Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Angkat Manfaat Daun Euphorbia Milii, Agus Sunadi Putra Raih Gelar Doktor di FK Unud

BALIILU Tayang

:

doktor
Promovendus I Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt menerima SK kelulusan setelah berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Promovendus I Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) setelah mengkaji manfaat potensi daun Euphorbia Milii dalam mempercepat proses penyembuhan luka bakar.

Agus Sunadi lulus doktor setelah mempertahankan disertasinya dengan judul “Ekstrak Etil Asetat Daun Euphorbia Milii Menurunkan Kadar Malondialdehyde dan Jumlah Koloni Bakteri Pseudomonas Aeruginosa serta Meningkatkan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor dan Jumlah Fibroblast pada Tikus Wistar dengan Luka Bakar Terinfeksi Pseudomonas Aeruginosa” di ruang sidang Pascasarjana Lt III, Denpasar, belum lama ini. 

Agus memaparkan, luka dengan infeksi sering dijumpai di rumah sakit yang disebut dengan infeksi nosokomial yang terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit paling tidak selama 72 jam. Infeksi sering disebabkan oleh bakteri, di antaranya Pseudomonas aeruginosa. Saat ini terapi dengan antibiotika memang sudah bisa merawat luka bakar dengan baik. Namun dengan seringnya terjadi resistensi antibiotika perlu dicarikan solusi lain, seperti penggunaan bahan alam, salah satunya dari daun Euphorbia Milii.

Dikatakan, penyembuhan luka merupakan proses biologi yang dinamis dan kompleks, melalui beberapa fase, yaitu koagulasi, inflamasi, proliferasi, remodeling. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh ekstrak daun Euphorbia Milii dalam proses penyembuhan luka dilihat dari penurunan jumlah malondialdehid, penurunan jumlah koloni bakteri Pseudomonas aeruginosa, kenaikan jumlah Vacular Endotelial Growth Factor (VEGF), dan kenaikan jumlah fibroblast pada tahap inflamasi.

Pemberian ekstrak etil asetat daun Euphorbia Milii pada luka bakar tikus jantan raatus norvegicus strain Wistar yang diinfeksi Pseudomonas aeruginosa mengakibatkan penurunan kadar malondialdehyde pada awal proses maturasi yang dilihat pada hari ke-21 serta lebih rendah dibandingkan dengan kontrol. Dalam kaitannya dengan pengaruh terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa, ekstrak etil asetat daun Euphorbia Milii mengakibatkan penurunan jumlah koloni bakteri pada awal proses maturasi namun tidak berbeda secara bermakna dibandingkan dengan kontrol.

Baca Juga  Tim FK Unud Raih Juara 1 di Kongres Nasional Neurologi

Ekstrak etil asetat daun Euphorbia Milii juga mengakibatkan peningkatan kadar VEGF dan jumlah fibroblast pada fase proliferasi yang dilihat pada hari ke-14 serta memiliki kadar lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol.

Kebaruan penelitian (Novelty) ini adalah patogenesis luka bakar yang terinfeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa, dimana pemberian ekstrak daun Euphorbia Milii secara topikal dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar dengan mengurangi stress oksidatif yang dapat diamati melalui menurunnya kadar Malondialdehyde, meningkatkan vascularisasi ditandai dengan menaiknya kadar VEGF dan juga menaikkan jumlah fibroblas pada tikus Wistar dengan luka bakar terinfeksi Pseudomonas aeruginosa.

Implikasi dari penelitian ini bahwa kandungan flavonoid, tanin, saponin dari daun Euphorbia Milii bekerja dalam mempercepat penyembuhan luka dengan mencegah kerusakan oksidatif, meningkatkan angiogenesis dengan menaikkan VEGF, menaikkan jumlah fibroblast dan menurunkan jumlah bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak etil asetat daun Euphorbia Milii berperan dalam penyembuhan luka bakar yang terinfeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa. 

Ujian dipimpin oleh Wakil Dekan Umum dan Keuangan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes., dengan tim penguji Prof. drh. I Nyoman Mantik Astawa, Ph.D (Promotor), Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK (K) (Kopromotor I), Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes (Kopromotor II), Prof. Dr. dr. I Nyoman Mangku Karmaya, M.Repro., PA (K), Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM, Prof. Dr. dr. I Wayan Putu Sutirta Yasa, M.Si, Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes., Prof. Dr. drh. I Wayan Suardana, M.Si., Dr. dr. I Nyoman Wande, S.Ked.,Sp.PK(K)., Dr. dr. Sianny Herawati, Sp.PK(K). 

Sedangkan dari undangan akademik dr. Ni Nengah Dwi Fatmawati, S.Ked., Sp.MK(K).,Ph.D., Dr. dr. Made Agus Hendrayana, M.Ked., Dr. drh. I Made Subrata, M.Erg., Dr. dr. Dewa Ayu Agus Sri Laksemi, M.Sc., Desak Ketut Ernawati, S.Si, Apt., P.G.Pharm., M.Pharm., Ph.D. 

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Pendidikan Klinik, KP3 Gelar Pelatihan ‘‘Clinical Teacher‘‘ bagi Peserta Didik Prodi Spesialis FK Unud

Pada ujian kali ini Dr. I Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt., dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke- 365 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Sangat Memuaskan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2486-Potensi-Daun-Euphorbia-Milii-Dalam-Mempercepat-Proses-Penyembuhan-Luka-Bakar-Antarkan-Agus-Sunadi-Putra-Meraih-Gelar-Doktor-Ilmu-Kedokteran.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Widhya Astawa Raih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi di FEB Unud

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Prodi Spesialis Kedokteran Jiwa FK Unud Gelar Visitasi Kolegium

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Prodi Spesialis Kedokteran Jiwa FK Unud Gelar Visitasi Kolegium

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca