Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Putri Koster Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan, Ketahanan Pangan, dan Kepedulian Sosial

Loading

BALIILU Tayang

:

Ketua TP PKK Putri Koster menghadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Buleleng bersama masyarakat penerima bantuan.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat hadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, kembali menggulirkan program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan menyambangi masyarakat di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan tersebut, masyarakat menerima berbagai bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pengolahan pangan lokal, serta ajakan untuk berpartisipasi aktif mendukung pembangunan mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program Bergerak dan Berbagi merupakan kelanjutan dari program yang telah dijalankan TP PKK Provinsi Bali pada periode sebelumnya. Program ini bertujuan memperkuat peran PKK sebagai penggerak masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami hadir untuk menyapa sekaligus mengajak masyarakat bergerak. Bergerak artinya mengetahui apa yang harus dilakukan, mendukung program kepala desa, bupati, hingga visi dan misi Gubernur Bali. PKK tidak hanya mengajak, tetapi juga memberi contoh melalui aksi nyata,” ujarnya.

Selain Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali juga menjalankan sejumlah program lain, antara lain Berbelanja dan Berbagi yang dilaksanakan secara bergiliran di kabupaten/kota, serta Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu.

“Tujuannya adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk meluangkan waktu membersihkan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Budaya ini perlu dibangkitkan karena belakangan ini waktu masyarakat banyak tersita akibat penggunaan gawai secara berlebihan,” jelasnya.

Khusus di Desa Tejakula, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pengelolaan garam tradisional yang semakin maju setelah Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan regulasi mengenai tata kelola garam tradisional. Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi garam tradisional Bali untuk dipasarkan karena telah memiliki izin edar sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih luas, termasuk oleh sektor perhotelan dan restoran.

Baca Juga  TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial di Desa Dauh Peken, Tabanan

“Restoran dan hotel kini banyak menggunakan garam tradisional Bali karena rasanya lebih gurih dan kaya. Ini menjadi peluang besar bagi petani garam Tejakula,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardani Sudjitra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ny. Putri Koster beserta rombongan yang secara konsisten menyambangi seluruh kabupaten/kota di Bali melalui program sosial tersebut.

Ia mengatakan bahwa berbagai program yang menjadi arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali telah diimplementasikan di Kabupaten Buleleng, mulai dari penyaluran bantuan sosial, penguatan ketahanan pangan keluarga, pengolahan pangan lokal, hingga pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Buleleng serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada para penerima manfaat yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi kegiatan.

Pada setiap lokasi kegiatan juga diserahkan berbagai bantuan lainnya, yakni 50 paket Gemarikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu bagi masing-masing 10 balita dan 10 ibu hamil oleh PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, 20 paket multivitamin bagi masing-masing 10 balita dan 10 lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan tenaga medis dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bali. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pembagian vitamin kepada masyarakat. Selain itu, Bali Chef Community memberikan pelatihan memasak kepada ibu-ibu PKK dan remaja dengan memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Baca Juga  Luncurkan Gerina, Presiden Apresiasi Partisipasi Aktif Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

Published

on

By

Wabup Alit Sucipta mengikuti Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya.
NGETUS IDA BATARA TAPAKAN: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, hadiri Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, larut dalam Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti. Rangkaian upacara juga dihadiri Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra dan seluruh krama pengempon pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama demi memohon kelancaran, ketertiban, dan kerahayuan jagat selama rangkaian karya suci berlangsung.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan krama pengempon Pura Dalem Korya. Menurutnya, pelaksanaan karya ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi pilar penting dalam melestarikan adat, seni, dan budaya Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong-royong harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada krama agar senantiasa menjaga persatuan, keharmonisan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menggelontorkan anggaran hibah induk tahun 2026 sebesar Rp 777 juta lebih. Bantuan finansial tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk penataan pura serta menyokong rangkaian upacara pemahayu yang puncaknya berlangsung hingga Purnamaning Kanem tanggal 24 November 2026 mendatang.

Baca Juga  Berkemas Meraih Emas, Rakerkab KONI Buleleng Diharapkan Lahirkan Rencana Kerja Visioner dan Berkelanjutan

Pihak pengempon juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana prasarana dan perbaikan gong. I Nyoman Tastra berharap sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah ini dapat terus berlanjut demi kelestarian adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bahagia, Pemkab Badung Gelar Gebyar GENTA 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Gebyar GENTA 2026 di Desa Dalung
BUKA GENTA 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka GENTA Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi membuka Gebyar Gerakan Terpadu Nak Badung Sehat (GENTA) Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses layanan sekaligus mengedukasi warga terkait program strategis kesehatan.

Rangkaian pelayanan kesehatan yang dihadirkan dalam Gebyar GENTA mencakup pemeriksaan gratis, konsultasi dokter umum dan gigi, pelayanan kesehatan jiwa oleh spesialis dan psikolog, skrining penyakit dalam, serta edukasi gizi seimbang. Program pencegahan juga diperkuat lewat vaksinasi HPV bagi siswi sekolah dasar (BIAS) serta vaksinasi pneumonia bagi lansia yang memenuhi indikasi.

Sebagai bagian dari program unggulan Mantap Nak Badung, Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan nutrisi bagi anak terindikasi stunting, penderita penyakit ginjal, serta penyandang disabilitas. Diberikan pula penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) bekerja sama dengan BPD Bali bagi warga berusia 75 tahun ke atas, serta penghargaan bagi dokter dan perawat atas dedikasi mereka saat bencana gempa bumi di NTT.

Pada kesempatan ini, Bupati Adi Arnawa turut menyapa secara daring warga di wilayah Dalung Permai yang sedang menerima pelayanan jompo/sakit di rumah lewat program Home Care Nak Badung Sehat.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus, tercatat layanan home care telah menjangkau 1.885 layanan, layanan Sigap mencapai 1.796 layanan, serta Gawat Darurat sebanyak 1.606 layanan. Layanan tersebut, termasuk lansia hingga usia 103 tahun, menunjukkan aksi nyata dari visi pemerintah.

“Program ini tentu sangat berguna dan bermanfaat sekali buat masyarakat kita. Oleh karena itulah maka melalui gerakan terpadu ini, saya berharap ini akan tetap secara konsisten akan terus berlanjut. Disamping dalam rangka memberikan pelayanan jemput bola, sekaligus mengedukasi masyarakat kami yang ada di Badung untuk memahami dan mengetahui program kita,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Sementara itu, Kadis Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita melaporkan bahwa gebyar ini merupakan wujud misi kedua Pemda untuk meningkatkan kualitas kehidupan krama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Gebyar ini diisi oleh 25 kegiatan lintas OPD dan melibatkan BPJS.

“Terima kasih untuk Desa Dalung yang telah membantu kegiatan ini dan harapannya ke depan di seluruh 6 kecamatan dan di masing-masing desa kita bisa bergerak seperti ini simultan bersama, berkolaborasi. Mungkin harapan ke depan masyarakat kita hidupnya bisa kualitas tidak hanya kesehatan, masyarakatnya juga, kualitas pendidikan, dan kualitas lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan ragam rangkaian acara seperti aktivitas fisik berupa senam Lansia dan pengukuran kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis seperti Cek Kesehatan, EKG Jantung, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, kulit, hingga kesehatan jiwa. Tersedia pula layanan ibu dan anak yang mencakup kelas ibu hamil, Posyandu siklus hidup, imunisasi/vaksinasi, konseling gizi, Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) yang melibatkan Gotra Pangusada Bali hingga “Pojok Jamu” yang bermutu. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM pangan lokal yang telah mengantongi izin PIRT, serta pelayanan aktivasi JKN dan IKD oleh Disdukcapil serta perlinsos oleh Dinsos.

Turut hadir pimpinan OPD terkait, Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Organisasi Kewanitaan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA se-Kuta Utara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Ngupasaksi “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Dalem Lebah Darmasaba

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menjadi upasaksi Karya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Lebah.
UPASAKSI KARYA: Bupati Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung di Pura Dalem Lebah, Banjar Penenjoan, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (22/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung yang dirangkaikan dengan Caru Kambing, Mecaru Panca Rupa Mayamaraja, Rsi Gana, Melaspas dan Mupuk Pedagingan di Pura Dalem Lebah, Banjar Penenjoan, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Selasa (22/9/2026). Karya suci tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Griya Sakti dan Ida Jro Gede Griya Lambing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa turut ngayah mendem pedagingan di pemedalan Kori Agung Pura Dalem Lebah. Bupati juga menandatangani prasasti dan melaksanakan persembahyangan bersama pengempon pura serta krama, seraya mendoakan agar seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, labda karya, dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemkab Badung terhadap pelaksanaan karya tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis bantuan hibah induk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 500 juta yang diterima Manggala Karya, Made Kariawan.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama untuk senantiasa meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya kepada sesuhunan yang berstana di Pura Dalem Lebah. Menurutnya, kehadirannya sebagai upasaksi merupakan bentuk dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan karya keagamaan yang dilaksanakan masyarakat.

“Pelaksanaan karya ini merupakan salah satu bentuk wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kita patut bersyukur karena selama ini telah dianugerahi kesehatan, keselamatan dan kerahayuan. Semangat gotong-royong dan kebersamaan harus terus dijaga agar krama tetap segilik, seguluk dan sejalan dalam melaksanakan setiap kegiatan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah program strategis Pemkab Badung yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Di antaranya Bantuan Hari Raya Keagamaan sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk warga yang memiliki KTP Badung setiap hari besar keagamaan, bantuan bagi lansia yang berusia 75 tahun sebesar Rp 3 juta setiap ulang tahun, serta bantuan bagi warga disabilitas sebesar Rp 1 juta per bulan sesuai dengan ketentuan program pemerintah daerah.

Baca Juga  Bentuk Ketahanan Pangan, Desa Sidakarya Panen 18 Ekor Babi Ternak lewat Program PKTDes

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan program Badung Home Care, yang memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan dapat melapor melalui Kelian Dinas maupun aplikasi Badung Sehat tanpa dikenakan biaya. Pemerintah Kabupaten Badung juga menyediakan layanan ambulans secara gratis.

Selain bidang kesehatan dan sosial, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan perhatian terhadap pendidikan melalui program beasiswa. Bupati menyampaikan bahwa siswa SMA/SMK mendapatkan dukungan pendidikan gratis, sedangkan beasiswa pendidikan S1 diberikan kepada orang tua yang berpenghasilan di bawah 5 juta, anak petani, serta anak ketiga (Nyoman) dan anak keempat (Ketut) sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengingatkan bahwa sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung bersumber dari sektor pariwisata yang berbasis budaya. Karena itu, ia berharap masyarakat, khususnya krama Bali, terus menjaga dan melestarikan adat, seni, tradisi, serta budaya Bali sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Badung.

Sementara itu, Manggala Karya Made Kariawan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan dan bantuan hibah yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakan rangkaian Karya Ngenteg Linggih sehingga dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Terima kasih kepada Pemkab Badung, khususnya Bapak Bupati, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sehingga karya suci ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan karya suci tersebut Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta Tripika kecamatan, Perbekel dan Bendesa Adat Darmasaba serta Pengempon Pura. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca