Denpasar, Baliilu.com – Sangat memperhatikan kesusahan rakyat kecil membuat Pasangan Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra dan Calon Wakil Walikota Denpasar Made Bagus Kertha Negara tak pernah surut untuk mengunjungi pasar tradisional bahkan menjenguk orang sakit dan orang meninggal.
Dalam blusukannya ke Pasar Desa Pekraman Serangan Selasa (24/11-2020), Ngurah Ambara begitu serius mendengar keluhan pedagang yang mengatakan kalau pendapatan mereka turun drastis hampir 50% sampai 70%.
“Dulu saya bisa dapat jualan rata-rata 300 ribu sampai 400 ribu pak, tapi sekarang paling-paling dapat jualan 100 ribuan,” ungkap Ni Wayan Kenyung seorang pedagang perlengkapan upakara.
Di depan Gede Ngurah Ambara Putra, Ni Wayan Kenyung mengharapkan perhatian pemerintah sehingga bisa membiayai keluarga. Karena saat ini ia harus merawat ketiga anaknya sendirian karena sudah ditinggal suami.
Harapan dan keinginan masyarakat di Pasar Desa Serangan semakin menyemangati Paslon nomor urut 2 ini untuk merealisasikan program-program unggulannya jika AMERTA dipercaya untuk memimpin Kota Denpasar nantinya.
Di sela sela blusukan ke pasar tradisional, Paslon nomor urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara juga menjenguk keluarga yang baru saja kehilangan salah satu anggota keluarganya karena sakit.
“Jika pemimpin berasal dari masyarakat umum, akan lebih memperhatikan rakyatnya karena pemimpin tersebut sudah memahami betul kondisi rakyat kecil,” beber I Wayan Patut, salah satu tokoh di Desa Serangan seraya menegaskan, ‘’Kami Warga Serangan mendukung penuh kemenangan Paslon Nomor 2 ini karena kami ingin perubahan biar desa kami tidak begini-begini saja.”
Perhatian juga ditujukan Paslon AMERTA dengan menjenguk orangtua dari I Made Sudiarsa di Kelurahan Panjer Denpasar Selatan, yang sudah menderita sakit selama 2 tahun lebih. “Ayah saya adalah Mangku Pura Khayangan Desa Pekraman Panjer, tetapi sejak sakit total tidak bisa melakukan aktivitas apa pun,” ungkap Sudiarsa.
Dijenguk Calon Walikota Ngurah Ambara Putra, Sudiarsa langsung menyampaikan harapannya yang menginginkan pemimpin yang lebih bisa memperhatikan rakyatnya, seperti program unggulan Amerta yang sangat pro dengan rakyat. ‘’Oleh karena itu, kami keluarga besar sudah bulat untuk mendukung penuh kemenangan Paslon nomor urut 2 ini, karena program-program yang dicanangkan sudah jelas memperlihatkan keberpihakan kepada rakyat,” ucap Sudiarsa.
Calon Walikota Gede Ngurah Ambara Putra sengaja mengunjungi orangtua Sudiarsa yang sedang sakit selama 2 tahun 9 bulan ini untuk memberikan semangat dan memohon agar cepat diberikan kesembuhan. Ia juga berharap agar lingkungan dan pemerintah memberikan perhatian dalam hal pengobatan sehingga bisa cepat sembuh.
Ngurah Ambara selalu hadir di tengah-tengah masyarakat selain menyerap aspirasi juga mensosialisasikan program unggulan dari Paslon AMERTA yang berkomitmen sesuai visi misi mewujudkan Denpasar yang berseri, smart city, berbudaya dan berdaya saing. ‘’Program unggulan Paslon AMERTA dimana santunan kelahiran diberikan 1 juta, santunan kematian 10 juta, insentif prajuru/pengurus banjar senilai 30 juta per tahun, dana kreativitas sekaa teruna 25 juta per tahun, dana bantuan program PKK 5 juta per tahun, bantuan tiap dadia 5 juta per tahun, pendidikan dan kesehatan gratis untuk pekerja nonformal (pemuka agama, buruh, nelayan, pedagang dan petani),’’ pungkas Ambara. (*/eka)