Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Atasi Masalah Distribusi Air, Komisi III DPRD Badung Gelar Raker

Hadirkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Dorong Bangun Reservoar dan Embung

Loading

BALIILU Tayang

:

DPRD Badung
RAKER: Komisi III DPRD Kabupaten Badung saat menggelar Raker dengan menghadirkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, 6 April 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Mengatasi masalah distribusi air, Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan menghadirkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung di Ruang Rapat Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, 6 April 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Badung, I Made Ponda Wirawan, didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung, I Wayan Sandra, Sekretaris I Komisi III DPRD Badung, I Made Suryananda Pramana, Sekretaris II Komisi III DPRD Badung, I Made Retha, beserta Anggota Komisi III DPRD Badung lainnya.

Selain itu, hadir pula, Dewas Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Ketut Gede Sunarta, Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa bersama jajaran Manajemen Perumda Air Minum Tirta Mangutama.

Pada kesempatan tersebut, I Made Ponda Wirawan menyatakan Raker Komisi III DPRD Badung bersama Perumda Air Minum Tirta Mangutama membahas distribusi air untuk membangun reservoar di perumahan dengan memanfaatkan fasum.

Menurutnya, pembangunan reservoar ini berkerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung.

“Perumda Air Minum Tirta Mangutama dapat membangun reservoar di perumahan-perumahan dengan pemanfaatan fasum yang telah diserahterimakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung. Ini untuk menyediakan sekaligus meningkatkan jangkauan pelayanan dalam hal penyediaan air bersih,” kata Ponda Wirawan.

Ketersediaan air bersih seringkali terjadi pemadaman aliran air kepada pelanggan di musim kemarau maupun akibat kurangnya pasokan air yang dimiliki oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama.

“Perumda juga diharapkan membangun embung di titik-titik banjir sebagai cadangan air, jika memasuki musim kemarau, bahkan embung tersebut dapat berfungsi mengurangi limpahan air hujan yang berakibat banjir di daerah tersebut,” kata Ponda Wirawan.

Baca Juga  DPRD Badung Fasilitasi Kelompok Masyarakat Sepanjang Tidak Melanggar Hukum

Sementara itu, rencana pengolahan air laut melalui proses destilasi menjadi air tawar (air baku), lanjutnya Perumda Air Minum Tirta Mangutama masih menunggu kelengkapan proses surat perizinan, sehingga nanti pipa laut timur dan pipa laut barat dapat disatukan, yang dapat memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Badung.

“Bagaimana distribusi air, khususnya di wilayah Kuta Utara, Kuta hingga Kuta Selatan, yang tadi dipaparkan terkait  permasalahan air, bahwa  PDAM Badung sudah berbuat semaksimal mungkin,” kata Ponda Wirawan.

Menurutnya, distribusi air sudah dilakukan melalui bawah laut atau di bawah jalan tol, sehingga perizinan  yang harus dipenuhi berjumlah hampir 24 perizinan.

Untuk itu, pihaknya berharap agar distribusi air bisa terkoneksi ke pipa yang ada, sehingga bisa memberikan kenyamanan pelayanan air, khususnya di wilayah Kuta Selatan.

“Karena kita paham, bahwa PDAM Badung sudah semaksimal mungkin, karena banyak regulasi atau aturan yang harus dilalui dan harus dipenuhi, karena itu merupakan kewajiban sebuah administrasi, sehingga niat baik daripada PDAM untuk memberikan pelayanan, agar tidak ada permasalahan administrasi kedepannya,” kata Ponda Wirawan.

Lebih lanjut, Ponda Wirawan juga menambahkan, bahwa perizinan sudah berjalan selama hampir setahun sesuai yang disampaikan Dirut PDAM Badung, sehingga masih ada satu perizinan lagi, yang diharapkan bisa terealisasi tahun 2026 ini.

“Sehingga apa yang menjadi target PDAM beserta permasalahan yang ada di Kuta Selatan,  khususnya di daerah atas bisa kita diselesaikan secara bertahap,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap PDAM Badung bisa menambah reservoar di daerah-daerah atas sebanyak-banyaknya beserta penanganan pelayanan kepada masyarakat Badung.

“Makanya, tadi kami sampaikan agar PDAM Badung  berdiskusi dengan Dinas Perkim, karena aset Fasum selama ini yang ada di masing-masing perumahan itu dipastikan sudah diserahkan kepada Pemda. Disitu mungkin kedepannya memang harus dibuat reservoar sebanyak-banyaknya, khususnya yang ada di daerah-daerah atas ataupun daerah padat penduduknya,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Jelang Nataru 2026, Ketua DPRD Badung Serukan Pesan Gerakan Jaga Keamanan dan Kondusivitas di Badung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Published

on

By

Prajurit Kodam IX/Udayana Perbaiki Pagar Saluran Air Antisipasi Cuaca Ekstrem di Bali
PERBAIKAN: Prajurit TNI Kodam IX Udayana saat melakukan perbaikan pagar saluran air mengantisipasi cuaca ekstrem ke depan. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Provinsi Bali sejak Minggu (1/11/2026) mengakibatkan sejumlah bencana alam di berbagai daerah. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, dan Badung, bahkan berdampak terhadap keselamatan warga serta aktivitas masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa segera mengerahkan satuan jajaran Kodam IX/Udayana, khususnya Kodim di wilayah terdampak, untuk bergerak cepat melakukan penanganan bencana. Pangdam menekankan agar seluruh satuan kewilayahan senantiasa tanggap terhadap perkembangan situasi, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap langkah penanganan.

Menindaklanjuti perintah tersebut, prajurit TNI AD jajaran Kodam IX/Udayana langsung bergerak bersama pemerintah daerah, BPBD, Polri, relawan, dan masyarakat untuk menangani dampak bencana di sejumlah wilayah. Upaya tanggap darurat dilakukan melalui pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, pengamanan lokasi rawan bencana, hingga pemulihan akses jalan yang terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit bersama unsur terkait turut membantu memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi bencana tetap aman, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan dan evakuasi. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi risiko lanjutan akibat kondisi cuaca yang masih berpotensi membahayakan masyarakat.

Langkah cepat tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Sinergi lintas instansi yang didukung semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana, meminimalkan risiko, serta meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Minta Warga Badung Bersabar, Tunggu Realisasi Bantuan Hari Raya Rp 2 Juta per KK

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa pengerahan prajurit jajaran Kodam IX/Udayana merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana alam, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan kondisi wilayah.

“Pangdam IX/Udayana telah memerintahkan seluruh satuan jajaran, khususnya Kodim di wilayah terdampak, untuk senantiasa siaga dan bergerak cepat membantu masyarakat. Penanganan dilaksanakan secara terpadu melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait, dengan prioritas utama keselamatan warga,” ungkap Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dan satuan kewilayahan tidak hanya difokuskan pada penanganan dampak fisik bencana, tetapi juga memastikan kondisi masyarakat tetap aman, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Kapendam juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat diharapkan menghindari kawasan rawan longsor, lereng perbukitan, serta area yang berpotensi tertimpa pohon tumbang dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kondisi yang membahayakan.

Kodam IX/Udayana akan terus mengoptimalkan kesiapsiagaan satuan jajaran serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan wilayah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpin Rapat Terbatas, Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Ekonomi hingga Efisiensi APBN

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bersama Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka
RATAS: Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026. Rapat tersebut membahas perkembangan terkini perekonomian nasional, mulai dari inflasi, penguatan sektor manufaktur, arus modal asing, hingga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjelang akhir tahun.

Dalam keterangan pers seusai rapat, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tercermin dari inflasi yang tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah serta meningkatnya aktivitas sektor manufaktur nasional.

“Kita tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden mengenai perkembangan ekonomi terkini. Kemarin kan keluar data rilis dari BPS mengenai inflasi 3,23 persen itu di dalam range yang memang menjadi sasaran target dari inflasi Indonesia. Jadi ini on track inflasinya,” ujar Suahasil kepada para awak media usai pertemuan.

Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan sasaran inflasi sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen, atau berada pada rentang 1,5 hingga 3,5 persen. Dengan demikian, inflasi sebesar 3,23 persen masih sesuai dengan proyeksi dan target pengendalian harga yang telah ditetapkan.

“1,5 persen sampai dengan 3,5 persen angka inflasi kita kemarin 3,2 persen artinya itu di dalam range yang memang kita bayangkan sejak kita melakukan estimasi atas perekonomian Indonesia itu yang kita sebut dengan on track,” ungkapnya.

Selain inflasi, Presiden Prabowo juga menerima laporan mengenai perkembangan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia yang menunjukkan tren penguatan pada Oktober 2026. Suahasil mengungkapkan bahwa indeks PMI meningkat dari kisaran 52 menjadi 54.

“Jadi meningkat, ini menunjukkan bahwa para pengusaha kita membayangkan bahwa akan ada peningkatan permintaan karena itu pengusaha mulai siap-siap untuk meningkatkan produksi dengan membeli input lebih banyak,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Badung Fasilitasi Kelompok Masyarakat Sepanjang Tidak Melanggar Hukum

Dalam rapat tersebut, pemerintah turut mencermati perkembangan arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik. Suahasil melaporkan bahwa aliran modal asing masih tercatat masuk melalui instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Sedangkan terkait pengelolaan keuangan negara, Suahasil melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa realisasi pendapatan dan belanja APBN hingga penutupan Oktober 2026 masih berjalan sesuai rencana. Meski demikian, pemerintah menghadapi agenda besar dalam dua bulan terakhir tahun anggaran, terutama untuk mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memastikan pelaksanaan belanja pemerintah berjalan efektif.

“Kemudian saya juga tadi sempat melaporkan APBN untuk tutup bulan Oktober dimana semuanya on track untuk pendapatan dan belanja. Dan kira-kira untuk pendapatan negara kami harus mengumpulkan lagi November-Desember ini sekitar 600 triliun lebih dan untuk belanja negara masih sekitar 990 triliun akan dibelanjakan,” kata Suahasil.

Presiden Prabowo pun secara khusus memberikan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga tetap menjaga efisiensi belanja negara, meskipun penyerapan anggaran biasanya meningkat menjelang akhir tahun. Suahasil menegaskan, percepatan realisasi anggaran tetap diperbolehkan sepanjang dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan menghasilkan keluaran sesuai target yang telah direncanakan.

“Dua bulan terakhir seperti biasa namanya operasi APBN itu kalau di akhir tahun biasanya itu ngegas lebih cepat, lebih besar itu silahkan tetapi harus tetap efisien. Harus tetap dalam tata kelola yang baik dan tentu harus dilakukan sesuai dengan target output yang dicanangkan ketika meminta anggaran tersebut,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Jembrana Creative Festival 2026, Kolaborasi Lolot x Bagus Wirata Bikin Main Stage Benar-benar Pecah

Published

on

By

Kemeriahan Main Stage Hari Kedua Jembrana Creative Festival Senin 2 November
Kemeriahan di main stage hari kedua Jembrana Creative Festival, Senin (2/11). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Hari kedua Jembrana Creative Festival berlangsung semakin meriah dengan berbagai rangkaian aktivitas dan hiburan yang tersebar di beberapa area festival. Setiap panggung menghadirkan pengalaman berbeda yang menyuguhkan kreativitas, hiburan, serta ruang ekspresi bagi komunitas dan masyarakat.

Di area Red Zone 18+, pengunjung disuguhkan aktivitas live cooking yang menghadirkan keseruan memasak secara langsung, penampilan mixology yang memadukan kreativitas, keterampilan, dan atraksi meracik minuman penuh gaya, dilanjutkan dengan penampilan DJ Erik yang menambah semarak suasana melalui alunan musik dan irama yang energik.

Sementara itu, Community Stage menjadi ruang bagi komunitas untuk menunjukkan kreativitas dan bakatnya. Berbagai penampilan turut memeriahkan area ini, mulai dari stand up comedy, penampilan Jembrana Drum Community, hingga Sunaren yang menghadirkan kegiatan lomba sketsa ogoh-ogoh sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan kreativitas generasi muda.

Tidak kalah meriah, Main Stage menjadi pusat ledakan energi pada hari kedua Jembrana Creative Festival. Penampilan berbagai grup musik lokal maupun luar daerah sukses membakar semangat penonton. Suasana semakin menggila saat Jangar naik ke panggung menimbulkan crowd yang pecah dan disusul penampilan yang paling ditunggu-tunggu, Lolot x Bagus Wirata. Kolaborasi keduanya sukses membuat Main Stage benar-benar pecah! Ribuan energi seolah menyatu dalam lantunan musik, suara penonton yang ikut bernyanyi, hingga sorak sorai yang menggema memenuhi area festival. Dari awal hingga akhir penampilan, atmosfer semakin panas, penuh euforia, dan membuat pengunjung larut dalam kemeriahan malam Jembrana Creative Festival.

Untuk menutup rangkaian penampilan di Main Stage, suasana yang sebelumnya penuh energi dan membara perlahan beralih menjadi lebih santai dan enjoy. Pemoeda Soeka Karokoe hadir sebagai penampil pamungkas yang mengajak pengunjung menikmati alunan musik dengan nuansa yang lebih rileks, hangat, dan penuh kebersamaan. Setelah dibuat bergemuruh oleh penampilan sebelumnya, pengunjung diajak menikmati suasana malam dengan bernyanyi bersama dan larut dalam irama musik yang menyenangkan. Sebuah penutup yang pas untuk mengakhiri keseruan hari kedua Jembrana Creative Festival! (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dukung Penuh Kegiatan Mahasiswa UHN IGB Sugriwa Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca