Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Diusulkan Raih Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

Kategori Berprestasi Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Loading

BALIILU Tayang

:

giri prasta
TERIMA TIM: Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menerima Tim Nasional EPPD di Puspem Badung, Senin (20/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi salah satu Kepala Daerah di Indonesia yang diusulkan untuk meraih penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha tingkat nasional, sebagai peringkat kategori berprestasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tertinggi.

Tindak Lanjut dari usulan tersebut, Tim Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) melakukan evaluasi dan peninjauan lapangan ke Kabupaten Badung. Tim Nasional EPPD yang dipimpin Amril Rahim dari Dirjen Otda Kemendagri diterima Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah terkait di Puspem Badung, Senin (20/11).

Mewakili Bupati Badung, Sekda Adi Arnawa memaparkan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Badung. Disampaikan, bahwa sebagai pedoman dalam tata kelola pemerintahan di Badung adalah RPJMD 2021-2026 yang didalamnya terdapat visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung. Dalam implementasinya dengan menerapkan lima bidang prioritas pembangunan yakni, pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, agama, adat dan budaya, pariwisata termasuk dukungan infrastruktur.

Lebih lanjut juga disampaikan delapan aspek dalam penyelenggaraan pemerintahan di Badung mulai dari aspek pelayanan publik, aspek kesehatan, aspek pendidikan, aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, aspek pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, aspek kerjasama, aspek e-government hingga aspek inovasi.

“Dari pemaparan tadi, tim akan mengkroscek ke lapangan, bagaimana pelayanan publiknya, pelayanan kesehatannya, termasuk bidang pendidikan. Apabila benar sesuai paparan tersebut, kita akan mempunyai potensi untuk mendapat penghargaan. Penghargaan ini sekaligus sebagai bentuk motivasi buat pemerintah daerah untuk tetap mendorong kinerja dalam rangka penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” terangnya.

Sementara Amril Rahim menyampaikan, pihaknya telah bersurat pada 31 Oktober lalu terkait dengan kunjungan ke lapangan penganugerahan tanda kehormatan satyalancana karya bhakti praja nugraha yang nanti diberikan oleh Bapak Presiden kepada kepala daerah. Tentunya kunjungan lapangan ke Badung ini berdasarkan hasil EPPD tahun 2021, karena waktu itu tidak ada diusulkan dan tahun 2023 tim mencoba untuk mengusulkan.

Baca Juga  Bupati Badung Hibahkan Tanah untuk Desa Adat Seminyak

“Ini berdasarkan Keputusan Mendagri No.100.2.1.3-1109 tahun 2023 tentang hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota tahun 2021,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam kunjungan lapangan ini berbagai hal akan digali, melihat secara langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan masyarakat selaku penerima manfaat. Kemudian melihat langsung pelayanan publik dan inovasi daerah.

“Kunjungan tim mulai hari ini sampai besok. Hari pertama kunjungan ke mal pelayanan publik dan hari kedua ke RSD Mangusada dan ke UMKM. Hasil kunjungan lapangan, nanti kami akan bersurat ke Presiden melalui Sekretaris Dewan Gelar Kehormatan, layak atau tidak mendapat tanda kehormatan,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

249 Prajurit Remaja Resmi Sandang Pangkat Serda, Kasdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang III TA 2026

Published

on

By

Kasdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang III 2026
PENUTUPAN: Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi saat menutup Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Infanteri) Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, Senin (26/10/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Sebanyak 249 prajurit TNI Angkatan Darat menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Infanteri) Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Penutupan pendidikan dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Lapangan Wira Yudha Bhakti, Rindam IX/Udayana, Tabanan, Senin (26/10/2026).

Dalam amanat tertulis Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Putra Widiastawa yang dibacakan Kasdam IX/Udayana, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dan dilantik sebagai prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua.

Pangdam menyebut kelulusan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, ketekunan, dan kerja keras selama mengikuti pendidikan. Ia meminta para prajurit menjadikan capaian itu sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas.

Menurut Pangdam, berakhirnya pendidikan menandai dimulainya pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Sebagai prajurit Infanteri, mereka dituntut menjaga profesionalisme, ketahanan fisik dan mental, serta kemampuan bertempur.

Pangdam juga mengingatkan para prajurit untuk menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam bertugas. Mereka diminta terus mengembangkan kemampuan, menjaga kehormatan, dan menjunjung profesionalisme.

Selain itu, Pangdam berpesan agar para prajurit berkontribusi dalam penyelesaian masalah, membangun hubungan kerja yang baik, serta menghormati senior dan membina junior.

Pangdam menilai keberhasilan prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertempur, tetapi juga sikap, perilaku, loyalitas, integritas, dan kontribusi bagi satuan serta masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam memberikan apresiasi kepada Danrindam IX/Udayana dan tenaga pendidik atas pelaksanaan pendidikan. Penghargaan juga diberikan kepada lulusan dengan capaian terbaik.

Penerima penghargaan tersebut adalah Serda I Made Isma Arya Permana Putra sebagai peraih nilai tertinggi Tripola Dasar Pendidikan, Pengetahuan, dan Keterampilan; Serda Januarius Bento Siki sebagai peraih nilai tertinggi Sikap dan Perilaku; serta Serda Mardo Feo sebagai peraih nilai tertinggi Jasmani Militer.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak HUT Ke-42 ST Cila Yowana Br. Batulumbung Gulingan

Rangkaian upacara juga diisi demonstrasi bela diri kolosal. Para lulusan memperagakan Sparko, Puncak Silat Militer dan Karate sebagai bagian dari hasil pembinaan fisik, mental, dan keterampilan selama pendidikan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan kelulusan tersebut menjadi awal pengabdian para Bintara remaja dengan mengedepankan disiplin, profesionalisme, integritas, dan loyalitas.

“Pangkat Serda yang disandang hari ini bukan sekadar simbol kenaikan status, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Kami berharap para Bintara remaja mampu menjadi prajurit yang tangguh, adaptif, humanis, serta senantiasa hadir memberikan solusi dan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kapendam.

Upacara dihadiri Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana Kodam IX/Udayana, serta orang tua para prajurit yang baru dilantik.

Dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, sebanyak 249 Bintara Remaja akan mengikuti pendidikan lanjutan kecabangan Infanteri. Mereka akan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keprajuritan untuk mendukung pelaksanaan tugas di satuan masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Pelatihan PBB-P2, Sekda Surya Suamba Tegaskan Pentingnya Akurasi Pendataan

Published

on

By

Sekda Surya Suamba Buka Pelatihan PBB-P2 di BDK Denpasar
PELATIHAN: Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh Sekda Badung IB Surya Suamba di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10).

Pelatihan hasil kerja sama BKPSDM Badung dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar ini diikuti 40 peserta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung. Ajang ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menggali potensi perpajakan, memperbarui basis data, serta mengoptimalkan sistem pemungutan demi mendukung kemandirian fiskal daerah. Diklat dijadwalkan berlangsung dari 26-30 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Sekda Badung Surya Suamba menegaskan pentingnya akurasi pendataan di lapangan. Ia menyoroti tantangan terkait perbedaan kondisi fisik bangunan di lapangan dengan luasan yang tercatat pada basis data PBB-P2. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan strategi pengelolaan serta penilaian pajak yang presisi di lapangan. Pendataan dan pendataan PBB-P2 yang optimal akan menguatkan pendapatan daerah, yang hasilnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Badung,” ujar Surya Suamba.

Sekda juga mendorong pemanfaatan teknologi serta sinergi lintas instansi, seperti integrasi sistem pendataan tata ruang dan perizinan untuk mempermudah proses verifikasi tanpa menyulitkan masyarakat maupun investor.

Sementara itu, Kepala BDK Denpasar Rakhmindyarto melaporkan pelatihan ini dirancang untuk membekali aparatur dengan teknik penilaian, pemetaan, dan integritas tinggi. Para peserta akan dibimbing langsung oleh tenaga ahli, di antaranya Penilai Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Bali Susiana Rahmawati serta Kepala Seksi Pengawasan IV KPP Pratama Badung Utara Koharudin Abdillah. (gs/bi)

Baca Juga  Komit Wujudkan PUG di Badung, Bupati Giri Prasta Terima Penghargaan APE dari Kementerian PPPA

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Edukasi Pencegahan Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Badung Ajak Siswa SMPN 3 Mengwi Terapkan Pola Hidup CERDIK

Published

on

By

Ketua YKI Badung Beri Pembinaan Kanker di SMPN 3 Mengwi
PEMBINAAN: Ketua YKI Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan HUT Ke-44 sekolah setempat dan Bulan Bahasa guna meningkatkan kesadaran pola hidup sehat sejak dini.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi mengajak para siswa menerapkan pola hidup CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres) sebagai langkah preventif penanggulangan kanker.

“Anak-anak harus mulai membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Mulai dari rutin memeriksakan kesehatan, menjauhi rokok dan vape, rajin beraktivitas fisik, menjaga pola makan, cukup beristirahat, hingga mampu mengelola stres. Kalian juga bisa menjadi duta kesehatan dengan menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Nyonya Rasniathi menekankan bahwa siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan rumah. Selain edukasi kesehatan, ia turut mengingatkan para siswa untuk mengamalkan semangat Sumpah Pemuda dengan menjauhi perilaku perundungan (bullying) serta bahaya narkoba.

Sejalan dengan Bulan Bahasa, Ketua YKI Badung juga mengajak generasi muda menguasai bahasa asing untuk tantangan global, namun tetap wajib melestarikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali alus sebagai identitas daerah.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 3 Mengwi, Ni Ketut Puji Astari, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan pembinaan PKTP ini. Pihaknya berharap kegiatan ini memberikan bimbingan konkret bagi siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di sekolah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Terima Kunjungan Bupati Jepara
Lanjutkan Membaca