Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Badung Caka Fest 2026, Bupati Siapkan Tambahan Hibah bagi Pemenang

BALIILU Tayang

:

Badung Çaka Fest
BADUNG CAKA FEST 2026: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, secara resmi membuka Lomba Ogoh-ogoh "Badung Çaka Fest 2026", ditandai pemukulan kulkul sebagai simbol dimulainya festival di Area Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (6/3/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, secara resmi membuka Lomba Ogoh-ogoh “Badung Çaka Fest 2026”, ditandai pemukulan kulkul sebagai simbol dimulainya festival di Area Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (6/3/2026).

Festival yang mengusung tema “Sakti Nugraha Loka” tersebut, menekankan harmoni antara kekuatan spiritual, kreativitas generasi muda serta nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Bali. Kegiatan ini menjadi upaya konkret pemerintah daerah dalam melestarikan warisan seni tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, tradisi ogoh-ogoh tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari ritual keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi, tetapi juga sebagai ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda untuk menampilkan inovasi seni berbasis nilai budaya lokal. “Tradisi ogoh-ogoh tidak sekadar kegiatan ritual, namun sebagai momentum penting memberikan ruang kepada generasi muda dalam menunjukkan kreativitas dan inovasinya melalui karya seni,” ujar Adi Arnawa.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda, pada momentum tersebut Bupati Adi Arnawa memberikan tambahan hadiah hibah secara spontan kepada para peserta. “Selain menerima hadiah yang sudah disiapkan, saya selaku Bupati Badung akan memberikan tambahan Hibah untuk Pemenang Pertama memperoleh Rp. 500 juta, Pemenang Kedua Rp. 450 juta, Pemenang Ketiga Rp. 400 juta dan Pemenang Keempat (Harapan I) Rp. 350 juta. Sementara peserta lainnya tetap memperoleh apresiasi masing-masing sebesar Rp. 200 juta,” paparnya.

Menurut Adi Arnawa, dukungan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan semangat gotong-royong generasi muda Badung yang telah bekerja keras menciptakan hasil karya ogoh-ogoh berkualitas. “Saya melihat sendiri perjuangan para peserta sangat luar biasa. Ada yang bekerja sejak pagi hingga dini hari, bahkan harus melindungi ogoh-ogoh mereka dari hujan. Di balik karya seni ini terdapat semangat kebersamaan dan gotong-royong yang sangat kuat,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas Pura Dalem Gede Abianbase

Selanjutnya Adi Arnawa menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival. “Ke depan, pada tahun-tahun mendatang, saya akan tambahkan anggaran untuk event ini agar lebih semarak, melihat antusias penonton tinggi saya akan tambahkan untuk penyediaan layar LED di area panggung agar masyarakat dapat menyaksikan penampilan peserta secara lebih optimal dan profesional,” jelasnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Badung Made Widiana melaporkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan potensi lokal serta memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda dalam berkarya melalui seni ogoh-ogoh. Para Sekaa Teruna dan Yowana diharapkan mampu menampilkan potensi lokal Badung melalui karya seni yang kreatif sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong-royong dan tanggung jawab terhadap pelestarian budaya.

Ia menambahkan, dalam proses pembuatan ogoh-ogoh para peserta juga dianjurkan menggunakan bahan ramah lingkungan serta menghindari unsur politik, pornografi maupun SARA dalam konsep karya yang ditampilkan. Badung Çaka Fest 2026 berlangsung selama tiga hari, 6-8 Maret 2026, dengan menampilkan 21 ogoh-ogoh terbaik yang telah diseleksi dari 597 ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna Teruni se-Kabupaten Badung yang terbagi dalam tujuh zona penilaian dari enam kecamatan. Selain menjadi ajang kompetisi seni, Badung Çaka Fest juga dicanangkan sebagai ruang ekspresi seni dan budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni, hiburan serta aktivitas ekonomi yang melibatkan komunitas lokal dan pelaku UMKM, sehingga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga selaras dengan implementasi visi pembangunan Kabupaten Badung melalui konsep Sapta Kriya Adi Cipta, yang menekankan pembangunan daerah berbasis kreativitas, inovasi, pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Lomba Penjor “Mengwi Memenjor 2025”

“Dengan semangat tersebut, Badung Çaka Fest kami harapkan tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, namun dapat menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk menjaga identitas budaya sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Badung yang maju, kreatif, dan berbudaya,” harapnya.

Turut hadir pada acara pembukaan, anggota Komisi IV DPRD Badung, Forkopimda Badung, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Badung, Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Gatriwara Badung Ny. Gusti Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti, serta tokoh masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Pengelolaan Pangan dan Ketahanan Daerah, Bupati Badung Terima Kunjungan Pemkab Tapin

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Pengelolaan Pangan dan Ketahanan Daerah, Bupati Badung Terima Kunjungan Pemkab Tapin

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Perkuat Sinergi Pengelolaan Pangan dan Ketahanan Daerah, Bupati Badung Terima Kunjungan Pemkab Tapin
Lanjutkan Membaca