Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BNSP Laksanakan Audit Surveilance pada Lembaga Sertifikasi Profesi Unud

BALIILU Tayang

:

audit
Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Udayana (LSP Unud) pada Jumat, 4 November 2022, menerima Tim Surveilance Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Kampus Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Udayana (LSP Unud) pada Jumat, 4 November 2022, menerima Tim Surveilance Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Kampus Denpasar.

Tujuan pelaksaanaan audit surveilance adalah untuk memastikan LSP Unud telah sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 333 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Golongan Pokok Aktivitas Ketenagakerjaan Bidang Standardisasi, Pelatihan Kerja dan Sertifikasi.

Tim audit surveilance dari BNSP terdiri dari Robiatul Adawiyah dan Fina. Acara surveilance turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Ketua LSP Unud, Dr. Putu Saroyini Piartrini, S.E., M.M., Ak, Manajer Mutu Sertifikasi, Dra. Ini Made Ariani, M.Par. dan Manajer Sertifikasi, I Nyoman Tri Sutaguna ., S.ST Par., M.Par.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik Unud menyampaikan selamat datang di Universitas Udayana, dan mengharapkan masukan yang diyakini bermanfaat untuk perbaikan penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi dan Pelayanan Pendukung. Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Profesi merupakan salah satu program strategik yang dicanangkan dalam rangka mewujudkan lulusan yang unggul dan mandiri di pasar kerja.

Disampaikan pula bahwa LSP Unud terbuka dan mengharapkan masukan melalui audit surveilance yang dilaksanakan untuk memelihara dan meningkatkan manajemen penyelenggaraan sertifikasi secara berkelanjutan. LSP Unud memperoleh lisensi sejak tanggal 9 April 2017, melakukan asesmen bagi 733 mahasiswa Vokasi Unud dan menerbitkan 726  sertifikat kompetensi bagi mahasiswa D3 dan D4 di lingkungan Universitas Udayana.

Dengan dukungan pimpinan institusi Universitas Udayana dan kerja sama civitas akademika, saat ini LSP Unud, mengembangkan  skema sertifikasi kompetensi profesi regional Asia Tenggara untuk profesi bidang pariwisata guna mendukung visi internasionalisasi Universitas Udayana. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5088-Audit-Surveilance-Badan-Nasional-Sertifikasi-Profesi-Pada-Lembaga-Sertifikasi-Profesi-Unversitas-Udayana.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunjungan Wamenkes RI di Pustu Dauh Puri

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau Pustu Dauh Puri.
DAMPINGI WAMENKES: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus saat meninjau Pustu Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elvin Elyas, S.Sos.,M.Si beserta jajaran ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8).

Turut mendampingi di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. A.A. Ayu Agung Candrawati, M.Kes., Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi, perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan undangan terkait lainnya. Hadir pula Kepala Puskesmas II Denpasar Barat dr. Ni Komang Suarjati dan Kepala Pustu Dauh Puri Made Ardani.

Pada kesempatan itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR meninjau sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang ada di Pustu Dauh Puri. Layanan tersebut di antaranya Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan KB, Kelas Ibu Hamil, Ruang Kesehatan Anak dan Imunisasi, serta Ruang Damakesmas.

Usai melaksanakan peninjauan, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR memuji pelayanan yang ada di Pustu Dauh Puri. Pihaknya menyebut untuk sekelas Pustu, Pustu Dauh Puri memiliki pelayanan yang lengkap dengan standar yang baik.

“Lewat perbincangan saya dengan Bapak Walikota, saya mengetahui bahwa angka stunting di Bali merupakan salah satu yang terendah di Indonesia, yakni sekitar 8,2 persen, sementara angka nasional masih berada di 19,8 persen. Karena itu, saya datang ke sini untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana di Bali bisa mencapai angka tersebut, serta strategi apa yang telah dilakukan sehingga nantinya dapat dibagikan dan diterapkan di daerah lain,” ungkapnya.

Benjamin kemudian menyebutkan, hal di atas menunjukkan bahwa berbagai program dan intervensi yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat telah memberikan hasil yang sangat baik.

“Hal lain yang menurut saya sangat menakjubkan adalah Kota Denpasar memiliki sebuah terobosan yang sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun, yaitu Damakesmas. Terlebih lagi, layanan ini didukung dengan Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam,” katanya.

Lebih lanjut, Benjamin mengatakan, terobosan yang dilakukan Pemkot Denpasar adalah hal yang luar biasa. Tidak hanya inovatif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Model seperti ini sangat baik untuk dipelajari dan dikembangkan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Denpasar, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya juga berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan Kota Denpasar ini dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan dibagikan kepada daerah lain. Hal ini dikarenakan setiap daerah memiliki inovasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pelayanan publik.

“Saya kira, apa yang kita lihat di Denpasar hari ini menjadi contoh bahwa ketika pemerintah memiliki komitmen, inovasi, dan kolaborasi yang kuat bersama masyarakat, maka capaian yang luar biasa dapat diwujudkan. Semoga praktik-praktik baik dari Denpasar ini bisa direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI ke Pustu Dauh Puri merupakan momentum penting untuk memperkenalkan dan berbagi pengalaman terkait berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah dijalankan di Kota Denpasar.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan ke Pustu Dauh Puri. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama,” ucap Jaya Negara.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Untuk itu, Pemkot Denpasar terus mendorong penguatan Puskesmas Pembantu (Pustu) agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan masukan. Apa yang sudah baik di Denpasar tentu akan terus kami tingkatkan, dan sebaliknya kami juga terbuka untuk menerima arahan serta kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Kota Denpasar semakin baik,” ungkap Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri HUT Ke-61 SMPN 2 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Launching Aplikasi Tampan Spentwo

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Kadis Pendidikan A.A. Gede Wiratama melaunching Aplikasi Tampan Spentwo di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar.
LAUNCHING: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama, saat melaunching Aplikasi Tampan Spentwo dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Spentwo Festival 5.0 dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). Kegiatan yang mengusung tema The Eternal Power of Ascension tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Tabungan Menginspirasi Harapan Siswa (Tampan Spentwo).

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan Sekda Eddy Mulya didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama.

Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dikembangkan sekolah, termasuk upaya menanamkan budaya menabung dan memberikan edukasi keuangan kepada siswa melalui Aplikasi Tampan Spentwo.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Perjalanan panjang ini menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan di Kota Denpasar. Kami terus mendorong SMPN 2 Denpasar untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi muda, sejalan dengan program prioritas Bapak Walikota dalam memajukan pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Eddy Mulya.

Sekda Eddy Mulya berharap Aplikasi Tampan Spentwo dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memberikan pemahaman serta membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan sejak dini bagi para siswa.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, menjelaskan bahwa Spentwo Festival 5.0 juga menjadi wadah kreativitas dan pengembangan prestasi. Berbagai lomba yang telah digelar sebelumnya diikuti sebanyak 717 siswa Sekolah Dasar dari kawasan Sarbagita.

“Kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kami mengapresiasi seluruh siswa SMPN 2 Denpasar yang telah berperan sebagai panitia dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Gusti Ayu Made Seniwati. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkot Denpasar Sembahyang Pujawali Pura Jagatkartta Gunung Salak

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin persembahyangan Pujawali XXI di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Gunung Salak, Bogor
PERSEMBAHYANGAN: Pemkot Denpasar dipimpin Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti persembahyangan serangkaian karya Pujawali XXI di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/8). (Foto: Hms Dps)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Jajaran Pemerintah Kota Denpasar dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti persembahyangan serangkaian karya Pujawali XXI yang diselenggarakan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/8).

Acara tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara; Ketua GOW Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, anggota WHDI Kota Denpasar dan pihak terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, para anggota WHDI Kota Denpasar juga turut berpartisipasi dalam ngayah tari Rejang Renteng pada acara yang diselenggarakan bertepatan dengan rahina Purnama Katiga tersebut.

Seusai melaksanakan persembahyangan, Wawali Kota Arya Wibawa menyampaikan pujawali XXI merupakan momen penting bagi umat Hindu untuk memperkuat implementasi Tri Hita Karana, yakni menciptakan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama dan manusia dengan lingkungan.

“Tentu pelaksanaan upacara Dewa Yadnya ini sebagai sarana menggali nilai spiritual seluruh umat untuk mengimplementasikan Tri Hita Karana. Dengan pelaksanaan upacara ini, diharapkan dapat memancarkan energi positif dan menetralisir hal-hal negatif. Mengingat berbagai dinamika kehidupan saat ini penting bagi kita untuk menjaga keharmonisan bagi seluruh umat Hindu di manapun berada,” ujar Arya Wibawa.

Sementara ketua panitia karya, I Putu Wardana menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemkot Denpasar dan rombongan yang telah berpartisipasi, khususnya dalam ngayah Rejang Renteng pada puncak acara tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pemedek yang telah antusias berpartisipasi dalam acara ini, baik yang langsung terlibat maupun yang mengikuti prosesi pujawali. Kami berharap pelaksanaan pujawali ini dapat meningkatkan keharmonisan, serta kerahayuan bagi seluruh umat ke depannya,” ucap Wardana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca