Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Uleman Karya” di Pura Kayu Gede Kastuba, Kerobokan Kaja

BALIILU Tayang

:

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri uleman Karya Mamungkah dan Ngenteg Linggih di Pura Kayu Gede Kastuba, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7).
HADIRI ULEMAN KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri uleman Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Pedudusan Alit di Pura Kayu Gede Kastuba, Banjar Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya yang menjadi fondasi utama pariwisata di Kabupaten Badung, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri uleman Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Pedudusan Alit di Pura Kayu Gede Kastuba, Banjar Gadon, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kamis (30/7).

Dalam sambrama wacana-nya, Bupati Wayan Adi Arnawa menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan adat dan keagamaan bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata pemerintah untuk mendampingi masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan leluhur secara turun-temurun.

“Pariwisata Bali, khususnya di Kabupaten Badung, hidup dan berkembang karena ditopang oleh adat, budaya, dan tradisi yang bernafaskan agama Hindu. Tugas pemerintah adalah memastikan kebudayaan ini tetap terawat tanpa membebani ekonomi karma. PAD Badung yang sebagian besar bersumber dari sektor pariwisata harus kembali dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah mengarahkan berbagai program bantuan untuk meringankan beban warga dalam menjalankan kewajiban adat dan keagamaan,” ucap Bupati.

Bupati menegaskan, keberlanjutan pariwisata Bali tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan adat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Apabila nilai-nilai budaya mengalami kemunduran, sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat juga akan terdampak.

“Jika adat dan budaya tidak kita jaga bersama, pariwisata akan terganggu dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, PAD kita kembalikan penuh untuk meringankan beban krama,” kata Bupati Badung.

Selain bantuan untuk kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Badung juga menjalankan sejumlah program sosial bagi masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan tunai Rp 2 juta per kepala keluarga menjelang Hari Raya Galungan, insentif Rp 3 juta bagi warga lanjut usia berusia 75 tahun ke atas di setiap ulang tahunnya, serta bantuan Rp 1 juta per bulan bagi penyandang disabilitas dan warga yang menderita sakit menahun (bedridden). Di sektor pembangunan, Pemkab Badung juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Baca Juga  Bupati Badung Mohon Pertimbangan Hukum ke Kejari Badung

“Fokus saya untuk pembangunan saat ini diarahkan pada penguraian kemacetan di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Kuta Utara yang menjadi salah satu titik padat aktivitas pariwisata. Dumogi bantuan yang diberikan bermanfaat memberikan kesejahteraan bagi kita semua sehingga karya berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia AA Putu Mayun menyebutkan mewakili krama dan pengempon Pura Kayu Gede Kastuba menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah.

“Atas nama pribadi dan mewakili krama pengempon Pura, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Badung, kepada Bapak Bupati Badung atas bantuan yang diberikan kepada kami, dimana sangat membantu penyelenggaraan karya utama yang membutuhkan pembiayaan besar, sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” jelasnya.

Hadir pada acara tersebut Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Bendesa Adat Kerobokan Kaja beserta pengurus dan krama pengempon Pura. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hemat Biaya, Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Sedot Ratusan Peserta

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.
NGUPESAKSI: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Selasa (28/7) malam. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti program Ngaben Massal (Atma Wedana) Gratis yang menjadi salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang – Ipat.

Program ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat karena mampu memangkas beban biaya upacara hingga jutaan rupiah.

Untuk tahun 2026, pelaksanaan program Ngaben Massal Gratis ini dilaksanakan di Kecamatan Jembrana, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal tersebut, Selasa (28/7) malam mengaku bahagia melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat dalam menuntaskan salah satu baktinya terhadap leluhur.

Bupati Kembang yang didampingi Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menambahkan, program ini hadir sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian adat dan budaya tanpa membebani perekonomian warga.

“Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben massal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya,” ungkapnya.

Masyarakat mengaku sangat terbantu, mengingat krama Bali biasanya harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk menggelar upacara Pitra Yadnya secara mandiri.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan,” ujar salah satu warga peserta ngaben massal di lokasi acara.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Lantik Pengurus Baru TP PKK Periode 2025-2030, Harapkan Dedikasi dan Inovasi

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan program unggulan seperti ngaben massal dan metatah massal diampu oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Ia mengatakan untuk tahun 2026 ini, dilaksanakan di Kecamatan Jembrana. Namun pesertanya seluruh Kabupaten Jembrana. Tahun lalu di Kecamatan Mendoyo juga seperti itu, pesertanya dari seluruh Kabupaten Jembrana.

“Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara ngaben massal gratis ini, puncaknya di Purnama Sasih Karo ini,” pungkasnya.

Selain menghemat biaya hingga jutaan rupiah per keluarga, program ini juga dinilai efektif mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong-royong antarwarga. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan program-program sosial keagamaan serupa demi kesejahteraan masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Momentum Tumpek Krulut, Pemkab Buleleng Kerahkan Seluruh Faskes Layani Pemeriksaan Gratis

Published

on

By

Warga masyarakat memeriksakan kesehatannya secara gratis di fasilitas kesehatan Kabupaten Buleleng.
Warga masyarakat saat memeriksakan kesehatannya secara gratis di faskes. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengerahkan seluruh rumah sakit, puskesmas, dan klinik, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sesuai jam layanan. Program yang digelar dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Krulut ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia melalui peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/7), menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng telah disiapkan untuk menyukseskan program tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan secara berkala.

“Kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bapak Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia. Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya. Seluruh rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, seluruh puskesmas, serta seluruh klinik di Kabupaten Buleleng ikut berpartisipasi memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus,” ujar dr. Sucipto.

Lebih lanjut dijelaskan, layanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, baik peserta BPJS Kesehatan maupun non-BPJS, tanpa persyaratan administrasi yang rumit. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku. Sementara bagi peserta BPJS Kesehatan, mekanisme rujukan tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Ditekankan oleh Kadis Sucipto, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika seseorang telah mengalami keluhan, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup sejak dini.

Baca Juga  Bupati Badung Mohon Pertimbangan Hukum ke Kejari Badung

“Jangan menunggu sampai sakit untuk memeriksakan kesehatan. Datanglah meskipun dalam kondisi sehat agar kita mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Mari manfaatkan layanan kesehatan gratis ini demi mewujudkan masyarakat Buleleng yang lebih sehat,” pungkasnya.

Pelayanan kesehatan gratis akan berlangsung serentak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap masyarakat dapat berbondong-bondong memanfaatkan layanan tersebut sebagai investasi untuk mewujudkan hidup yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gandeng Big Tech Hingga Festival UMKM, PWI Fest 2026 Siap Digelar di Jakarta Desember Mendatang

Published

on

By

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam foto dokumentasi terkait pengumuman PWI Fest 2026.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. (Foto: dok)

Jakarta, baliilu.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan penyelenggaraan PWI Fest 2026 yang akan digelar pada 4 – 5 Desember 2026 di Jakarta. Perhelatan nasional ini menjadi agenda strategis organisasi yang diproyeksikan sebagai event tetap tahunan PWI dan nantinya akan diselenggarakan secara berkala di berbagai kota di seluruh Indonesia.

​PWI Fest 2026 dirancang sebagai respons aktif pers nasional terhadap perubahan lanskap industri media yang dipicu oleh lompatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dan platform digital. Selain itu, kegiatan ini secara resmi menandai dimulainya rangkaian (Kick-Off) menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2027 yang akan dipusatkan di Provinsi Lampung pada April 2027.

​Ketua Panitia PWI Fest 2026, Auri Jaya, menjelaskan bahwa PWI Fest menggabungkan dua misi utama: penguatan kapasitas pekerja media dan kolaborasi sosial bersama masyarakat.

​”Selain menggelar workshop dengan pemateri dari platform-platform global seperti TikTok, Meta, dan Google, kita juga menggelar UMKM Festival. PWI Fest 2026 selain sebagai ajang untuk meng-upgrade kemampuan pekerja pers menyikapi perkembangan digital dan AI, tetapi juga sebagai arena untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Auri Jaya.

​Rangkaian acara PWI Fest 2026 meliputi Workshop Jurnalisme Digital & AI (membahas Mobile Journalism, verifikasi data/OSINT, hingga keamanan digital) yang melibatkan 250–500 wartawan, editor, dan content creator. Selain itu, acara dimeriahkan dengan UMKM Festival, Kompetisi E-Sports, serta Panggung Hiburan Rakyat melalui sinergi bersama Pemerintah, BUMN, Swasta, dan Platform Digital.

​Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa pers nasional saat ini berada dalam tantangan berat akibat pesatnya disrupsi teknologi digital dan AI. Menurutnya, PWI Fest 2026 hadir untuk menjawab tantangan tersebut secara nyata.

Baca Juga  Bupati Badung Lantik dan Ambil Sumpah Direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana

​”Perkembangan Artificial Intelligence dan ekosistem digital hari ini telah mengubah peta industri media secara fundamental. Pers Indonesia tidak boleh gagap, ragu, atau sekadar menjadi penonton. Melalui PWI Fest 2026, PWI mengambil langkah konkret untuk memastikan pekerja pers kita memiliki kapasitas, keterampilan teknis, dan pemahaman etis yang kuat agar mampu memimpin di era transformasi AI,” tegas Akhmad Munir.

​”Namun, transformasi teknologi tidak boleh mencabut pers dari akarnya. Pers yang kuat adalah pers yang tetap relevan dan menyatu dengan rakyat. Karena itu, PWI Fest tidak hanya kita desain sebagai ruang diskusi akademik atau pelatihan redaksi, tetapi juga sebagai ruang terbuka melalui UMKM Festival dan pesta rakyat. Ini adalah bentuk konsolidasi nasional antara masyarakat pers, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan platform global dalam membangun industri media Indonesia yang independen, adidaya secara ekonomi, serta terus bermanfaat bagi bangsa,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca