Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Bupati Giri Prasta Sembahyang bersama Para Pemedek pada Puncak Karya Piodalan di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon

BALIILU Tayang

:

eka
HADIRI PIODALAN: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri karya piodalan di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon, Desa Belok Sidan, Petang, Kamis (17/3).

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Puncak Piodalan di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon, Desa Belok Sidan, Petang, pada Purnama Kedasa Wraspati Paing Wuku Dukut, Kamis (17/3).

Dalam kesempatan ini turut mendampingi Bupati, anggota DPRD Badung I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, Penglingsir Puri Carangsari, Kadis Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha, Plt Camat Petang I Gst Bagus Adi Parwata, Perbekel Desa Belok I Made Rumawan. Piodalan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pasuruan Manuaba Griya Magelung Sangeh, dan Ida Pedanda Gede Isana Manuaba Griya Lebah Abiansemal.

Dalam sembrama wecananya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan melalui pelaksanaan upacara piodalan ini agar ngrastiti bakti kepada Ida Hyang Widhi Wasa supaya diberikan jalan dan anugerah yang baik untuk semua warga masyarakat dalam melaksanakan upacara pujawali ring sasih kedasa ini.

“Mari kita ngrastiti bhakti kehadapan Ida Hyang Widhi agar semua masyarakat dapat melaksanakan pujawali di sasih kedasa ini. Untuk pelaksanaan penataan ring Pura Pucak Antap Sai Bon ini sudah pasti siap membantu bersama Perbekel Desa Belok, astungkara kalau tidak ada halangan 2023 ini penataan pura sampai ke penyengker selesai semuanya,”ucap Bupati Giri Prasta seraya mengharapkan kepada masyarakat pemaksan yang terdiri dari delapan Desa Adat pengempon Pura Pucak ini, seperti Penikit, Sidan, Selantang, Belok, Lawak, Bon, Kukarmuti Kaja dan Jempanang harus tetap bersatu saat menjalankan pujawali di Pura Pucak Antap Sai Bon ini.

Sebagai wujud bhakti Pemkab Badung dalam acara piodalan di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon, Bupati Giri Prasta menghaturkan dana punia  Rp 225 juta, dan Anggota DPRD Badung I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha menghaturkan punia Rp 10 juta.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha

Sementara itu Manggala karya I Nyoman Artawan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Giri Prasta selaku murdaning Jagat Badung beserta undangan yang sudah bersedia hadir dalam pelaksanaan pujawali di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon bertepatan dengan Purnama Kedasa Wraspati Paing Wuku Dukut.

“Di hari yang baik ini dapat saya sampaikan pengempon Pura Pucak Antapsai Bon ini  247 krama pengarep dari delapan desa adat pengempon, dan dalam pelaksanaan pujawali ini menghabiskan biaya kurang lebih Rp 300 juta,”ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

BUDAYA

Rahina Purnama Kapat, Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pujawali Padudusan Alit Banjar Pegok” 

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pujawali di Banjar Pegok
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Pujawali Padudusan Alit Pura Begawan Penyarikan lan Pura Kesumasari, di Banjar Pegok, Sesetan, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, pada Saniscara Umanis Bala, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Pujawali Padudusan Alit Pura Begawan Penyarikan lan Pura Kesumasari, di Banjar Pegok, Sesetan, Sabtu (26/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar, Putu Melati Purbaningrat Yo, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, undangan terkait lainnya.

Usai karya Pujawali ini berlangsung, Wawali Arya Wibawa mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Banjar Pegok ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Arya Wibawa juga menekankan pentingnya implementasi Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari, dan juga semangat gotong royong yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam. Pihaknya berharap, nilai-nilai luhur ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

Lebih dari itu, Arya Wibawa juga menyampaikan, setelah dilaksanakannya upacara ini seluruh umat terutama warga Banjar Pegok dapat terus meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Semoga upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif di lingkungan banjar setempat,” katanya.

Manggala Karya, Made Setiadi menyampaikan, pelaksanaan karya ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya. Hal ini juga untuk menetralisir aura negatif yang mengganggu kehidupan manusia, khususnya krama Banjar Pegok, Sesetan.

“Karya Pujawali ini kami laksanakan bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat. Astungkara, semoga dapat dianugerahi karahayuan bagi seluruh Krama Banjar Pegok,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dihadapan Empat Ribu Krama Denpasar, Koster-Giri Prioritas Tuntaskan Sampah dan Kemacetan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit” Pura Taman Sari Pengambean

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih Pengambean
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit Pura Taman Sari Pengambean, Jalan Tegal Wangi, Sesetan, bertepatan Purnama Kapat, Saniscara Umanis Bala, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit Pura Taman Sari Pengambean, Jalan Tegal Wangi, Sesetan, bertepatan Purnama Kapat, Saniscara Umanis Bala, Sabtu (26/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, undangan terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, setelah dilaksanakannya karya ini seluruh umat khususnya keluarga besar Pura Taman Sari Pengambean dapat terus meningkatkan rasa persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal-hal negatif,” kata Arya Wibawa.

Sementara itu, Manggala Karya I Ketut Armawa menyampaikan, pelaksanaan karya ini ditujukan untuk menetralisir aura negatif yang mengganggu kehidupan manusia, khususnya bagi masyarakat pengempon Pura Taman Sari Pengambean.

“Sehingga diharapkan, nantinya dapat mewujudkan kehidupan yang aman damai gemah ripah loh jinawi,” kata Armawa.

Selebihnya, Armawa menjelaskan rangkaian karya ini sendiri telah dimulai sejak awal September lalu. Adapun rentetan karya ini sendiri dimulai dari Nyukat genah Sarana Karya, Pemelaspasan Bale Pesanekan, Ngenteg Karya, Mecaru Karya dan Puncak Karya yang diselenggarakan bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, yang jatuh pada Saniscara Umanis Bala ini.

“Tujuannya tentu tidak lain adalah untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya serta menghindari seluruh umat manusia dari marabahaya, serta sebagai wujud syukur untuk senantiasa diberikan tuntunan dalam melaksanakan tugas kewajiban,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-33 ST Yowana Werdhi Kencana Banjar Jempeng Kauh Abiansemal

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Melaspas” di Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Melaspas Pasek Gelgel
NGUPESAKSI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9). Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut ngias pratima yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan hibah untuk mendukung pelaksanaan karya.

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Wirawan, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, serta undangan lainnya.

Pamucuk Pengempon Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan, I Nyoman Mayusa mengatakan, Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih ini dilaksanakan setelah seluruh proses perbaikan dan penataan pura dapat diselesaikan. Pelaksanaan karya tersebut menjadi wujud bhakti dan rasa syukur krama pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan, sekaligus memohon agar keberadaan pura senantiasa memberikan ketenteraman dan kesejahteraan bagi seluruh krama.

“Pelaksanaan karya ini merupakan bentuk bhakti kami sebagai pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Setelah proses perbaikan dan penataan selesai, kami melaksanakan upacara Melaspas sebagai bentuk penyucian dan penyelarasan kembali Pratima dan Pelinggih yang ada di pura. Kami berharap seluruh krama, khususnya pengempon, senantiasa diberikan kerahayuan, kesejahteraan, kesehatan, serta dapat menjaga kebersamaan dan keharmonisan,” ujar Nyoman Mayusa.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan. Menurutnya, pelaksanaan karya tersebut merupakan momentum bagi umat Hindu untuk senantiasa eling serta meningkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Baca Juga  Rawan Pindah Domisili Besar-besaran, Komisi III DPRD Badung Sependapat Berikan Batasan Soal Bantuan Hari Raya 2 Juta Per KK

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam melaksanakan yadnya. Semangat tersebut sejalan dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah bersaudara. Menurutnya, pelaksanaan yadnya hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan, gotong-royong, dan kepedulian antarsesama.

“Melalui pelaksanaan Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan ini, mari kita tingkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi konsep Tri Hita Karana. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan yadnya dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca