Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Resmikan Penataan Pantai dan Pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran

Mewujudkan Komitmen Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Loading

BALIILU Tayang

:

penataan Pantai Jimbaran
RESMIKAN: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat meresmikan Penataan Pantai dan Pendestrian Jalan Segara Giri Jimbaran, Jumat (26/1) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta senantiasa berkomitmen terhadap Program Peningkatan Kapasitas Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan. Hal itu dibuktikan dengan rampungnya penataan Kawasan Pantai Jimbaran yang diresmikan, Jumat (26/1) sore, dengan penandatanganan prasasti di Pesisir Pantai Jimbaran.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pj. Gubernur Bali yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Bali, Wakapolda Brigjen Pol. I Gusti Kade Budhi Harryarsana. Perwakilan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Perwakilan Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Perwakilan Pangdam IX Udayana, Perwakilan Ketua DPRD Badung, Perwakilan Forkopimda Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bersama pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Badung, Jero Bendesa Adat Jimbaran AA Rai Dirga Arsana Putra, serta tokoh masyarakat setempat.

Penataan Pantai dan Pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran dibangun menggunakan dana APBD Kab. Badung sebesar Rp. 19,3 miliar telah di-pelaspas pada Rahina Purnama Kawulu, Wraspati Umanis, Wuku Gumbreg tanggal 25 Januari 2024. Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Jimbaran terhadap Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta atas segala bantuan dan perhatian yang telah diberikan untuk kemajuan masyarakat Jimbaran, jalan tersebut kini dinamai Jalan Segara Giri.

Bupati Giri Prasta menyampaikan, bersatunya masyarakat  membuktikan bahwa para tokoh beserta Desa Adat dalam membangun dan memberikan legacy merupakan tonggak sejarah baru sebuah jembatan emas dengan penataan yang ada di Jimbaran, termasuk juga menghidupkan serta menggerakkan ekonomi masyarakat kedepannya. “Saya merasa bangga dengan bersatunya masyarakat Jimbaran, kalau kita bersatu maka setengah perjuangan kita berhasil dan jika kita tidak bersatu setengah perjuangan kita gagal,” ucapnya.

Dipaparkannya, Pemerintah Kabupaten Badung melalui kebijakan politik anggaran akan membantu masyarakat terkait permodalan usaha supaya pedagang di pesisir Pantai Jimbaran bisa lebih berkembang. Keberhasilan Kabupaten Badung saat ini diakuinya bukan semata-mata karena dirinya sebagai bupati maupun bukan karena siapa-siapa. Keberhasilan itu merupakan hubungan erat Pemkab Badung bersinergi beserta Forkopimda Badung dan Bali dalam menjalin komunikasi intens untuk bersama-sama bekerja keras menjaga keamanan dan kenyamanan Pulau Dewata.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Temu Wirasa PKVHI Kabupaten Badung

Hadirnya Pemerintah menyelesaikan pembangunan yang ada di Kabupaten Badung dengan merujuk Sad Kerti Loka Pala yaitu enam upaya untuk menjaga kesucian dan keseimbangan jagat alam semesta. Salah satunya melalui perwujudan wanakerti yaitu apa yang diperbuat dan dihasilkan oleh masyarakat pesisir atau bendera. “Jagat kertih menghasilkan kemampuan, kecerdasan dan olah pikir. Siapa pun yang menjadi pemimpin harus mampu merubah. Saya bekerja tidak hanya dengan mata, namun melihat dengan hati. Melihat tidak hanya dengan mata dan hati, namun dengan cara mendengar. Karena dengan melihat dan mendengar itu adalah salah satu metoda kita mengetahui kebutuhan masyarakat Badung, maka itulah yang harus saya lakukan,” jelasnya.

Bupati Giri Prasta juga minta kepada seluruh lapisan masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan kebersihan agar keberlangsungan biota laut bisa terjaga. Ke depan diupayakan program transplantasi terumbu karang guna menghidupkan ekonomi petani nelayan di Jimbaran. Ia mendorong lahirnya konsep inovasi budidaya ikan di tengah laut. Untuk itu dirinya akan mengkoordinasikan hal itu dengan seluruh jajaran untuk mendukungnya. “Sebenarnya kita sudah memiliki aplikasi fish go yang bertujuan untuk mengetahui titik kumpul ikan. Aplikasi ini merupakan transisi sistem konvensional nelayan dengan melihat situasi alam ke sistem digitalisasi, sehingga nelayan tidak perlu lagi mencari ikan tetapi dengan aplikasi ini nelayan cukup hanya menangkap ikan sesuai dengan radius kemampuan armada nelayan,” bebernya.

Di sisi lain, penataan pedestrian itu diakuinya akan berlanjut ke arah Kedonganan hingga ke Tuban. Hal itu agar masyarakat dapat menikmati hingga anak cucu, dibarengi koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Bali. Ia juga berencana untuk duduk bersama pengusaha di Badung, untuk mengadopsi sistem Airbnb dalam menggerakkan sektor pariwisata agar tidak terjadi perang tarif. Dorongan untuk menghidupkan kembali Festival Budaya Bahari di kawasan pantai yang ada di Badung juga akan dilakukan, agar masyarakat bisa ikut dan berperan menjadikan tuan dirumahnya sendiri. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, semoga ini ada manfaat. Saya berkomitmen program ini dipastikan akan berlanjut dan saya juga pastikan menunaikan pembangunan milik umum di desa adat Jimbaran ini hingga akhir masa jabatan,” tegasnya.

Baca Juga  Hadiri Acara Pelantikan, Dialog Kebangsaan dan Rakerwil IKA-PMII, Bupati Giri Prasta Ajak Jajaran Pengurus Bersama-sama Membangun Bali

Ketua Panitia Penataan Pantai dan Pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran, I Wayan Suartha menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati Badung bersama undangan lainnya dalam acara peresmian Penataan Pantai dan Pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran. Ia melaporkan tentang proses pembangunan di pesisir Pantai Jimbaran, seperti pengaspalan Jalan Bukit Permai menuju Jalan Cafe 19 Muaya, pengaspalan Jalan Yoga Perkanthi Jimbaran dan ada beberapa renovasi seperti Pelinggih Pura Melanting Cafe 9 Jimbaran, bangsal jukung nelayan, dapur Cafe 9 Jimbaran, Balai Kelompok Nelayan Celuk Sari Jimbaran, Kantor Koperasi Sadar Nelayan Jimbaran, bangunan kios warung palen-palen dan pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran. Semua bangunan dan jalan ini dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Badung dan proses pembangunannya sampai saat ini sudah berjalan 97 persen. Kendati menyisakan progres 3 persen untuk menservis minor kondisi bangunan, namun semua bangunan itu sudah diupacarai bertepatan dengan Purnama Kawulu rahina Wrespati Umanis, Gumbreg tanggal 25 Januari 2024.

“Sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Bupati Badung bersama jajaran di Pemkab Badung sudah membantu kami masyarakat Jimbaran dalam penataan Pantai dan Pedestrian Jalan Segara Giri Jimbaran,” terangnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua WHDI Badung Hadiri “Karya Melaspas“ Pura Gunung Sari Bongkasa

Published

on

By

Ketua WHDI Yunita Alit Sucipta menghadiri karya Melaspas dan Mecaru Pedudusan Alit di Pura Gunung Sari, Desa Bongkasa, Badung.
HADIRI KARYA: Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri karya Melaspas dan Mecaru Pedudusan Alit di Pura Gunung Sari, Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Jumat (17/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sebagai wujud bakti dan komitmen dalam mendukung pelestarian adat, agama, dan budaya, Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri langsung rangkaian upacara (karya) Melaspas dan Mecaru Pedudusan Alit di Pura Gunung Sari, Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, Jumat (17/7).

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Yunita Alit Sucipta mengapresiasi tinggi semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat Desa Bongkasa dalam menyelenggarakan karya suci ini. Ia mendoakan agar seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, labda karya, dan membawa kedamaian bagi masyarakat.

“Semoga karya Mecaru Pedudusan Alit di Pura Gunung Sari ini berjalan lancar (memargi antar, labda karya sidaning paripurna). Kita berdoa bersama agar seluruh krama dianugerahi kesehatan dan kesejahteraan. Semoga jagat Tanggayuda, Bongkasa, Badung, dan Bali pada umumnya senantiasa dianugerahi kedamaian, kemakmuran, dan keharmonisan (gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja),” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian sarana spiritual masyarakat, diserahkan pula dana bantuan hibah senilai Rp 300.000.000. Dana ini diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan upacara di Pura Gunung Sari.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Gunung Sari, I Wayan Sunarta, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran dudonan (rangkaian) karya serta sinergi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa upacara ini di-emong oleh 19 Kepala Keluarga (KK) Krama Pengempon Pura Gunung Sari.

Lebih lanjut, I Wayan Sunarta memaparkan bahwa Pura Gunung Sari sebelumnya telah menerima bantuan fasilitas fisik senilai Rp 1,1 miliar dari Pemkab Badung melalui dana BKK APBD untuk pembangunan dan perbaikan sarana pura.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pastikan Bantuan Hari Raya Besar Keagamaan Rp 2 Juta Tetap Jalan

“Tahun 2026 ini, Pemkab Badung kembali menggelontorkan bantuan dana sebesar Rp 300 juta yang dialokasikan khusus untuk mendukung pembiayaan upacara/aci di pura ini. Kami atas nama krama pengempon Pura Gunung Sari mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Badung, Ibu Yunita Alit Sucipta, serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mengawal bantuan ini sehingga pujawali dan karya dapat terlaksana dengan baik,” ungkap I Wayan Sunarta.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung yang diwakili oleh Kepala Bidang Adat, PLT Camat Abiansemal beserta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa beserta jajaran, penglingsir Puri, penglingsir Griya, pengempon Pura Gunung Sari, serta tokoh pemuda (yowana) setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Jadi Percontohan Nasional, Bupati Adi Arnawa Dorong Penyempurnaan SIPD dan Skema Pembiayaan Daerah

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menghadiri rapat pemutakhiran dan integrasi proses bisnis pelaksanaan serta pertanggungjawaban keuangan daerah dalam SIPD RI di Kuta.
HADIRI RAPAT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri Rapat Pemutakhiran dan Integrasi Proses Bisnis Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah dalam SIPD-RI di Kuta, Kamis (16/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menempatkan Kabupaten Badung sebagai contoh nasional dalam inovasi pengelolaan keuangan daerah. Di tengah kapasitas fiskal yang kuat, Badung dinilai konsisten melakukan terobosan, termasuk mencari alternatif pembiayaan untuk mempercepat pembangunan.

Momentum itu dimanfaatkan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa untuk mendorong penyempurnaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) serta memperkuat regulasi pembiayaan daerah agar lebih adaptif. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Pemutakhiran dan Integrasi Proses Bisnis Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah dalam SIPD-RI di Kuta, Kamis (16/7).

Acara dihadiri Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekda Badung IB Surya Suamba, pimpinan OPD, serta perwakilan pemda dan perbankan se-Indonesia. Selain memperkuat tata kelola keuangan, agenda nasional ini turut berdampak positif bagi pariwisata dan ekonomi akomodasi lokal.

“Kami berharap kegiatan nasional seperti ini terus dilaksanakan di Badung. Kami siap berkolaborasi dengan Kemendagri dalam berbagai agenda strategis lainnya. Forum seperti ini memiliki nilai strategis sebagai ruang dialog antara pusat dan daerah untuk menyampaikan kendala implementasi sekaligus masukan penyempurnaan sistem,” ujar Adi Arnawa.

Bagi Pemkab Badung, SIPD-RI telah menjadi fondasi tata kelola keuangan digital yang transparan dari perencanaan hingga pelaporan. Namun, Adi Arnawa memberi masukan terkait kebijakan bantuan masyarakat penekan inflasi. Selama ini, kebijakan itu masih masuk nomenklatur bantuan sosial di SIPD-RI, padahal substansinya adalah instrumen stabilisasi ekonomi daerah.

Bupati mengapresiasi Kemendagri yang membuka ruang penyempurnaan regulasi ini. Di sisi lain, ia mendorong penguatan regulasi pembiayaan utang untuk infrastruktur strategis daerah berfiskal kuat, serta meminta perbankan menghadirkan skema yang kompetitif.

“Kami membutuhkan sistem yang tetap disiplin administrasi, tetapi juga cukup fleksibel untuk mengakomodasi inovasi daerah yang lahir dari kebutuhan riil masyarakat,” tegas Adi Arnawa.

Baca Juga  Hadiri Acara Pelantikan, Dialog Kebangsaan dan Rakerwil IKA-PMII, Bupati Giri Prasta Ajak Jajaran Pengurus Bersama-sama Membangun Bali

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menegaskan Badung sangat layak menjadi percontohan. Menurutnya, besarnya APBD dan PAD tidak membuat Badung berhenti mencari sumber pembiayaan baru, sehingga inovasinya kerap menjadi referensi kebijakan nasional.

“Badung ini APBD dan PAD-nya sudah sangat tinggi, tetapi justru tidak berhenti melakukan inovasi. Banyak sekali inspirasi yang kami peroleh dari Badung, bahkan sering kali inovasinya lebih maju dibanding regulasi maupun sistem SIPD-RI. Karena itu, kami sengaja menyelenggarakan forum ini di Badung sebagai bentuk apresiasi sekaligus menyerap masukan daerah,” kata Fatoni.

Kemendagri kini terus mendorong pemda memanfaatkan skema creative financing seperti pinjaman, obligasi daerah, KPBU, optimalisasi BUMD/BLUD, pemanfaatan aset, hingga CSR sebagai alternatif mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan APBD. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Menyapa TK Kuncup Mekar Kuta Utara

Tanamkan Kesadaran Peduli Lingkungan Sejak Dini Lewat Dongeng

Loading

Published

on

By

Bunda PAUD Rasniathi Adi Arnawa menyapa anak-anak TK Kuncup Mekar di Kuta Utara dalam kegiatan edukasi kebersihan dan pengelolaan sampah.
BUNDA PAUD MENYAPA: Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir dalam kegiatan "Bunda PAUD Menyapa" di TK. Kuncup Mekar, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (17/7). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir menyapa generasi emas dalam kegiatan “Bunda PAUD Menyapa”. Kali ini kegiatan dilaksanakan di TK Kuncup Mekar, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, pada Jumat (17/7), dengan mengusung tema edukasi kebersihan dan pengelolaan sampah yang dikemas secara menyenangkan bagi anak usia dini.

Kehadiran Bunda PAUD didampingi langsung oleh Forum Anak Daerah (FAD) Badung dan Forum Generasi Berencana (Genre) Badung, yang turut aktif berinteraksi serta mengajak anak-anak mencintai lingkungan sekitar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung beserta jajaran, Kepala Kanwil Disdikpora Kecamatan Kuta Utara, Pengawas TK Kecamatan Kuta Utara, Kepala SPNF SKB Disdikpora Badung, serta para guru dan seluruh anak-anak TK Kuncup Mekar.

Dalam arahannya yang hangat dan penuh kasih sayang, Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan anak-anak yang ceria dan penuh semangat. Ia menekankan bahwa menanamkan kebiasaan baik, termasuk cara menyayangi dan menjaga kebersihan lingkungan, paling tepat dilakukan sejak usia emas.

“Kalian adalah tunas bangsa, kebahagiaan dan harapan kita semua. Mulai dari hal paling sederhana: buanglah sampah pada tempatnya, jaga kebersihan sekolah dan rumah kita, serta cintai alam tempat kita tinggal. Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus akan menjadikan kalian generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Suasana semakin hidup dan disukai anak-anak ketika perwakilan Forum Anak Daerah Badung dan Forum Generasi Berencana Badung tampil menceritakan dongeng edukatif tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Lewat alur cerita yang ringan, tokoh-tokoh yang disukai, serta gaya penyampaian yang akrab, pesan-pesan tentang kebersihan lingkungan dengan mudah dipahami dan diserap oleh anak-anak dengan penuh antusiasme.

Baca Juga  Sampaikan LKPJ 2021, Bupati Giri Prasta Sebut Ada Surplus Belanja Rp 308 M Lebih

Bunda PAUD juga mengapresiasi dedikasi para guru di TK Kuncup Mekar yang tak lelah mendidik dan membimbing anak-anak. Ia berharap sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat semakin kuat dalam membentuk pondasi karakter anak usia dini di Badung.

Kegiatan berlangsung hangat, penuh tawa, dan ditutup dengan pemberian dukungan sarana pendidikan kepada anak-anak TK sebagai wujud kepedulian nyata. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca