Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Calon Pengantin Hindu di Denpasar Digembleng Keterampilan “Ngayah Banjar”

Walikota Jaya Negara: Sangat Baik Sebagai Bekal Terjun ke Masyarakat, Wawali Arya Wibawa Pimpin Praktik Ngelawar

Loading

BALIILU Tayang

:

WORKSHOP: Penutupan Workshop Praperkawinan Hindu Menuju Keluarga Sukhinah yang digelar Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu bersama Kementrian Agama dan WHDI Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Minggu (25/6). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Calon Pengantin Hindu di Kota Denpasar digembleng praktik keterampilan Ngayah Banjar. Hal tersebut dilaksanakan serangkaian Penutupan Workshop Praperkawinan Hindu Menuju Keluarga Sukhinah yang digelar Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu bersama Kementrian Agama dan WHDI Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Minggu (25/6).

Pelaksanaan hari ketiga sekaligus hari terkahir tersebut dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara sekaligus menutup kegiatan tersebut dengan pelepasan tanda pengenal.

Sejak pagi hari, seluruh peserta pria langsung praktik ngulat kelangsah, ngilit sate, ngebet sate, dan ngelawar. Sementara peserta wanita turut praktik ngulat tipat, membuat Canang Sari dan membuat Sodaan. Seluruh rangkaian pelaksanaan praktik diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dilanjutkan dengan megibung bersama sebagai salah satu tradisi Bali. Tak hanya itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang turut hadir tampak memimpin langsung praktik ngelawar dan ngadonin lawar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh peserta sehingga kegiatan ini dapat berjalan. Dimana, pelaksanaan kegiatan ini memiliki banyak manfaat. Terlebih Kota Denpasar yang dikenal sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Workshop praperkawinan Hindu ini merupakan kegiatan penting untuk mempersiapkan calon pengantin Hindu. Hal ini mengingat, Bali yang identik dengan tradisi dan budayannya harus terus dilestarikan, terlebih budaya gotong royong, menyama braya dan ngayah banjar yang masih dijumpai saat ini.

“Tentu yang pertama kami apresiasi kepada semua peserta, dimana kegiatan ini sangat positif untuk mempersiapkan calon pengantin yang mapan secara mental dan emosional, sehingga kedepan tetap kukuh menjaga tradisi dan benar-benar siap menjalani bahtera rumah tangga,” ujarnya.

Baca Juga  Kelurahan Sumerta Laksanakan Giat Patroli Monitoring Wilayah, Pantau Keamanan PKB 2022 dan Penduduk Nonpermanen

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Mebat atau Ngelawar merupakan salah satu tradisi yang masih ajeg di Bali. Ngelawar identik kita jumpai saat penampahan galungan dan ngayah banjar. Sehingga melalui praktik ngelawar ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi calon pengantin kelak saat bersosialisasi di masyarakat.

“Saya kira ini sangat bagus, laki-laki Bali hendaknya bisa ngelawar, tidak hanya itu, bidang lainya seperti ngulat kelangsah, ngilit sate, ngebek sate dan lainya juga penting untuk dipelajari sebagai jati diri orang Bali,” ujarnya.

Ketua WHDI Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, kegiatan ini merupakan hal positif yang perlu diapresiasi.

“Persiapan pernikahan tentunya meliputi banyak aspek di antaranya persiapan mental, sosial, finansial, dan sebagainya,” ujar Sagung Antari yang juga istri Wali Kota Denpasar itu.

Menurut dia, sebagai hal bermanfaat bagi para calon pengantin untuk mendapatkan gambaran tentang perkawinan.

Ketua Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu Ida Ayu Alit Maharatni menjelaskan, Workshop Praperkawinan Hindu Angkatan ketiga kembali diadakan di Kota Denpasar oleh Yayasan Sarwe Sukhinah Bhawantu. Kegiatan workshop ini diselenggarakan in house training mulai 23 hingga 24 Juni bertempat di Bron Urban Cafe. Kegiatan yang diikuti oleh 9 pasang calon pengantin Hindu dari empat kecamatan se-Kota Denpasar ini diberikan beragam materi. Yakni materi psikologi perkawinan dan keluarga, kesiapan financial, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas II Denbar, perkawinan dalam tinjauan hukum serta perkawinan sebagai pondasi keluarga dari sudut pandang agama.

Selanjutnya di hari ketiga, kegiatan ditutup dengan workshop tedun ke banjar. Kegiatan tedun ke banjar untuk krama lanang atau peserta laki-laki diawali dengan ngulat klangsah, ngilit dan ngebet sate serta dilanjutkan dengan ngelawar. Sementara krama istri atau peserta perempuan mengawali dengan ngulat tipat nasi dan dampulan, membuat canang, kwangen serta diakhiri dengan metanding soda.

Dayu Maharatni menyebutkan, kegiatan workshop praperkawinan Hindu merupakan kelanjutan dari sosialosasi pada tanggal 28 Mei 2023 lalu dan akan dilanjutankan dengan menyempurnakan modul untuk calon fasilitator yang akan bergerak bersama mengawal calon pengantin Hindu.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Buka Pemilihan Abdi Yasa Teladan 2023 Denpasar

“Kedepan dengan mengandeng Desa Adat, dinas terkait serta organisasi profesi, kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung serta melahirkan generasi muda yang Sukhinah Bhawantu, keluarga yang bahagia dan sejahtera serta terlahir anak yang suputra, sehat mental dan fisik sehingga meninimalisir gangguan kesehatan seperti stunting,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Percepat Pembangunan hingga Pelosok Negeri

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA PIMPINAN TNI: Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Seskab Teddy, Panglima TNI bersama para Kepala Staf melaporkan sejumlah capaian program yang telah dijalankan oleh TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Panglima dan para Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI, termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI Angkatan Darat terus menunjukkan perkembangan positif dan kini telah menjangkau lebih dari 200 desa.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berfungsi menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia juga terus berjalan. “Saat ini telah mendekati 2.000 titik,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengatakan bahwa TNI juga terus meningkatkan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Hingga Juni 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga di berbagai daerah.

Baca Juga  Arya Wibawa Apresiasi “Ten Rounds Musik in The Ring”

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” ucap Seskab Teddy.

Di bidang kesejahteraan prajurit, KSAD turut melaporkan perkembangan berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan personel TNI sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Seskab Teddy. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Published

on

By

kepala bgn
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga turut melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, para pejabat yang dilantik kemudian masing-masing menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan diikuti para tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  Masih Banyak Ditemukan Pelanggaran Prokes, Tim Yustisi Kota Denpasar Lebih Perketat Penertiban

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

Published

on

By

survei mbg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen untuk memastikan kredibilitas hasil yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” ujar Luhut dalam keterangannya usai pertemuan.

Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN dengan mengambil sampel secara acak di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa program MBG telah menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi SPPG.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini, itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini,” ungkap Septian.

Menurut Septian, temuan tersebut menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong terbentuknya rantai pasok baru yang melibatkan pelaku usaha lokal. DEN juga mencatat bahwa sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG.

Baca Juga  Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Denpasar Gelar Bazar Pangan

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar 65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Jadi ini juga penting bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi UMKM-UMKM yang muncul itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada,” jelas Septian.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, survei DEN juga menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar,” ujar Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam aspek dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas variasi produk yang disuplai kepada SPPG. DEN menilai dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi ini kami juga melihat, ini juga menjadi salah satu pendorong kenapa kemarin pertumbuhan kita mencapai 5,61 persen,” kata Septian.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ini yang tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan survei MBG yang dilakukan secara independen oleh Dewan Ekonomi Nasional,” pungkas Septian.

Program MBG kini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi di meja anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan harapan baru bagi masyarakat di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca