Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Kukuhkan BKS-LPD Badung Periode 2023-2028

Komit Kuatkan LPD Sebagai Penggerak Roda Ekonomi Desa Adat

Loading

BALIILU Tayang

:

bks lpd
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat mengukuhkan Pengurus BKS-LPD Kabupaten Badung Periode 2023-2028, di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung,Sabtu (17/12). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyatakan, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan pilar ekonomi milik Desa Adat yang sangat strategis. Dalam era teknologi informasi yang ditandai dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, LPD sebagai penggerak ekonomi pedesaan harus terus ditingkatkan kualitasnya. Melalui pembenahan sumber daya manusia (SDM) di berbagai tingkatan, memanfaatkan teknologi dalam proses bisnis dan manajemennya, serta membangkitkan spiritual dan jiwa kewirausahaan para pengelolanya, sehingga LPD yang potensial ini akan mampu mewujudkan visi dan misinya sebagai tiang penyangga dan penggerak ekonomi di desa adat.

“Melalui pengukuhan pengurus BKS-LPD Kabupaten Badung masa bakti 2023-2028 lengkap dengan strukturnya, kami ingin LPD berbenah dalam hal Man, Manajemen dan Spiritualnya. Kami juga mau LPD yang ada di Badung ini operasionalnya berbasis online dan SDM-nya memiliki sertifikasi. Seperti halnya sertifikasi yang merupakan sebuah pembuktian atas kompetensi yang dimiliki SDM LPD. Selanjutnya, program digitalisasi LPD tidak hanya memberi kemudahan LPD dalam operasionalnya, namun juga sebagai upaya menunjukkan transparansi LPD kepada nasabah serta pelayanan yang optimal. Jadi para nasabah tidak harus datang ke LPD tetapi semua transaksi dapat dilakukan lewat handphone,” demikian ditegaskan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat mengukuhkan Pengurus Badan Kerja Sama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Badung Periode 2023-2028, sekaligus memberikan pengarahan kepada pegawai LPD se-Kabupaten Badung, Sabtu (17/12) bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung.

Turut hadir Dandim 1611 Badung Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Anggota DPRD Badung Wayan Sandra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan IB. Gede Arjana beserta Kepala OPD terkait di jajaran Pemkab Badung, Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Ketua LPLPD Provinsi Bali , Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Badung, Ketua LPLPD Kabupaten Badung, Ketua BKS-LPD Kabupaten Badung, Kepala BPD Cabang Badung.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Halal Bihalal Masjid Se-Kabupaten Jembrana

Bupati Giri Prasta menambahkan sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Badung dalam menguatkan lembaga keuangan milik desa adat ini, ke depan pihaknya akan memberikan dana penyertaan kepada LPD se-Badung sehingga LPD yang ada di Kabupaten Badung betul-betul bisa bangkit dan tumbuh dengan kuat. Agar perputaran roda ekonomi yang ada di setiap desa adat bisa berjalan dengan baik. “Besaran dananya nanti kita rumuskan dengan melakukan rapat terlebih dahulu dengan jajaran pengurus BKS-LPD yang baru ini, semuanya akan kita ajak diskusi dengan Pemerintah Daerah. Dana yang diberikan juga akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Semakin besar kita bisa bantu kan semakin ringan beban LPD yang kita miliki,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia acara Ketut Rana melaporkan pelaksanaan pengukuhan BKS-LPD Kabupaten Badung Periode 2023-2028 melibatkan peserta sebanyak 1.485 orang dan disupport penuh oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dengan memberikan bantuan dana sebesar 25 juta rupiah. “Kepada yang terhormat Bapak Bupati Badung dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini kami ucapkan terimakasih. Kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan selalu siap untuk mensukseskan segala kebijakan yang ditetapkan oleh Bapak Bupati ke depannya,“ ungkapnya.

Susunan Pengurus BKS-LPD Kabupaten Badung yang dikukuhkan yakni Ketua I Wayan Sudiarta (LPD Desa Adat Penarungan), Wakil Ketua I, I Made Artama (LPD Desa Adat Pikah), Wakil Ketua II, I Made Astika (LPD Desa Adat Bualu), Sekretaris I Nyoman Pasek Adi Satriawan (LPD Desa Adat Kelan) dan Bendahara I Wayan Sukarma (LPD Desa Adat Kwanji). (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Halal Bihalal Masjid Se-Kabupaten Jembrana

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  129 Perbekel Se-Buleleng Audiensi ke Rumah Jabatan Bupati Badung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Halal Bihalal Masjid Se-Kabupaten Jembrana

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca