Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bangun Budaya Mutu, LP3M Unud Gelar Pendampingan Penyempurnaan Dokumen SPMI

BALIILU Tayang

:

de
Kegiatan pendampingan penyempurnaan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dihadiri Rektor Unud bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Udayana menggelar pendampingan penyempurnaan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Kamis (28/4/2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unud dan dihadiri oleh para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris LP3M, dan sekitar 100 peserta yang merupakan UP3M dan TPPM Fakultas/Pascasarjana di lingkungan Unud. Pendampingan ini menghadirkan 4 narasumber yakni Prof. Nyoman Sadra Dharmawan, Dr. I Wayan Suardana, Prof. Ni Nyoman Suryani, dan Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini. 

Ketua Panitia Ida Bagus Wayan Gunam, Ph.D. dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diawali pada 24-25 Maret dengan menggelar Pelatihan SPMI secara hybrid. Sebagai kelanjutan dari pelatihan tersebut, telah dilaksanakan review/indentifikasi permasalahan dokumen SPMI di masing-masing unit. Kali ini dilaksanakan pendampingan untuk mendiskusikan permasalahan yang ada untuk dapat secara bersama-sama memperbaikinya sehingga dihasilkan dokumen SPMI yang lebih baik.

Peserta pendampingan penyempurnaan dokumen SPMI

‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam menyempurnakan dokumen SPMI yang menjadi acuan/pedoman dalam menjalankan penjaminan mutu di perguruan tinggi. Pada akhirnya juga untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan serta terbangunnya ‘budaya mutu’ di Universitas Udayana,’’ paparnya.

Untuk menjamin pelaksanaan kegiatan akademik dan nonakademik dapat berjalan efektif dan bermanfaat serta sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran Universitas Udayana, maka manajemen SPMI Unud dirancang dengan menggunakan model manajemen kendali mutu yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar Unud (PPEPP). ‘’Tahapan di atas secara berurutan membentuk suatu siklus SPMI yang selalu bergerak dinamis dan berkesinambungan dengan arah ke atas, yakni ke arah peningkatan mutu secara berkelanjutan,’’ ucapnya.

Baca Juga  Unud Gelar Pelatihan Keterampilan Pendampingan dan Wawancara Investigasi serta Konsultasi Forensik

Kegiatan ini juga sebagai salah satu kegiatan yang termasuk dalam “Peningkatan Standar” dalam PPEPP. Pendampingan ini juga sekaligus menindaklanjuti hasil Monev dan temuan Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilakukan pada periode sebelumnya (revisi dokumen). AMI tahun ini direncanakan akan dilaksanakan pada Agustus 2022. 

Sementara Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam sambutannya menyampaikan dari hulu sampai hilir proses penjaminan mutu ada di pundak peserta yang hadir. Untuk itu pihaknya mengapresiasi atas keikutsertaan dalam kegiatan ini. Lebih lanjut Rektor menyampaikan kita memang mengejar target mengubah tampilan Unud ke depan, membuat ekosistem kampus yang terintegrasi dalam upaya menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri dan berbudaya serta berkontribusi bagi bangsa. ‘’Untuk itu kita harus memperhatikan dua hal yakni akademik dan nonakademik,’’ ujarnya.

Peserta pendampingan penyempurnaan dokumen SPMI.

Rektor lanjut mengharapkan LP3M agar memainkan peranan besar untuk capaian di bidang akademik yakni menciptakan budaya mutu yang erat kaitannya dengan SPMI dan SPME. Setiap hal yang berkaitan dengan mutu agar dioptimalkan dan yakinkan SPMI dan SPME harus berjalan serta PPEPP harus berkelanjutan.

‘’Terkait dengan SPME, kita harus menyesuaikan diri sekarang dengan akreditasi yang sesuai dimana sejak 30 Maret 2022 sudah ada Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang baru dan Prodi yang terkait agar menyesuaikan. Untuk itu tantangannya kita harus menyesuaikan dengan indikator yang digunakan LAM tersebut,’’ ujar Rektor.

Rektor bersyukur karena dari 118 Prodi dimana 60,2 persen meraih akreditasi unggul dan sangat baik.  Kita juga akan bergerak ke akreditasi internasional dan tahun ini sudah ada 9 Prodi yang terakreditasi internasional serta dalam 2 tahun ke depan ditargetkan atau diusulkan 26 Prodi ke arah sana. Diharapkan tahun depan sudah ada 14 Prodi yang meraihnya. Kita harus meningkatkan persentase Prodi terakreditasi internasional agar tidak tertinggal dari PTN lainnya.

Baca Juga  Gelar Kuliah Umum, STP Mataram Gandeng Akademisi Unud Bahas Pariwisata Berkelanjutan

‘’Kita harus meyakinkan diri budaya mutu hisa tercapai melalui koordinasi dan komunikasi untuk maju bersama. Kita harus bekerja keras untuk itu, dan Rektor memberikan apresiasi kepada LP3M dan peserta yang hadir yang menjadi garda terdepan dalam budaya mutu,’’ pungkas Rektor. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4496-Bangun-Budaya-Mutu-LP3M-Unud-Gelar-Pendampingan-Penyempurnaan-Dokumen-SPMI.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

GOW Badung Gandeng Wanita Islam Dorong Pengolahan Sampah Organik dari Rumah Tangga

Published

on

By

gow badung
SERAHKAN BANTUAN: Ketua GOW Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung bersinergi dengan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kabupaten Badung untuk menggalakkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga.

Sebagai wujud nyata dukungan, Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5).

