Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Tabanan Hadiri Parade Kebaya Nusantara 2022

BALIILU Tayang

:

bupati tabanan
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat hadir di acara Parade Kebaya di Puri Agung Tabanan, Sabtu siang (17/9). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Kebaya merupakan busana yang lekat dalam kehidupan Wanita Bali, termasuk di Tabanan, pada setiap kegiatan upacara yadnya, agama dan ritual yang menjadi satu kesatuan. Geliat Parade Kebaya Nusantara 2022, dengan menjunjung penggunaan kebaya sebagai salah satu warisan budaya dan leluhur bangsa, mendapat dukungan yang sangat kuat dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat hadir di Puri Agung Tabanan, Sabtu siang (17/9).

Nampak menghadiri kegiatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga yang saat itu hadir beserta staff khusus. Juga hadir sebagai dewan Pembina Tim Nasional Hari Kebaya, Anggota Komisi IX DPR RI, yang kala itu disambut oleh tuan rumah Puri Agung Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, Sekda Kabupaten Tabanan beserta para asisten Sekda, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Semeton Puri Agung Tabanan, beserta seluruh komunitas hingga para peserta parade yang memadati lokasi acara. 

Parade diikuti oleh 700 orang, yang terdiri dari PKK se-Kecamatan Tabanan berjumlah 500 orang, beserta perwakilan kampus, sekolah dan komunitas yang berjumlah 200 orang. Dengan keseluruhan durasi parade selama 45 menit dan terbagi dalam 12 sesi. Kegiatan pelestarian penggunaan kebaya ini, memiliki visi yakni melestarikan kebaya sebagai busana dan budaya tradisional Indonesia, kemudian memajukan perekonomian Indonesia melalui UMKM pengerajin kebaya dan perlengkapannya dan pemberdayaan perempuan dalam pelestarian kebaya.

Dijelaskan oleh Bintang Puspayoga selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, “Ketika bicara masalah penggunaan kebaya, kita tidak hanya melestarikan budaya, tapi bagaimana kita menghidupkan perekonomian bangsa melalui UMKM. Karena kita tahu, bahwa 65 juta UMKM di Indonesia, 64 jutanya adalah usaha mikro dan dari sana 60%-nya dikelola dan dimiliki oleh perempuan. Kalau penggunaan kebaya bergeliat berarti pemberdayaan perekonomian perempuan juga bergeliat.” 

Baca Juga  Kapolres Tabanan Silaturahmi dengan Bupati Tabanan

Di kesempatan itu, pihaknya mensosialisasikan agar komitmen melestarikan budaya bisa semakin kuat dengan merawat dan menggunakannya. “Tidak hanya digunakan pada acara-acara resmi, tapi bisa digunakan di segala usia, segala kesempatan dan segala tempat,” imbuhnya. Dalam Parade Budaya tersebut juga dilakukan penandatanganan terhadap Draft Perjanjian yang berisi Penetapan Hari Kebaya Nasional, Penetapan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Tak Benda dan Pengusulan Kebaya sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO yang dilakukan oleh Bupati Tabanan, diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Sekda, Pimpinan LKP Agung beserta komunitas terkait.

Dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi diberikan oleh Bupati Sanjaya, dalam pelestarian kebaya sebagai jati diri perempuan Indonesia. Bagi Sanjaya, seorang wanita justru tampak cantik dan anggun dalam balutan kebaya, terlebih apabila dipadukan dengan sanggul dan aksesorisnya. “Untuk itu saya sangat berbahagia dan berbangga, serta mendukung diadakannya parade budaya ini, sebab ditujukan untuk mensosialisasi penggunaan kebaya sebagai warisan budaya Republik Indonesia, terlebih kegiatan ini sangat selaras dengan Visi Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), dalam bidang adat, agama, tradisi dan seni budaya,” paparnya siang itu. 

Pihaknya menyatakan, dengan kesesuaian itu, tentu akan selalu didukung dengan berbagai langkah yang progresif. “Salah satunya mengerakkan semua potensi untuk pelestarian kebaya sebagai pemuliaan jati diri bangsa, apalagi di Tabanan sudah mulai dilirik sebagai komoditi, bahkan Ketua Dekranasda Tabanan sudah berulang kali mengadakan kegiatan untuk memperkenalkan kearifan lokal khas Tabanan salah satunya kebaya,” ujarnya lagi.

Tak hanya itu, Sanjaya juga siap mengajak 400,000 masyarakat Tabanan untuk ikut mendukung dan memajukan pelestarian kebaya ini. “Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal jati dirinya,” imbuhnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Penyampaian Hasil Pemeriksaan Keuangan Negara dan Seminar Nasional BPK-RI di JCC

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Bupati Tabanan Terima Penyerahan DIPA dan DAK 2023 dari Gubernur Bali

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Bupati Tabanan Terima Penyerahan DIPA dan DAK 2023 dari Gubernur Bali

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Penyerahan LKPD TA 2021 Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca