Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Serahkan Alat Musik ke Lapas Kerobokan, Motivasi Warga Binaan Optimis Tatap Masa Depan

BALIILU Tayang

:

alat musik
Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan seperangkat alat musik untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan, Senin (27/6) bertempat di Lapangan Lapas Kerobokan. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Sebagai wujud kepedulian serta dukungan terhadap optimalisasi tugas pokok dan fungsi pelayanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), secara pribadi Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan seperangkat alat musik untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Kerobokan, Senin (27/6) bertempat di Lapangan Lapas Kerobokan. Turut hadir Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali Gungun Gunawan, Kalapas Kerobokan Fikri Jaya Soebing, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana dan jajaran Lapas Kerobokan.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta menyatakan, penyerahan satu set alat musik ini dalam rangka memberikan motivasi kepada warga binaan Lapas Kerobokan, dengan harapan warga binaan bisa mengembangkan potensi diri khususnya dalam bidang seni musik. “Saya juga sangat berharap warga binaan menjadikan Lapas sebagai tempat untuk introspeksi diri agar tidak sampai mengulangi perbuatan pelanggaran hukum di kemudian hari. Karena saya meyakini tidak ada satupun orang dari hati nuraninya ingin melanggar hukum,” ucapnya.

Bupati Giri Prasta menambahkan, dalam rangka memberikan hiburan dan motivasi kepada warga binaan sekaligus sebagai wujud memanusiakan manusia dan bakti kepada Tuhan, pihaknya akan menjalin sinergi dengan Lapas Kerobokan untuk menggelar beberapa kegiatan sosial di dalam lapas. “Sebagai wujud kasih sayang terhadap saudara-saudara warga binaan semua, kita bersinergi dengan seluruh jajaran Lapas akan laksanakan kegiatan untuk merefresh warga binaan, dan semua keperluan sampai konsumsi akan kita support semua. Di samping itu dengan menggandeng pihak ketiga, kita akan berikan pelatihan peningkatan kompetensi kepada warga binaan, dengan harapan saat keluar lapas saudara-saudara kita bisa membangun usaha UMKM secara mandiri dan saya pastikan akan memberikan bantuan penguatan modal,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Sampaikan Japem pada Rapat Paripurna Pembahasan Raperda RTRW Badung 2025-2045

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta juga memotivasi warga binaan untuk selalu optimis menatap masa depan. “Seburuk apa pun masa lalu orang, masa depannya masih suci, jadi saudara-saudara semua jangan berkecil hati, saya hadir di sini untuk menguatkan saudara semuanya. Jadikan Giri Prasta sebagai bagian dari saudara semua. Satu hal yang saya minta selalu jaga kesehatan dan kepada Bapak Kalapas beserta jajaran mohon selalu jaga warga binaan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Bali Gungun Gunawan bersama Kalapas Fikri Jaya Soebing mengucapkan terima kasih atas support Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang sudah menghibahkan alat musik secara pribadi kepada warga binaan Lapas Kerobokan. “Hibah alat musik yang diberikan Bapak Bupati Giri Prasta bisa membuat suasana lapas menjadi kondusif. Di samping itu juga bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas warga binaan Lapas Kerobokan dalam bidang seni musik. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pak Bupati karena sudah berkenan hadir di Lapas Kerobokan untuk menyerahkan langsung satu set alat musik secara lengkap,” katanya.

Di sisi lain, salah satu warga binaan Lapas Kerobokan Gede Ari Astina yang akrab dipanggil Jerinx juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta karena secara pribadi telah menyumbangkan seperangkat alat musik kepada warga binaan Lapas Kerobokan dalam rangka mendukung pengembangan bakat seni musik yang dimiliki oleh warga binaan di Lapas Kerobokan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Olahraga Disabilitas dan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA MENTERI: Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Erick melaporkan sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo. Menurut Erick, salah satu program yang dilaporkan kepada Kepala Negara adalah pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Erick.

Selain membahas olahraga disabilitas, Erick menyebut Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang. Dalam kesempatan tersebut, Erick menyampaikan perlunya dukungan kebijakan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Erick.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang

Presiden Prabowo, lanjut Erick, menyatakan dukungannya terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin banyak atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

“Nah ini yang Bapak Presiden dorong karena itu persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade, mesti benar-benar dilakukan. Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” ungkap Erick.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang tersebut, Erick turut memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

“Bapak Presiden juga mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas). Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina. Nah ini yang tadi sampaikan, dan tadi saya paparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga,” imbuh Erick.

Selain pembinaan usia dini, Erick menyebut pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para olahragawan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga. “Presiden tanyakan mengenai dana pensiun atlet yang masih kita terus godok bagaimana persiapan ke depannya itu,” pungkas Erick. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Masuk KEN 2026, Bupati Sanjaya Tegaskan Jatiluwih Festival VII sebagai Media Promosi dan Penggerak Ekonomi

Published

on

By

Jatiluwih Festival
BUKA FESTIVAL: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Sabtu (20/6). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Hamparan sawah terasering yang membentang hijau di kawasan Jatiluwih kembali menjadi pusat perhatian dunia. Momentum istimewa tersebut ditandai dengan dibukanya Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Sabtu (20/6), yang tahun ini untuk pertama kalinya masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Mengusung tema In Balance with Nature, Inspired by Tradition atau “Selaras dengan Alam, Terinspirasi oleh Tradisi”, festival ini menjadi wadah promosi budaya, pertanian, dan pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara luas, mulai dari pelaku UMKM, petani, seniman hingga pelestari budaya lokal.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI yaitu Direktur Politeknik Pariwisata Bali, perwakilan Gubernur Bali, perwakilan Kapolda Bali, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekda beserta para asisten Setda Tabanan, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Penebel, para akademisi, perbankan, pelaku pariwisata, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan Jatiluwih Festival yang telah memasuki tahun ketujuh. Menurutnya, festival ini bukan sekadar agenda pariwisata, melainkan sarana strategis untuk memperkenalkan kekayaan tradisi, budaya, kuliner khas, serta kehidupan masyarakat agraris Jatiluwih kepada khalayak yang lebih luas.

“Sebagai pribadi dan Kepala Daerah Kabupaten Tabanan, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Jatiluwih Festival VII ini. Festival ini menjadi ajang promosi yang menampilkan tradisi, budaya, kuliner tradisional, serta melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari UMKM, pelestari budaya hingga sektor pertanian,” ujar Sanjaya.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan bahwa Jatiluwih bukan hanya destinasi wisata dengan panorama alam yang memukau, melainkan representasi peradaban agraris Bali yang diwariskan secara turun-temurun melalui sistem Subak yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana. Nilai-nilai tersebut pula yang mengantarkan Jatiluwih mendapat pengakuan dunia sebagai bagian dari Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan LKPD ke BPK Perwakilan Bali

Menurutnya, keberadaan festival menjadi salah satu upaya nyata untuk menjaga keberlanjutan warisan tersebut. Selain memperkenalkan keindahan alam dan budaya kepada wisatawan, festival juga menjadi media untuk menghidupkan kreativitas seni serta memperkuat eksistensi sektor pertanian sebagai penyangga utama ketahanan pangan Bali.

“Melalui event seperti ini, kita terus memperkuat daya tarik Jatiluwih. Orang datang bukan hanya menikmati panorama alamnya, tetapi juga menyaksikan kekayaan seni dan budaya yang ditampilkan para seniman. Yang paling penting, pertanian tetap terjaga sebagai lumbung pangan Bali, sementara pariwisata menjadi nilai tambah yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dalam wawancara usai pembukaan acara, Bupati Sanjaya kembali memberikan apresiasi kepada pengelola DTW Jatiluwih yang dinilainya mampu menunjukkan perkembangan yang progresif dari tahun ke tahun. Masuknya Jatiluwih Festival ke dalam KEN 2026 disebut sebagai pencapaian penting yang semakin memperkuat posisi Jatiluwih sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.

“Dedikasi dan kerja keras yang dilakukan pengelola DTW Jatiluwih patut diapresiasi. Festival ini menjadi sarana memperkenalkan kearifan lokal, potensi, dan keunikan Jatiluwih kepada dunia. Ketika semakin banyak orang datang, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun pariwisata. Karena itu saya selalu mengatakan bahwa event seperti ini adalah media promosi sekaligus penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Sanjaya juga memastikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus memberikan dukungan melalui kebijakan dan regulasi yang mampu menciptakan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dalam menjaga keberlanjutan kawasan Jatiluwih.

Sementara itu, Manajer Operasional DTW Jatiluwih selaku Ketua Panitia, I Ketut Jhon Purna, menyampaikan bahwa Jatiluwih Festival telah menjadi agenda penting dalam upaya pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat, serta promosi pariwisata berkelanjutan. Tahun 2026 menjadi tonggak bersejarah karena untuk pertama kalinya festival tersebut masuk dalam program Karisma Event Nasional.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Penataran Sari Desa Adat Petang

“Masuknya Jatiluwih Festival ke dalam Karisma Event Nasional merupakan hasil perjalanan panjang dan wujud komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan budaya sesuai filosofi Tri Hita Karana. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pariwisata RI serta Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dukungan, pembinaan, dan kepercayaan yang diberikan. Pencapaian ini menjadi kebanggaan masyarakat Jatiluwih sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Rai Buka Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian

Tanamkan Cinta Sejarah dan Budaya di Kalangan Generasi Muda

Loading

Published

on

By

bunda rai
BUKA LOMBA: Bunda Rai membuka Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian dalam rangka Bulan Bung Karno Tahun 2026 di Museum Majapahit Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (20/6). (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Semangat melestarikan sejarah dan budaya bangsa mewarnai penyelenggaraan Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian dalam rangka Bulan Bung Karno Tahun 2026 di Museum Majapahit Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (20/6). Kegiatan yang memperebutkan Piala Ibu Bupati Tabanan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai.

Lomba yang berlangsung sejak pagi itu diikuti 62 peserta dari berbagai jenjang usia, mulai kategori TK sebanyak 7 peserta, SD 23 peserta, SMP 26 peserta, SMA/SMK 3 peserta, hingga kategori umum sebanyak 3 peserta. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan, Direktur Utama Museum Majapahit Cultural Park, tokoh masyarakat, Para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri beserta unsur Forkopimcam, akademisi, budayawan, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wakil Bupati I Made Dirga, Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan apresiasi kepada Museum Majapahit Tanah Lot Bali beserta seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan ekspresi seni, namun juga sarana edukasi untuk mengenalkan nilai-nilai sejarah, budaya, dan jati diri bangsa kepada generasi muda.

Pihaknya menegaskan bahwa warisan budaya Majapahit mengandung nilai-nilai luhur yang patut dipelajari, dipahami, dan dilestarikan. “Melalui sentuhan inovasi dan kreativitas dalam lomba busana Majapahit kekinian ini, kita menunjukkan bahwa budaya tidak hanya dikenal sebagai bagian dari masa lalu, tetapi juga terus hidup, berkembang, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Saya berharap seluruh peserta menjadikan lomba ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa percaya diri, memperluas wawasan budaya, serta menumbuhkan kecintaan terhadap warisan leluhur,” ujarnya.

Baca Juga  Badung Gotong-royong Ringankan Beban Masyarakat

Sementara itu, Bunda Rai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba ini merupakan kegiatan yang memiliki nilai sejarah yang sangat penting, sekaligus menjadi wadah yang mampu melibatkan berbagai kelompok usia dalam upaya mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap sejarah serta budaya bangsa.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata merupakan ajang peragaan busana ataupun seremoni belaka, melainkan momentum untuk mengingat dan meneladani perjalanan sejarah bangsa. “Seperti yang selalu digaungkan Bapak Bupati, kita jangan sekali-kali melupakan sejarah, terutama jasa-jasa besar Bung Karno. Saya juga mengajak seluruh sektor untuk senantiasa mengingatkan generasi muda akan peran dan perjuangan beliau, agar di tengah perkembangan zaman kita tidak melupakan jasa para pendiri bangsa,” ungkapnya.

Bunda Rai juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan Museum Majapahit yang dinilainya memiliki peran penting sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya. Menurutnya, banyak pengetahuan dan wawasan sejarah yang dapat dipelajari di tempat tersebut, khususnya mengenai peradaban Majapahit dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno. “Saya mengajak anak-anak muda untuk datang dan belajar di museum ini. Banyak hal yang bisa dipelajari untuk memperluas wawasan sejarah dan budaya kita. Dengan restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Parade Fashion Peragaan Busana Majapahit Kekinian dalam rangka Bulan Bung Karno secara resmi saya buka,” tegasnya sembari membuka kegiatan.

Selain menjadi sarana edukasi budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, termasuk para pelaku seni dan pengrajin yang turut berperan dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah dan nasional. Melalui kegiatan tersebut, warisan budaya Majapahit diperkenalkan kembali kepada generasi muda dalam bentuk yang lebih dekat dengan perkembangan zaman.

Baca Juga  Bupati Badung Giri Prasta Kunjungan Kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Badung

Direktur Utama Museum Majapahit, I Gusti Made Suryantha Putra, menyampaikan rasa bangganya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai semangat Majapahit sejalan dengan gagasan Bung Karno dalam mempersatukan Nusantara melalui konsep Tri Sakti. “Bung Karno mengajarkan kita untuk berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Melalui bidang kebudayaan itulah Museum Majapahit hadir sebagai laboratorium yang menghubungkan warisan masa lampau dengan perkembangan masa kini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang telah mendukung terselenggaranya Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian ini,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca