Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Badung Hadiri “Pujawali Padudusan Alit” di Pura Luhur Uluwatu

Doakan Keselamatan dan Kemajuan Pariwisata Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

Pedudusan Alit Pura Uluwatu
MULANG PEKELEM: Bupati Wayan Adi Arnawa sembahyang bersama dan “mulang pekelem“ saat “Pujawali Pedudusan Alit“ di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (9/12). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda IB. Surya Suamba dan sejumlah pimpinan perangkat daerah di Kabupaten Badung melaksanakan persembahyangan Pujawali Pedudusan Alit di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, Selasa (9/12).

Turut hadir dalam Pujawali tersebut diantaranya Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, serta jajaran perangkat daerah, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Penglingsir Puri Jro Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, Pengemong dari Desa Adat Pecatu dan ratusan krama pemedek.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan kehadirannya bersama jajaran perangkat daerah, bertujuan untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Ida Bhatara yang melinggih di Pura Luhur Uluwatu agar diberikan anugerah keselamatan, kesejahteraan, serta kekuatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Badung.

“Kami hadir bersama Sekda Badung dan seluruh perangkat daerah untuk memohon kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar memberikan kesejahteraan dan kekuatan kepada kita semua khususnya masyarakat Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya, serta agar kita terhindar dari bencana alam yang sekarang ini banyak menimpa wilayah di Nusantara ini,” ujarnya.

Bupati juga berharap pihaknya diberikan kekuatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Badung. Selain itu, Dia juga mendoakan agar pariwisata Bali semakin meningkat. Ia juga memohon kekuatan dan tuntunan agar jajaran pemerintah daerah dapat terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Badung. Doa dan restu dari para leluhur serta Ida Bhatara menjadi kekuatan spiritual bagi jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga  Pisah Sambut Bupati dan Wakil Bupati Badung

“Kami berharap diberikan kekuatan dan keselamatan sehingga mampu melaksanakan tugas pengabdian dengan baik demi kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Badung dan yang paling penting, bencana alam dijauhkan di bumi Nusantara ini,” harap Adi Arnawa.

Sementara itu, Penglingsir Puri Jro Kuta, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya alias Turah Joko didampingi Patengen Desa Adat Pecatu selaku pengemong Nyoman Sujendra menjelaskan bahwa Pujawali di Pura Luhur Uluwatu digelar secara rutin setiap enam bulan sekali. Pada Pujawali kali ini, rangkaian upacara dikemas dalam bentuk Padudusan Alit, sementara Padudusan Agung direncanakan akan dilaksanakan pada Juli 2026 mendatang. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran dalam rangkaian Pujawali Pedudusan Alit. Kehadiran pimpinan daerah dinilai menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dengan lembaga adat dan pengempon pura dalam menjaga serta melestarikan keberadaan Pura Sad Kahyangan Uluwatu sebagai pusat spiritual umat Hindu di Bali.

Ia menyampaikan bahwa pujawali yang dilaksanakan di Pura Luhur Uluwatu pada Rabu (9/12) bertepatan dengan rahina Anggara Kasih Medangsia. Prosesi diawali dengan Pratima Ida Bhatara memargi (berjalan) lebih awal 1 jam dari sebelumnya, yaitu dari jam 9 pagi menjadi jam 8 pagi. Prosesi mesuci ke Pura Beji baru pertama kalinya dilaksanakan setelah Pura Beji yang baru telah di dilaksanakan upacara Melaspas 6 bulan lalu. Pura Beji yang baru merupakan bantuan dan Pemkab Badung yang telah rampung tahun ini.

“Pura Beji ini berada di sebelah barat Pura Beji sebelumnya yang berada di Pura Swagina milik masyarakat. Upacara mesuci kali ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Pura Beji yang baru, setelah sebelumnya melakukan prosesi melaspas enam bulan lalu. Ini dilakukan karena Pura Beji yang baru ada di sebelah barat dari pada Pura Beji yang sudah ada atau lama,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Pedudusan Alit Pemelaspasan’’ Pura Ibu Dalem Pinatih

Selanjutnya, Ida Bhatara menuju Pura Luhur Uluwatu sekitar pukul 11.00 Wita untuk melanjutkan rangkaian upacara Pujawali. Pujawali ini juga dirangkaikan dengan upacara Mulang Pekelem yang dilaksanakan langsung ke tengahing segara (tengah laut) tepatnya di akses Seawall yang dibangun Pemerintah Kabupaten Badung. Turah Joko menambahkan, pihaknya bersama Desa Adat Pecatu juga kembali memberlakukan sistem kartu bagi umat guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berlangsungnya Pujawali.

“Antusias umat pasti, mulai hari ini Pujawali dilaksanakan hingga nyineb tanggal 12 Desember. Apa yang sudah kami lakukan bersama dengan Desa Adat Pecatu tetap mengutamakan ketertiban umat. Untuk itu kiranya para umat mengatur waktu sehingga tidak terjadi berdesak-desakan di Pura Luhur Uluwatu. Kami tetap memakai sistem kartu sehingga ketertiban dan kenyamanan umat bisa terus dijaga,” terangnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sasar Remaja Dini, Ketua Forum PUSPA Bali Pesankan Anak-anak Fokus Belajar, Hindari Bullying, dan Jauhi Pernikahan Dini

Published

on

By

Ketua Forum PUSPA Bali
SAPA ANAK-ANAK: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyapa anak-anak usai menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan agar setiap remaja mampu menjaga diri dengan pembatasan yang terkontrol.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase rentan ketika seseorang sedang mencari jati diri, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan. Pengawalan terhadap tumbuh kembang, pergaulan, serta kepedulian terhadap masalah internal dan beban yang dirasakan anak tentu dapat memberikan perlindungan mental dan batin bagi mereka.

“Jangan biarkan mereka menghadapi masalahnya sendiri hingga merasa terbelenggu, putus asa, dan memilih jalan pintas. Sebagai orang tua di rumah maupun guru di sekolah, kita harus peka terhadap kondisi anak agar mereka tidak merasa sendiri dan kesepian,” ungkapnya saat menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, “Kita boleh sibuk dengan kegiatan masing-masing, tetapi jangan pernah lelah untuk mengawasi pergaulan dan kondisi putra-putri kita. Jangan lalai saat ekspresi wajah mereka berubah dari biasanya. Cobalah mendekati anak-anak saat mereka menyendiri, murung, bahkan mengurung diri di kamar. Jangan sampai mereka mengalami bullying di sekolah atau lingkungan luar rumah tanpa kita mengetahuinya, yang pada akhirnya dapat merusak mental anak.”

Dengan demikian, anak-anak akan mampu bertanggung jawab di sekolah—dengan belajar dan memperkaya pengetahuan sebagai fondasi diri yang lebih baik dan matang—di rumah dengan memanfaatkan waktu untuk membantu orang tua, serta di lingkungan dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan fokus menjalankan kewajiban sesuai niat baik. Mereka juga diharapkan mampu menyayangi diri sendiri, sehingga dapat menyayangi orang lain tanpa terjerumus dalam pergaulan bebas yang membahayakan masa depan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua agar terhindar dari pernikahan dini.

Baca Juga  Bupati Badung Serahkan Penghargaan bagi Lansia yang Melampaui UHH 75 Tahun

Ny. Seniasih juga menegaskan agar tidak membiasakan berkata kasar, karena hal tersebut termasuk kekerasan verbal yang dapat melukai perasaan dan menimbulkan tekanan batin.

“Lakukan tugas dengan baik untuk membentuk pribadi dan karakter yang berpotensi menggapai masa depan, sehingga menjadi individu yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan bahwa bullying di sekitar anak-anak sangat memengaruhi semangat dan fokus mereka dalam belajar serta menjalani kehidupan. Anak-anak menghabiskan sekitar 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar keduanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Merencanakan masa depan yang baik dengan melewati masa remaja yang berkualitas tentu menjadi impian setiap orang. Oleh sebab itu, pola pengasuhan dan perhatian orang tua menjadi hal yang krusial.

Pada kesempatan ini, sosialisasi yang menyasar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa hidup membutuhkan perencanaan yang jelas dalam menentukan masa depan, sehingga langkah untuk mencapainya dapat lebih terarah dan sistematis. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak informasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas guna menghindari terjadinya pernikahan dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Putu Astri Dewi Miranti dan Ni Made Mery Setianingsih, yang memaparkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan semata-mata bebas dari penyakit atau disabilitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Pencarian, Korban Hilang di Pantai Kelingking Akhirnya Ditemukan

Published

on

By

Pantai Kelingking
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban dengan ambulans menuju Rumah Sakit Gema Santi. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR hari kedua terhadap seorang warga Desa Bunga Mekar yang dilaporkan hilang akibat terhempas ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Jumat (25/4/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.

Upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dilaksanakan sejak pagi hari. Pada pukul 06.00 WITA, seluruh personel melaksanakan briefing, pembagian area pencarian (search area), serta penyampaian rencana pergerakan. Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 05 Denpasar bergerak dari Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida menuju area pencarian untuk melaksanakan penyisiran sorty pertama. Hingga pukul 11.15 WITA hasilnya nihil dan mereka merapat di Jungut Batu Tlatak, Nusa Ceningan. Upaya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 13.57 Wita hingga pukul 16.30 Wita, namun tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian hari itu sempat menghadapi beberapa kendala, yakni akses penyisiran yang sulit, kondisi gelombang tinggi dan ombak pecah, serta perubahan arah dan kecepatan angin yang cukup ekstrem di sekitar garis pantai.

“Pada 17.50 WITA kami menerima informasi dari warga bahwa korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. Menindaklanjuti laporan tersebut, RIB 05 Denpasar segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Pada pukul 19.15 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan pada posisi kurang lebih 803,62 meter dari lokasi kejadian awal. Usai dibawa ke darat, jenasah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Gema Santi menuju Rumah Sakit Gema Santi.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Nyoman Rame (49) hilang saat melakukan aktivitas memancing bersama anaknya di atas tebing Pantai Kelingking pada Jumat (24/4/2026). Saat itu, korban diduga terhempas ombak besar hingga terjatuh ke laut dan hilang.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pemelaspasan Pelinggih” Pura Pesamuan Agung Sakenan Kelurahan Serangan

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar, Polairud Polres Klungkung, BPBD Klungkung, petugas ambulans Gema Santi, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Cari Seorang Pendaki Tersesat di Gunung Batukaru

Published

on

By

pendaki tersesat di badukaru
Jalur pendakian hingga target terpisah dari rombongan. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Upaya pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan terpisah dan tersesat dari rombongannya di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Informasi awal diterima oleh petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada hari Minggu (26/4/2026) pukul 04.40 Wita dari anggota BPBD Kabupaten Tabanan. Dari laporan tersebut, diperkirakan kejadiannya di hari Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban diketahui bernama Made Dibya (80), seorang warga asal Penebel, Tabanan.

Mulanya Made Dibya bersama 13 orang lainnya berangkat dari jalur pendakian Desa Sarin Buana kurang lebih pukul 06.00 Wita. Namun dalam perjalanan hanya 10 orang saja yang masih bisa melanjutkan pendakian. Sore harinya, saat mereka telah kembali tiba ke titik awal, baru disadari ada 1 orang belum bergabung. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Tabanan, akan tetapi korban belum berhasil ditemukan.

Pagi tadi, sebanyak 7 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berangkat menuju lokasi kejadian. Mereka dilengkapi dengan peralatan mountaineering, medis serta drone thermal untuk pencarian melalui udara dengan jangkauan yang lebih luas.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan berbagai unsur, diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (7 personel), Polsek Penebel (2 personel), BPBD Kabupaten Tabanan (5 personel), masyarakat setempat dan rekan korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Pedudusan Alit Pemelaspasan’’ Pura Ibu Dalem Pinatih
Lanjutkan Membaca