Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dewi Lestari dan Ular Sanggraloka Antarkan Adikampana Raih Gelar Doktor Pariwisata

BALIILU Tayang

:

de
I Made Adikampana, S.T., M.T. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Pariwisata Universitas Udayana kembali melahirkan seorang Doktor Pariwisata pada Sidang Terbuka Promosi Doktor untuk promovendus I Made Adikampana, S.T., M.T., Jumat (24/12). Promovendus merupakan sebutan untuk sarjana yang menyusun disertasi dan mempertahankannya untuk memperoleh gelar doktor di perguruan tinggi.

Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar secara virtual ini merupakan salah satu tahap evaluasi dalam proses pembelajaran yang dilakukan setelah promovendus dinyatakan lulus pada semua penilaian seperti penilaian mata kuliah, ujian kualifikasi, ujian proposal, seminar kelayakan dan ujian tertutup.

Bertindak sebagai Ketua Sidang adalah  Dr. I Nyoman  Sudiarta, S.E., M.Par., dan Ketua Dewan Penguji adalah Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. bersama penguji Prof. Dr. I Wayan Ardika, M.A. (promotor), Prof. Dr. Ir. Syamsul Alam Paturusi, MSP. (Kopromotor 1), Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si. (Kopromotor 2), Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch., Ph.D., Prof. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Ph.D., Ni Made Sofia Wijaya, SST.Par., M.Par., Ph.D., dan Gde Indra Bhaskara, SST. Par., M.Sc., Ph.D.

Ujian doktoral digelar secara virtual. (Foto: Ist)

Di hadapan dewan penguji, promovendus mempertahankan disertasinya yang berjudul “Perlawanan Dewi Lestari terhadap Ular Sanggraloka: Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pariwisata di Taman Nasional Bali Barat”.

Berdasarkan hasil disertasinya, terjadi kontestasi nilai antara pariwisata suplementer dengan pariwisata enklave yang pada akhirnya menentukan tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam pariwisata di Taman Nasional Bali Barat. Teritorialisasi fungsional dibutuhkan untuk mengintegrasikan kedua nilai tersebut, sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam pariwisata di Taman Nasional Bali Barat.

Dekan Fakultas Pariwisata mengaku sangat bangga atas pencapaian yang diraih oleh promovendus. “Tentu kami sangat senang dan bangga, kelahiran doktor baru di bidang pariwisata sangat dinantikan. Semoga Dr. Adikampana bisa terus berkarya dan berkontribusi lebih banyak bagi kemajuan dunia pariwisata Bali dan Indonesia,” ujar Dekan Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si.

Promovendus merupakan dosen aktif di Program Studi Sarjana Pariwisata, Fakultas Pariwisata Unud. I Made Adikampana, S.T., M.T, menamatkan pendidikan sarjana pada Program Studi Teknik Planologi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2001, kemudian meraih gelar master pada bidang Teknik Arsitektur di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2006.

Selain aktif menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Adikampana juga aktif menulis buku. Beberapa judul buku karyanya antara lain ‘’Pariwisata Berkelanjutan dalam Pusaran Krisis Global’’ (2010), ‘’Parwisata Berbasis Masyarakat’’ (2017), ‘’Kontestasi Air di Wilayah Suburban: Dinamika Pariwisata dan Eksistensi Subak di Kuta Utara’’ (2021). (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan dprd badung
DPRD Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan (17 Juni 2026) dan Kuningan (27 Juni 2026). Semoga Dharma selalu menjadi penuntun meraih keharmonisan, kedamaian, dan kesejahteraan dalam hidup. (*/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca