Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Atma Wedana” Desa Adat Kekeran

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Karya Atma Wedana atau Memukur Masal di Jaba Pura Dalem Kelod, Banjar Tauman, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Jumat (22/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Karya Atma Wedana atau Memukur Massal di Desa Adat Kekeran, yang dilaksanakan di Jaba Pura Dalem Kelod, Banjar Tauman, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Jumat (22/8). Puncak rangkaian karya yadnya tersebut jatuh pada Saniscara Paing, 23 Agustus 2025, dipuput oleh Ida Pedanda Made Pemaron Sangging, Ida Pedanda Made Pemaron, dan Ida Pedanda Ketut Pemaron.

Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan punia sebesar Rp 20 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan upacara yadnya. Karya tersebut juga memperoleh punia dari anggota DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Edy Sanjaya dan I Made Rai Wirata, masing-masing senilai Rp 2 juta.

Dalam sambrama wacananya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan masyarakat Desa Adat Kekeran yang bersama-sama berhasil membangun dan menyelenggarakan upacara tersebut. “Saya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh dan masyarakat Desa Adat Kekeran yang dengan semangat kebersamaan berhasil menyelenggarakan Karya Atma Wedana ini. Saya juga berterima kasih kepada Perbekel Kekeran dan Bendesa Adat yang telah memfasilitasi karya ini sehingga bermanfaat dan meringankan masyarakat. Dumogi karya memargi antar, labda karya, sida purna, rahayu rahajeng untuk kita semua,” ungkap Adi Arnawa.

Selain memberikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya, Bupati juga menanggapi isu yang berkembang terkait kenaikan pajak tanah, disampaikannya bahwa peningkatan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) merupakan konsekuensi logis dari dinamika pembangunan wilayah. Namun demikian, pemerintah tengah menyiapkan regulasi yang berorientasi pada keadilan distributif atau adil.

“Untuk rumah tinggal, fasilitas umum, jalur hijau, dan lahan terbatas tetap akan diberikan keringanan, bahkan hingga nol persen. Namun, untuk alih fungsi lahan yang dimanfaatkan sebagai usaha komersial, wajar jika dikenakan pajak sesuai ketentuan. Tanah kosong yang dialihfungsikan seringkali menghasilkan keuntungan besar, sehingga kontribusi pajak sekitar Rp 1 juta per tahun bukanlah beban yang berat,” jelas Bupati Arnawa seraya menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan dijalankan secara proporsional, adil, serta menghindari potensi kesalahpahaman.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Alit Sucipta Potong Kabel Provider di Canggu

Lebih lanjut disampaikan, komitmen Adi Arnawa terhadap pembangunan di Desa Kekeran dengan telah merealisasikan anggaran sebesar lebih dari Rp 7 miliar serta akan melanjutkan pembangunan yang belum terlaksana dengan dilakukan secara bertahap. “Terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat dan warga yang telah berkontribusi membangun serta memulihkan perekonomian daerah. Semoga seluruh ikhtiar ini membawa manfaat bagi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Kekeran, I Wayan Sukandia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta anggota DPRD Badung. Ia juga memohon dukungan lanjutan untuk pembangunan fasilitas umum, seperti wantilan, taman rekreasi, dan jalur jogging yang dapat dimanfaatkan secara inklusif oleh seluruh warga Desa Kekeran.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung, I Wayan Edy Sanjaya dan I Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Kekeran I Nyoman Suarda, Bendesa Adat Kekeran I Wayan Sukandia, para Kelian Adat dan Dinas se-Desa Kekeran dan masyarakat Desa Kekeran. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

BUDAYA

Diikuti 16 Sawa, Wagub Giri Prasta Hadiri Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan punia saat menghadiri upacara Ngaben Massal di Desa Adat Mengandang, Kecamatan Kubutambahan.
SERAHKAN PUNIA: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan punia saat menghadiri upacara Pitra Yadnya/Ngaben Kinembulan Sawa Prakerti di Desa Adat Mengandang, Kecamatan Kubutambahan, Kamis (6/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara Pitra Yadnya/Ngaben Kinembulan Sawa Prakerti di Desa Adat Mengandang, Kecamatan Kubutambahan, Kamis (6/8). Ngaben massal yang diikuti 16 sawa ini menjadi yang pertama digelar di desa tersebut, sekaligus menandai kuatnya komitmen krama dalam menjaga tradisi leluhur.

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengaku bahagia dapat hadir langsung di tengah masyarakat yang melaksanakan yadnya secara gotong-royong. Ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan krama Desa Adat Mengandang yang bersama-sama menjalankan upacara sesuai dresta Bali.

“Apresiasi kepada krama yang telah bersatu, guyub, saling gotong-royong melaksanakan yadnya ini. Sagilik saguluk salunglung sabayantaka, paras paros sarpanaya,” ujarnya.

Wakil Gubernur Bali juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus mendukung pelaksanaan upacara yadnya sebagai bagian dari pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali.

Sementara itu, Bendesa Adat Mengandang Wayan Sudiana dalam laporannya menjelaskan bahwa ngaben massal ini bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga bentuk pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Ini merupakan ngaben massal pertama yang kami laksanakan. Sebelumnya, kami melaksanakan ngaben metuun sesuai dresta Bali Aga di desa ini,” ungkapnya.

Rangkaian upacara telah berlangsung sejak 24 Juli dan akan berakhir pada 8 Agustus 2026. Puncak prosesi dijadwalkan pada 7 Agustus 2026, diawali dengan mecaru, dilanjutkan prosesi pengabenan, hingga upacara penyucian yang melibatkan pemangku, Ida Pandita, serta krama desa setempat.

Sebagai bentuk dukungan, Wagub Giri Prasta turut menyerahkan punia kepada panitia karya sebesar Rp 25 juta. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Sekaa Angklung sebesar Rp 5 juta, Sekaa Santhi sebesar Rp 2 juta, serta kepada pemangku sebesar Rp 4 juta. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Badung terhadap LKPJ Bupati Badung Tahun 2024

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Hadiri “Mapurwa Daksina”, Walikota Jaya Negara Apresiasi Pelaksanaan “Karya Atma Wedana”

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wawali I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Mapurwa Daksina rangkaian Karya Atma Wedana Maligia di Puri Agung Dangin Puri.
HADIRI KARYA: Walikota Denpasar I Ngusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Mapurwa Daksina pada rangkaian Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Utama di Peyadnya Puri Agung Dangin Puri, Jumat (7/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Ngusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Mapurwa Daksina pada rangkaian Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Utama di Peyadnya Puri Agung Dangin Puri, Jumat (7/8).

Dalam acara ini juga hadir Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H, Penglingsir Puri Ageng Mengwi Ida Cokorda Mengwi XIII dan para Tokoh Puri di Kota Denpasar.

Rangkaian puncak karya diawali dengan prosesi Atetangi, dilanjutkan dengan puncak Karya Ngadegang Puspa Lingga serta Melaspas Puspa. Usai prosesi tersebut, dilaksanakan Upacara Mapurwa Daksina, yang kemudian dilanjutkan dengan Rsi Bujana dan Utpeti Stiti Puja. Seluruh rangkaian upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Made Karang, Ida Pedanda Gede Raka Timbul, Ida Pedanda Gede Putra Keniten, serta Ida Pedanda Buddha Jelantik Adnyana.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Karya Pitra Yadnya di Peyadnya Puri Agung Dangin Puri.

Menurutnya, pelaksanaan karya ini mencerminkan sinergi dan kekompakan antara Puri Agung Dangin Puri dengan krama adat Denpasar dalam menjaga serta melestarikan tradisi dan nilai-nilai luhur agama Hindu di Kota Denpasar.

“Kekompakan antara puri dan krama adat dalam mendukung pelaksanaan karya ini patut diapresiasi. Tentunya karya ini memberikan manfaat sekaligus kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya sebagai umat Hindu Bali,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar senantiasa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan adat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Bali.

“Sebagai pemerintah kami memberikan apresiasi serta dukungan atas pelaksanaan karya ini. Semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, memberikan makna spiritual, serta kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan upacara yadnya,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa dan Wabup Alit Sucipta Potong Kabel Provider di Canggu

Sementara itu, Manggala Karya, Anak Agung Ngurah Made Mahendra menjelaskan bahwa keberadaan Puri Agung Dangin Puri dengan Desa Adat Denpasar merupakan satu kesatuan yang memiliki hubungan erat dan saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan adat maupun keagamaan.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan Karya Penileman Maligia Punggel Utama kali ini diikuti sebanyak 60 puspa, sebagai wujud kebersamaan dan semangat ngayah dari seluruh krama yang terlibat demi kelancaran pelaksanaan yadnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak “Karya Wrespati Kalpa Agung” Pura Gunung Sari Desa Adat Peraupan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa menghadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung di Pura Gunung Sari, Desa Adat Peraupan, Denpasar.
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung, Pura Gunung Sari, Banjar Jurang Asri, Desa Adat Peraupan, pada Rabu (5/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung, Pura Gunung Sari, Banjar Jurang Asri, Desa Adat Peraupan, pada Rabu (5/8).

Wawali Arya Wibawa usai melaksanakan persembahyangan bersama mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Gunung Sari, Banjar Jurang Asri, Desa Adat Peraupan ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Pihaknya juga mengharapkan setelah dilaksanakannya upacara Ngenteg Linggih Padudusan Mupuk Pedagingan Tawur Wrespati Kalpa Agung lan Panilapatian Pegat Soot Pura Gunung Sari Desa Adat Peraupan ini seluruh umat terutama warga Banjar Adat Jurang Asri dapat terus meningkatkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal-hal negatif di lingkungan banjar setempat,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Karya, I Made Sueca mengatakan Karya Ngenteg Linggih Padudusan Mupuk Pedagingan Tawur Wrespati Kalpa Agung lan Panilapatian Pegat Soot Pura Gunung Sari Desa Adat Peraupan dilaksanakan karena rampungnya semua palinggih pura yang diperbaharui.

Pada hari ini kata Made Sueca, dilaksanakan upacara Puncak Karya Ngeteg Linggih, Mahingkup, Bangun Ayu, Padyus-dyusan. Adapun Pujawali ini yang dipuput oleh Ida Peranda Mpu Nabe Yoga Daksa Paramitha dari Griya Peraupan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Wakil Walikota Denpasar karena sudah hadir menyaksikan Puncak Karya upacara Ngenteg Linggih. Semoga karya ini labda karya dan memargi antar,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Lokasabha XII MGPSSR Provinsi Bali di Badung
Lanjutkan Membaca