Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Langkah PLN ES Perkuat Infrastruktur Kelistrikan TPST Badung

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa menerima rombongan PLN ES di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung
TERIMA ROMBONGAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menerima rombongan PT. PLN di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen PT PLN Electricity Services (PLN ES) dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Badung. Langkah strategis ini dinilai krusial dalam mendukung akselerasi program pengelolaan sampah berbasis sumber serta menunjang pertumbuhan investasi pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut.

Apresiasi mendalam tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di sela-sela acara peresmian Operation and Maintenance (O&M) kelistrikan fasilitas pengelolaan sampah, Jumat (21/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PLN ES kepada pihak pemerintah daerah.

Acara penting ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Badung, antara lain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Made Rai Warastuthi, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan I Putu Eka Parmana. Sementara dari pihak PLN, hadir Direktur Utama PLN ES Susiana Mutia beserta jajaran manajemen, serta General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali Ajrun Karim.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menyambut hangat kedatangan jajaran direksi dan manajemen PLN Group. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata PLN ES yang dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat Pemkab Badung tengah gencar berupaya mempercepat penanganan masalah sampah.

“Kami menghaturkan terima kasih atas bantuan PLN ES. Kehadiran teman-teman sangat membantu, karena kemarin kami sempat terkendala kesiapan mesin dan pasokan listriknya. Dengan kehadiran PLN ES, astungkara semua ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala yang kami hadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Tanda Tangani Prasasti Pura Pasek Agung Tegal

Lebih lanjut, Adi Arnawa membeberkan bahwa jaminan keandalan sektor kelistrikan memegang peranan sangat vital dari operasional seluruh fasilitas pengelolaan sampah di Badung. Saat ini, Pemkab fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah langsung dari sumber demi menghentikan pembuangan ke TPA Suwung. Parameter keberhasilan lingkungan Badung adalah kemandirian mengolah sampah domestik tanpa bergantung pada pihak luar.

Dinas LHK Badung telah berhasil mengimplementasikan sistem baru tersebut. Sampah yang masuk kini langsung dipilah dan diproses secara produktif. Sampah plastik dikonversi menjadi materi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif, sedangkan sampah organik diolah secara higienis menjadi pupuk kompos bernilai guna.

“Melalui hilirisasi ini, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tadi saya mengecek ke lapangan, kondisinya kini jauh berbeda, sudah sangat lapang dan bersih, tidak seperti beberapa waktu lalu saat sampah masih menumpuk karena belum dikelola dengan baik. Perkembangan ini membuat saya senang,” imbuh Bupati.

Ia mengakui, kebijakan penutupan TPA Suwung sempat memicu kekhawatiran. Namun, tantangan tersebut memicu Pemkab Badung menjadikan wilayahnya sebagai pilot project nasional penanganan sampah berbasis sumber dengan metode pemilahan ketat. Upaya masif ini membuahkan hasil positif, di mana tingkat kesadaran masyarakat memilah sampah rumah tangga diklaim menyentuh angka 70 hingga 80 persen. Bupati berharap kolaborasi dengan PLN ES diperkuat di masa mendatang.

Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Badung. Susiana memaparkan bahwa PLN ES mengemban mandat khusus di bidang layanan ketenagalistrikan, mencakup pembangunan infrastruktur jaringan baru, pemeliharaan berkala, hingga penyediaan solusi kelistrikan terintegrasi.

“Kami mengucapkan terima kasih diberi kepercayaan. Kami menyiapkan instalasi kelistrikan di TPST yang kapasitasnya 1 MW, nanti akan ditambah daya menjadi 3 MW,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Lepas Purnatugas para Kepala Perangkat Daerah di Pemkab Badung

Sementara itu, GM PLN UID Bali Ajrun Karim menegaskan kondisi kelistrikan di Kabupaten Badung dalam status aman dan surplus untuk menopang aktivitas masyarakat serta investasi. Pelayanan kelistrikan di Badung berada di bawah koordinasi UP3 Bali Selatan dengan total basis pelanggan menembus angka 396.517 pelanggan. Sekitar 18,9 persen merupakan pelanggan tegangan menengah (TM) yang menyerap 61 persen pasokan listrik.

“Ini bukti industri dan pariwisata di Badung tumbuh pesat. Kami menjamin pasokan listrik sangat siap menerima investor baru,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

Published

on

By

Wabup Tabanan I Made Dirga hadiri acara Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan di Aula Candra Prabawa
PAMIT KENAL: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Ketua Pengadilan Agama, serta undangan terkait lainnya. Dalam acara tersebut, Basuki Raharjo diperkenalkan sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya, Prawira Hadiwidjojo.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wabup Dirga, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan secara pribadi, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Prawira Hadiwidjojo atas dedikasi, pengabdian dan kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Kabupaten Tabanan.

“Kami menyadari tugas di lembaga pemasyarakatan bukanlah tugas yang ringan, membutuhkan integritas, kesabaran serta komitmen yang kuat untuk memastikan proses pembinaan warga binaan dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Kepada Basuki Raharjo, atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Tabanan. “Kami menyambut baik kehadiran Bapak sebagai bagian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan. Melalui kesempatan yang baik ini kami berharap koordinasi dan sinergi yang selama ini telah terbangun antar-Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pemasyarakatan terus berlanjut, bahkan dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya sinergi, kebersamaan, dan kesinambungan kepemimpinan dalam mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Tabanan yang profesional, berintegritas, humanis, serta berorientasi pada pelayanan dan pembinaan yang semakin baik.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan tentunya siap mendukung berbagai program positif yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaan, baik pengembangan keterampilan, pembinaan kepribadian, serta kegiatan produktif lainnya yang dapat dijadikan bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Badung Gelar Rembug Stunting Tahun 2025

Pihaknya berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, Lembaga Pemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus dijaga dan diperkuat. Dengan dedikasi, koordinasi yang baik, serta semangat nyata untuk masyarakat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan diharapkan dapat dihadapi bersama demi terwujudnya pembinaan yang semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tak Sekadar Beri Bantuan, Ketua BKOW Bali Berikan Perhatian untuk Warga Seraya Timur

Published

on

By

Ketua BKOW Bali Seniasih Giri Prasta menyisir rambut warga penyandang gangguan mental di Desa Seraya Timur, Karangasem
SISIR RAMBUT: Ketua BKOW Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, menyisir rambut warga yang mengalami gangguan mental saat mengunjungi warga kurang mampu di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Jumat (21/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Kunjungan Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, ke warga kurang mampu di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Jumat (21/8), tidak sekadar menyerahkan bantuan sosial. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Seniasih menemukan kondisi keluarga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, termasuk dua anggota keluarga yang mengalami gangguan mental.

Didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, beserta jajaran, Ny. Seniasih menyerahkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan memasak kepada 20 kepala keluarga. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-65 BKOW.

Bantuan dipusatkan di kediaman Ni Wayan Trantim (78), yang dihuni tiga kepala keluarga dengan total 12 orang. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Seniasih melihat secara langsung kondisi kehidupan keluarga yang tinggal dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi keluarga Ni Wayan Sariani, yang memiliki seorang anak berusia 13 bulan dengan kondisi stunting. Kondisi tumbuh kembang anak tersebut akan menjadi perhatian untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan dari pihak terkait.

Selain itu, di rumah tersebut juga terdapat anggota keluarga yang mengalami gangguan mental dan membutuhkan pendampingan. Kondisi ini mendorong Ny. Seniasih untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali agar penanganan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

“Kita jangan pernah menutup mata terhadap lingkungan terdekat kita, apalagi menyangkut kehidupan, kesehatan, dan kemampuan mereka untuk bertahan hidup. Mari kita lebih peka terhadap warga yang membutuhkan kehadiran dan uluran tangan kita,” ujar Ny. Seniasih.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa “Ngupasaksi Karya Mamungkah” di Banjar Kedua, Baha

Ia mengatakan, persoalan sosial di tengah masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui bantuan sesaat. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama dan tindak lanjut yang berkelanjutan agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan pendampingan.

Terkait dua anggota keluarga yang mengalami gangguan mental, Ny. Seniasih mendorong agar dilakukan asesmen dan pendampingan oleh tenaga yang kompeten. Salah satu upaya yang akan dikoordinasikan adalah terapi untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi mereka.

“Sebelum kondisinya semakin berat, mari kita berikan pendampingan dan terapi yang tepat. Setelah itu, kita juga perlu mendorong mereka untuk beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan. Jangan sampai mereka merasa sendiri dan semakin menarik diri,” katanya.

Selain penanganan kesehatan dan sosial, Ny. Seniasih juga akan mengupayakan dukungan untuk perbaikan kondisi tempat tinggal keluarga tersebut. Salah satunya melalui penjajakan bantuan dari pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sehingga keluarga tidak lagi harus tinggal dalam kondisi yang berhimpitan.

“Untuk persoalan seperti ini, kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari bergotong-royong hadir untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian dan kepedulian kita. Dengan bersama-sama, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih mudah dan ringan untuk dikerjakan,” tegas Ny. Seniasih.

Ia juga mengajak seluruh anggota BKOW Provinsi Bali dan GOW Kota/Kabupaten se-Bali untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kepedulian terhadap warga kurang mampu harus dimulai dari lingkungan terdekat.

“Jangan sampai ada warga di sekitar kita yang mengalami kesulitan, tetapi tidak terlihat karena kita kurang peka. Kepedulian harus dimulai dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara bersama-sama,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Serahkan Bantuan Rp 1 M untuk Korban Gempa NTT

Published

on

By

Gubernur Koster serahkan bantuan Rp 1 miliar untuk korban gempa NTT kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena
SERAHKAN BANTUAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT yang secara simbolis diterima Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (20/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Manggarai Barat, NTT, baliilu.com – Kepedulian Pemerintah Provinsi Bali (Pemprov Bali) terhadap korban bencana gempa di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan Gubernur Bali Wayan Koster. Gubernur Koster turun langsung menyerahkan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (20/8/2026).

Penyerahan disaksikan langsung Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan Bupati Manggarai Barat.

Gubernur Bali dua periode ini bertolak ke Labuan Bajo Manggarai Barat bersama Gubernur NTB  Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Solidaritas Sunda Kecil untuk Korban Gempa Flores ditunjukkan Gubernur Koster, Gubernur NTB dan Pangdam IX. Pemerintah Provinsi Bali dan NTB bersinergi dengan Kodam IX/Udayana mengirimkan tim medis, logistik, serta melakukan asesmen kebutuhan warga di lokasi terdampak.

Kehadiran para pemimpin daerah yang memiliki ikatan historis Sunda Kecil ini diterima Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Mereka berkoordinasi dan bertindak cepat guna mempercepat pemulihan psikologis, akses dan infrastruktur warga terdampak. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali itu diharapkan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang terdampak langsung bencana.

Sebelumnya, Gubernur Koster merespons cepat mengirim bantuan tenaga medis, logistik bahan pokok, dan petugas BPBD Bali setelah mendengar gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores NTT pada 15 Agustus 2026 lalu, dengan pusat gempa dilaporkan berada sekitar 30 kilometer timur laut Manggarai Barat.

Merespons bencana tersebut, Gubernur Wayan Koster langsung menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Gde Agung Teja untuk turun ke lapangan dan membantu penanganan korban. Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti jajarannya.

Baca Juga  Wujud Konkret Dukungan dan Komitmen Pemkab Badung Berikan Fasilitas kepada Polri

Pada 18 Agustus 2026, Gubernur Koster mengutus Kepala BPBD Bali Agung Teja bersama jajaran bergerak menuju lokasi bencana dan menyerahkan bantuan logistik pada BPBD Kabupaten Ende untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.

Agung Teja bersama jajaran langsung membawa bantuan Logistik senilai Rp 150 juta. Bantuan telah disalurkan meliputi, detergen: 600 buah, sabun batang: 3.600 buah, shampoo: 12.600 saset,

pasta gigi: 3.655 buah, pembalut: 4.800 buah, mie instan: 6.000 buah, sikat gigi: 1.872 buah, tikar: 154 buah, air mineral: 100 dus, terpal: 100 buah, beras Bulog: 2.000 kilogram, beras Sakuran: 2.000 kilogram.

Langkah cepat Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan wujud nyata solidaritas antardaerah di tengah musibah. Dari Bali untuk NTT, kepedulian bergerak bersama membantu, menguatkan, dan memulihkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca