Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Delegasi ALSA LC Unud Raih Penghargaan Terbaik dalam Kompetisi Nasional Peradilan Semu Mahkamah Agung

BALIILU Tayang

:

delegasi
Delegasi Asian Law Student Association (ALSA) Local Chapter (LC) Unud meraih penghargaan dalam National Moot Court Competition (NMCC) Mahkamah Agung XXV. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Delegasi Asian Law Student Association (ALSA) Local Chapter (LC) Unud meraih penghargaan dalam National Moot Court Competition (NMCC) Mahkamah Agung XXV. NMCC Mahkamah Agung XXV ini merupakan kompetisi peradilan semu bergengsi dengan topik pidana yang diikuti oleh 14 universitas di Indonesia dilaksanakan dari tanggal 3-25 Februari 2023 di Universitas Brawijaya, Malang.

Delegasi ini didampingi oleh salah satu dosen dari Lab/Bagian Hukum Acara FH Unud, Nyoman Satyayudha Dananjaya, S.H., M.Kn., Ph.D. Adapun beberapa penghargaan yang diperoleh oleh Delegasi ALSA LC Unud: Majelis Hakim Terbaik, Penuntut Umum Terbaik, Penasihat Hukum Terbaik, Panitera Terbaik, Saksi Ahli, dan Terdakwa Terbaik Pool B Babak Penyisihan.

Pimpinan beserta keluarga besar civitas akademika FH Unud mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada 20 mahasiswa Delegasi Udayana. Dengan adanya keikutsertaan FH Unud diharapkan apa yang telah dicapai saat ini, bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan guna mengharumkan nama FH Unud. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2642-Delegasi-ALSA-LC-UNUD-Meraih-Penghargaan-Terbaik-dalam-Kompetisi-Nasional-Peradilan-Semu-Mahkamah-Agung.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  CLC FH Unud Gelar Diskusi Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pengunjung PKB 2026 Tembus 1,8 Juta Orang, 20.929 Seniman Terlibat, Total Omzet Penjualan Lebih Rp 16 M

Published

on

By

pkb 2026
TUTUP PKB 2026: Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster yang secara resmi menutup Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, ternyata selama satu bulan penuh penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali sebagai ruang untuk mengumandangkan ekspresi seni budaya kolosal terbesar di Bali ini mampu meningkatkan antusiasme sekaa/komunitas /sanggar/lembaga seni dalam berkarya yang disaksikan oleh jutaan penonton, hingga memberikan manfaat ekonomi untuk IKM dan pedagang kuliner.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah sekaa/komunitas/sanggar/lembaga seni yang terlibat pada Pesta Kesenian Bali ke-48 Tahun 2026 mencapai sebanyak 673 sekaa/sanggar dengan melibatkan 20.929 seniman/pelaku seni.

Kata Gubernur Koster, bahwa lembaga seni yang terlibat pada tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 yang jumlahnya hanya 517, sedangkan untuk jumlah senimannya pada tahun ini juga ikut naik mencapai 900 lebih, dibandingkan pada tahun 2025.

Selain itu, jumlah sajian seni/karya seni yang dipergelarkan pada PKB Tahun 2026 juga ikut naik, yang mencapai sebanyak 879 sajian seni, atau mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 yang hanya berjumlah 529 sajian karya seni.

Apresiasi yang luar biasa dari masyarakat juga diberikan kepada para seniman, budayawan, dan pelaku seni yang tampil di Pesta Kesenian Bali, hal ini dibuktikan dengan tingginya jumlah kunjungan menonton berbagai sajian seni yang dipergelarkan.

Tercatat jumlah pengunjung Pesta Kesenian Bali Tahun ini sebanyak 1.822.857 orang (data sampai tadi siang, pertanggal 11 Juli 2026, red), dimana ada 5.743 orang di dalamnya merupakan wisatawan asing.

“Tahun lalu pengunjung Pesta Kesenian Bali hanya mencapai 1,6 juta lebih, jadi pada tahun 2026 ini pengunjungnya meningkat sekitar 200.000 orang lebih. Begitu juga junlah Wisman yang datang ke Pesta Kesenian Bali semakin banyak pada tahun ini, dibandingkan pada tahun 2025 jumlahnya hanya mencapai 2.400 orang,” kata Gubernur Koster yang juga ikut hadir sebanyak 16 kali menyaksikan para seniman, budayawan, dan pelaku seni tampil di Pesta Kesenian Bali.

Baca Juga  Mahasiswa FH Unud Raih Juara 1 Kompetisi Debat Nasional Gebyar Milad LDRH II 2023

Tidak hanya hadir langsung, penonton sajian Pesta Kesenian Bali melalui live streaming pada kanal youtobe ditonton sebanyak 2.124.927 tayangan. Angka ini jauh meningkat, dibandingkan dengan kunjungan Pesta Kesenian Bali tahun 2025 dengan jumlah kunjungan sebanyak 1.639.543 orang.

Kemudian untuk diketahui bersama, penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali bukan saja hadir sebagai panggung apresiasi seni budaya, tetapi juga mampu menjadi etalase karya budaya, kriya, dan kerajinan masyarakat Bali yang berkualitas unggul. Melalui kegiatan Kandarupa (Pameran) Seni Rupa dan Pameran IKM Bali Bangkit, kesenian tidak hanya diapresiasi tetapi juga diberdayakan. Pameran ini mendorong para perajin Bali naik kelas, dengan menghadirkan karya seni yang berkualitas dengan harga pantas. Hasilnya, pameran ini memberikan dampak signifikan untuk meningkatkan

kesejahteraan masyarakat Bali. Selama sebulan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali Pameran IKM Bali Bangkit yang terdiri dari 124 pelaku IKM, per tanggal 10 Juli 2026 omzet penjualannya mencapai Rp 11.271.843.966,00.

Sedangkan Pameran Kuliner Tradisional Bali menghadirkan 75 stand kuliner, tercatat hingga tanggal 10 Juli 2026 memiliki omzet penjualan mencapai Rp. 5.067.733.000,00. “Omzet penjualan kuliner tradisional Bali tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Koster, pada Sabtu (Saniscara Wage, Medangsia) tanggal 11 Juli 2026 malam, seraya mengatakan jadi selain menyaksikan seni budaya di Pesta Kesenian Bali, kita juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi IKM dan pedagang kuliner tradisional khas Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali Siap Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi Berbasis Dharma, Gubernur Koster Komit Dukung Global Hindu Business Conference 2026

Published

on

By

global hindu bussines
JAMU DELEGASI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menjamu para delegasi Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026, pada Gala Dinner di Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung penyelenggaraan Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026, saat menjamu para delegasi pada Gala Dinner di Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/7). Forum bisnis internasional tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring ekonomi global umat Hindu sekaligus memperkenalkan Bali sebagai pusat pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Dharma.

GHBC 2026 akan berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar dan diikuti sekitar 300 delegasi dari delapan negara, di antaranya India, Malaysia, Singapura, Nepal, Mauritius, Australia, Uni Emirat Arab (Dubai), serta Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengenang pengalamannya saat terlibat sebagai Wakil Sekretaris penyelenggaraan World Hindu Federation di Bali pada 1992. Momen menyambut para delegasi internasional kala itu, menurutnya, menjadi kenangan yang membangkitkan semangat untuk kembali menerima keluarga besar Hindu dunia di Pulau Dewata.

“Karena itu, saya menyambut dengan penuh sukacita para delegasi yang hadir pada Global Hindu Business Conference dan mengucapkan terima kasih karena Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Di hadapan para peserta, Gubernur memaparkan berbagai potensi Bali, mulai dari kondisi kependudukan, budaya, ekonomi hingga arah pembangunan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa Bali saat ini mendorong kebijakan kependudukan yang mendukung keberlanjutan masyarakat Bali, termasuk melalui anjuran memiliki hingga empat anak guna menjaga kelestarian identitas budaya, termasuk keberadaan nama tradisional Nyoman dan Ketut.

Menurut Koster, kekuatan utama Bali terletak pada budayanya. Karena itu, desa adat harus tetap menjadi fondasi dalam menjaga kehidupan masyarakat, perekonomian, serta kelestarian alam. Pariwisata, budaya, dan ekonomi, katanya, harus berjalan secara seimbang agar Bali tetap memiliki daya saing di tingkat dunia.

Baca Juga  Mahasiswa FH Unud Raih Juara 1 Kompetisi Debat Nasional Gebyar Milad LDRH II 2023

Komitmen tersebut diperkuat melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025–2125) yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian budaya, peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan energi bersih, infrastruktur, pendidikan, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Bali harus tetap eksis sepanjang zaman, bukan hanya ada, tetapi tetap memiliki identitas, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Sementara itu, Founder Hindu Global Entrepreneur Network, Dato Pardip K. Kukreja Watu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan terhadap penyelenggaraan GHBC 2026. Menurutnya, kehadiran delegasi dari delapan negara menjadi tonggak penting dalam membangun jejaring bisnis global umat Hindu.

Ia menilai Bali merupakan contoh nyata bagaimana budaya, spiritualitas, kehidupan sosial, dan ekonomi mampu berjalan secara harmonis. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia justru menghadapi tantangan berupa krisis kesadaran, kesenjangan sosial, serta degradasi lingkungan. Karena itu, kolaborasi bisnis berbasis nilai-nilai Dharma dinilai menjadi semakin relevan.

Datu Pati Watu Greja juga mengungkapkan bahwa konferensi tersebut dihadiri sejumlah pelaku usaha dan investor internasional yang bergerak di berbagai sektor strategis, seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, logistik, teknologi, quality assurance, wellness, hingga pariwisata. Menurutnya, para investor tersebut siap menjajaki peluang kerja sama dan investasi di Bali melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Ia berharap momentum GHBC 2026 menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas antara Bali dan komunitas bisnis Hindu dunia, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan GHBC 2026, Bali kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat pertemuan internasional yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan ekonomi dalam membangun masa depan yang harmonis dan berkelanjutan. (gs/bi)

Baca Juga  Banyak Prestasi, FH Universitas Ahmad Dahlan Kunjungi FH Unud

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putri Koster Hadiri Puncak HKG PKK Ke-54, Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Published

on

By

putri koster
HADIRI HKG PKK KE-54: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7). Kehadiran TP PKK Provinsi Bali menjadi wujud komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan TP PKK Pusat dan seluruh TP PKK provinsi dalam mengakselerasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan komitmen Gerakan PKK untuk terus memperkuat pemberdayaan keluarga sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema HKG tahun ini menjadi penegasan komitmen PKK untuk terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dengan lebih dari enam juta kader yang tersebar di seluruh Indonesia, PKK dinilai memiliki kekuatan besar untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program nasional maupun daerah melalui pemberdayaan keluarga.

Ny. Tri Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa puncak peringatan HKG PKK ke-54 dihadiri sekitar 2.000 kader dan pengurus PKK dari seluruh Indonesia. Sebagai bentuk penguatan kemitraan dengan pemerintah, pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan sembilan kementerian dan lembaga pemerintah guna memperkuat sinergi pelaksanaan program PKK di berbagai daerah.

Pada kesempatan yang sama, TP PKK Pusat juga menyerahkan penghargaan Adi Bakti Utama kepada kader PKK yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun. Salah satu penerima penghargaan tersebut berasal dari Provinsi Bali, yakni Ni Wayan Kencana Bakti, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam Gerakan PKK.

Baca Juga  CMCT 2023, Wadah Pelatihan Peradilan Semu Konstitusi di FH Unud

Sementara itu, Pelindung TP PKK sekaligus Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, mengapresiasi semangat para kader PKK dari seluruh Indonesia yang dinilainya memiliki energi luar biasa dalam menggerakkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Makassar atas sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh peserta HKG PKK ke-54. Menurutnya, PKK dan Seruni memiliki visi yang sama dalam memberikan perhatian terhadap perempuan dan anak. Karena itu, berbagai program PKK diharapkan semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Perempuan dan ibu merupakan tiang dalam keluarga. Mereka berperan besar dalam pola asuh anak, pengelolaan keuangan keluarga, hingga membangun generasi yang berkualitas. Karena itu, saya mengajak seluruh kader PKK untuk terus bersemangat menghadapi berbagai tantangan di daerah masing-masing sebagai bagian dari tanggung jawab bersama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ny. Selvi juga mengingatkan pentingnya membangun pola asuh yang seimbang di tengah perkembangan teknologi, termasuk dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak agar tetap berada dalam pendampingan orang tua.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ny. Naomi Sudirman, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Pusat atas dukungan dan pembinaan yang diberikan sehingga seluruh rangkaian HKG PKK ke-54 dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap seluruh kader PKK di Indonesia terus solid, adaptif, dan inovatif dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, serta memperoleh pembinaan yang berkelanjutan dari TP PKK Pusat.

Melalui peringatan HKG PKK ke-54 ini, diharapkan semangat gotong-royong, kolaborasi, dan sinergi seluruh kader PKK semakin kuat dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK. Dengan demikian, PKK diharapkan mampu terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (gs/bi)

Baca Juga  Pentingnya Perlindungan KIK, Tim Peneliti Invensi FH Unud Gelar FGD

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca