan untuk mobilitas bagi mereka yang terinfeksi itu harus sangat dibatasi. Seperti apa yang terjadi di Secapa, mereka inisiatif untuk diperiksa dan ketika hasilnya sekian yang positif, langsung semuanya dikarantina sehingga dapat mencegah penularan Covid-19 ke luar dari klaster tersebut,” jelasnya.

Isolasi Mandiri dan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan pada Titik Kritis

Selain Jawa Barat, provinsi lainnya yang memiliki jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Timur. Berdasarkan analisis data klaster oleh Tim Pakar Gugus Tugas Nasional per tanggal 7 Juli 2020, terdapat 141 klaster dengan 2.004 kasus di Jawa Timur.

Dewi mengungkapkan kasus terbanyak di Jawa Timur berasal dari transmisi lokal dengan jumlah kasus positif secara tiba-tiba namun tidak ada riwayat bepergian. Dewi kembali menegaskan isolasi mandiri menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Baca Juga  Hadapi New Normal, GTPP Denpasar Sosialisasikan Protokol Kesehatan Sasar Anak-anak

“Sekali lagi, isolasi mandiri itu penting. Ketika sudah pernah ada kontak dengan orang yang positif harus dipastikan isolasi mandirinya berjalan dengan disiplin dan ketat,” tegasnya.

Tidak hanya asrama, klaster lain yang harus menjadi perhatian dan diwaspadai adalah pasar. Dewi menjelaskan meskipun kasusnya lebih rendah dibandingkan dengan klaster transmisi lokal, pasar memiliki potensi yang tinggi menjadi tempat penularan Covid-19.

“Pasar ini adalah potensi luar biasa. Potensi berkerumunnya lebih tinggi, berdesakan dengan orang lain dan sirkulasi udaranya tidak baik,” ujar Dewi.

Terakhir, Dewi mengingatkan penerapan protokol kesehatan sangat penting dengan tetap memperhatikan titik-titik kritis yang kadang masih sering terlupakan oleh masyarakat guna menekan potensi penularan Covid-19 dan mencegah lonjakan kasus positif yang tinggi.

“Penerapan protokol kesehatan tapi juga perhatikan titik-titik kritis yang kita kadang lupa. Misalnya ketika makan harus membuka masker, maka usahakan makan dengan tetap menjaga jarak dan jangan berinteraksi karena dapat menjadi ruang perpindahan droplet. Jika menggunakan transportasi umum harus pastikan ketika sudah sampai harus mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta pastikan untuk jaga jarak karena bisa saja terinfeksi atau tertularnya saat perjalanan,” tutupnya. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Prajurit Kodam IX/Udayana Raih Juara 1 MHQ Internasional Militer di Libya

Published

on

By

Musabaqah Hifdzil
RAIH JUARA: Prada Nawawi M.M. Latifullah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang diselenggarakan di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Kembali prajurit Kodam IX/Udayana menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Prajurit muda dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Prada Nawawi M.M. Latifullah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang diselenggarakan di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026).

Kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer internasional tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 23 Ramadhan 1447 H (7–13 Maret 2026) dan diikuti oleh lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Mauritania, serta sejumlah negara lainnya.

Kegiatan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya ini mengusung tema “Martyrs of the Homeland”, sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada yang gugur dalam mempertahankan tanah air. Selain bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual prajurit sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan militer.

Dalam kompetisi tersebut, Prada Nawawi M.M. Latifullah tampil pada kategori hafalan 30 juz dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga akhirnya ditetapkan sebagai Juara 1 MHQ Internasional Militer ke-2, sekaligus membawa harum nama TNI dan bangsa Indonesia di panggung dunia.

Upacara penutupan kegiatan turut disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba, bersama sejumlah pejabat tinggi militer dan pemerintahan Libya.

Delegasi TNI dalam ajang tersebut dipimpin oleh Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi, S.Ag. dengan peserta Kapten Sus M. Affan, Lc., Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, Prada Nawawi M.M. Latifullah, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi yang mengikuti berbagai kategori hafalan Al-Qur’an.

Baca Juga  BPJamsostek Fokus Berikan Perlindungan kepada Peserta Pekerja bukan Penerima Upah

Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta delegasi TNI terlebih dahulu menjalani pembekalan, pembinaan, serta tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan. Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz, guna mempersiapkan para peserta secara maksimal sebelum mengikuti kompetisi internasional tersebut.

Pada akhir kegiatan, Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama, moralitas, dan disiplin di lingkungan militer.

Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih prajuritnya tersebut.

“Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Widi Rahman, S.H., M.Si menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kualitas mental dan spiritual yang kuat.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere, yang terus memberikan dukungan dan doa sehingga prajurit terbaiknya mampu menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. (gs/bi)

Baca Juga  Update Covid-19 (2/11) Denpasar, Angka Kesembuhan Pasien Mencapai 92,65 Persen

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Sigap Amankan dan Evakuasi Pria Linglung di Abianbase

Published

on

By

Polsek Gianyar
PERTOLONGAN: Personel piket fungsi Polsek Gianyar bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Abianbase saat memberikan pengamanan dan pertolongan kepada seorang pria yang ditemukan dalam kondisi linglung di sebelah kuburan wilayah Abianbase, Kecamatan Gianyar, pada Sabtu pagi (14/3/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Personel piket fungsi Polsek Gianyar bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Abianbase menunjukkan respons cepat dalam memberikan pengamanan dan pertolongan kepada seorang pria yang ditemukan dalam kondisi linglung di sebelah kuburan wilayah Abianbase, Kecamatan Gianyar, pada Sabtu pagi (14/3/2026). Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat yang melihat pria tersebut berada di lokasi dalam kondisi tidak stabil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Gianyar segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan kondisi pria tersebut agar tidak membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan awal, pria tersebut diduga dalam kondisi mabuk akibat pengaruh minuman keras, sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Guna memberikan pertolongan secara cepat dan tepat, petugas kemudian berkoordinasi dengan tim ambulans dari PSC 119 Kabupaten Gianyar untuk membantu proses evakuasi. Tim medis yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan penanganan awal sebelum membawa yang bersangkutan menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan.

Pria tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan evakuasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi yang baik antara personel kepolisian dan tim medis.

Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat.

“Kami berupaya hadir memberikan pengamanan sekaligus pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan koordinasi bersama PSC 119, diharapkan penanganan dapat dilakukan secara cepat sehingga yang bersangkutan segera mendapatkan perawatan yang layak,” ujar Kapolsek Gianyar. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Ibu Hamil Wajib Ikuti Protokol Kesehatan dan Protokol Kehamilan

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Dalam Bulan Ramadhan, Kapolresta Denpasar Bersama Insan Pers Bagi Takjil

Published

on

By

Polresta Denpasar
BAGIKAN TAKJIL: Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H.  saat membagikan paket takjil kepada para pengendara, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar, Sabtu (14/3/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, jajaran Polresta Denpasar bersama insan media menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar di Denpasar, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H.  yang turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengendara, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di depan Mako Polresta Denpasar.

Dengan penuh keakraban, Kapolresta bersama para pejabat utama dan insan media menyapa para pengguna jalan sembari menyerahkan paket takjil sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Senyum dan ucapan terima kasih dari para pengendara terlihat mewarnai kegiatan tersebut.

Kapolresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kebersamaan antara Polri dan media, sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan penuh berkah. Selain membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian, media, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan serta mempererat sinergi antara Polri, media, dan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan pembagian takjil ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain membantu para pengendara yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka, kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian dan kedekatan Polresta Denpasar dengan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bali Gelar Donor Plasma Darah Perdana, Terapi Plasma Darah Bantu Penyembuhan Pasien Covid Berat
Lanjutkan Membaca