Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Coach Sandhika Ingin ‘’All Out’’ Bantu Guru Olahraga Mencetak Pemain Masa Depan

BALIILU Tayang

:

Coach Sandhika
COACHING CLINIC: Pelatih kepala Bali United U16, Sandhika Pratama hadir dalam acara Coaching Clinic Guru Olahraga se-Bali pada Rabu (24/1) di Training Center Bali United. (Foto: Hms Bali United)

Gianyar, baliilu.com – Pelatih kepala Bali United U16, Sandhika Pratama ingin all out membantu para tenaga didik atau guru olahraga di Provinsi Bali dalam mencetak pemain sepak bola di masa depan.

Hal itu disampaikan Sandhika usai memberikan materi lapangan kepada para peserta dari profesi guru yang memberikan pelajaran Pendidikan, Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dari seluruh jenjang sekolah yang ada di Bali.

Seperti yang diketahui, terdapat 50 peserta guru PJOK yang hadir dalam acara Coaching Clinic Guru Olahraga se-Bali yang diselenggarakan oleh Bali United bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali hari Rabu (24/1) kemarin di Training Center Bali United.

Itu merupakan kegiatan berkelanjutan yang sudah berlangsung sejak bulan Desember 2023 lalu di Bali United Café.

Dalam praktik lapangannya, para peserta sangat antusias dalam memperoleh pengalaman baru untuk menjadi guru sekaligus pelatih ketika kembali ke sekolah tempat mereka mengajar.

“Sejauh ini mereka para peserta sangat antusias dan excited mengikuti praktik di lapangan karena mereka sebagai salah satu pihak yang sering berada di lapangan bersama anak didik di masing-masing sekolah mereka. Setelah kegiatan ini mereka akan kembali ke sekolah mereka untuk menjalankan misi bersama mencari bakat-bakat talenta muda di instansi pendidikan mereka terutama pemain sepak bola wanita,” ungkap Coach Sandhika.

Selain mencari dan mencetak pemain sepak bola di masa depan, kebutuhan pemain untuk pesepak bola wanita masih sangat tinggi.

Untuk itu, melalui kegiatan pertama kali di Indonesia tersebut, diharapkan sinergitas guru-guru olahraga yang ada di Bali bisa memperkuat dalam mencetak pemain bertalenta tersebut.

Baca Juga  Pasca-Imbang Atas PSM, Bali United Akan Ditantang Persis Solo, Jadwal Padat, Recovery Singkat, Ini Solusinya

Apalagi Coach Sandhika pernah menangani tim sepak bola wanita yaitu Bali United Woman di tahun 2019 lalu. Hanya saja kompetisi nasional dan juga tingkat daerah masih minim untuk dilaksanakan sehingga prestasi Timnas Indonesia Putri juga masih belum terlihat. Oleh karena itu, dengan pengalaman Sandhika inilah membuat niat tulus dalam memajukan sepak bola khususnya pesepak bola wanita ingin dibentuk.

Dimulai dengan pengembangan usia muda dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, diharapkan akan ada bibit unggul yang muncul.

“Pengalaman saya sebagai pelatih Bali United Woman beberapa waktu lalu, membuat saya ingin mengeluarkan kemampuan saya dalam membantu rekan-rekan guru pelatih di sekolah mereka  mengajar. Sehingga melalui kegiatan berkesinambungan ini akan menciptakan bibit baru di sepak bola wanita di masa depan,” terang Coach Sandhika.

Saat ini para guru menjalankan tugas perutusan mereka untuk menerapkan ilmu yang sudah dibagikan oleh narasumber berkompeten di bidang sepak bola dengan harapan program jangka panjang ini berhasil. Dimulai dari tingkat daerah dan tidak menutup kemungkinan akan berdampak besar untuk pulau Bali dan juga Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Harumkan Nama Bangsa, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja Raih Dua Medali Emas di SEASA Shooting Championship 2026

Published

on

By

kodam udayana
TAMPIL GEMILANG: Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja, Danton II Kidemlat Rindam IX/Udayana, tampil gemilang pada nomor 25 meter rapid fire pistol men ajang SEASA Shooting Championship 2026. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Kodam IX/Udayana di kancah internasional. Dalam ajang 48th SEASA Shooting Championship yang berlangsung di Taipei pada 3–13 Juni 2026, prajurit yang keseharian bertugas di Rindam IX/Udayana berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih dua medali emas sekaligus.

Adalah Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja, Danton II Kidemlat Rindam IX/Udayana, yang tampil gemilang pada nomor 25 meter rapid fire pistol men. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, ia sukses mempersembahkan 1 medali emas kategori individu serta 1 medali emas kategori beregu (team), mengungguli para penembak terbaik dari berbagai negara peserta.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H., yang menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Rindam IX/Udayana tidak hanya unggul dalam kemampuan militer, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional melalui disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan.

“Prestasi ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, disiplin tinggi, serta dukungan penuh dari satuan. Kami sangat bangga atas capaian yang telah diraih dan berharap ini menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berprestasi,” ungkap Danrindam.

Di sela kesibukannya saat dihubungi via telepon, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga, perhatian serta pembinaan dan arahan dari Danrindam IX/Udayana, serta semangat kebersamaan dari rekan-rekan satuan yang terus memotivasinya.

Lebih lanjut, setelah kembali dari kejuaraan, Letda Inf. Dewa Putu Yadi Suteja bersama tim akan melanjutkan program pembinaan dan latihan berkelanjutan sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.

Baca Juga  Keluar dari 5 Besar di Klasemen, Pelatih Bali United Ubah Fokus Tim Jelang Tutup Kompetisi Liga 1 Musim Ini

Sementara itu Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, turut memberikan apresiasi atas capaian gemilang tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih prajurit Rindam IX/Udayana merupakan kebanggaan tidak hanya bagi satuan, tetapi juga bagi seluruh jajaran Kodam IX/Udayana dan bangsa Indonesia.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa prajurit TNI AD, khususnya di jajaran Kodam IX/Udayana, memiliki kualitas, daya saing, serta mental juang yang tinggi di tingkat internasional. Ini adalah hasil dari pembinaan yang berkesinambungan, disiplin latihan, serta dukungan kuat dari satuan dan keluarga,” ungkap Kapendam.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga profesionalisme, serta berkontribusi positif dalam setiap penugasan maupun kompetisi yang diikuti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Lepas 1.275 Atlet dan Official Menuju Porjar Provinsi Bali

Published

on

By

LEPAS KONTINGEN: Pemerintah Kabupaten Buleleng secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Buleleng untuk berlaga pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 yang akan berlangsung di Denpasar pada 5–10 Juni 2026, bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (4/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Buleleng untuk berlaga pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 yang akan berlangsung di Denpasar pada 5–10 Juni 2026, bertempat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis (4/6).

Dalam laporan Ketua Kontingen yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, dijelaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Buleleng pada Porjar Provinsi Bali merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar, menumbuhkan sportivitas, disiplin, serta mempererat persaudaraan antar pelajar se-Bali.

Kontingen Porjar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 diperkuat oleh 1.275 personel yang terdiri atas 1.048 atlet dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, 191 pelatih dan official, serta 36 panitia dan pendamping. Para atlet akan bertanding pada 38 cabang olahraga resmi dan cabang olahraga ekshibisi.

Buleleng menargetkan mampu mempertahankan posisi tiga besar pada ajang Porjar Provinsi Bali dengan raihan 134 medali emas atau meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, ditargetkan sebanyak 75 persen atlet yang berlaga mampu menyumbangkan medali bagi Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna yang juga sekaligus sebagai Ketua KONI Buleleng, menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua atlet dan jajaran yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik. Ia menegaskan bahwa para atlet yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Buleleng yang akan membawa nama daerah di tingkat provinsi.

Wabup Supriatna juga menyatakan dukungannya terhadap target yang telah ditetapkan. Menurutnya, target tersebut mencerminkan semangat dan komitmen seluruh komponen kontingen, mulai dari panitia, pelatih, official hingga atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Buleleng. Ia berharap pengelolaan kontingen dapat berjalan optimal, prestasi atlet meningkat, dan suasana saling mendukung terus terjaga selama pelaksanaan Porjar.

Baca Juga  Keluar dari 5 Besar di Klasemen, Pelatih Bali United Ubah Fokus Tim Jelang Tutup Kompetisi Liga 1 Musim Ini

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Porjar Kabupaten Buleleng. Selamat bertanding, selamat berjuang, bawa pulang medali dan buat Buleleng bangga,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Supriatna secara resmi melepas Kontingen Porjar Kabupaten Buleleng Tahun 2026 untuk mengikuti Porjar Provinsi Bali. Dengan semangat “Buleleng Paten, Tangguh, Juara”, seluruh atlet diharapkan mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Ratusan Pembalap Ramaikan BMX Drag Race Jembrana, Bupati Kembang: Wadah Positif Kikis Balap Liar

Published

on

By

bmx drag race
BMX DRAG RACE : Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan depan Kantor Bupati Jembrana untuk berlaga dalam ajang BMX Drag Race Jembrana, Minggu (31/5). (Foto: ist)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati kawasan depan Kantor Bupati Jembrana untuk berlaga dalam ajang BMX Drag Race Jembrana, Minggu (31/5).

Kompetisi adu cepat yang berlangsung sengit ini tidak hanya menarik minat talenta lokal, namun juga penunggang besi dari luar daerah seperti Banyuwangi, Denpasar, hingga Buleleng. ​Ajang bergengsi ini dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta Kapolres Jembrana, Kadek Citra Dewi Suparwati.

Untuk menjamin sportivitas dan akurasi tinggi, panitia menerapkan teknologi digital terkini berupa aplikasi VRally (Rally and Drag Timer) sebagai mesin pencatat waktu otomatis. Penggunaan teknologi ini memastikan seluruh hasil balapan berjalan dengan jujur, transparan, dan fair play.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan acara ini. Ia berharap kompetisi resmi seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda Jembrana untuk menyalurkan bakat dan adrenalin mereka di jalur yang tepat.

​”Kami ingin memfasilitasi hasrat dan jiwa balap pemuda Jembrana dengan benar. Melalui event resmi seperti ini, diharapkan tidak ada lagi aksi balap liar di jalanan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Saya minta kegiatan ini agar rutin dilaksanakan,” ujarnya.

​Lebih lanjut, Bupati Kembang menekankan bahwa ajang ini juga memegang misi penting dalam sektor pariwisata daerah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong Jembrana sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism dan otomotif.

​”Melalui acara ini, kita ingin Jembrana semakin dikenal luas sebagai kota dengan daya tarik wisata otomotif, yang pada akhirnya mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jembrana,” imbuhnya.

Baca Juga  Sundulan Komang Dedi Berhasil Bawa Bali United U20 Menang Atas Malut United U20

Bukan sekadar kompetisi biasa, event ini menjadi wadah positif bagi generasi muda Jembrana untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, sekaligus menekan aksi balap liar yang meresahkan. Yang paling menarik perhatian adalah pengujian perdana inovasi daerah dengan aplikasi “VRally Drag Timer” yang direkayasa langsung oleh Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana.

​Sementara itu, Ketua Panitia BMX Drag Race Jembrana, Putu Prastya, memaparkan bahwa antusiasme peserta pada gelaran kali ini sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 157 pembalap ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.

​”Total ada 157 peserta yang mendaftar. Kami membaginya ke dalam tiga kategori utama, yaitu Kategori Pemula sebanyak 26 peserta, Kategori Junior 79 peserta, dan Kategori Senior sebanyak 52 peserta,” ucapnya.

​Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jembrana serta seluruh aparat keamanan yang menjaga kondusivitas acara. ​”Saya berharap, semoga ke depannya event drag race ini bisa terselenggara dengan jauh lebih ramai, sukses, dan semakin luas dalam mewadahi para pecinta motor balap,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca