Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda Rai Hidupkan Makna Bergerak dan Berbagi di Pupuan dan Selemadeg Barat

BALIILU Tayang

:

bunda rai
TURUN LANGSUNG: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, saat turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, Rabu, (13/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bukan sekadar program rutin, aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” kembali hadir dengan sentuhan lebih dalam dan menyeluruh. Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, yakni di Desa Pujungan, Pajahan, Pupuan dan Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat, Rabu, (13/5), dengan rangkaian kegiatan yang menyasar hampir seluruh lapisan masyarakat.

Sejak pagi, Bunda Rai bersama jajaran TP PKK Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, serta kader PKK setempat tampak aktif menyapa warga. Kehadirannya tak hanya membawa bantuan, tetapi juga energi positif yang menguatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Mengawali kegiatan, Bunda Rai mengunjungi TK Dharma Bakti Kecamatan Pupuan sebagai Bunda PAUD dengan penuh kehangatan. Ia menyerahkan PMT kepada 100 siswa PAUD serta bantuan APE luar ruangan berupa menara terowongan dan tangga titian kepada lima PAUD swasta. Bunda Rai berinteraksi langsung dengan anak-anak, memastikan mereka merasa diperhatikan dan nyaman.

Bunda Rai juga menyampaikan, bahwa perhatian terhadap anak usia dini menjadi prioritas penting dalam membangun generasi masa depan. “Kehadiran saya di sini adalah bentuk kerinduan saya kepada anak-anak. Saya merasa sangat bahagia bisa berbagi dan memberikan perhatian melalui PMT dan APE. Ini adalah salah satu upaya kita bersama dalam mencegah stunting sejak dini. Saya berharap orang tua dan guru terus mengarahkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan ceria,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, program PMT terus digulirkan secara rutin di seluruh kecamatan di Tabanan, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. Sementara bantuan APE diharapkan mampu menciptakan ruang bermain yang lebih variatif dan menyenangkan bagi anak-anak. Bunda Rai juga turut menekankan pentingnya penerapan “7 kebiasaan anak Indonesia hebat” sebagai fondasi karakter sejak dini.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Laksanakan Ritual ‘’Mejaya-jaya’’

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke Wantilan Desa Pupuan sebagai pusat penyaluran bantuan utama. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 10 ibu hamil dengan KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 6 penderita kanker, serta 70 kader PKK kurang mampu. Tak hanya simbolis, Bunda Rai memastikan seluruh bantuan tersalurkan langsung kepada penerima. Ia juga menyerahkan bantuan tambahan berupa 9 alat bantu dengar dan 2 tripod, serta meresmikan bedah kamar ODGJ milik I Komang Arsana di Desa Pajahan melalui pemotongan pita, penyerahan kunci, dan pemberian sembako.

Memasuki siang hari, kegiatan dilanjutkan ke Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat. Bantuan kembali disalurkan kepada 10 ibu hamil KEK, 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 5 penderita kanker, 55 kader PKK kurang mampu, serta 100 anak TK penerima PMT. Diserahkan juga bantuan tambahan berupa 1 tripod, 2 kursi roda, dan 2 walker. Adapun paket bantuan yang diterima masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Tak berhenti pada bantuan sosial, Bunda Rai juga menguatkan edukasi lingkungan dengan menyerahkan 150 alat dan pelubang biopori sekaligus mempraktikkan langsung penggunaannya di rumah warga. Ia mengajak masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Saat itu Bunda Rai menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TP PKK dalam menjangkau seluruh wilayah di Tabanan. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah membangun semangat kebersamaan. “Kegiatan ini rutin kami lakukan secara roadshow ke seluruh kecamatan. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat. Kami ingin hadir langsung, menyapa, dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun Tabanan,” tegasnya.

Baca Juga  Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sanjaya Dorong Hilirisasi dan Ekosistem Produk Unggulan

Ia juga menyoroti perannya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas) dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga, terutama oleh ibu-ibu sebagai penggerak utama keluarga. “Pengelolaan sampah ini penting, tidak hanya untuk kebersihan, tetapi juga sebagai langkah preventif mencegah bencana seperti banjir. Bahkan hasil olahan sampah bisa dimanfaatkan untuk mendukung program Aku Hatinya PKK,” tambah Bunda Rai.

Selain itu, sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Bunda Rai turut mensosialisasikan Posyandu 6 SPM yang kini mencakup layanan lebih luas, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perlindungan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan dasar secara terpadu. Melalui keterlibatan langsung di setiap titik kegiatan, Bunda Rai kembali menegaskan bahwa “Bergerak dan Berbagi” bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang kehadiran, kepedulian, dan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan secara berkelanjutan

Di sela-kegiatan di Pupuan, Kepala TK Dharma Bakti, Anak Agung Ayu Wiwik Sagita Ningrum, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. “Kehadiran Bunda PAUD merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang anak usia dini. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan, Ny. Ni Ketut Astutiyani, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata perhatian dan semangat gotong royong. “Kami yakin kegiatan ini membawa manfaat besar dan menjadi penyemangat bagi masyarakat. Ini adalah bentuk cinta kasih yang mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Barat, Ny. Dwi Wahani. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. “Kehadiran ibu menjadi semangat bagi kami dan para kader PKK. Kegiatan ini memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya. (gs/bi)

Baca Juga  Mall Pelayanan Publik, Aktualisasi Pemkab Tabanan Optimalkan dan Mantapkan Pelayanan Publik

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat, dari Puskesmas hingga Sekolah

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta.
RAPAT PARIPURNA: Presiden Prabowo menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya, dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah langkah besar sebagai tahap berikutnya dalam transformasi Indonesia, terutama pada sektor kesehatan dan pendidikan. Pemerintah akan memperbaiki 10 ribu puskesmas, memperkuat lebih dari 440 rumah sakit umum daerah (RSUD), serta menuntaskan renovasi seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya, dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

“Hari ini saya akan menggunakan kesempatan berbicara di ruang terhormat ini untuk menyampaikan beberapa langkah besar yang akan menjadi tahap berikutnya dari transformasi Indonesia,” ujar Presiden.

Di bidang kesehatan, Kepala Negara menegaskan bahwa puskesmas harus menjadi benteng pertama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Mulai 2027, pemerintah akan merenovasi 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia dengan alokasi perbaikan sekitar Rp4 miliar untuk setiap puskesmas, dengan perhatian lebih besar bagi wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal. Pemerintah juga akan merenovasi dan meningkatkan 514 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” tegas Presiden.

Untuk menjangkau masyarakat di wilayah dengan akses sulit, Presiden juga mendorong terobosan berupa ambulans udara dengan helikopter maupun pesawat kecil. Pemerintah bahkan mempertimbangkan tim dokter terbang sehingga tenaga medis dapat langsung mendatangi masyarakat yang mengalami kondisi kritis maupun terdampak bencana.

“Kalau perlu, dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana,” ucap Presiden.

Baca Juga  Mall Pelayanan Publik, Aktualisasi Pemkab Tabanan Optimalkan dan Mantapkan Pelayanan Publik

Selain layanan kesehatan primer, pemerintah akan memperkuat lebih dari 440 RSUD agar setiap kabupaten dan kota memiliki rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan modern, terutama dalam menangani penyakit penyebab kematian tertinggi seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan ginjal, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak. Sebagai langkah awal, pemerintah telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, dengan 20 di antaranya disebut telah beroperasi.

“Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar,” ujar Presiden.

Penguatan infrastruktur kesehatan juga dibarengi upaya mengatasi kekurangan tenaga medis. Presiden menyampaikan Indonesia masih membutuhkan tambahan 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, serta 55.712 dokter spesialis di 481 kabupaten dan kota. Pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis, dan akan terus mencari terobosan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter.

“Kita tidak boleh berpikir normatif, kita harus berani berpikir inovatif,” tegas Presiden.

Di bidang pendidikan, Presiden menargetkan renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan selesai paling lambat pada 2029. Pemerintah akan mempercepat program tersebut pada 2027 dan 2028 agar tidak ada lagi anak Indonesia yang belajar di ruang kelas dengan atap bocor, dinding retak, toilet rusak, maupun kondisi bangunan yang tidak aman.

“Ini adalah program renovasi sekolah terbesar dalam sejarah kita. Kita harus berani memasang target yang tinggi. Tidak boleh ada lagi cerita sekolah roboh. Tidak boleh lagi ada ruang kelas rusak yang dibiarkan rusak bertahun-tahun,” ungkap Presiden.

Selain memperbaiki bangunan sekolah, pemerintah akan memperluas penggunaan layar pintar interaktif atau interactive flat panel (IFP) di ruang kelas dan mengembangkan pembelajaran jarak jauh. Presiden menargetkan pada akhir 2026 setiap sekolah memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi IFP sehingga siswa di seluruh Indonesia dapat memperoleh akses kepada guru-guru terbaik.

Baca Juga  Merah Putih Berkibar di Tabanan

Presiden turut menegaskan komitmen pemerintah untuk memperjuangkan agar pendidikan di seluruh sekolah negeri dapat diakses tanpa pungutan biaya. Menurut Kepala Negara, pendidikan merupakan hak setiap anak Indonesia dan menjadi fondasi utama bagi lompatan pembangunan bangsa.

“Pendidikan adalah hak semua anak Indonesia. Bagi mereka yang punya kemampuan silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat. Tapi untuk pemerintah kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Resmi Dikukuhkan, 76 Anggota Paskibraka Siap Bertugas pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Published

on

By

Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengukuhkan anggota Paskibraka tahun 2026 dalam upacara di Istana Negara, Jakarta
PENGUKUHAN PASKIBRAKA: Pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam upacara yang digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Istana Negara, Jakarta.  (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Sebanyak 76 pelajar dari 38 provinsi di Indonesia resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam upacara yang digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Dalam upacara tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertindak sebagai pembina upacara, sementara Julita Rista Lestari dari Kalimantan Timur bertindak selaku pemimpin upacara. Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.

Selanjutnya, Julita mewakili seluruh calon anggota Paskibraka untuk memegang bendera Merah Putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia. Ikrar tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dan diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka Tahun 2026.

Setelah pengucapan Ikrar Putra Indonesia, Wakil Presiden Gibran kemudian membacakan pernyataan pengukuhan sebagai tanda resmi dikukuhkannya 76 pelajar sebagai anggota Paskibraka Tahun 2026.

“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus, tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ucap Wakil Presiden Gibran.

Sebagai tanda pengukuhan Paskibraka, Wakil Presiden Gibran selaku pembina upacara secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara. Adapun 76 nama anggota Paskibraka yang dikukuhkan, yakni:

  1. Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang;
  2. Sumatra Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe;
  3. Sumatra Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim;
  4. Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha;
  5. Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri;
  6. Sumatra Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi;
  7. Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka Y. dan Nadine Permata Vanza;
  8. Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabila;
  9. Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah;
  10. Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura;
  11. DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata;
  12. Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata;
  13. Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna;
  14. Daerah Istimewa Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah;
  15. Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri;
  16. Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian;
  17. Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani;
  18. Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan;
  19. Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy;
  20. Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo;
  21. Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri;
  22. Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina;
  23. Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari;
  24. Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia;
  25. Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom;
  26. Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong;
  27. Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri;
  28. Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya;
  29. Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto;
  30. Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida;
  31. Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika;
  32. Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri;
  33. Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon;
  34. Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri;
  35. Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan hasna Iriani Rumbiak;
  36. Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken;
  37. Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob; dan.
  38. Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.
Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Laksanakan Ritual ‘’Mejaya-jaya’’

Acara pengukuhan diakhiri dengan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka oleh Wakil Presiden dan diikuti oleh para tamu undangan lainnya. Tampak hadir dalam acara pengukuhan yakni para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka, Gubernur Koster: Bertugas Penuh Tanggung Jawab, Kompak dan Cinta Tanah Air

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswasabha Utama, Denpasar.
KUKUHKAN PASKIBRAKA: Gubernur Bali Wayan Koster saat mengukuhkan 72 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan 72 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (15/8/2026).

Ke-72 anggota Paskibraka tersebut akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Bali. Mereka terbagi dalam Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45, yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan rasa cinta Tanah Air. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta membentuk generasi muda Bali yang berkarakter dan berintegritas.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jaga kehormatan sebagai anggota Paskibraka dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus mengabdi kepada bangsa dan daerah,” pesan Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Mall Pelayanan Publik, Aktualisasi Pemkab Tabanan Optimalkan dan Mantapkan Pelayanan Publik
Lanjutkan Membaca