Nyonya Yunita Alit Sucipta menyatakan, aksi ini merupakan langkah konkret mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi persoalan sampah langsung dari sumbernya. Melalui pemanfaatan bag komposter, masyarakat diharapkan dapat mandiri mengolah limbah dapur mereka menjadi pupuk organik yang bernilai guna.

“Bag komposter merupakan sarana pengolahan sampah organik yang menjadi bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung. Hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk,” ujarnya.

Yunita Alit Sucipta menambahkan, sinergi yang kuat antara GOW dan Wanita Islam Badung menjadi motor penggerak yang efektif dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan. Ia juga mengimbau seluruh anggota Wanita Islam untuk menjadi agen perubahan dengan menularkan kebiasaan memilah sampah kepada warga di lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Islam Kabupaten Badung, Agus Linar Simamora, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari GOW Badung. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengedukasi seluruh anggota agar disiplin melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Di sela kegiatan, Agus Linar juga menginformasikan bahwa pelaksanaan kegiatan Idul Adha oleh Wanita Islam digelar secara bergilir setiap tahun di Kabupaten/Kota se-Bali. Setelah tahun 2026 ini diselenggarakan di Kabupaten Tabanan, Wanita Islam Kabupaten Badung bersiap menjadi tuan rumah pada perayaan tahun depan dan secara resmi mengundang Ketua GOW Badung untuk hadir.

Baca Juga  Unud Terima Kunjungan Peneliti dari University of Melbourne

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Bali Sri Widianingsih beserta anggota, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Denpasar Eny Prasetyowati, perwakilan Kaur Perencanaan Desa Dalung, serta Kelihan Dinas Kwanji Gede Pasek Kawijaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

Published

on

By

fun run wasiat
LEPAS FUN WALK: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Istri Paramita Dewi, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, seluruh keluarga besar Pasemetonan Ageng WASIAT serta undangan lainnya.

Fun Walk mengambil rute start di halaman depan Jro Gede Tainsiat ke arah timur menuju Jalan Pattimura, lalu menuju Jalan Belimbing, ke arah selatan menuju Jalan Kaliasem berlanjut ke Jalan Surapati menuju Jalan Kapten Agung, berlanjut ke Jalan Udayana lalu ke utara menuju Jalan Veteran hingga finish kembali di Jro Gede Tainsiat.

Berbaur dengan seluruh peserta Fun Walk, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat Hari Jadi ke-40 kepada Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat.

“Semoga momentum spesial HUT ke-40 Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat ini dapat semakin mempererat kekompakan serta memperkuat soliditas Keluarga Besar Pasemetonan WASIAT tidak hanya di lingkup internal namun juga dalam tujuan mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya saling bergotong – royong,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Acara, Ir. AA Ngr Agung Satria Wibawa, ST., IPM., ASEAN Eng. ditemui usai acara menjelaskan Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat 1986-2026 ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis dengan dibantu petugas dari RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

Baca Juga  Unud Terima Kunjungan Peneliti dari University of Melbourne

“Ucapan terimakasih kami haturkan kepada Wawali Arya Wibawa dan jajaran Pemkot Denpasar yang telah hadir melepas peserta Fun Walk pada puncak perayaan HUT Pasemetonan kami yang dilaksanakan pada hari ini. Seiring dengan bertambahnya usia, Pasemetonan kami akan terus mempertajam komitmen dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPD PDI Perjuangan Bali Kuatkan Perlindungan Karya dan Inovasi melalui Sosialisasi Sertifikasi HKI

Published

on

By

dpd pdi bali
KEYNOTE SPEAKER: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker pada acara Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya, kreativitas, dan inovasi, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang berdaya saing di Bali.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh I Made Suparta dan menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster, sebagai keynote speaker.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali.

Sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Suwitra dan Ni Made Usmartini, Bupati Klungkung Made Satria, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, serta para pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat dari berbagai daerah di Bali.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan I Made Suparta bahwa sertifikasi kekayaan intelektual merupakan langkah strategis untuk melindungi hasil karya dari penyalahgunaan maupun klaim pihak lain.

Selain memberikan kepastian hukum bagi pencipta, pelaku usaha, seniman, dan inovator, sertifikasi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sebuah karya sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Melalui sosialisasi ini, lanjut Supartha peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai bentuk kekayaan intelektual, mulai dari hak cipta, merek, paten, desain industri, hingga bentuk perlindungan lainnya. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendaftarkan karya yang dimiliki sebagai bentuk penghargaan terhadap proses kreatif dan inovatif yang telah dihasilkan.

Baca Juga  Unud Gelar Pelatihan Keterampilan Pendampingan dan Wawancara Investigasi serta Konsultasi Forensik

Para narasumber memberikan pemaparan mengenai prosedur pendaftaran kekayaan intelektual, manfaat sertifikasi bagi pelaku usaha dan UMKM, serta peluang yang dapat diperoleh ketika sebuah karya memiliki perlindungan hukum yang sah. Diskusi interaktif yang berlangsung juga mengangkat berbagai tantangan dan peluang perlindungan kekayaan intelektual di era digital yang semakin berkembang pesat.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bung Karno yang selalu menekankan pentingnya kemandirian, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan karya bagi kemajuan bangsa. Sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih menghargai hasil pemikiran, kreativitas, dan inovasi anak bangsa.

Melalui Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual ini, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi. Dengan perlindungan yang tepat, kreativitas dan inovasi dapat terus tumbuh, berkembang, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, perekonomian daerah, dan pembangunan nasional. Semangat melindungi karya anak bangsa inilah yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca