Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Resmikan Jalan Penghubung Bolangan-Besikalung

Wujud Srada Bhakti Seimbangkan Pembangunan Sekala Niskala

Loading

BALIILU Tayang

:

besi kalung
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat meresmikan pembangunan jalan di Bolangan – Pura Besikalung, Kamis siang (27/10/2022). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Seimbangkan pembangunan di Kabupaten Tabanan secara sekala niskala, diimplementasikan oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat menghadiri Uleman Bhakti Penganyar Karya Pujawali/Piodalan ring Pura Luhur Besikalung, Desa Babahan Kecamatan Penebel Tabanan yang dilanjutkan dengan peresmian pembangunan jalan di Bolangan – Pura Besikalung, Kamis siang (27/10/2022). 

Rekonstruksi / peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Bolangan – Pura Besikalung tersebut mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Bupati Sanjaya dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Tabanan. Adapun pengerjaan jalan ini ditargetkan selesai dalam 120 hari kalender, dan dimulai sejak 5 Juli 2022 silam, hingga diresmikannya hari ini. Rekonstruksi jalan terdiri dari pelebaran luas jalan dan pelapisan hotmix jalan sepanjang 1,40 km dengan lebar bervariasi mulai dari 3 hingga 4 meter.

Pengerjaan hotmix jalan ini telah menjadi salah satu program prioritas Bupati Sanjaya, yang sejak lama digaungkan dalam janji politiknya. Perlahan tapi pasti, satu persatu titik jalan penghubung yang krusial di Tabanan telah diperbaiki. Sanjaya menekankan, rekonstruksi jalan ini keseluruhannya memandang kepentingan masyarakat, utamanya dalam mempermudah mobilitas dan distribusi barang dagangan dan hasil pertanian masyarakat sehari-hari.

“Kabupaten Tabanan memiliki ruas jalan yang terpanjang di Bali, ini merupakan PR besar buat kita bersama. Tapi Kabupaten Tabanan tidak perrnah surut dalam rangka memperbaiki infrastruktur karena merupakan janji politik kita, bagaimana jalan merupakan prioritas pembangunan di Kabupaten Tabanan,” ujar orang nomor satu di Tabanan itu disambut tepuk tangan antusias dari masyarakat setempat.

Di samping itu, Sanjaya juga menekankan agar pembangunan jalan ataupun perbaikan jalan yang ada di kabupaten harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan sesuai dengan anggaran yang digelontorkan, sehingga jalan tersebut benar-benar layak, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi jalan penghubung Bolangan – Pura Besikalung dengan anggaran 2,3 miliar lebih ini telah diuji kelayakan dan spesifikasinya diharapkan menjadi pusat transportasi sektor ekonomi.

Baca Juga  Inovasi Bungan Desa, Menjawab Solusi Permasalahan Desa di Tabanan

Untuk itu kedepannya, mengingat jalan ini memiliki peranan yang sangat vital dalam menunjang perekonomian masyarakat begitupun juga sebagai transportasi masyarakat melakukan penangkilan di Pura Besikalung, agar betul-betul dijaga dengan baik. Sehingga jalan ini bisa dipergunakan dalam waktu yang sangat lama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, begitu juga kedepannya fasilitas pendukungnya harus dibenahi secara perlahan.

“Pemerintah sudah melaksanakan tanggung jawab perbaikan jalan ini dengan baik, tapi sekarang bagaimana peranan bapak Perbekel, Bendesa Adat dan seluruh warga, budayakan lagi budaya tedun. Seminggu sekali atau dua kali sebulan barangkali, budayakan budaya tedun gotong-royong dengan saudara-saudara kita Forkopimcam, ada TNI Polri, ayo kerja bhakti lagi, bersihkan got-gotnya dengan baik dari sampah plastik dan lain-lain,” pinta Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan itu juga sadar betul bahwa untuk merawat jalan bukan hanya bisa dilakukan oleh pemerintah, namun disinilah letak sinergi pemerintah dan masyarakat agar ketahanan jalan untuk jangka panjang dipertahankan dengan baik. Untuk itu, persatuan dan kekompakan serta semangat gotong-royong dari semua pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mewujudkan semua itu.

“Astungkara jalan sudah kita perbaiki ini bisa bermanfaat buat masyarakat baik pemedek yang ke Pahrayangan Luhur Besikalung, terutama sebagai penyangga sektor ekonomi masyarakat setempat dan sektor pariwisata Jatiluwih. Astungkara kita selalu diberikan kekuatan untuk meresmikan jalan-jalan yang lain. Lagi sedikit saja, kira-kia lagi 10 persen. Saya minta Dinas PU dan tim, tolong betul-betul dijadikan atensi,” tutup Sanjaya.

Dedi Darmasaputra selaku Kadis PUPR Tabanan dalam laporan singkatnya menambahkan, ruas jalan sepanjang 1,4 Km dengan biaya sebesar 2,3 miliar lebih ini dikatakan telah dilakukan pengujian, uji kelayakan, kemudian spesifikasi juga sudah sesuai dengan karakter dan kontrak. Dikatakan juga jalan ini dipergunakan masyarakat sebagai penopang sektor ekonomi warga yang sebagian besar adalah pengusaha telor ayam.

Baca Juga  Tabanan Komit Beri Perhatian pada Perempuan Penyintas Kekerasan

Senada dengan Bupati dan Kadis PUPR Tabanan, I Made Sukapariana selaku tokoh masyarakat setempat, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tabanan yang telah meresmikan jalan Bolangan menuju Pura Besikalung. “Jalan ini merupakan yang sangat vital, yang mana di Desa Babahan merupakan sentra peternak ayam petelor. Nah dengan adanya jalan ini sudah dihotmix, sehingga masyarakat kami sudah tidak mengalami kesulitan dalam pengiriman telor,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Akta Kematian

Published

on

By

tertib administrasi badung
SERAHKAN PENGHARGAAN: Wabup Bagus Alit Sucipta, didampingi istri, Nyonya Yunita Oktarini Alit Sucipta, menyerahkan penghargaan atas tertib administrasi pengurusan akta kematian di Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (4/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, didampingi istri, Nyonya Yunita Oktarini Alit Sucipta, menyerahkan penghargaan atas tertib administrasi pengurusan akta kematian kepada keluarga almarhumah Ni Wayan Meji (Ibunda Bendesa Adat Jimbaran, I Putu Subamia) di rumah duka, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (4/6).

Di sela kunjungan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhumah. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Badung, dirinya mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik sesuai dengan dharma dan karma bhaktinya semasa hidup.

“Kami juga mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi suasana duka ini,” ujarnya.

Wabup menjelaskan bahwa, penghargaan tertib administrasi ini merupakan bentuk apresiasi nyata dari Pemkab Badung. Penghargaan diberikan kepada masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam mengurus dokumen kependudukan secara tepat waktu.

“Upacara penyerahan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya, Jernihkan Pikiran dengan Sembahyang Purnama
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Raih Terbaik I Nasional Regional Jawa–Bali

Bupati Adi Arnawa: Ini Bukti Kerja Kolaborasi Seluruh Pihak

Loading

Published

on

By

penghargaan badung
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Wayan Adi Arnawa menerima penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten dari Menteri PKP RI, Maruarar Sirait di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, DI Yogyakarta, Kamis (4/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung sukses menyabet penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten dalam ajang Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa–Bali.

Acara yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini berlangsung di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, DI Yogyakarta, Kamis (4/6). Atas capaian ini, Badung menerima trofi serta insentif fiskal senilai Rp 3 miliar yang diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait.

Malam apresiasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Ketua Komisi II DPR RI, Menko Bidang Politik dan Keamanan, Kepala BPS RI, Wamenhub, serta jajaran Kepala Daerah se-Jawa dan Bali.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan penghargaan ini adalah instrumen strategis untuk mendorong budaya kompetisi sehat antar-pemda guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak akan tahu,” ujar Tito Karnavian dalam sambutannya.

Prestasi Badung didorong oleh keberhasilan menekan angka stunting dan kemiskinan lewat pendekatan konvergensi lintas sektor. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Badung berada di angka 5,3 persen pada 2024 dan 4,9 persen pada 2023, menjadi salah satu yang terendah di Indonesia. Sementara itu, kemiskinan ekstrem di Badung sukses menyentuh angka nol persen sejak 2023.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah yang konsisten memprioritaskan pembangunan manusia. “Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Badung. Ini bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, dunia usaha, hingga keluarga-keluarga yang memiliki komitmen kuat terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” jelasnya.

Baca Juga  Berdayakan Petani Lokal, Bupati Sanjaya Apresiasi Pesta Rakyat Dusun Bedugul Asri

Ia menambahkan, penanganan stunting harus terintegrasi, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, kesehatan balita, sanitasi, hingga penguatan ekonomi. “Kami meyakini bahwa penanganan stunting bukan hanya soal angka statistik, tetapi tentang kualitas generasi masa depan. Karena itu, Pemkab Badung terus memastikan seluruh program berjalan secara terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan agar setiap anak Badung memiliki kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan produktif,” tegasnya.

Bagi Bupati, penghargaan dari Kemendagri ini menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik ke depan. “Apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri ini menjadi energi sekaligus tanggung jawab yang lebih besar bagi kami. Prestasi hari ini adalah pijakan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, menekan kemiskinan secara berkelanjutan, menjaga angka stunting tetap rendah, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Adi Arnawa.

Sebagai informasi, indikator sosial Badung pada 2024 juga menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan daerah turun menjadi 2,2 persen, sementara angka pengangguran berhasil ditekan hingga ke level 1,8 persen. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wamendikdasmen Hadir di Tabanan, Tinjau Pembangunan dan Revitalisasi Beberapa Sekolah

Published

on

By

Wamendikdasmen
DAMPINGI WAMEN: Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat di Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan di beberapa sekolah di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6). Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan, Wakapolres Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tabanan, pihaknya melaksanakan Peresmian SMP Muhammadiyah 1 Tabanan, juga meninjau pembangunan SDN 3 Sembung Gede di Mandung, Sembung Gede, Kerambitan dan resmikan revitalisasi SMP Negeri 6 Tabanan, Penandatanganan Mock Up Revitalisasi Sekolah dan Ramah Tamah di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, serta mengunjungi Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya Kediri, Tabanan. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan atas dukungan dan pelayanan yang cepat dalam proses pengajuan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat inklusivitas dari pemerintah daerah Kabupaten Tabanan. Tentu ini mencerminkan semangat keterbukaan pemerintah daerah dan kesadaran bahwa urusan pendidikan tidak bisa dipikul sendiri oleh pemerintah pusat juga oleh pemerintah daerah,” ujar Riza.

Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Dirga, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak terkait atas kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan karakter umat dan bangsa di Kabupaten Tabanan.

Wabup Dirga juga menegaskan bahwa kehadiran sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung setiap setiap upaya yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas,” imbuh Dirga.

Baca Juga  Bupati Sanjaya, Jernihkan Pikiran dengan Sembahyang Purnama

Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Wamendikdasmen di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan akan semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Diharapkan dengan turun ke lapangan agar memastikan bahwa kualitas pelayanan makin hari makin baik. Intinya bagaimana program-program Bapak Presiden, baik revitalisasi sekolah maupun MBG, bisa mengena pada sasaran dan memperbaiki ekosistem pendidikan kita, dengan memastikan infrastruktur pendidikan semakin baik, gizi anak-anak terjamin, dan kesejahteraan guru melalui program PPG.

Wamendikdasmen bersama Wakil Bupati Tabanan, dan jajaran dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya, bertemu dengan para siswa sekaligus meninjau ruang kelas dan laboratorium IPA. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan mikroskop sebagai sarana pendukung pembelajaran guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik. Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan serta peningkatan mutu layanan pendidikan bagi seluruh anak bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca