Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda Literasi Denpasar Ajak Anak Tanamkan Cinta Tanah Air Lewat Literasi Kebangsaan

Dorong Kreativitas, Perkuat Karakter, dan Lestarikan Budaya Bangsa Sejak Dini

Loading

BALIILU Tayang

:

Bunda Literasi Denpasar serahkan hadiah Literasi Kebangsaan
SERAHKAN HADIAH: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyerahkan hadiah usai membuka Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026 di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu (25/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026 di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu (25/10).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini sekaligus memperkuat budaya literasi, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Yusswara, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan bahwa literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana memperluas wawasan, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat persatuan.

Menurutnya, budaya literasi berperan penting dalam membentuk generasi penerus yang berpengetahuan, kreatif, berkarakter, serta mampu memahami dan menghargai keberagaman budaya bangsa.

“Melalui kegiatan Literasi Kebangsaan ini, kami berharap nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kreativitas, keberanian, serta rasa cinta terhadap budaya dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sagung Antari berharap kegiatan literasi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri, mengekspresikan gagasan, serta membiasakan diri membaca, menulis, dan bercerita sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba, mengatakan kegiatan Literasi Kebangsaan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda melalui aktivitas yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tandatangani MoU Pengembangan SDM dan Inovasi Bersama Ikayana

Upaya tersebut menurut Upawana juga sejalan dengan penguatan pendidikan wawasan kebangsaan yang dilakukan Kesbangpol Kota Denpasar. Beragam kegiatan digelar untuk melibatkan anak-anak dan masyarakat secara aktif. Di antaranya, lomba mewarnai bertema tokoh perjuangan bangsa yang diikuti sekitar 50 peserta, lomba mendongeng bertema cinta tanah air, serta pelatihan daur ulang sampah bagi ibu-ibu PKK.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap tanah air kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Lewat lomba mewarnai tokoh perjuangan bangsa, anak-anak dapat mengenal sosok-sosok yang berjasa bagi Indonesia. Sementara melalui lomba mendongeng, kami ingin mengembangkan kreativitas dan keberanian anak-anak dalam menyusun serta membawakan cerita bertema cinta tanah air,” ungkapnya.

Upawana menambahkan, pelatihan daur ulang sampah bagi ibu-ibu PKK juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Ditambahkannya, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi berbagai unsur masyarakat. Dimana, penguatan wawasan kebangsaan dan budaya literasi membutuhkan keterlibatan bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, pendidik, dan organisasi kemasyarakatan.

Karena itu, kegiatan ini melibatkan TP PKK, IGTKI, K3S, para guru, organisasi wanita, organisasi kepemudaan, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak, keluarga, dan masyarakat secara luas.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Namun, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar ke depannya kegiatan dapat diselenggarakan dengan lebih baik. Harapan kami, melalui kegiatan ini, kecintaan terhadap tanah air semakin tumbuh, kreativitas anak-anak semakin berkembang, dan budaya literasi semakin kuat di masyarakat,” tambahnya.

Melalui Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar mendorong penguatan karakter generasi muda melalui literasi, pengenalan sejarah perjuangan bangsa, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sinergi antara pemerintah, keluarga, pendidik, dan masyarakat diharapkan mampu membentuk generasi yang kreatif, berwawasan luas, serta bangga terhadap bangsa Indonesia.

Baca Juga  Bank Sampah Dahlia Banjar Benaya Ajak Warga Kelurahan Paguyangan Kelola Sampah Berbasis Sumber

Pada hari yang sama, Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, turut meninjau berbagai perlombaan dalam rangkaian Festival Seni dan Budaya Tahun 2026 Kelurahan Sumerta. Kegiatan tersebut berlangsung di sisi timur panggung Arda Candra, kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sanjaya Terima Kunjungan Dubes RI untuk Yunani

Published

on

By

Bupati Sanjaya terima kunjungan Dubes RI untuk Yunani
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (23/10). (Foto: gs/bi)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (23/10). Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama sister city, pemasaran produk unggulan daerah, serta peluang pengembangan sumber daya manusia melalui penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi di Yunani.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekda dan Asisten serta Perangkat Daerah terkait, Sekretaris Kedutaan Besar RI di Athena Alfan Attariq, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Denpasar, Mitra Training Center (MTC) Internasional, dan mitra usaha lainnya guna membahal hal lebih lanjut. Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang sesuai dengan potensi Tabanan dan kebutuhan kedua pihak.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya menyampaikan Tabanan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Tabanan dikatakannya memiliki potensi pertanian berupa beras merah organik, beras hitam, kopi robusta, salak, durian, manggis, kelapa, kakao, serta berbagai komoditas hortikultura dari kawasan Bedugul. Potensi tersebut didukung oleh UMKM yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang menembus pasar internasional.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Yunani. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan yang lebih intensif, baik dalam bentuk sister city maupun kerja sama di bidang pertanian, perdagangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” tegas Sanjaya.

Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi pertanian dan perluasan akses pasar tanpa mengabaikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian Tabanan,sehingga dapat mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung pangan Bali. Sebagai referensi, Bupati Sanjaya mencontohkan kerja sama sister city dengan Kota Toyama, Jepang, yang dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menjajaki kolaborasi serupa dengan Yunani. Selain itu, peluang di sektor perhotelan dan pariwisata diharapkan dapat mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja asal Tabanan melalui mekanisme penempatan resmi dan perlindungan yang memadai.

Baca Juga  Sekda Wiradana Ingatkan ASN Jaga Komitmen dan Integritas Kerja

Sementara itu, Dubes RI untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, menyampaikan, bahwa kunjungan langsung ke daerah penting untuk memahami potensi dan kebutuhan pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa Indonesia dan Yunani telah menjalin hubungan persahabatan selama sekitar 75 tahun yang dapat terus diperkuat melalui kerja sama ekonomi.

“Kami lebih suka turun langsung ke daerah untuk memahami apa yang dibutuhkan dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran. Dari Tabanan, kami melihat potensi produk pertanian, kerajinan, dan furnitur, serta peluang di bidang tenaga kerja, khususnya sektor hospitality,” ungkap Bebeb.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga berharap komunikasi dan koordinasi antarpihak dapat berlanjut pada pemetaan potensi serta perumusan kerja sama yang konkret. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas pasar produk unggulan daerah, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan tetap memperhatikan kepentingan serta perlindungan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Jenazah Perempuan Tanpa Identitas di Pantai Nyang-Nyang

Published

on

By

Tim SAR evakuasi jenazah di Pantai Nyang-Nyang
EVAKUASI: Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (24/10/2026). Informasi penemuan jenazah diterima petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.20 Wita dari Resana, Kelian Desa Pecatu.

Berdasarkan laporan yang diterima, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing di pinggir Pantai Nyang-Nyang sekitar pukul 16.50 Wita. Pemancing kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwajib dan Kelian Desa Pecatu, yang selanjutnya meminta bantuan evakuasi kepada tim SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung berkoordinasi dengan Kelian Desa Pecatu, Bhabinkamtibmas Pecatu, serta pihak ambulans. Di waktu bersamaan, para personel mempersiapkan peralatan evakuasi dan sekitar pukul 17.40 Wita sebanyak 5 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Setengah jam berselang mereka tiba di Pantai Nyang-Nyang, selanjutnya melakukan pembagian tugas, sebelum melakukan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan. Dari ciri-ciri warna kulit, dan wajah diperkirakan jenasah tersebut adalah warga negara asing. Setelah melalui proses penanganan di lokasi, pada pukul 19.30 Wita jenazah berhasil dievakuasi.

“Kita evakuasi kurang lebih 2 jam, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Sanglah dengan menggunakan ambulance Yayasan Masjid Alfatah,” terang Wahyu Sidiarta, selalu koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Hingga proses evakuasi selesai, identitas korban serta waktu dan penyebab pasti kematiannya belum diketahui. Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku. Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Polair Kuta Selatan, Inafis Polda Bali, Balawista Badung, perangkat Desa Pecatu, serta masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Bahas Lima Ranperda dalam Sidang Paripurna, Pemkot dan DPRD Denpasar Perkuat Sinergi

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Parade Gong Kebyar dan Baleganjur Se-Kota Denpasar

Wadahi Kreativitas Seni Generasi Muda Lestarikan Budaya Bali

Loading

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa buka Parade Gong Kebyar dan Baleganjur
SERAHKAN HADIAH: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyerahkan hadiah usai membuka Parade Gong Kebyar dan Baleganjur se-Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (23/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran tahunan Parade Gong Kebyar dan Baleganjur se-Kota Denpasar secara resmi dibuka Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (23/10). Pembukaan ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada perwakilan peserta yang akan menampilkan kemampuan terbaiknya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Oktober 2026, ini diikuti 16 sekaa, terdiri atas delapan Sekaa Gong Kebyar dan delapan Sekaa Baleganjur.

Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan dana pembinaan sebesar Rp 35 juta untuk Sekaa Gong Kebyar dan Rp 25 juta untuk Sekaa Baleganjur sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya di Kota Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebudayaan Nasional dan Hari Sumpah Pemuda di Kota Denpasar ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan inovasi seni di kalangan generasi muda.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, usai membuka kegiatan mengatakan bahwa Parade Gong Kebyar dan Baleganjur se-Kota Denpasar merupakan wahana kreativitas dan aktivitas inovatif generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya Bali, khususnya seni karawitan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan dan kekuatan seni Baleganjur, tetapi juga menjadi ajang pembinaan bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas dalam berkesenian.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat melestarikan kesenian dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya melestarikan budaya kita,” ujar Arya Wibawa.

Arya Wibawa berharap parade ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri serta menunjukkan bakat dalam menciptakan, memainkan, dan mengembangkan seni budaya Bali. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi kegiatan seni pada tingkat yang lebih tinggi, seperti Pesta Kesenian Bali (PKB).

Baca Juga  Sekda Eddy Mulya Apresiasi BPS Festival Ke-4, Dorong Kreativitas dan Pembentukan Karakter Siswa

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan dalam bidang seni dan budaya, khususnya gamelan Baleganjur dan Gong Kebyar, sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, didampingi Kepala Bidang Kesenian, I Wayan Narta, menjelaskan bahwa Parade Gong Kebyar dan Baleganjur se-Kota Denpasar merupakan salah satu upaya untuk memberikan ruang ekspresi dan pengembangan kreativitas bagi para pelaku seni, khususnya generasi muda.

“Melalui penyelenggaraan parade ini, diharapkan semangat generasi muda dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan seni budaya Bali dapat terus tumbuh dan berkelanjutan,”ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, di samping sebagai ajang pembinaan dan pelestarian kesenian trasidional dalam rangka mewujudkan kota kreatif menuju Denpasar maju, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dari semua pembinaan sekaa baleganjur yang ada di Kota Denpasar.

Secara teknis Kabid Kesenian, Wayan Narta menambahkan, jumlah sekaa peserta parade tahun 2026 ini yakni 16 sekaa. Beberapa unsur menjadi dasar pengamatan meliputi teknik (gegedig dan tetekep), ide dan gagasan, struktur meliputi komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), kreativitas (pengembangan musikalitas dan originalitas garapan) serta penampilan (ekspresi, gerak dan tabuh). (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca