Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Ikuti Rapat Penajaman Pembangunan MRT/LRT dari Menhub Budi Karya Sumadi

BALIILU Tayang

:

pembangunan mrt badung
PEMBAHASAN MRT/LRT: Bupati Nyoman Giri Prasta mendampingi Menhub RI, Budi Karya Sumadi dalam pembahasan rencana pembangunan Moda Transportasi Perkeretaapian MRT/LRT bawah tanah di ruang pertemuan Kantor Otoritas Bandara Ngurah Rai, Minggu (17/12). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengikuti rapat penajaman rencana pembangunan Moda Transportasi Perkeretaapian MRT/LRT bawah tanah yang terbentang dari Kawasan Bandara Ngurah Rai menuju Kuta, Seminyak hingga Canggu, untuk mempersingkat waktu tempuh dari dan ke Bandara Ngurah Rai. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertempat di ruang pertemuan Kantor Otoritas Bandara Ngurah Rai, Minggu (17/12).

Turut hadir Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum, Sekda Provinsi Bali, Kadis PUPR Badung IB. Surya Suamba, Kadis Perhubungan Badung beserta jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung dan jajaran investor yang akan terlibat dalam program tersebut.

Dalam kesempatan itu Menteri Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pihaknya ditugaskan oleh Presiden untuk menindaklanjuti rencana pembangunan MRT/LRT yang ada di Bali, karena secara faktual ada dua hal yang melatarbelakangi rencana pembangunan moda transportasi terintegrasi di wilayah Kabupaten Badung/Bali ini. Satu Bali adalah showcase dari pariwisata internasional, dan yang kedua memang terjadi kemacetan yang kronis yang bisa menjadi bumerang apabila ini tidak  ditangani.

“Oleh karenanya sama dengan Jakarta, kita akan membuat format bahwa PJPK-nya itu adalah Pemda, dan Pemerintah Pusat akan mendukung dari segi teknis, dan sebagai minoritas.  Sebanyak 51 persen Pemda dan 49 persen Pemerintah Pusat, jadi baik capex maupun opex Bapak Pj Gubernur dan Bapak Bupati telah bersedia menjadi penyanggah mendanai capex dan opex ini,” ujarnya.

Menteri Budi Karya menambahkan, rencana pembiayaan pembangunan MRT/LRT ini tidak hanya dengan satu konsep saja, tetapi bisa juga melalui skema loan. “Ada satu negara sudah menyetujui loan untuk tahap pertama, tapi kita akan kombinasikan dengan pihak swasta yang sudah akan bersedia untuk turut andil. Jadi intinya, kami ditugaskan untuk melakukan klarifikasi beberapa informasi, semoga ini bisa segera terlaksana,” imbuhnya.

Baca Juga  HUT Ke-16 Mangupura: Pemkab Badung Imbau Ucapan Tak Gunakan Bunga Papan, Tetapi Lewat Bibit Pohon

Sementara itu Bupati Giri Prasta atas nama pribadi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi kepada Presiden, Menteri Perhubungan beserta tim, maupun kepada Pj. Gubernur Bali terkait dengan rencana pembangunan transportasi MRT/LRT di Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung yang memang amat sangat membutuhkan moda transportasi umum yang berkualitas dan terintegrasi untuk menghindari terjadinya kemacetan di jalan raya. Di samping itu dengan terwujudnya pembangunan MRT/LRT ini, dirinya meyakini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan investasi maupun peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali.

“Selama ini wilayah Kabupaten Badung bisa menyumbang devisa Rp. 120 triliun/tahun kepada negara melalui bandara, hotel konsorsium dan sebagainya. Inilah kontribusi Badung untuk negara. Kalau kami dilibatkan dalam program ini kami siap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kami. Semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri tapi kami yakin dengan kehadiran Bapak Menteri Perhubungan masalah transportasi ini bisa dicarikan sebuah solusi, terimakasih kami dukung sepenuhnya,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Dorong Jajarannya Inovatif dan Kerja Maksimal Genjot Realisasi PAD 2026

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster minta jajaran perangkat daerah bekerja maksimal untuk mengejar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Penekanan itu disampaikannya saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8).

Gubernur Koster dalam arahan singkat menyinggung pentingnya dukungan anggaran dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. “Kita banyak program, tak akan bisa jalan kalau tanpa dukungan anggaran,” katanya. Ia ingin jajaran Pemprov Bali punya pemahaman yang sama terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, Gubernur Koster mendorong jajarannya bekerja maksimal. “Jangan kerja biasa-biasa saja. Datang jam delapan, pulang jam empat,” ujarnya sembari memotivasi perangkat daerah berlomba memberikan yang terbaik agar bisa meninggalkan legacy membanggakan. “Tak hanya membanggakan OPD terkait, tapi juga Pemprov Bali,” imbuhnya. Masih dalam arahannya, Gubernur Koster mendorong OPD penghasil membuat berbagai terobosan untuk meningkatkan realisasi pendapatan.

Untuk diketahui, rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal April 2026, dimana saat itu disepakati penambahan 10 persen target pendapatan pada tiap OPD penghasil.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Dewa Tagel Wirasa dalam paparannya menginformasikan, realisasi PAD hingga 14 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp. 2.499.175.145.467 atau 58,95 persen dari target induk yang ditetapkan sebesar Rp. 4.239.252.167.568. Realisasi ini didukung pemasukan dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan yang sah.

Dalam kegiatan rakor, Gubernur Koster memberi perhatian khusus pada upaya perangkat daerah penghasil seperti Bapenda, BPKAD, BKPSDM, Badan Penghubung, Disparda, PUPRKim, Disnaker dan ESDM, Dinkes, RS Mata Bali Mandara, RSU Bali Mandara, RS Dharma Yadnya dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama. Terhadap sejumlah layanan yang memungkinkan dikembangkan secara komersial, Gubernur Koster minta pengelolaan dilakukan dengan meniru pola swasta. Sementara Bapenda didorong mengintensifkan pola jemput bola untuk mengejar penunggak pajak kendaraan agar memenuhi kewajiban mereka. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua Komisi I DPRD Badung Bima Nata Hadiri Upacara ‘’Melaspas Tapakan’’ di Pura Puseh Desa Adat Pelaga

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara.
REMISI: Bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8).

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​”Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana,” ujarnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.

​”Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas,” ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan.

“Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Peringatan HUT Ke-74 Satpol PP dan Satlinmas Ke-62 Provinsi Bali di Puspem Badung
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Mahayastra Terima Penghargaan Bintang LVRI

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Gianyar terhadap keberadaan serta perjuangan para veteran dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Gianyar sebagai bentuk apresiasi atas jasa, kontribusi, serta dukungannya terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. “Semoga Bintang Legiun Veteran ini semakin menambah semangat kita bersama. Banyak bangsa yang mampu menghargai tokoh-tokohnya, itu menandai bangsa yang besar,” ungkapnya.

Saputera menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.352 orang veteran di Provinsi Bali. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga dengan semangat juang 45. Semangat tersebut tercermin dalam perjuangan dan pengabdian para pahlawan.

Pada momentum peringatan kemerdekaan, Saputera juga berpesan kepada generasi muda agar mempersiapkan diri dengan pendidikan dan terus menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Cintai negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jadilah patriot bangsa, jadilah generasi yang jujur dan berintegritas,” pesannya.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengingat akan besarnya jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.

Baca Juga  Penandatanganan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Pengukuhan Bunda Anti-Narkoba

Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan pada masa kini diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan. “Bagaimana kita mengatasi kemiskinan, bagaimana kita mengatasi kebodohan. Itulah perjuangan kita sekarang dalam mengisi kemerdekaan,” tegasnya.

Bupati Mahayastra menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya memberikan perhatian dan penghormatan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Menurutnya, penghormatan tersebut tidak cukup hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan memastikan para veteran mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak. “Jadi kita berjuang menghormati beliau, kita berjuang agar veteran tetap sehat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan juga harus terus dilanjutkan melalui pengabdian kepada masyarakat. “Veteran kekinian juga jauh lebih penting, untuk berjuang untuk masyarakat Kabupaten Gianyar,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Mahayastra mengatakan salah satu bentuk perjuangan pemerintah saat ini adalah menyiapkan generasi muda yang unggul melalui peningkatan akses pendidikan. Pemerintah Kabupaten Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.

Menutup pernyataannya, Bupati Mahayastra menyampaikan apresiasi kepada para veteran, masyarakat, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar. “Terima kasih veteran, terima kasih masyarakat Gianyar, terima kasih seluruhnya yang mendukung pembangunan di Kabupaten Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca