Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda PAUD Kabupaten Badung Resmikan Gedung Baru TK Kumara Ngurah Rai I Carangsari

BALIILU Tayang

:

bunda paud badung
RESMIKAN GEDUNG: Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa meresmikan Gedung baru TK. Kumara Ngurah Rai I, Kamis (16/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Karya Melaspas, Ngenteg Linggih sekaligus meresmikan Gedung baru TK. Kumara Ngurah Rai I yang ditandai dengan pemotongan pita, Kamis (16/4).

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Artawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Camat Petang, Perbekel Desa Carangsari, serta Kepala Sekolah TK Kumara Ngurah Rai I, seluruh Guru, staf, dan anak-anak.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat hadir sebagai saksi atas penyelesaian pembangunan fasilitas pendidikan ini. Ia menekankan bahwa keberadaan gedung baru ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Badung. “Saya sangat senang dan terhormat dapat hadir untuk menyaksikan prosesi adat serta meresmikan gedung baru ini. Dengan adanya fasilitas yang baru dan lebih baik ini, saya percaya bahwa proses belajar mengajar akan menjadi jauh lebih nyaman, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak didik kita,” ujar Bunda PAUD Badung.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. “Pendidikan anak usia dini dan TK merupakan fondasi yang sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, saya berharap anak-anak TK. Kumara Ngurah Rai I dapat terus belajar dengan gembira, bermain sambil belajar, dan mengembangkan potensi mereka secara holistik. Mari kita bekerja sama untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Baca Juga  K3S Badung Kunjungi Anak Penderita Tumor di Desa Gulingan

Sementara itu, Perbekel Desa Carangsari I Made Sudana dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung ini. Pihaknya berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan terjaga keberlangsungannya demi mencerdaskan kehidupan anak-anak di wilayah Desa Carangsari.

Dengan diresmikannya gedung baru ini, diharapkan TK Kumara Ngurah Rai I dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan pendidikan serta menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk menggali kreativitas dan imajinasi mereka. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sutjidra Ajak Masyarakat Lakukan “Pertobatan Lingkungan”

Published

on

By

hari peduli lingkungan
TANAM POHON: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menanam pohon pada acara Apel Peringatan Hari Peduli Lingkungan Hidup di Danau Tamblingan, Desa Munduk, Sabtu (6/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Peringatan Hari Peduli Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang bertemakan “Saatnya Bekerja untuk Iklim” menjadi momentum bersama dalam melakukan tindakan nyata di tengah-tengah kondisi bumi yang sedang berada dalam situasi tidak baik-baik saja.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menyerukan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama melakukan “Pertobatan Lingkungan”. Demikian disampaikan dalam sambutannya pada acara Apel Peringatan Hari Peduli Lingkungan Hidup di Danau Tamblingan, Desa Munduk, Sabtu (6/6).

Seruan pertobatan lingkungan oleh Bupati Sutjidra itu sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup RI yang menegaskan bahwa kerusakan alam telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan akibat kelalaian manusia selama bertahun-tahun. Terkait itu, seruan pertobatan lingkungan atau gerakan bersama menjaga dan melestarikan lingkungan dari unit terkecil seperti di rumah tangga adalah penting untuk memicu perubahan besar ke depannya.

“Mari kita selalu peduli terhadap lingkungan masing-masing. Langkah pertama yang sangat krusial adalah dengan memilah sampah langsung dari rumah tangga, serta menekan segala aktivitas yang memicu pencemaran air dan udara,” ujarnya.

Bupati Sutjidra menambahkan, selama ini upaya penyelamatan lingkungan sering kali dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah semata yang gerakannya kerap bersifat sporadis atau musiman. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa kunci utama kelestarian alam berada di tangan seluruh lapisan masyarakat sebagai tanggungjawab bersama pemerintah dan melakukan gerakan itu secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng telah mengintegrasikan program pelestarian ini ke dalam kebijakan daerah. Seperti yang sebelumnya telah dilakukan, aksi kebersihan massal secara berkala, gerakan penanaman pohon secara masif dan revitalisasi kawasan kumuh dengan meperbaiki ruang terbuka publik yang tidak layak huni dan kumuh agar kembali asri dan sehat,” ujar Bupati Sutjidra.

Baca Juga  Ketua WHDI Badung Hadiri Lomba “Cane Hias“ Se-Desa Adat Kapal

Pihaknya juga menekankan, kondisi bumi yang tidak baik ini adalah alarm bagi semua pihak. Jika bukan kita yang memulai pertobatan lingkungan ini dari sekarang, maka generasi masa depan yang harus membayar mahal kerusakannya.

Selain kegiatan apel, Peringatan Hari Peduli Lingkungan Hidup kali ini juga dirangkaikan dengan penanaman sejumlah pohon, penyerahan bibit pohon kepada Perbekel Muduk dan penyerahan simbolis foto Jalak Bali untuk program kelestarian satwa langka “Separuh Hati untuk Bali”. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ratusan Telur Penyu Hijau Dievakuasi di Pantai Banyuasri

Published

on

By

telur penyu di banyuasri
EVAKUASI: Ratusan butir telur penyu hijau berhasil dievakuasi oleh kelompok nelayan dan relawan konservasi di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kamis (4/6) malam. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Ratusan butir telur penyu hijau berhasil dievakuasi oleh kelompok nelayan dan relawan konservasi di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kamis (4/6) malam. Evakuasi dilakukan untuk menyelamatkan telur-telur tersebut dari ancaman predator, terutama anjing liar yang kerap berkeliaran di sepanjang pesisir pantai.

Musim bertelur penyu hijau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang menjadi momen yang dinantikan para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung bersama Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri.

Dikonfirmasi pada Minggu (7/6), Ketua KUB Karang Gunung, Teguh, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menjelaskan sekitar pukul 03.00 Wita dua ekor penyu naik ke Pantai Camplung dan membuat sarang di dua lokasi berbeda. “Dua ekor penyu naik ke pantai. Di titik pertama telur berhasil diamankan setelah sebelumnya diincar anjing liar. Sementara di titik kedua, salah seorang nelayan menunggui penyu saat bertelur sehingga sarang tersebut terhindar dari gangguan anjing,” ujarnya.

Dari sarang pertama, nelayan dan relawan mengevakuasi 73 butir telur. Sementara pada sarang kedua ditemukan 109 butir telur lainnya. Seluruh telur kemudian dipindahkan ke bak penampungan sementara yang telah disiapkan relawan.

Ketua Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri, Nyoman Sadwika, mengatakan pemindahan telur dilakukan sebagai langkah penyelamatan awal karena lokasi sarang berada di kawasan yang rawan gangguan predator. Menurutnya, meski bak penampungan yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi standar konservasi, kondisi di dalamnya dibuat semirip mungkin dengan habitat alami penyu.

“Kami berharap seluruh telur yang berhasil diselamatkan dapat menetas dengan baik. Upaya kecil ini diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian penyu hijau yang populasinya semakin berkurang,” katanya.

Baca Juga  Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP. PKK, Ketua TP. Posyandu dan Ketua Dekranasda Badung

Keberadaan penyu yang kembali bertelur di Pantai Camplung menjadi indikasi kawasan pesisir Banyuasri masih menjadi habitat yang layak bagi satwa laut dilindungi tersebut. Para nelayan dan relawan berharap dukungan berbagai pihak dapat terus menguatkan upaya konservasi penyu di wilayah Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Kota Denpasar Hadiri Smoke-Free Fun Walk 2026

Perkuat Program Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR)

Loading

Published

on

By

Smoke-Free Fun Walk
SMOKE-FREE FUN WALK 2026 : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Eddy Mulya, menghadiri kegiatan Smoke-Free Fun Walk 2026 yang digelar di Pelataran Barat Monumen Bajra Sandhi Renon, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Eddy Mulya, menghadiri kegiatan Smoke-Free Fun Walk 2026 yang digelar di Pelataran Barat Monumen Bajra Sandhi Renon, Minggu (7/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan World No Tobacco Day 2026 sekaligus mendukung program Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR) yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, I Nengah Sujaya, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, I Made Ady Wirawan, Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, I Made Muliarta, Ketua Udayana Central for NCDs, Tobacco Control and Lung Health, Putu Ayu Swandewi Astuti, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati. Hadir pula Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Wilayah Bali, jajaran OPD Kota Denpasar, siswa SMP dan SMA, serta mahasiswa kampus kesehatan di Kota Denpasar.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Udayana Central – Center for NCDs, Tobacco Control and Lung Health ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, tenaga kesehatan, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Selain mengajak masyarakat untuk berolahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai bahaya konsumsi rokok dan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar Eddy Mulya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang sehat. Menurutnya, program DESTAR menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan kawasan tanpa rokok dan perubahan perilaku hidup sehat.

Baca Juga  Bupati Badung dan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Perayaan Puncak “Pesona Ibu Badung”

“Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan yang sehat melalui program DESTAR. Upaya ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan, tenaga kesehatan, komunitas, dan generasi muda agar budaya hidup sehat dapat terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Udayana Central, Putu Ayu Swandewi Astuti, mengatakan bahwa Smoke-Free Fun Walk merupakan bagian dari gerakan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk tembakau terhadap kesehatan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat dengan lebih banyak bergerak, berolahraga, dan menjauhi paparan asap rokok. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta mendukung generasi masa depan yang lebih berkualitas,” katanya.

Selain kegiatan jalan santai, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik serta edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular. Panitia turut mengajak peserta membawa tumbler pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar bersama Universitas Udayana berharap semangat World No Tobacco Day 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat implementasi Denpasar Sehat Tanpa Asap Rokok (DESTAR) serta membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca