Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Buka Musorprov KONI, Gubernur Wayan Koster Dorong Pencapaian Prestasi Terbaik Olahraga Bali

KONI Bali Harus Fokus Pembinaan Cabang Olahraga Berbasis Kearifan Lokal Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

KONI Bali
MUSORPROV: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan sambutan saat menghadiri langsung Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (23/3/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, dan Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya menghadiri langsung Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (23/3/2026). Pada kesempatan ini, secara tegas dan lugas disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, jika selain budaya dan adat-istiadat, olahraga juga akan dijadikan ikon terbaik untuk mendatangkan wisatawan berkualitas.

“Dengan pelaksanaan sejumlah event olahraga, yang mampu melibatkan atlet luar negeri tentu saja akan meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata yang datang ke Bali. Hal ini tentu saja akan memberi peluang bagi majunya cabang olahraga, ” katanya.

Koster mengatakan untuk mencapai prestasi dan membangun Indonesia yang unggul secara jasmani dan rohani, cabang olahraga harus dijadikan sebuah event kepariwisataan yang berkualitas.

“Selama ini, hal inilah yang belum digerakkan optimal, sehingga pada periode kedua ini, olahraga akan didorong menjadi ikon prestasi terbaik di Bali. Jika semua pihak bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik, maka akan bisa mencapai lebih dari itu. Sehingga pemetaan kepengurusan yang baru akan menjadi manageman yang memajukan para atlet dan cabang olahraga yang dipimpinnya,” imbuh Gubernur Koster.

Gubernur Koster mengatakan, untuk pengurus KONI Bali diminta fokus tarung untuk olahraga yang memang menjadi potensi alamiahnya Bali.

“Jangan bertarung jenis cabor yang bukan kemampuan kita. Naturalnya Bali kita harus tahu,” tegas Koster.

Ditambahkannya, untuk meraih prestasi yang gemilang, tentu pengurus KONI Bali, cabor dan atlet Bali harus berperan aktif melakukan pembinaan. Setiap atlet yang memiliki kemampuan, wajib fokus bertarung pada cabang olahraga yang menjadi potensi alamiahnya Bali.

Baca Juga  Sanksi Tegas Mengancam, Gubernur Koster Minta Perbekel “Jengah“ Kelola Sampah Berbasis Sumber

“Jangan bertarung pada cabor yang kita tidak memiliki kemampuan di bidang itu, sehingga menjerumuskan kemampuan yang kita miliki. Untuk ke depan kita fokus itu dulu, bertanding itu ilmunya, menang sebelum tanding,” ungkap Gubernur Koster.

Disampaikannya lagi, bahwa secara visual, ekosistem olahraga itu sangat baik sehingga perlu kita perhatikan pembibitan, pengorganisasian dan wahana untuk mengembangkan prestasinya ini. Secara khusus cabang olahraga harus dibina dengan serius, jadi dalam memilih pengurus cabang nantinya, jangan terlalu memberikan tekanan atau mengatur, namun cukup hanya dengan niat dan rasa tanggung jawab yang dimilikinya dalam memajukan cabang olahraganya.

Gubernur Wayan Koster menyampaikan sebagai calon tunggal Ketua KONI Bali, I Nyoman Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali diharapkan mampu menampilkan dedikasi terbaik untuk semua. Jangan sampai ada cabang olahraga yang bergerak auto pilot. Karena perhelatan PON Tahun 2028 di NTB dan NTT nanti, merupakan momentum terbaik dan menjadi wadah untuk  bergerak lebih progresif ke depan, dan ini tentu saja menjadi tanggung jawab semua pihak terutama para atlet, pembina dan cabang olahraganya untuk menunjukkan keahlian yang dimilikinya, agar menjadi kesadaran kolektif, dan berjalan dalam satu persepsi serta satu langkah untuk menggerakkan olahraga di Bali.

Wakil Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Markus Othniel Mamahit membacakan sambutan Ketua KONI Pusat disampaikannya bahwa KONI Bali semangat dalam membina olahraga sehingga mampu mensukseskan pelaksanaan PON pada tahun 2024 di peringkat ke-7 dari 39 peserta, dengan perolehan 36 medali emas, 38 medali perak dan 60 medali perunggu.

Capaian ini tentunya tidak terlepas dari pimpinan daerah Bali, sehingga kolaborasi yang dibangun akan menjadi semakin baik.  Memilih pemimpin masa bakti yang berikutnya dan wajib melakukan evaluasi sehingga mampu mengejar prestasi yang sebelumnya sempat turun, pada PON di NTT dan NTB pada tahun 2028. Sehingga melalui pelaksanaan Musorprov Bali ini, diharapkan menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan sekaligus memilih Ketua KONI Bali periode berikutnya.

Baca Juga  Wujudkan PSEL dan BMTH di Bali, Gubernur Koster Teken Dua Kesepakatan Strategis di Jakarta

I Nyoman Giri Prasta sebagai calon tunggal Ketua KONI Bali, menyampaikan bahwa saat membicarakan terkait olahraga, ada atlet, pelatih, pembina dan official namun tidak kalah pentingnya venue. Ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi bertalian dengan atlet-atlet mulai dari tingkat banjar, desa, kelurahan, kecamatan dan kabupaten, sehingga potensi ini akan tertangani dengan baik dan terpola, salah satunya adalah sport scientist yang menggunakan teknologi, yakni dengan satu catatan harus bergerak bersama.

Sehingga penataan cabang olahraga yang akurat, baik antara pengurus Provinsi Bali, pengurus kabupaten-kota dan termasuk cabang olahraga harus bersinergi dan kolaborasi.  Maka dari itu, penataan akurat harus dilakukan, sehingga mampu mewujudkan jargon Bali bagi setiap atlet yang berlaga “kami datang untuk menang”.

“Pendataan atlet harus akurat, dari banjar, desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota. Sulit memang bicara data, tapi lebih sulit lagi kalau tanpa data,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sains dan teknologi dalam menjaring potensi atlet, serta mendorong sinergi seluruh elemen olahraga di Bali. Mulai dari pengurus KONI, cabang olahraga (cabor), hingga pemerintah daerah.

Menatap agenda besar, Giri Prasta menegaskan kesiapan Bali menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang disebut sebagai momentum “tuan ruman di halaman sendiri”, serta Porprov Bali 2027 di Kabupaten Buleleng.

Terkait cabang olahraga olimpic, ia menegaskan pendekatan realistis berbasis potensi lokal dan kesiapan infrastruktur. Menurutnya, tidak semua cabor harus dipaksakan berkembang jika tidak didukung kondisi daerah.

“Kita harus lihat kearifan lokal dan nature Bali. Tidak semua cabor bisa dipaksakan, terutama yang membutuhkan venue khusus berstandar tinggi,” katanya.

Dalam hal pendanaan, Giri Prasta membuka peluang kolaborasi antara sektor pemerintah, swasta, dan publik. Ia juga mendorong optimalisasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) sebagai “bapak angkat” bagi cabang olahraga. “Program tiap cabor harus jelas dulu, baru kita hitung kebutuhan anggarannya. TJSP akan kita dorong jadi bapak angkat olahraga tanpa melanggar regulasi,” ujarnya.

Baca Juga  The Asianpost Research: Kinerja Gubernur Koster Terbaik Pulihkan Ekonomi Bali Pasca-Pandemi

Terkait anggaran KONI Bali, ia mengakui masih akan melakukan kajian lebih detail. Namun, ia memastikan peluang penambahan anggaran melalui APBD Perubahan tetap terbuka jika dibutuhkan. “Kalau anggaran dirasa kurang, bisa kita tambahkan di APBD Perubahan. Astungkara, ke depan pendanaan olahraga kita upayakan aman,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Kejuaraan Tenis Bupati Badung Cup II Resmi Dibuka

Dalam Upaya Pembinaan Prestasi Berkelanjutan serta Menambah Jam Terbang dan Pengalaman Bertanding bagi Para Atlet

Loading

Published

on

By

Kejuaraan Tenis, Bupati Badung Cup, Pelti Badung, Pemkab Badung, Olahraga Badung
BUKA KEJUARAAN: Bupati Badung diwakili Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) I Putu Oka Adnyana, saat membuka Kejuaraan Tenis Junior Kelompok Umur (KU) 10, 12, 14, 16 tahun dan Senior Terbuka "Bupati Badung Cup II" Tahun 2026 di Lapangan Tenis Lumintang, Jumat (16/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dalam upaya pembinaan prestasi berkelanjutan serta menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi para atlet, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Pelti Badung menyelenggarakan ajang bergengsi Kejuaraan Tenis Junior Kelompok Umur (KU) 10, 12, 14, 16 tahun dan Senior Terbuka “Bupati Badung Cup II” Tahun 2026.

Kejuaran ini dibuka oleh Bupati Badung diwakili Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) I Putu Oka Adnyana, di Lapangan Tenis Lumintang, Jumat (16/10). Turut hadir Perwakilan Pengurus Pelti Provinsi Bali, Pengurus Pelti Kabupaten/Kota se-Bali, KONI Badung, wasit dan para sponsor.

Bupati Badung dalam sambutannya yang disampaikan Kabid Oka Adnyana mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan tenis ini, semoga kerja sama dan komitmen yang baik dapat terus dipertahankan demi kemajuan olehraga tenis lapangan di Bali, khususnya di Kabupaten Badung.

Pemkab Badung senantiasa mendukung upaya pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi atlet. Diharapkan kegiatan ini berkesinambungan, sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk berolahraga, memiliki pola hidup sehat serta mampu meraih prestasi melalui bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Bupati berpesan kepada para atlet agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin dan rasa saling menghormati. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan belajar, mengukur kemampuan dan membangun mental juara.

“Kemenangan memang menjadi tujuan, namun sikap sportif dan semangat untuk terus berkembang merupakan nilai yang jauh lebih penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia I Nyoman Adi Wiratma melaporkan, kejuaraan tenis terbuka ini akan berlangsung selama 10 hari. Junior 16 – 20 Oktober, Senior 21 – 25 Oktober, bertempat di dua lokasi utama yaitu Lapangan Tenis Dharma Praja Lumintang dan Lapangan Tenis KONI Bali.

Baca Juga  Sanksi Tegas Mengancam, Gubernur Koster Minta Perbekel “Jengah“ Kelola Sampah Berbasis Sumber

Dijelaskan, kejuaraan diikuti 117 peserta dari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Bali dan luar Bali. Terbagi atas KU 10 tahun sebanyak 32 peserta putra/putri, KU 12 tahun 18 peserta putra /putri, KU 14 tahun 26 peserta putra /putri, KU 16 tahun 26 peserta putra /putri, dan Kelompok Senior baru sebanyak 15 peserta putra/putri. Peserta memperebutkan total hadiah 110 juta. Melalui penyelenggaraan “Bupati Badung Cup II” Tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi atlet petenis baru yang berprestasi dan siap mengharumkan nama daerah di kancah regional maupun nasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Kejurprov PBSI Bali 2026 Resmi Ditutup, Denpasar Raih Juara Umum

Published

on

By

Kejurprov PBSI Bali 2026 Resmi Ditutup di Seririt
DITUTUP: Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis PBSI Bali Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (11/10), setelah berlangsung selama empat hari, 8–11 Oktober 2026, di GOR Mekar Seririt, Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis PBSI Bali Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (11/10), setelah berlangsung selama empat hari, 8–11 Oktober 2026, di GOR Mekar Seririt, Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Kota Denpasar berhasil meraih predikat juara umum dengan perolehan 10 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan medali, piagam penghargaan, serta trofi kepada para atlet dan kontingen berprestasi.

Ketua Umum PBSI Buleleng, Anak Agung Ketut Widia Putra, saat menutup kejuaraan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, panitia, dan pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan Kejurprov PBSI Bali 2026. Ia berharap kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet, sekaligus memperkuat semangat sportivitas serta persaudaraan antarkabupaten/kota di Bali.

Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan atlet. Hasil pertandingan hendaknya dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan mental bertanding. Melalui kompetisi berjenjang, PBSI diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis potensial yang dapat mengharumkan nama Bali pada kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Kejurprov PBSI Bali 2026 diikuti atlet dari berbagai kabupaten/kota di Bali yang bertanding dalam kategori tunggal dan ganda kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja, dan taruna, termasuk ganda taruna campuran. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet dan pelatih untuk mengukur hasil pembinaan serta meningkatkan kualitas persaingan bulutangkis di Bali.

Berdasarkan hasil akhir kejuaraan dengan mempertandingkan 10 kategori putra putri, Kota Denpasar mendominasi perolehan medali dan memastikan posisi sebagai juara umum. Sementara itu, Kabupaten Buleleng turut mencatatkan prestasi melalui Kadek Kevin Putra Adnyana yang meraih juara pertama tunggal anak-anak putra serta pasangan Carell Adrian Cristianto dan Kadek Kevin Putra Adnyana yang menjadi juara pertama ganda anak-anak putra.

Baca Juga  Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan, Gubernur Koster Gandeng Berbagai Pihak Kebut Program Pembangunan Bali

Adapun daftar juara pertama Kejurprov PBSI Bali 2026 meliputi tunggal usia dini putra Gede Pradnya Ganendra Wirawan dan putri Ni Kadek Ayu Candra Kirana Dewi (Denpasar); tunggal anak-anak putra Kadek Kevin Putra Adnyana (Buleleng) dan putri Ni Ketut Cahaya Permata Budi (Badung); tunggal pemula putra Kadek Devandra Amertha Putra (Badung) dan putri Ni Luh Marsya Witrisna Putri (Denpasar); tunggal remaja putra I Kadek Arjuna Dwijaksana (Badung) dan putri Anggun Natalie Manurung (Denpasar); serta tunggal taruna putra Rafif Alamsyah Dwi Putra dan putri Aurelia Putri Afra Ramadhani (Denpasar).

Pada nomor ganda, juara pertama ganda anak-anak putra diraih Carell Adrian Cristianto dan Kadek Kevin Putra Adnyana (Buleleng), sedangkan ganda anak-anak putri diraih Ni Kadek Santhi Pradnyandari dan Ni Putu Airin Nirwasita Maheswari (Denpasar). Ganda pemula putra diraih I Gede Agastha Gajendra Putra dan Made Ravindra Demas, serta ganda pemula putri Mikaela Gracia Simon dan Ni Luh Marsya Witrisna Putri (Denpasar). Ganda remaja putra diraih I Ketut Gede Parimana Sudawan dan Rai Justin Exaudy Cruz (Badung), sedangkan ganda remaja putri diraih Ni Kadek Kirana Nariswari dan Tjokorda Istri Ratih Nathamahosidi (Denpasar). Sementara itu, ganda taruna putra diraih I Komang Andika Saputra dan I Made Sudiarta, ganda taruna putri diraih I Gusti Ayu Sri Pradnyandari dan Ketut Gyanendra Santy Parta, serta ganda taruna campuran diraih I Made Sudiarta dan I Gusti Ayu Sri Pradnyandari, seluruhnya dari Kabupaten Klungkung. Kejuaraan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi atlet selama kompetisi berlangsung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Published

on

By

Presiden Prabowo terima Presiden FIFA di Istana Merdeka
TERIMA PRESIDEN FIFA: Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Gianni Infantino membahas penguatan kerja sama dalam pengembangan sepak bola nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Menurut Erick, Kepala Negara memandang olahraga memiliki peran penting tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda dan bangsa Indonesia.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa bola sangat penting, olahraga sangat penting untuk pembangunan karakter bangsa. Karena itu Bapak Presiden punya komitmen penuh untuk membangun olahraga secara nasional di mana ini menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa kita,” ujar Menpora.

Menurut Menpora, Presiden Prabowo turut mendorong agar fasilitas olahraga, baik yang berada di daerah maupun pusat, dapat dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama dengan klub-klub olahraga. Selain itu, pemerintah menegaskan dukungannya terhadap FIFA dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan berbagai agenda sepak bola internasional pada masa mendatang.

“Presiden juga menyampaikan dukungan penuh kepada FIFA. Presiden juga berterima kasih FIFA bisa mengadakan event yang selama ini U-17 World Cup, lalu FIFA ASEAN, dan tentu beberapa event ke depan lainnya Pemerintah Indonesia siap support beberapa kegiatan FIFA,” lanjutnya.

Sementara itu, Gianni Infantino mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo terhadap kemajuan sepak bola Indonesia. Menurut Infantino, kecintaan Presiden Prabowo terhadap sepak bola berjalan seiring dengan visinya dalam melihat olahraga sebagai instrumen yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia.

Baca Juga  Menko Airlangga Hartarto Apresiasi Upaya Cepat Koster Tangani Banjir dan Korban, Siap Dukung Pembangunan Bali

“Dia memiliki kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola dan sangat memahaminya, bukan hanya karena kecintaan terhadap olahraga ini, tetapi juga karena kecintaannya pada negara. Dia sangat memahami apa yang perlu dilakukan di negaranya serta bagaimana sepak bola, dan olahraga pada umumnya, dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi negara,” ujar Infantino.

Lebih lanjut, Infantino mengatakan bahwa pertemuan tersebut turut membahas strategi dan visi besar pengembangan olahraga dan sepak bola di Indonesia. FIFA, menurutnya, siap berkolaborasi dalam mendukung berbagai proyek tersebut.

“Kami membahas strategi umum dan visi terkait investasi di Indonesia untuk stadion, lapangan sepak bola, sekolah, serta segala hal yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan federasi dalam proyek-proyek ini,” tandasnya.

Pertemuan tersebut mempertegas komitmen Indonesia dan FIFA untuk memperkuat kolaborasi pengembangan sepak bola, dengan perhatian pada prestasi, fasilitas olahraga, serta pembentukan karakter generasi muda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca