Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Besok, Diskusi Nasional SMSI Badung ‘‘Pariwisata Berkualitas‘‘ Siap Dibuka Bupati Adi Arnawa

BALIILU Tayang

:

SMSI Badung
RAPAT: Rapat finalisasi panitia diskusi nasional yang digelar SMSI Badung dengan mengambil topik "Pariwisata Berkualitas", Senin (19/5) di Ruang Kerta Gosana, Pemkab Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Diskusi nasional yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Badung dengan mengambil topik “Pariwisata Berkualitas (Quality Tourism)” secara resmi akan dibuka Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Kerta Gosana, Pemkab Badung, pada Selasa, 20 Mei 2025, besok.

Bupati Badung yang direncanakan membuka diskusi nasional tersebut juga selaku Keynote Speaker dengan menghadirkan empat narasumber berkompeten. Diantaranya Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata RI Drs. Vinsensius Jemadu, MBA., Ketua PHRI Provinsi Bali, Prof. Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati, President Commissioner Kura-Kura Bali, yang juga Pengamat Pariwisata Nasional, Tantowi Yahya serta Pengamat Kebijakan Publik Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si.

Ketua SMSI Kabupaten Badung Nyoman Sarmawa menyebutkan dalam rapat finalisasi hari ini, persiapan Diskusi Pariwisata Nasional sudah rampung 100 persen.

Bahkan, pihaknya melakukan persiapan akhir yang berkoordinasi dengan Prokompim Pemkab Badung terkait gladi bersih, rundown acara hingga materi diskusi pariwisata juga sudah terkirim ke masing-masing narasumber. Juga disampaikan kepastian 300 orang peserta yang akan hadir yang diklasifikasikan berasal dari kalangan birokrasi, akademisi, asosiasi media, mahasiswa dan sebagainya.

“H-1 hari ini, kami sudah rampungkan persiapan, termasuk narasumber dan sebagainya sudah clear, tinggal besok kita akan menggelar diskusi nasional, kami mohon doa restu kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses sesuai tujuan bersama,” tegasnya.

Menurutnya, diskusi publik ini dilakukan sebagai respons dari aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata yang resah atas kondisi pariwisata Bali, sehingga diharapkan adanya pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Mengingat, kondisi pariwisata di Bali tidak baik-baik saja.

Baca Juga  Wabup Alit Sucipta Buka Literasi Digital SMSI Badung, Dorong UMKM dan Gen Z Melek Transaksi Aman

Apalagi, berita terakhir dari PHRI Bali menyebutkan, bahwa jumlah wisatawan berkunjung ke Bali mengalami peningkatan yang sangat signifikan, tapi tingkat hunian hotel justru menurun drastis.

“Diskusi pariwisata ini, kami gelar untuk menjawab hambatan maupun persoalan-persoalan yang terjadi di sektor pariwisata, yang perlu dicarikan solusi bersama,” kata Sarmawa.

Tak hanya itu, banyak wisatawan asing yang mengambil alih pekerjaan orang lokal, seperti bisnis sewa menyewa motor, guide dan sebagainya. “Yang terpenting, banyak wisatawan melakukan aksi-aksi kriminalitas pidana, pelecehan terhadap kearifan lokal Bali. Tentunya hal tersebut tidak boleh lagi terjadi kedepannya. Untuk itu, kami mencari solusi bersama, sehingga diskusi nasional Pariwisata Berkualitas ini layak kita gelar,” paparnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkot Denpasar Siapkan Penataan Wajah Pusat Kota

Gajah Mada Jadi Salah Satu Kawasan Prioritas

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara diskusi Penataan Wajah Pusat Kota bersama seniman
DISKUSI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat diskusi tentang Penataan Wajah Pusat Kota bersama para seniman dan pemilik toko di Jalan Gajah Mada yang berlangsung di Bhineka Djaya, pada Selasa (4/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus mematangkan rencana penataan wajah pusat kota sebagai upaya menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih tertata, menarik, nyaman, serta mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal. Saat ini, tahapan persiapan penataan telah mulai dilakukan, termasuk oleh pihak kontraktor.

Penataan akan menyasar sejumlah titik yang menjadi landmark dan bagian penting dari wajah pusat Kota Denpasar. Di antaranya kawasan Catur Muka, penataan kawasan Lonceng, Patung Kuda, Simpang Puri Pemecutan, Simpang Tamrin, serta kawasan Suci. Mengingat kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan karakter yang kuat, penataannya membutuhkan perencanaan yang detail dan matang.

Hal ini disampaikan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sebuah diskusi yang berlangsung di Bhineka Djaya, pada Selasa (4/8).

Walikota Jaya Negara juga turut mengundang sejumlah seniman Kota Denpasar, di antaranya Putu Marmar Herayukti atau akrab disapa Marmar Herayukti dan I Komang Gede Sentana Putra, atau yang biasa disapa Kedux, untuk memberikan masukan dan pandangan terkait konsep penataan tersebut.

Pelibatan seniman ini dimaksudkan agar penataan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, namun juga mampu memperkuat karakter, identitas, dan estetika Kota Denpasar.

Pada kesempatan itu, Jaya Negara menekankan, titik-titik strategis di pusat kota diharapkan dapat menjadi landmark baru yang representatif, sekaligus memberikan kesan wajah kota yang lebih segar dan hidup.

“Penataan ini kita harapkan dapat menghadirkan wajah pusat Kota Denpasar yang lebih baru, tetapi tetap memiliki karakter dan tidak meninggalkan sejarah yang sudah ada. Karena itu, masukan dari para seniman sangat penting dalam proses penataan ini,” ujar Jaya Negara.

Penataan Gajah Mada juga akan melibatkan para pemilik toko yang berada di Jalan Gajah Mada. Dalam prosesnya, Pemkot Denpasar juga telah berkomunikasi dan berdiskusi dengan para pemilik toko yang berada di sepanjang kawasan tersebut.

Baca Juga  Sekwan Badung dan Prokompim Setda Badung Support Pelantikan Pengurus SMSI Badung 2024-2027

“Penataan akan mencakup wajah kawasan serta pedestrian, dengan harapan kawasan Gajah Mada yang selama ini menjadi salah satu kawasan bersejarah di Denpasar dapat kembali hidup dan menjadi ruang kota yang menarik bagi masyarakat,” ungkap Jaya Negara.

Selama penataan Pemerintah Kota Denpasar juga akan menyediakan Mobil Listrik untuk membantu masyarakat yang berkunjung di Jalan Gajah Mada. Sehingga masyarakat tidak parkir di sepanjang Jalan Gajah Mada. Karena kendaraan listrik tersebut terus keliling.

Secara umum, para pemilik toko pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Salah satunya pemilik Toko Bhineka Djaya, Wirawan Tjahjadi, yang menyambut baik rencana penataan wajah kota, khususnya di sepanjang Jalan Gajah Mada.

“Kami sangat setuju dengan adanya penataan wajah kota ini, terutama di sepanjang Jalan Gajah Mada. Bahkan, untuk menjadi percontohan, bagian depan toko kami siap digunakan,” ungkapnya.

Menurutnya, penataan kawasan tersebut dapat memberikan suasana baru sekaligus mendorong kembali aktivitas masyarakat di pusat kota.

Seniman Kota Denpasar, I Komang Gede Sentana Putra atau Kedux juga menyatakan dukungannya terhadap rencana penataan pusat kota. Menurutnya, wajah kota memang perlu dirawat dan ditata secara berkala, namun tetap harus mempertahankan nilai sejarah yang melekat pada kawasan tersebut.

“Secara pribadi saya sangat mendukung. Wajah kota wajib di-maintenance, bukan diganti secara total. Karena di dalamnya ada sejarah awal terbentuknya kota. Kalau ada penataan, kami sangat mendukung karena ini bisa mengangkat kota dan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menilai, kawasan pusat kota memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi yang mampu menjadi titik perputaran ekonomi baru.

“Harapannya kawasan ini bisa menjadi destinasi dan pusat perputaran ekonomi. Jadi masyarakat tidak hanya lewat, tetapi bisa datang, menikmati suasana, dan berlama-lama di kawasan ini,” katanya.

Baca Juga  PHRI Bali Dukung Penuh Diskusi Nasional SMSI Badung “Pariwisata Berkualitas”

Kedux menambahkan, konsep penataan saat ini masih terus digali dengan mencari karakter atau ikon yang menjadi ciri khas masing-masing kawasan di Denpasar.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Patung Kuda. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan dapat ditata menggunakan material yang lebih permanen, termasuk unsur logam, serta dilengkapi sejumlah ruang atau spot yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai maupun berfoto.

“Di kawasan Patung Kuda misalnya, akan kita lihat kembali apa yang menjadi karakter daerah tersebut. Bisa diperbarui dengan material yang lebih permanen, menggunakan logam, kemudian diberikan spot-spot agar masyarakat bisa menikmati kawasan, datang, duduk, rileks, dan berlama-lama,” jelasnya.

Selain memperkuat estetika kawasan, fasilitas pendukung juga menjadi bagian penting dalam penataan. Sejumlah fasilitas dasar seperti toilet, ruang duduk, serta spot foto diharapkan dapat tersedia sehingga kawasan pusat kota tidak sekadar menjadi jalur lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman.

Melalui penataan tersebut, dirinya berharap pusat kota dapat kembali menjadi kawasan yang hidup, memiliki daya tarik baru, tetap mempertahankan nilai sejarah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penataan wajah pusat Kota Denpasar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan kota yang lebih nyaman, berkarakter, dan memiliki ruang publik yang mampu menjadi tempat interaksi masyarakat maupun daya tarik bagi wisatawan. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkot Denpasar dan Kejari Perkuat Sinergi Percepat Universal Coverage Jamsostek

Published

on

By

Sekda Denpasar Eddy Mulya, Kepala Kejari Denpasar Trimo, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat dalam rapat di Prama Beach Hotel Sanur.
RAPAT: Rapat Perdana Forum Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kota Denpasar yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat di Prama Beach Hotel Sanur, Selasa (4/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Kejaksaan Negeri Denpasar terus memperkuat sinergi dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Perdana Forum Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kota Denpasar yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat di Prama Beach Hotel Sanur, Selasa (4/8).

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi sosial yang penting dalam mewujudkan masyarakat yang produktif, tangguh, dan sejahtera. Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar terus menunjukkan komitmennya melalui penguatan regulasi, dukungan anggaran, serta kolaborasi lintas sektor guna memperluas perlindungan bagi para pekerja.

“Keberadaan Forum Kepatuhan ini sangat strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memastikan setiap pemberi kerja memenuhi kewajibannya memberikan perlindungan kepada pekerja. Kami optimistis melalui kolaborasi yang kuat, target Universal Coverage Jamsostek dapat terus ditingkatkan,” ujar Eddy Mulya.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut diwujudkan melalui Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 71 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang diperkuat dengan Peraturan Wali Kota Nomor 68 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan. Pada APBD Tahun 2026, Pemkot Denpasar juga telah mengalokasikan perlindungan bagi 3.951 pekerja rentan, termasuk mendorong percepatan kepesertaan melalui inovasi Sembagi Aruthala Korpri Denpasar.

Hingga 31 Juli 2026, capaian Universal Coverage Jamsostek Kota Denpasar telah mencapai 196.716 pekerja terlindungi. Meski menunjukkan tren positif, Pemkot Denpasar menilai capaian tersebut masih perlu terus ditingkatkan melalui optimalisasi peran perangkat daerah, penguatan data sektoral, serta peningkatan kepatuhan badan usaha.

Baca Juga  PHRI Bali Dukung Penuh Diskusi Nasional SMSI Badung “Pariwisata Berkualitas”

Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., menegaskan bahwa Forum Kepatuhan merupakan bagian dari upaya Kejaksaan dalam mendukung optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan hukum, pemberian pertimbangan hukum, mediasi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna mendorong kepatuhan pemberi kerja terhadap ketentuan yang berlaku.

“Forum Kepatuhan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam meningkatkan kepatuhan pemberi kerja terhadap pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kejaksaan siap memberikan dukungan melalui fungsi bantuan hukum, pertimbangan hukum, mediasi, serta pendampingan sesuai kewenangan, sehingga perlindungan bagi para pekerja dapat berjalan optimal,” ujar Trimo.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan cakupan kepesertaan sehingga semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan sosial yang layak.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Denpasar dan Kejari Denpasar yang terus mendorong perluasan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Kejaksaan, perangkat daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek, sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan sosial secara menyeluruh,” ujar Adventus Edison Souhuwat. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Badung Kunjungi Pasien Anak di RS Mangusada, Berbagi Ceria di Hari Anak Nasional

Published

on

By

Penasehat DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba mengunjungi pasien anak di RS Mangusada.
KUNJUNGAN: Penasehat DWP Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba dan jajaran pengurus serta anggota melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8).

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa keceriaan, semangat baru, dan kenyamanan bagi anak-anak yang sedang berjuang memulihkan diri.

Penasehat DWP Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menyerahkan bantuan berupa buku cerita berwarna dan mainan edukatif yang aman dan bermanfaat untuk menumbuhkan imajinasi, melatih keterampilan, serta menghibur selama masa perawatan di rumah sakit.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan doa tulus dan semangat kepada seluruh anak dan orang tua yang mendampingi.

“Anak-anak adalah anugerah terindah dan harapan masa depan. Wajar jika kita berikan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya, terlebih saat mereka sedang sakit dan butuh perjuangan ekstra untuk sembuh. Semoga buku dan mainan ini bisa menjadi teman yang menyenangkan, mengusir rasa bosan, dan membawa senyum lebar di wajah anak-anak. Semoga lekas sembuh, kuat kembali, dan bisa bermain serta belajar dengan ceria seperti sedia kala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menambahkan bahwa kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan anak menjadi perhatian utama bagi seluruh anggota DWP.

“Kami ingin hadir bukan sekadar berbagi benda, melainkan berbagi kasih dan perhatian tulus. Semoga kehadiran kami sedikit meringankan beban keluarga dan mengingatkan bahwa diluar sana banyak yang mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan anak-anak semua. DWP Badung akan terus berupaya hadir dan berbagi kebaikan untuk anak-anak Badung tercinta,” ungkapnya.

Baca Juga  Di Tengah Maraknya Berita Hoax, Anom Gumanti Apresiasi Hadirnya SMSI Badung Jalankan Fungsi Edukasi dan Literasi

Turut hadir mendampingi rangkaian kegiatan Direktur RS Mangusada Badung beserta jajaran manajemen dan perawat ruangan, serta para anggota DWP Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca