Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BI Bali Gelar Pasar Rakyat Go Digital: Jembatan Dua Dunia, Tradisi & Teknologi

BALIILU Tayang

:

Pasar Rakyat bali
PROGRAM PASAR RAKYAT: Bank Indonesia saat menyelenggarakan Program Pasar Rakyat Bali Go Digital yang telah diinisiasi sejak bulan Oktober 2025 dan mencapai puncaknya pada Senin (1/12/2025). (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia kembali menginisiasi inovasi baru untuk mempercepat pembentukan ekosistem digital di Provinsi Bali dengan menyelenggarakan Program Pasar Rakyat Bali Go Digital. Melalui program ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengajak para Penyedia Jasa Pembayaran (PJP)/bank untuk berkompetisi mendorong digitalisasi pasar-pasar tradisional di Provinsi Bali.

Program yang telah diinisiasi sejak bulan Oktober 2025 ini mencapai puncaknya pada Senin ini (1/12/2025) yang ditandai dengan presentasi final Pemaparan Program Pasar Rakyat Bali Go Digital oleh beberapa Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) / bank yang terpilih di hadapan Dewan Juri yang terdiri dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Adapun Fokus program ini adalah menyasar pasar yang tergabung dalam ekosistem Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (SiGapura). Pasar pada ekosistem SiGapura mempunyai peran strategis dalam pembentukan harga harian komoditas yang diperhitungkan dalam komponen inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, yang membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Pasar Rakyat Bali Go Digital merupakan sinergi kegiatan edukasi, akselerasi QRIS, serta mendorong pembiayaan untuk memperkuat daya saing ekosistem pasar. Digitalisasi sistem pembayaran di pasar mampu menciptakan transaksi ekonomi yang lebih efisien, sehingga menjadi jembatan 2 dunia, yakni tradisi dan teknologi secara bersamaan.

Erwin juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PJP dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran di Pulau Bali dan juga berdampak pada penyaluran kredit. ”Pertumbuhan ekonomi Bali yang mencapai 5,88% pada triwulan III-2025 tentu tidak lepas dari peran digitalisasi yang semakin masif termasuk peran QRIS didalamnya,” ujar Erwin.

Baca Juga  Kuatkan Sinergi dengan Provinsi, TP PKK Tabanan Dukung Pasar Rakyat Kabupaten Klungkung

Hingga Oktober 2025, volume transaksi QRIS di Bali mencapai 134 juta transaksi, dengan total nominal mencapai Rp 19 T. Sementara itu, jumlah merchant sudah mencapai 1 juta merchant dengan pengguna sebanyak 1,1 juta. Capaian ini menjadi bukti nyata transformasi digital yang semakin mengakar di masyarakat. Dalam presentasi final Program Pasar Rakyat Go Digital, terpilih 5 (lima) peserta PJP yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan BPD Bali, yang memaparkan masing-masing inovasi program.

Berbagai inovasi telah dilakukan untuk mengedukasi pedagang, konsumen serta membentuk ekosistem digital seperti pembayaran parkir, retribusi (sampah, iuran kios) dan transaksi jual beli melalui berbagi metode program yang kreatif dan inovatif. PJP bahkan berkolaborasi dengan desa adat, influencer, shopping race, serta melakukan sosialisasi dan edukasi disertai dengan pemberian sweetener, kuis, branding, dan berbagai metode lainnya.

Di sisi lain, untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Bali, pada program ini PJP/Bank juga didorong untuk menyalurkan kredit kepada sektor UMKM yang aktif di pasar-pasar tradisional tersebut. Dengan adanya pemberian kredit kepada UMKM, diharapkan pelaku usaha dapat memperluas kapasitas usahanya, meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang dipasarkan, serta memperkuat daya saing di tengah transformasi ekonomi digital.

Apresiasi terhadap PJP pendukung Pasar Rakyat Go Digital dilakukan dalam perhelatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Bali 2025 pada 2 Desember 2025, yaitu:

  1. Juara Kategori PJP Teraktif dalam Literasi Akses Keuangan, Digitalisasi, dan Pelindungan Konsumen (Eling Raga): PT Bank Pembangunan Daerah Bali
  2. Runner Up Kategori PJP Teraktif dalam Literasi Akses Keuangan, Digitalisasi, dan Pelindungan Konsumen (Eling Raga): PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  3. Juara Kategori PJP Teraktif dalam Memberikan Akses Keuangan: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  4. Runner Up Kategori PJP Teraktif dalam Memberikan Akses Keuangan: PT Bank Pembangunan Daerah Bali
  5. Juara Kategori PJP Teraktif dalam Mendorong Digitalisasi Transaksi Pembayaran: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  6. Runner Up Kategori PJP Teraktif dalam Mendorong Digitalisasi Transaksi Pembayaran: PT Bank Central Asia Tbk
  7. Presenter Terbaik Program Pasar Rakyat Bali Go Digital: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kolaborasi yang terbangun antara Bank Indonesia, OJK, Pemerintah dan PJP melalui inisiatif Program Pasar Rakyat Bali Go Digital ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi digital, memperluas akses layanan keuangan, serta meningkatkan literasi dan daya saing pelaku usaha di seluruh Bali.
Baca Juga  Pertama di Bali! TP2DD Klungkung Dorong Inovasi Digital Melalui ‘‘Launching‘‘ Digital Island Nusa Lembongan

Transformasi digital di pasar rakyat tidak hanya membuka peluang ekonomi yang lebih inklusif sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem perdagangan lokal sebagai bagian dari langkah strategis menuju ekonomi Bali yang tumbuh berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Bali Jagadhita 2025, BI Ajak Investor Global Berinvestasi di Bali

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Juli 2022, Optimisme Konsumen Bali Tetap Tinggi

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Kuatkan Sinergi dengan Provinsi, TP PKK Tabanan Dukung Pasar Rakyat Kabupaten Klungkung

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca