Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Hadiri Kenal Pamit Kapolres Badung

BALIILU Tayang

:

Bupati Giri Prasta
KENAL PAMIT: Bupati Nyoman Giri Prasta dan Wabup Suiasa saat menghadiri acara kenal pamit Kapolres Badung di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/1). (Foto; Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung, Bupati I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran aktif Polres Badung selama ini dengan menunjukkan dedikasi tinggi dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Badung, sehingga koordinasi yang terjalin di lingkungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Badung berjalan dengan sangat baik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Giri Prasta pada saat menghadiri seremonial kenal pamit Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Badung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/1).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, Pj. Sekda IB. Surya Suamba, Kapolres Badung AKBP. M. Arif Batubara, Kapolresta Denpasar, Dandim 1611/Badung, Kapolres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Badung, Ketua FKUB, Ketua MDA, serta Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Puri Carangsari, dan Puri Sibang Gede.

Bupati Badung Giri Prasta dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada AKBP Teguh Priyo Wasono yang saat ini mengemban tugas baru sebagai Wakapolres Banyuwangi, atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat. Dirinya menilai, keberhasilan Polres Badung menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya berdampak pada stabilitas sosial, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.

“Kami mengapresiasi kinerja luar biasa AKBP Teguh Priyo Wasono beserta jajaran Polres Badung dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Hal ini menjadi faktor penting bagi keberlanjutan sektor pariwisata, yang merupakan tulang punggung perekonomian Badung,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Apresiasi Bupati Menyetujui 3 Raperda Inisiatif Dewan untuk Ditetapkan

Selanjutnya, Bupati Giri Prasta juga menyambut Kapolres Badung baru yang akan mengemban tanggung jawab baru sebagai Kapolres Badung, AKBP M. Arif Batubara dengan penuh harapan agar sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Disampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus mendukung Polres Badung, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung tugas-tugas kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa berupaya memberikan fasilitas terbaik bagi jajaran kepolisian demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Kami yakin, dengan fasilitas yang memadai, kinerja Polres Badung dapat semakin maksimal dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat baik lokal hingga mancanegara. Dengan transisi kepemimpinan di Polres Badung semoga berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif bagi keamanan serta kesejahteraan masyarakat. Saya berharap Polres Badung, di bawah kepemimpinan AKBP M. Arif Batubara, dapat terus menjaga keamanan wilayah dan mendukung perkembangan Badung sebagai destinasi wisata dunia yang unggul,” pungkasnya.

Sementara, AKBP Teguh Priyo Wasono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan selama masa jabatannya. Ia mengungkapkan kebanggaannya dapat bertugas di wilayah Badung yang memiliki tantangan dan keunikan tersendiri, terutama sebagai destinasi wisata dunia yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.

“Mengabdi di Polres Badung adalah sebuah kehormatan besar bagi saya dan keluarga. Selama satu tahun sepuluh bulan bertugas, kami merasakan dukungan luar biasa dari Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat. Sinergi ini sangat membantu kami dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Badung tetap kondusif. Hal ini akan menjadi kenangan indah yang tercatat dalam perjalanan karir dan hidup kami,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-33 ST Yowana Werdhi Kencana Banjar Jempeng Kauh Abiansemal

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektoral dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, khususnya bagi wisatawan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung upaya Polres Badung dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama selama masa-masa krusial seperti Pemilu 2024.

“Bali, termasuk Badung, adalah destinasi wisata dunia yang menjadi perhatian internasional. Oleh karena itu, kami selalu berusaha memberikan pelayanan keamanan terbaik kepada masyarakat lokal maupun wisatawan, sehingga mereka merasa nyaman dan betah selama berada di sini. Prestasi ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan semua pihak,” imbuhnya.

AKBP M. Arif Batubara dalam sambutannya menyatakan rasa syukur atas amanah baru yang diberikan. Ia mengungkapkan komitmennya untuk bekerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Badung, serta mendukung pengembangan wilayah ini sebagai destinasi wisata yang unggul.

“Saya merasa terhormat mendapat kesempatan untuk bertugas di Badung, daerah yang menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia. Dengan dukungan semua pihak, kami berkomitmen untuk melanjutkan program yang telah dirintis oleh AKBP Teguh Priyo Wasono dan meningkatkan pelayanan keamanan demi kesejahteraan masyarakat Badung. Untuk itu pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Saya juga berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Badung, untuk semakin memotivasi memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pengangguran di Badung Turun Jadi 1,57%, Ratusan Pekerja Tembus Pasar Luar Negeri

Published

on

By

kominfo badung
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Badung mencatatkan penurunan signifikan dari 2,72% menjadi 1,57% pada 2026. Capaian ini didorong oleh pemulihan ekonomi lokal serta optimalnya penyerapan tenaga kerja di dalam maupun luar negeri.

​”Data makroekonomi terbaru menunjukkan TPT kita turun drastis ke angka 1,57 persen karena aktivitas ekonomi daerah sudah pulih sepenuhnya. Penurunan ini menempatkan Badung sebagai salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terendah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, Rabu (21/10/2026).

​Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Disperinaker Badung mencatat sebanyak 726 tenaga kerja telah berhasil disalurkan. Sektor luar negeri menjadi penyerap terbanyak dengan mendominasi sebagian besar total penempatan.

​”Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, kami sudah menyalurkan total 726 pekerja yang terdiri atas 508 laki-laki dan 218 perempuan. Dari jumlah itu, penempatan luar negeri paling mendominasi yaitu mencapai 601 orang, sementara penempatan dalam negeri sebanyak 125 orang,” ujar Ngurah Rai.

​Jika dirinci berdasarkan jenis kelamin, calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang terdaftar mencapai 276 orang, terdiri dari 179 laki-laki dan 97 perempuan. Puncak penempatan tenaga kerja secara keseluruhan terjadi pada April 2026 dengan total 210 orang.

​”Untuk pendaftaran calon pekerja migran tercatat ada 276 orang, di mana 179 orang laki-laki dan 97 orang perempuan. Tren penyaluran tenaga kerja paling tinggi terjadi di bulan April lalu yang mencapai 210 orang dalam satu bulan,” ucapnya.

​Sektor pariwisata seperti perhotelan, restoran, dan katering masih menjadi penyerap tenaga kerja utama di wilayah Badung. Tiga sektor pendukung lainnya yakni perdagangan, jasa, serta industri kreatif dan pengolahan pangan.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Apresiasi Bupati Menyetujui 3 Raperda Inisiatif Dewan untuk Ditetapkan

​”Pariwisata di kawasan Badung selatan memang masih jadi penggerak utama dalam membuka lapangan kerja. Selain pariwisata, sektor perdagangan, jasa transportasi dan hiburan, serta industri kreatif pangan juga menyerap banyak tenaga kerja,” kata mantan Kadis Perhubungan Badung itu.

​Guna mempercepat proses penyaluran tenaga kerja, Disperinaker Badung rutin menggelar bursa kerja terpadu. Pemerintah daerah juga memanfaatkan momentum Hari Buruh untuk memperkuat sinergi antara serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.

​”Kami rutin menggelar job fair untuk mempertemukan lulusan sekolah atau kampus lokal langsung dengan pihak manajemen perusahaan. Momentum May Day juga kami manfaatkan untuk menjaga iklim kerja tetap kondusif antara serikat buruh dan pengusaha,” tuturnya.

​Di samping itu, Disperinaker menggelar pelatihan kerja intensif seperti mekanik sepeda motor konvensional dan listrik selama 40 hingga 42 hari menggunakan dana APBD. Pelatihan tersebut juga mencakup manajemen wirausaha makanan untuk meningkatkan daya saing warga lokal.

​”Pelatihan mekanik motor konvensional dan listrik kami gelar selama 40 sampai 42 hari menggunakan dana APBD Badung. Kami juga berikan pelatihan manajemen wirausaha kuliner agar tenaga kerja lokal punya kompetensi tinggi,” beber dia.

​Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 80 persen alumni pelatihan tersebut berhasil diterima bekerja di industri atau membuka usaha mandiri. Keberhasilan ini didukung oleh sertifikasi kompetensi yang menguatkan daya saing para peserta.

​”Evaluasi kami mencatat sekitar 80 persen lulusan pelatihan langsung diserap industri atau berhasil membuka usaha sendiri. Sertifikat kompetensi yang mereka pegang menjadi modal penting untuk bersaing,” jelasnya.

​Dari sisi regulasi, Pemkab Badung mengikat komitmen pelaku usaha melalui perjanjian kerja sama penyerapan tenaga kerja ber-KTP Badung minimal 70 persen. Program magang industri juga diterapkan agar peserta dapat langsung diangkat menjadi karyawan tetap.

Baca Juga  Pemkab Badung Gelar Rakor Observasi Lapangan Program Kabupaten Antikorupsi

​”Kami buat kesepakatan dengan swasta agar hotel dan restoran baru di Kuta, Nusa Dua, hingga Canggu wajib menyerap minimal 70 persen pekerja lokal Badung. Kami juga jalankan program magang industri yang langsung terhubung ke rekrutmen pegawai tetap,” terang Ngurah Rai.

​Sebagai langkah jangka panjang, Disperinaker fokus menyesuaikan kurikulum pelatihan ke arah keahlian digital dan ekonomi hijau. Pemerintah daerah juga menaikkan target cakupan perlindungan jaminan sosial Ketenagakerjaan hingga 59,80 persen untuk pekerja rentan.

​”Ke depan kurikulum pelatihan kami arahkan ke teknologi kendaraan listrik dan manajemen pariwisata berkelanjutan. Perlindungan jaminan sosial pekerja rentan lewat APBD juga kami naikkan targetnya sampai 59,80 persen,” terangnya.

​Strategi penutup diwujudkan melalui pemberian stimulus modal kerja dan pendampingan bisnis bagi lulusan pelatihan. Program ini bertujuan mengubah peran masyarakat lokal dari pencari kerja menjadi penyedia lapangan kerja baru.

​”Lulusan pelatihan yang mau berwirausaha kami berikan bantuan modal kerja dan pendampingan bisnis. Tujuannya agar warga Badung tidak cuma mencari kerja, tapi juga bisa membuka lapangan kerja baru,” pungkas Ngurah Rai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Tring Pegadaian Hadirkan Musisi dan Beragam Keseruan dalam Perayaan Ulang Tahun Tring

Published

on

By

pegadaian
Banner Festival TRING Pegadaian. (Foto: Hms Pegadaian)

Denpasar, baliilu.com – PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar menghadirkan Festival Tring! by Pegadaian sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun aplikasi Tring by Pegadaian. Kegiatan yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Trans Studio Mall Bali ini menghadirkan beragam hiburan, aktivitas interaktif, edukasi, hingga berbagai kegiatan menarik bagi masyarakat.

Festival Tring akan semakin semarak dengan kehadiran sejumlah musisi dan talenta yang siap menghibur pengunjung. Bagus Wirata, Anggis Devaki, Meiska, Nanoe Biroe, KIS Band, dan Jegeg Bulan akan turut meramaikan rangkaian acara melalui penampilan spesial selama Festival Tring berlangsung.

Tidak hanya menghadirkan hiburan musik, Festival Tring juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang dapat diikuti oleh masyarakat. Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya Tring! Charm Walk, Tring! Sing & Shine, Tring! Colour Fun, Tring! Little Star, dan Tring! Little Runway.

Pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan lainnya, seperti Bazar Lelang Emas, Cuci Emas Gratis, Music & Dance Performance, Talkshow Investasi Cerdas, Tring Corner, serta berbagai lomba dan games menarik.

Beragam rangkaian kegiatan tersebut dikemas untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan lebih dekat berbagai kemudahan layanan Pegadaian melalui aplikasi Tring. Kehadiran Tring Corner dan Talkshow Investasi Cerdas juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan wawasan mengenai layanan serta pilihan investasi di Pegadaian.

Festival Tring sekaligus menjadi momentum bagi Pegadaian untuk merayakan perjalanan Tring bersama masyarakat. Melalui aplikasi Tring by Pegadaian, berbagai layanan Pegadaian hadir dalam satu platform yang semakin mudah, praktis, aman, dan nyaman untuk diakses.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Festival Tring menjadi salah satu bentuk apresiasi Pegadaian dalam merayakan ulang tahun Tring bersama masyarakat.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Apresiasi Bupati Menyetujui 3 Raperda Inisiatif Dewan untuk Ditetapkan

“Festival Tring kami hadirkan sebagai ruang untuk merayakan ulang tahun Tring bersama masyarakat. Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi dan pengalaman mengenai berbagai kemudahan layanan Pegadaian melalui Tring,” ujar Bapak Edy Purwanto.

Pegadaian mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan Festival Tring! by Pegadaian di Trans Studio Mall Bali pada 21–25 Oktober 2026 dan menikmati berbagai keseruan yang telah disiapkan.

Mari rayakan ulang tahun Tring by Pegadaian dan rasakan berbagai keseruannya bersama! (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gedong Kirtya Gelar Pameran Kawisesan, Kenalkan Warisan Pengetahuan Leluhur Bali

Published

on

By

Pameran Kawisesan di Museum Sunda Ketjil
PAMERAN: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng melalui UPTD Gedong Kirtya menggelar Pameran Kawisesan bertema “Kawisesan Pinaka Tetamian Budaya Bali” di Museum Sunda Ketjil, Pelabuhan Buleleng, Selasa (20/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng melalui UPTD Gedong Kirtya menggelar Pameran Kawisesan bertema “Kawisesan Pinaka Tetamian Budaya Bali” di Museum Sunda Ketjil, Pelabuhan Buleleng, Selasa (20/10). Pameran yang dibuka oleh Kepala Disbudpar Buleleng, Nyoman Wisandika, ini berlangsung pada 20–26 Oktober 2026 sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan pengetahuan leluhur Bali kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Nyoman Wisandika menyampaikan bahwa kawisesan merupakan bagian dari kekayaan budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun. Pengetahuan ini berkaitan dengan tradisi sastra, lontar, pengobatan tradisional, hingga aspek spiritual yang perlu dipahami secara bijak dan tidak selalu dipandang dari sisi negatif.

“Melalui pameran ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal, mempelajari, serta memahami warisan leluhur yang kita miliki dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, museum memiliki peran penting dalam mempublikasikan koleksi melalui pendekatan edutainment, yaitu memadukan edukasi dan hiburan agar menjadi sarana pembelajaran budaya yang menyenangkan, khususnya bagi generasi muda.

Sementara itu, Kepala UPTD Gedong Kirtya, Dewa Ayu Putu Susilawati, menjelaskan bahwa pameran ini menampilkan pengetahuan kawisesan yang tersurat dalam koleksi lontar Gedong Kirtya, di antaranya Lontar Pengiwa, Pengujanan, Penerangan, Pematuh Agung, Ukuring Keris, Pakakas, dan Piwelas.

Menurutnya, pameran ini merupakan bagian dari upaya penguatan, pengembangan, dan pelestarian kebudayaan Bali secara berkelanjutan. Melalui penyajian informasi yang menarik, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kawisesan sebagai bagian dari kearifan lokal dan warisan intelektual masyarakat Bali.

Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum dengan jam kunjungan pagi pukul 08.00–13.00 Wita dan malam pukul 17.00–22.00 Wita. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Bali sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan leluhur. (gs/bi)

Baca Juga  Tujuh Dekade PSPS Bakti Negara, Bupati Giri Prasta: Jaga Warisan, Junjung Prestasi, dan Satukan Kekuatan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca