Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BP3MI Bali Tekankan Pentingnya Pahami Prosedur Aman Bekerja di Luar Negeri bagi PMI Asal Buleleng

BALIILU Tayang

:

BP3MI Bali
SOSIALISASI: Sosialisasi Pelayanan Perlindungan dan Penempatan PMI yang digelar Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng di Aula Kantor Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Jumat (12/9). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Memahami syarat, mekanisme, serta prosedur bekerja aman di luar negeri menjadi kunci utama bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI) agar terhindar dari risiko penempatan ilegal. Pesan ini ditekankan dalam Sosialisasi Pelayanan Perlindungan dan Penempatan PMI yang digelar Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng di Aula Kantor Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Jumat (12/9).

Mewakili Bupati Buleleng, Plt. Asisten I Sekda Buleleng Made Juartawan membuka kegiatan ini  dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat Buleleng, khususnya Desa Penyabangan yang menjadi salah satu daerah dengan banyak pekerja migran.

“Buleleng merupakan salah satu daerah di Bali yang banyak mengirim tenaga kerja ke luar negeri. Keberadaan PMI bukan hanya berkontribusi melalui remitansi, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah dan bangsa. Namun masih banyak tantangan, mulai dari pemahaman prosedur keberangkatan yang rendah, keterampilan yang belum sesuai pasar kerja luar negeri, hingga risiko penempatan non-prosedural,” ujar Juartawan.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi momentum penting untuk membekali masyarakat dengan informasi yang benar. “Masyarakat harus siap lahir batin, punya keterampilan, dan paham prosedur agar terhindar dari praktik ilegal. Jika desa menjadi pusat literasi migrasi, maka keberhasilan PMI bukan hanya soal remitansi, tapi juga bagaimana mereka pulang membawa pengalaman dan semangat baru untuk memajukan desa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Provinsi Bali yang diwakili Kasubag TU Warjono menuturkan, sepanjang 2024 terdapat 9.597 PMI asal Bali, dengan 2.245 orang berasal dari Buleleng. Jumlah ini menempatkan Buleleng sebagai daerah dengan penempatan PMI terbanyak di Provinsi Bali.

Baca Juga  Cegah Pekerja Migran Ilegal, Disnaker Gianyar Sosialisasi Mekanisme dan Prosedur Bekerja ke Luar Negeri

Mayoritas PMI asal Bali bekerja di kapal pesiar, spa, hotel, restoran, dan industri pabrik. Negara tujuan mereka antara lain Italia, Turki, Belanda, Jepang, dan Maladewa. Namun, tantangan besar masih ada, seperti penempatan non-prosedural tanpa dokumen lengkap, praktik calo, hingga kasus perdagangan orang (TPPO). Bahkan, tahun lalu sempat viral kasus dua PMI asal Buleleng yang menjadi korban TPPO di Myanmar, disekap, dan tidak menerima gaji.

Menanggapi hal tersebut, BP3MI Bali bersama Pemkab Buleleng telah melaksanakan berbagai program strategis, di antaranya pembentukan Desa Migran Emas di Desa Tembok, pelatihan peningkatan kapasitas calon PMI, pemberdayaan wirausaha purna PMI, serta penyediaan fasilitas pengaduan dan pemulangan PMI bermasalah.

“Perlindungan PMI harus menjadi gerakan bersama. Kami berharap sinergi dengan Pemkab Buleleng semakin kuat agar masyarakat dapat bekerja ke luar negeri dengan aman, legal, dan bermartabat,” pungkas Warjono.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari perangkat desa, lurah, camat, dan masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari BP3MI Bali, Plt. Kepala Disnaker Buleleng, Kantor Imigrasi Singaraja dan BPJS Ketenagakerjaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polsek Ubud Evakuasi Jenazah Pria Tanpa Identitas yang Ditemukan di Sungai Ayung Kedewatan

Published

on

By

Gianyar, baliilu.com – Aparat Polsek Ubud bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi terhadap sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan tersangkut di sela-sela bebatuan aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (19/6/2026).

Penemuan jenazah tersebut bermula sekitar pukul 10.10 WITA saat seorang karyawan Hotel Mandapa Ubud melaksanakan kegiatan rutin pembersihan di sekitar bantaran Sungai Ayung. Saat berada di lokasi, saksi melihat benda yang awalnya dikira akar pohon tersangkut di antara bebatuan sungai. Namun setelah didekati, saksi terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan sesosok jenazah laki-laki dalam posisi terlentang.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Chief Security Hotel Mandapa Ubud yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., bersama personel piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan BPBD serta PMI Kabupaten Gianyar untuk melakukan proses evakuasi.

Sekitar pukul 11.35 WITA, tim gabungan melaksanakan evakuasi melalui jalur aliran Sungai Ayung menuju Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Gianyar menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar guna dilakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter, mengenakan celana pendek jeans warna biru dan tidak mengenakan baju. Kondisi jenazah telah dalam keadaan kaku, ditemukan luka lecet pada bahu kiri bagian belakang dan luka pada pelipis kanan. Namun demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.

Baca Juga  Sinergi dan Kepedulian, Kunci Desa Tembok Raih Juara Nasional Perlindungan PMI

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta mengungkap identitasnya.

“Kami telah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Gianyar serta pihak terkait untuk proses identifikasi korban. Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai agar segera menghubungi kantor kepolisian terdekat guna membantu proses identifikasi,” ujar Kompol I Wayan Putra Antara.

Saat ini Polsek Ubud bersama Unit Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Gianyar terus melakukan pendalaman serta pengumpulan informasi dari masyarakat guna mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Polresta Denpasar Gelar Turnamen Badminton dan Futsal Kapolresta Cup 2026

Published

on

By

polresta denpasar
PEMBUKAAN OLAHRAGA: Polresta Denpasar saat menggelar Pembukaan Pertandingan Olahraga Badminton dan Futsal Kapolresta Cup Jajaran Polresta Denpasar yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di GOR Praja, Jalan Kebo Iwa, Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Denpasar menggelar Pembukaan Pertandingan Olahraga Badminton dan Futsal Kapolresta Cup Jajaran Polresta Denpasar yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di GOR Praja, Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., membuka langsung kegiatan yang dihadiri PJU serta para atlet peserta dari Bag, Sat, Si dan Polsek jajaran Polresta Denpasar beserta para suporter yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada masing-masing tim.

Dalam sambutannya, Kapolresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani personel sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antaranggota.

“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran personel, mempererat hubungan silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin dan kerja sama, serta memperkuat soliditas sesama anggota Polresta Denpasar,” ujar Kapolresta.

Turnamen badminton diikuti oleh 16 tim yang akan bertanding selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Juni 2026 di Lapangan Praja. Sementara cabang olahraga futsal akan diikuti oleh 12 tim dan dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 25 Juni 2026 di Lapangan Estadio.

Pembukaan pertandingan ditandai dengan pemukulan shuttlecock pertama oleh Kapolresta Denpasar sebagai simbol dimulainya kompetisi. Setelah seremoni pembukaan, pertandingan badminton langsung digelar dengan penuh semangat dan sportivitas dari seluruh peserta.

Kegiatan olahraga ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan soliditas internal Polri, Kapolresta Cup ini merupakan momentum yang sangat positif untuk membangun kebersamaan, meningkatkan semangat hidup sehat, serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polresta Denpasar. Melalui semangat sportivitas dan fair play yang ditunjukkan para peserta, diharapkan terbangun kekompakan yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian kepada masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Cegah Pekerja Migran Ilegal, Disnaker Gianyar Sosialisasi Mekanisme dan Prosedur Bekerja ke Luar Negeri

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Kinerja Pemerintahan, Bupati Sanjaya Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas

Published

on

By

bupati sanjaya
LANTIK PEJABAT: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik sekaligus mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang berlangsung secara hybrid di Tabanan Convention Center (TCC), Jumat (19/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melantik sekaligus mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang berlangsung secara hybrid di Tabanan Convention Center (TCC), Jumat (19/6). Kegiatan tersebut dihadiri secara luring maupun daring oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Sekda beserta jajaran, kepala perangkat daerah, panitia seleksi JPT, serta undangan lainnya.

Sebanyak 14 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan dilantik pada kesempatan tersebut, terdiri atas 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 6 Pejabat Administrator, dan 3 Pejabat Pengawas.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang harus dimaknai secara positif guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, rotasi dan mutasi yang dilakukan telah berdasarkan rekomendasi hasil uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sebagai implementasi sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kinerja.

Sanjaya menekankan agar pelantikan tidak dipandang sebagai kegiatan administratif semata, melainkan sebagai langkah strategis untuk membangkitkan semangat kerja baru. “Pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperbaharui semangat kerja dan mencegah kejenuhan. Dengan adanya penyegaran, akan terhindar pola kerja yang terlalu kaku akibat terlalu lama berada pada satu posisi,” ujarnya.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Sanjaya meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan tidak menunda langkah dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi secara cepat, mengidentifikasi tantangan yang ada, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk mendukung pencapaian target organisasi.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Hadiri Puncak HUT Ke-29 PMI Denpasar

Lebih lanjut, pihaknya juga mendorong seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran birokrasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif, cepat, dan responsif.

Mengakhiri arahannya, Sanjaya mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus menjaga kekompakan dan persatuan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. “Dimanapun dan kapanpun kita bertugas, mari tunjukkan bahwa kita bersama-sama mengabdikan diri untuk Kabupaten Tabanan dan masyarakat yang kita cintai. Kuncinya adalah tetap kompak dan bersatu sebagai keluarga besar Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan tersebut harus terus dijaga dalam bingkai Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca