Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cerdas Cermat Bulan Bung Karno Sukses, Koster Beri Apresiasi bagi Nyoman dan Ketut

BALIILU Tayang

:

koster
CERDAS CERMAT: Cerdas cermat babak final baik tingkat SMA/SMK maupun tingkat perguruan tinggi se-Bali berlangsung sukses di Kantor DPD PDIP Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (21/6/2025). (Foto: Hms DPD PDIP Bali)

Denpasar, baliilu.com – Cerdas cermat babak final baik tingkat SMA/SMK maupun tingkat perguruan tinggi se-Bali berlangsung sukses di Kantor DPD PDIP Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (21/6/2025). Selain ratusan peserta dan pendukung dari masing-masing sekolah dan kampus, lomba cerdas cermat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, para anggota DPR RI dan DPRD se-Bali, para ketua DPC PDIP se-Bali dan undangan lainnya.

Dalam lomba cerdas cermat yang berlangsung cukup menegangkan ini, tampil sebagai juara untuk tingkat SMA/SMK yakni juara I dari SMA Negeri 2 Semarapura Klungkung dengan total nilai 1.650. Juara 2 dari SMK Negeri 1 Kubu Karangasem dengan total nilai 1.350. Juara 3 dari SMA Negeri 1 Seririt Buleleng dengan total nilai 1.300. Juara harapan I dari SMA Negeri 1 Tabanan dengan total nilai 1.050. Juara harapan 2 dari SMA Negeri 1 Amlapura dengan total nilai 1.000 dan juara harapan 3 dari SMA Negeri 1 Pupuan Tabanan dengan total nilai 800.

Sementara untuk tingkat perguruan tinggi, tampil sebagai juara I dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja dengan total nilai 1.700. Juara kedua dari Politeknik Negeri Bali Cabang Gianyar dengan total nilai sebanyak 1.550. Juara 3 dari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) A Bali dengan total nilai sebanyak 1.175. Juara harapan I dari UPMI Bali B dengan total nilai sebanyak 975. Juara harapan 2 dari Universitas Udayana Fakultas Ilmu Budaya dengan total nilai 700. Dan juara harapan 3 dari Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Bali dengan perolehan nilai sebanyak 675.

Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka final lomba cerdas cermat Bulan Bung Karno Bali mengatakan, lomba cerdas cermat tahun sangat luar biasa. Laporan dari panitia menyebutkan, antusiasme para peserta mulai dari babak penyisihan di masing-masing kabupaten hingga babak final hari ini sangat luar biasa. Seluruh materi adalah tentang visi pembangunan Bali melalui pola pembangunan berencana Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Materi juga padat dan berisi.

Baca Juga  Empati Perjuangan Prajurit TNI, Gubernur Koster Nobar Film Believe Bersama Pangdam IX dan Kapolda Bali di MBG Kuta

“Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik peserta, para siswa SMA/SMK, para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Bali, para juri, yang dengan sangat tekun menyiapkan materi lomba cerdas cermat dan lebih penting lagi dapat berpengaruh bagi pembangunan Bali,” ujarnya.

Hal menarik dalam laga final lomba cerdas cermat kali, ada beberapa pertanyaan yang mengejutkan. Dimana panitia bertanya tentang ancaman kepunahan dua nama Bali yakni Nyoman dan Ketut sebagai dampak dari pembatasan kelahiran dalam program Keluarga Berencana Nasional. Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali tahun 2023 menunjukkan, nama Nyoman di Bali tinggal 18% dari total penduduk Bali dan nama Ketut paling sedikit yakni hanya 6% dari total penduduk Bali saat ini. Akibat terlalu sering disosialisasikan, para peserta juga akhirnya mampu menjawabnya dengan sempurna. Mengapresiasi kemampuan tersebut, di akhir acara, Gubernur Bali dua periode Wayan Koster meminta seluruh hadirin yang bernama Nyoman dan Ketut untuk naik ke atas panggung tanpa kecuali. Jumlahnya tidak lebih dari 30 orang dari ratusan peserta yang hadir. Ini adalah bukti bahwa memang benar nama Nyoman dan Ketut sudah terancam punah di Bali. Koster langsung menghadiahi seluruh peserta yang bernama Nyoman dan Ketut per orang sebesar Rp 500 ribu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

BPBD Gianyar Tangani Longsor di Jalur Jasan-Timbul, Akses Jalan Kembali Terbuka

Published

on

By

BPBD Gianyar
TANGANI BENCANA: BPBD Gianyar saat menangani kejadian bencana tanah longsor yang disertai tumbangnya serumpun bambu di jalur Jasan–Timbul, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, pada Selasa (13/1/2026) malam. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bergerak cepat menangani kejadian bencana tanah longsor yang disertai tumbangnya serumpun bambu di jalur Jasan–Timbul, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, pada Selasa (13/1/2026) malam.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 20.30 Wita dan mengakibatkan material tanah serta bambu menutup badan jalan, sehingga menghambat akses lalu lintas dan menimpa satu unit kendaraan roda empat.

BPBD Kabupaten Gianyar bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor segera melakukan penanganan di lokasi kejadian mulai pukul 21.30 WITA hingga 01.30 Wita atau selama kurang lebih empat jam. Penanganan melibatkan unsur BPBD Gianyar, Bimas dan Babinsa Desa Sebatu, serta PUPR Kabupaten Gianyar.

“Hingga penanganan tahap awal selesai, progres pembersihan material longsor telah mencapai sekitar 60 persen. Akses jalan sudah dapat dilalui dan kendaraan yang terdampak berhasil dievakuasi. Sementara itu, proses lanjutan akan dilaksanakan oleh PUPR Kabupaten Gianyar untuk memastikan kondisi jalan aman dan normal sepenuhnya,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan kerusakan sedang pada satu unit mobil jenis Karimun. Korban yang merupakan Kelihan Dusun Tegal Payang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Lebih lanjut Ngurah Dibya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana di lingkungan sekitar melalui call center 112 Gianyar.

“Tetap waspada terhadap kondisi cuaca exstrim, hindari berkendara pada jalur rawan longsor terlebih pada malam hari. Bila menemukan kondisi darurat silahkan hubungi call center 112 Gianyar,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster dan Warga Kemoning Menyatu dalam "Karya Suci Ngenteg Linggih"

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komisi III Dukung Peningkatan Kesejahteraan Hakim Ad-Hoc

Published

on

By

Hakim Ad-Hoc Indonesia
RDPU: Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Forum Solidaritas Hakim Ad-Hoc Indonesia di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta pada Rabu (14/1/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Komisi III DPR RI memberikan dukungan kuat terhadap aspirasi yang disampaikan oleh Forum Solidaritas Hakim Ad-Hoc Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Rabu (14/1/2026). Diketahui, Rapat tersebut membahas aspirasi para hakim ad-hoc terkait perlunya perubahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2013 juncto Perpres Nomor 42 Tahun 2023 tentang hak keuangan dan fasilitas hakim ad-hoc.

Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyampaikan bahwa DPR memahami posisi strategis hakim ad-hoc dalam sistem peradilan. Menurutnya, kehadiran hakim ad-hoc bersifat imperatif karena tanpa mereka, persidangan tertentu tidak dapat berjalan. Oleh karenanya, ia memandang perlunya dukungan terhadap kesejahteraan para hakim Ad-Hoc.

“Karena peran hakim ad-hoc sangat menentukan, negara wajib memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak secara adil agar mereka dapat menjalankan tugas tanpa risiko,” ujar Wayan dalam Rapat yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Dalam kesimpulan rapat, Komisi III pun meminta pemerintah melalui kementerian terkait bersama Mahkamah Agung RI untuk melakukan evaluasi dan kajian menyeluruh terhadap Perpres Nomor 5 Tahun 2013 juncto Perpres Nomor 42 Tahun 2023. Evaluasi tersebut secara khusus menyasar penyesuaian hak dan fasilitas hakim ad-hoc, seperti tunjangan kemahalan, tunjangan keluarga, tunjangan beras, jaminan kesehatan, serta hak non-gaji lainnya.

Selain itu, Komisi III juga meminta Mahkamah Agung memberikan perlindungan kepada hakim ad-hoc yang menyampaikan aspirasi, selama dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami juga sembari mengimbau agar perjuangan aspirasi tetap dilakukan secara proporsional dan tidak sampai mengganggu jalannya persidangan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Akad Massal KUR 800.000 Debitur, Proporsi Penerima Bali Terbesar, Gubernur Koster Dorong Tercipta Lapangan Kerja
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali di IAHN-MK

Perkuat Perspektif Kesehatan Holistik Berlandaskan Kearifan Lokal

Loading

Published

on

By

Pengobatan Tradisional bali
BEDAH BUKU: Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali yang berlangsung di aula rektorat Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IAHN-MK) Singaraja pada Rabu (14/1). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali menjadi ruang dialog untuk memperkuat pemahaman mengenai kesehatan holistik yang berpijak pada kearifan lokal Bali. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pemerintah provinsi, akademisi, tokoh budaya, serta pemerhati kesehatan yang dilaksanakan di aula rektorat Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IAHN-MK) Singaraja pada Rabu (14/1).

Bupati Buleleng yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs. I Nyoman Wisandika menekankan bahwa kesehatan harus dipahami secara menyeluruh.

“Berbicara mengenai kehidupan kesehatan individu, tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik saja, tetapi juga menyangkut kesehatan mental, emosional, sosial, dan spiritual,” ujarnya.

Lebih lanjut Wisandika menyampaikan bahwa konsep Tri Hita Karana menjadi landasan penting dalam membangun kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan merupakan kunci untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan individu maupun masyarakat,” kutipnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten juga mengapresiasi penyelenggaraan seminar bedah buku ini sebagai ruang untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali dalam kerangka pelayanan kesehatan yang profesional.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. I Nengah Duija, M.Si. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Seminar bedah buku ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam sistem pengobatan tradisional Bali, khususnya yang berbasis aksara dan sastra Bali,” pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa usada Bali sebagai warisan pengetahuan leluhur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan seiring dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Juga  Gubernur Koster dan Warga Kemoning Menyatu dalam "Karya Suci Ngenteg Linggih"

Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali yakni Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes turut menegaskan pentingnya pendekatan kesehatan yang berakar pada kearifan lokal.

“Pendekatan kesehatan berbasis budaya lokal sejalan dengan upaya membangun sistem kesehatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, forum seperti seminar bedah buku ini menjadi ruang penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali yang adaptif dan profesional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca