Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cegah Radikalisme, Ny. Putri Koster: Penting bagi Orangtua Tanamkan Nilai Kemanusiaan dan Kesatuan di Tengah Perbedaan

BALIILU Tayang

:

ny koster
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Radikalisme merupakan satu paham yang dibuat oleh sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan tatanan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara kekerasan. Paham radikalisme ini bisa disebar melalui offline bahkan online, oleh sebab itu penting bagi orangtua untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kesatuan dengan sikap gotong-royong, solidaritas dan saling memahami antarsesama di tengah perbedaan. Dengan menganut sistem kekeluargaan dan gotong-royong, kemajuan negara yang didasari oleh Pancasila dan UUD 1945, menjadi pedoman untuk kita semua berani berdiri tegak melawan terorisme dan radikalisme yang dapat menyusup di tengah keberagaman yang kita miliki.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat duduk sebagai narasumber di NGOPI SIANG yang disiarkan secara live oleh Radio Sonora FM, Jumat (16/12) di Gianyar, Bali.

Untuk membentuk karakter putra-putri yang kuat iman, memiliki etika sopan santun yang baik, adalah tugas dan kewajiban orangtua sebagai garda dan lingkungan tumbuh kembang pertama anak-anak sejak hidup di dunia. “Orangtua memiliki tugas dan kewajiban dalam mengawal perkembangan karakter dan kekuatan iman untuk daya berpikirnya dalam menentukan pergaulan dan jati dirinya sebagai makhluk sosial di tengah masyarakat. Selain itu, tanamkan kepada anak-anak bahwa memilih dan menentukan pergaulan dengan siapa saja itu sangat penting, jangan sampai anak-anak kita ikut terjerumus ke dalam pergaulan yang akan merugikan dirinya sendiri dan orang banyak,” tegas Ny. Putri Koster.

ny koster
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menunjukkan buku HATINYA PKK didampingi Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Daerah pada Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahayawati dalam dialog “Cegah Radikalisme dengan Merajut Kebhinekaan”, di Radio Sonora FM, Jumat (16/12). (Foto: ist)

“Mari kita berikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan anak-anak kita dari rumah sebelum mereka melangkahkan kakinya ke luar, agar mereka juga menanamkan ke dalam dirinya untuk tidak terpengaruh dengan ajakan sebuah kelompok yang akan menyeret dan memanfaatkannya untuk kepentingan individu atau kelompok lainnya. Terlebih adanya unsur pragmatis atau penawaran uang. Sebaiknya tanamkan kepada anak-anak kita untuk tidak mengukur dan menilai semua urusan berdasarkan uang, karena kepentingan dan keselamatan umum dan orang banyak adalah di atas segala-galanya,” imbuh Ny. Putri Koster.

Baca Juga  Ultah Ke-47 IWAPI, Ny. Putri Koster Ajak Anggota IWAPI Saling Dukung Bantu Pemerintah Gerakkan Perekonomian

Lebih lanjut dijelaskan oleh Ny. Putri Koster bahwa pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila dalam diri anak-anak juga menjadi dasar pembentukan karakter dan kecintaan generasi terhadap tanah airnya. Mulai dari ketekunan beribadah dan kepercayaan terhadap Tuhan YME, menanamkan kebersamaan dalam memanusiakan manusia untuk mewujudkan sebuah keadilan yang beradab, membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan terhadap bangsa dan tanah air, percaya dan mendukung kepemimpinan kepala daerah atau pimpinan wilayah kita dalam mewujudkan pembangunan daerah atau wilayah tempat tinggal kita serta mewujudkan keadilan sosial antarsesama dengan semangat gotong-royong dan kekeluargaan.

Dengan begitu, generasi muda yang tumbuh dan bergaul di tengah hiruk pikuknya perbedaan masyarakat yang heterogen, dan banyaknya kepentingan yang terselubung tidak akan mempengaruhi tujuan hidupnya dalam mengembangkan dan memajukan wilayah dan tanah airnya, sehingga mampu mewujudkan kebhinekaan di tengah keberagaman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Daerah pada Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahayawati menegaskan, “Saya sangat setuju dan mendukung program Tim Penggerak PKK Provinsi Bali di bidang pendidikan, yakni melalui program pendidikan yang digerakkan oleh Tim Penggerak PKK maka dapat kita sosialisasikan betapa pentingnya kita sebagai orangtua berperan aktif dalam memberikan dan menanamkan pengetahuan terhadap putra-putri kita untuk mencintai tanah air, dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga akan tumbuh karakteristik generasi yang siap bersaing kapan dan dimanapun berada. Persaingan ini tentu harus didasari mental yang kuat dan memiliki pemikiran yang positif, agar pengaruh dunia luar tidak dibiarkan masuk dan mengancam mentalnya.”

Selain itu, wajib kita sebagai orangtua memberikan pengawasan terhadap anak-anak kita yang aktif menggunakan handphone dan mengakses media sosial yang tersebar melalui informasi digital dan berpeluang memporakporandakan keimanan dan kekuatan logikanya. Oleh sebab itu, wajib bagi orangtua untuk mengawal setiap perkembangan anak, agar informasi yang ditemui di media sosial bijak untuk dipilih dan dipilah. “Mari kita ajarkan putra-putri kita untuk bijak dan cerdas memilah informasi, sehingga tidak akan mudah mengoyak nalar berpikir generasi kita dalam menentukan pilihan dan masa depannya kelak,” imbuhnya.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Gencarkan Aksi Sosial Membina dan Berbagi di Dua Desa di Badung

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh orangtua dalam menjaga perkembangan anak-anaknya dan mengawal pemilihan informasinya, maka kita akan memiliki dan melahirkan generasi yang berkualitas dan berkarakter.

Selain itu, untuk menghindari pengaruh radikalisme yang merajalela, maka kita semua harus cerdas dan bijak dalam memfilter informasi yang kita terima. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Inovasi Genteng Biomassa Ramah Lingkungan dan Aman Gempa

BRIN Bersama BRIDA Buleleng Jajaki Pengembangan dengan Pelaku Usaha Lokal

Loading

Published

on

By

Kunjungan BRIN dan BRIDA ke Pelaku Usaha Buleleng
TINJAU PELAKU USAHA: BRIN Bersama BRIDA Buleleng saat meninjau pelaku usaha yang memanfaatkan limbah untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemanfaatan sumber daya alam lokal menjadi salah satu peluang strategis dalam mendorong lahirnya inovasi material ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah sabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki peluang untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi.

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng menerima kunjungan kerja dan diskusi teknis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa, 3 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng. Kegiatan mengangkat tema “Potensi Pemanfaatan Serat Alam sebagai Bahan Baku Genteng Biomassa Ramah Lingkungan”.

Kunjungan tersebut dihadiri tim BRIN, yakni Dr. Jajang Sutiawan, S.Hut., M.Si., Yeyen Nurhamiyah, S.Si., Ph.D., dan Mulya Supianto, S.Pd., M.Sc., Ph.D. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., didampingi Putu Angga Kristyawan, M.Ing., I Made Ardaka, M.Si., dan Ferdi Kurniawan.

Dalam pemaparannya, tim BRIN memperkenalkan teknologi HERBAL-ROOF (Genteng Biomassa Indonesia), yaitu inovasi material atap berbasis biomassa yang dikembangkan melalui pemanfaatan serat alam sebagai bahan komposit. Teknologi ini membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber biomassa, seperti sabut kelapa, bambu, tandan kosong kelapa sawit, dan bahan alam lainnya sebagai alternatif material konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan materi yang dipaparkan, teknologi genteng biomassa BRIN telah mencapai tahap prototipe skala penuh, memenuhi standar SNI, dan siap memasuki tahap pilot manufacturing. Inovasi ini juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain bobot material yang lebih ringan, kemampuan meredam panas, efisiensi penggunaan material, serta potensi mengurangi beban struktur atap sehingga dapat mendukung aspek keselamatan bangunan, khususnya di wilayah rawan gempa.

Baca Juga  Universitas Udayana Gelar Musrenbang TA 2023 secara Hybrid

Diskusi kemudian diarahkan pada potensi ketersediaan sabut kelapa di Kabupaten Buleleng, karakteristik bahan baku, proses pengolahan, formulasi material, hingga kebutuhan pengujian teknis. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kekuatan mekanis, penyerapan air, ketahanan terhadap cuaca dan api, stabilitas dimensi, serta kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan dari produk yang dikembangkan.

Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, menekankan pentingnya hilirisasi inovasi material hijau dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah. Menurutnya, Buleleng memiliki peluang besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan dan hasil samping pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.

Ia juga mendorong agar potensi sabut kelapa dan bambu dapat dikembangkan menjadi material komposit serat alam yang memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan limbah perkebunan tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi persoalan limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung ketahanan bangunan dan perumahan daerah.

BRIDA Buleleng turut mendorong penjajakan pemanfaatan hasil riset Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN agar teknologi genteng biomassa dapat dikembangkan dan direplikasi secara bertahap melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, hasil riset tidak berhenti pada tahap pengembangan teknologi, tetapi dapat berlanjut menjadi produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, rombongan juga melaksanakan kunjungan lapangan ke Rumah Plastik Mandiri (RPM), sebuah perusahaan sosial, bank sampah induk, sekaligus pusat daur ulang sampah plastik inovatif di Kabupaten Buleleng. Berdiri sejak 2016, RPM yang didirikan oleh Putu Eka Darmawan berfokus pada pengelolaan sampah secara mandiri, edukasi daur ulang, serta pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik lokal.

Kunjungan dilanjutkan ke PT Balisynwood, merek UMKM inovatif asal Buleleng yang mengembangkan produk kayu sintetik ramah lingkungan berbahan dasar limbah pertanian, khususnya jerami dan sekam padi. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat langsung potensi pengembangan material alternatif berbasis limbah pertanian yang dikelola oleh Gede Wikrama Putra Setya Adiyana selaku Direktur Operasional.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Buka Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“ HUT Ke-77 PGRI

Kunjungan ke kedua pelaku usaha tersebut menjadi bagian penting dalam melihat secara langsung praktik pengolahan limbah dan pengembangan material alternatif di Buleleng. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa potensi inovasi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kreativitas, teknologi, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui pertemuan dan kunjungan lapangan ini, terbangun komunikasi awal antara BRIN dan BRIDA Kabupaten Buleleng untuk menjajaki peluang kolaborasi riset, karakterisasi bahan baku, pengembangan prototipe, pemanfaatan fasilitas pengujian, hingga peluang hilirisasi produk. Ke depan, penjajakan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui identifikasi sumber bahan baku, penyusunan formulasi material, serta pengujian kelayakan produk bersama calon mitra.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah. Dengan mengoptimalkan potensi sabut kelapa, bambu, serta limbah pertanian dan perkebunan lainnya, Buleleng berpeluang mengembangkan industri material ramah lingkungan yang berdaya saing, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Hari Lahir Ke-73, KPU Bali Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Published

on

By

Donor Darah Hari Lahir KPU ke-73 di KPU Bali
DONOR DARAH: KPU Provinsi Bali saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali, Jumat (6/11/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tim medis UDD PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh dokter Nyoman Sastrini. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh jajaran KPU Provinsi Bali, KPU kabupaten/kota se-Bali, serta insan media. Tercatat sebanyak 53 orang berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bagian yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian KPU terhadap sesama. Selain memeriahkan peringatan Hari Lahir KPU ke-73, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan darah.

Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini perlu terus didorong agar menjadi bagian dari budaya kepedulian dan kebersamaan, tidak hanya di lingkungan penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas.

Sementara itu, dokter Nyoman Sastrini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap tiga bulan sekali. Ketersediaan darah yang cukup sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Melalui kegiatan ini, KPU Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta diwujudkan melalui aksi nyata. Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen KPU tidak hanya dalam melayani demokrasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kemanusiaan. (gs/bi)

Baca Juga  Ibu Putri Koster Gencarkan Aksi Sosial Membina dan Berbagi di Dua Desa di Badung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Swasembada Pangan, Pangdam IX/Udayana Tinjau Optimalisasi Lahan Muntig Karangasem

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Tinjau Lahan Pertanian Muntig
TINJAU LAHAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan nasional, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian, hasil panen, sekaligus menyerap aspirasi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, di Banjar Muntig, sebelum dilanjutkan dengan peninjauan area pertanian dan dialog bersama para petani. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melihat langsung potensi lahan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi kelompok tani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.

Ketua Kelompok Tani Lahar Sari menyampaikan bahwa lahan yang saat ini dikelola memiliki luas sekitar 30 hektare dengan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga yang tergabung dalam satu kelompok tani. Pihaknya berharap adanya dukungan perluasan lahan dan ketersediaan sarana produksi, khususnya bibit, guna meningkatkan hasil pertanian serta memperluas pemanfaatan potensi lahan yang tersedia.

Menanggapi aspirasi tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan rencana untuk membantu pemenuhan kebutuhan bibit bagi Kelompok Tani Lahar Sari serta memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengusulan pembangunan saluran air melalui program pemerintah pusat. Selain itu, kelompok tani tersebut diketahui telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), sehingga diharapkan dapat semakin mempermudah koordinasi dan pendataan dalam mendukung program pertanian pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, menyampaikan harapannya terhadap dukungan yang diberikan. “Dengan luas lahan sekitar 30 hektare dan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga, kami berharap adanya bantuan perluasan lahan dan suplai bibit agar pengelolaan pertanian semakin optimal serta hasil panen dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Buka Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“ HUT Ke-77 PGRI

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kunjungan Pangdam merupakan wujud komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah.

“Melalui pendampingan, koordinasi, dan sinergi dengan instansi terkait serta kelompok tani, Kodam IX/Udayana terus mendorong pemanfaatan potensi lahan pertanian agar lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” demikian tandas Kapendam. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca